cover
Contact Name
Ani Fatonah
Contact Email
medimuh.jurnal@gmail.com
Phone
+6285863115797
Journal Mail Official
medimuh.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Cirebon, Jawa barat INDONESIA
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah
ISSN : -     EISSN : 27762823     DOI : 10.37874/mh
Core Subject : Health,
Medimuh Journal is a journal published twice a year by the University of Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon (UMMADA). Contains writings that are lifted from the results of research and analysis in the health sector. This journal is a means, and scientific publications on health issues. Published twice a year in January-June and July-December.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 91 Documents
ANALISIS INTERAKSI OBAT POTENSIAL PADA PERESEPAN PASIEN KARDIOVASKULER DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD MAJALENGKA: ANALYSIS OF POTENTIAL DRUG INTERACTIONS IN CARDIOVASCULAR PATIENT PRESCRIPTION IN POLYCLINIC OF DISEASE IN MAJALENGKA HOSPITAL Melyandini; Indah Setyaningsih; Aan Kunaedi; Nok Endang Ayu Prihatini; Sidik Lingga Kusuma; Yadi Supriyadi
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v3i1.396

Abstract

Penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) menjadi salah satu masalah kesehatan utama di negara maju maupun berkembang. Data WHO tahun 2016 menunjukan bahwa 73 % kematian di dunia disebabkan oleh penyakit tidak menular dan 35 % nya disebabkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah. Tidak dapat disangkal bahwa sering kali didapatkan orang yang mengkonsumsi obat lebih dari lima (polifarmasi) baik untuk satu jenis penyakit maupun untuk mengobati beberapa penyakit yang dideritanya, maka kemungkinan tejadinya interaksi obat semakin besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah kejadian interaksi obat dan untuk mengetahui gambaran interaksi obat berdasarkan tingkat keparahannya pada peresepan pasien kardiovaskuler di poliklinik penyakit dalam RSUD Majalengka. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain penelitian non eksperimental secara deskriptif analitik dan pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan melihat dan menganalisis resep obat pada pasien kardiovaskuler di poliklinik penyakit dalam periode Januari – Desember 2020. Metode penilaian interaksi obat berdasarkan tingkat keparahan melalui aplikasi Medscape. Diperoleh data bahwa dari 100 lembar resep sebanyak 90 lembar resep (90 %) terdapat kejadian interaksi obat, dan 90 lembar resep terdapat 221 kejadian interaksi obat.
EVALUASI KELENGKAPAN RESEP DI APOTEK BAGAS CIREBON PERIODE AGUSTUS – NOVEMBER 2020 : PLETENESS OF RECIPES AT THE BAGAS PHARMACY CIREBON PERIOD AUGUST - NOVEMBER 2020 Siska Adeliyani; Arsyad Bachtiar; Indah Setyaningsih; Iqbal Bagus Prayogo; Sidik Lingga Kusuma; Yadi Supriyadi
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v3i1.397

Abstract

Kelengkapan resep merupakan aspek yang sangat penting dalam peresepan karena dapat membantu mengurangi terjadinya kesalahan pada resep dapat merugikan pasien akibat pemakaian obat selama dalam penanganan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui presentase resep yang lengkap di Apotek Bagas Cirebon sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 9 Tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental bersifat deskriptif dengan melakukan analisis hanya pada taraf  deskripsi atau hanya menggambarkan keadaan objek yang didasarkan pada data. Teknik pengambilan data adalah dengan metode simple random sampling dan hasil disajikan dalam bentuk tabel. Adapun data yang digunakan adalah resep di Apotek Bagas Cirebon bulan Agustus sampai November 2020. Pengambilan data bersifat retrospektif. Kelengkapan resep yang memenuhi syarat berjumlah (88,27%) dan sedangkan kelengkapan resep yang tidak memenuhi syarat berjumlah (11,73% ). Kelengkapan resep yang memenuhi kriteria adalah nama pasien (100%), nama dokter (100%), SIP dokter (100%), tanggal penulisan resep (100%), tanda R/ (100%), nama obat (100%), jumlah obat (100%), bentuk sediaan (100%), signa (100%), kekuatan sediaan (100%). Kelengkapan resep yang belum memenuhi kriteria adalah umur pasien / berat badan pasien (99,20%), alamat pasien (96,80%), alamat dokter (99,73%), paraf dokter (92,53%).
FORMULASI SEDIAAN MASKER GEL PEEL OFF EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) DENGAN KONSENTRASI EKSTRAK 5% DAN 10%: FORMULATION OF THE PREPARATION OF PEEL OFF GEL MASK ETHANOL EXTRACT OF MORINGA LEAF (MORINGA OLEIFERA L.) WITH 5% AND 10% EXTRACT CONCENTRATION Sulistiorini Indriaty; Lela Sulastri; Putri Amalia; Salma Audhita Santana
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v3i2.398

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera L.) merupakan tanaman yang memiliki kandungan senyawa aktif berupa flavonoid sebagai antibakteri. Maka dari itu dibuat sediaan farmasi  berupa masker gel peel off dari ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera L.) dengan variasi konsentrasi ekstrak 5% dan 10%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera L.) dapat dibuat sediaan masker gel peel off yang stabil dengan konsentrasi ekstrak 5% dan 10%. Metode yang digunakan untuk pembuatan masker gel peel off yaitu pertama simplisia daun kelor (Moringa oleifera L.) dikeringkan dengan sinar matahari langsung yang ditutupi kain berwarna hitam, kemudian dilakukan proses maserasi dengan pelarut etanol 96% serta selanjutnya dibuat sediaan masker gel peel off dan diuji dengan cycling test. Hasil pengujian stabilitas sediaan masker gel peel off ekstrak daun kelor uji organoleptis stabil. Hasil pengujian homogenitas pada sediaan masker peel off ekstrak daun kelor homogen karena warna terdispersi merata. Hasil pengujian daya sebar untuk basis berkisar antara 5,26 – 5,37 cm, formula 1 berkisar antara 5,48 – 5,69 cm, dan formula 2 berkisar antara 5,34 – 5,95 cm. Hasil pengujian pH pada basis berkisar antara 6,81 – 6,99, pada formula 1 berkisar antara 6,30 – 6,94, dan pada formula 2 berkisar antara 6,11 – 6,97. Hasil pengujian sediaan waktu mengering, waktu basis mengering lebih lama dikarenakan lebih banyak kandungan air dibandingkan formula 1 dan formula 2. Berdasarkan hasil pengamatan stabilitas dengan menggunakan metode cycling test bahwa ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera L.) dengan konsentrasi ekstrak 5% dan 10% dapat diformulasikan menjadi sediaan masker gel peel off ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera L.). Sediaan masker gel peel off stabil dengan parameter uji, yaitu uji organolepis, homogenitas, pH, daya sebar, dan sediaan waktu mengering.
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DENGAN METODE ATC/DDD PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT X KABUPATEN CIREBON : EVALUATION OF ANTIBIOTIC USE WITH ATC/DDD METHOD ON ACUTE RESPIRATORY INFECTIONS AT HOSPITAL X CIREBON Uswatun Khasanah; Tomi; Kurniawati; Aan Kunaedi; Iin Indawati; Lilis Listiyani; Nok Endang Ayu Prihatini
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v4i2.399

Abstract

ISPA merupakan suatu penyakit infeksi yang cukup serius karena menjadi suatu penyebab morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Banyaknya penyebab terjadinya ISPA dan serta untuk menghindari terjadinya resistensi bakteri maka dari itu perlu dilakukan pemilihan dan penggunaan antibiotik yang tepat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis antibiotik yang digunakan oleh pasien ISPA rawat inap Rumah Sakit X di Kabupaten Cirebon tahun 2020 dengan sistem klasifikasi Anatomical Theurapetic Chemical (ATC) dan pengukuran kuantitas dengan metode Defined Daily Dose (DDD). Pengambilan data secara retrospektif yang didapat dari data rekam medik pasien ISPA dengan jumlah sampel 73. Sampel yang digunakan adalah rekam medik pasien ISPA di Rumah Sakit X Kabupaten Cirebon. Dari hasil penelitian yang terdapat 10 jenis antibiotik yang digunakan untuk pengobatan ISPA di Rumah Sakit X Kabupaten Cirebon dimana tiga besarnya adalah Levofloxacin 143,2 DDD/100 patient-days, Moxifloxacin 100 DDD/100 patient-days, Ceftriaxon 93,6 DDD/100 patient-days.
KARAKTERISTIK VCO (VIRGIN COCONUT OIL) YANG DIBUAT DENGAN METODE PANCINGAN DAN PEMANASAN BERTAHAP: THE CHARACTERISTICS OF VIRGIN COCONUT OIL MADE IN OIL FISHING METHOD AND GRADUAL HEATING Elisa Nurhidayah; Awaliya Agustin; Iin Indawati; Muh. Yani Zamzam; Syakira Putri Nabila
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v3i1.400

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak yang diperoleh dari buah kelapa (Cocos nucifera L). VCO merupakan minyak kelapa murni yang dalam proses pembuatannya tidak melalui proses kimiawi dan tidak menggunakan pemanasan tinggi sehingga minyak yang dihasilkan berwarna bening (jernih) dan beraroma khas kelapa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik VCO yang dibuat dengan metode pancingan dan pemanasan bertahap dengan menganalisis kadar air, asam lemak bebas, uji organoleptis dan rendemen. Penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan metode pancingan dengan perbandingan konsentrasi penambahan pancingan VCO (10% dan 20%) dan pemanasan dengan dan tanpa penambahan wortel pada krim. Hasil yang diperoleh kemudian dianalisa kadar air, asam lemak bebas, organoleptis, dan rendemen. Pada penelitian ini hasil uji asam lemak bebas pada metode pancingan dan pemanasan keduanya memenuhi syarat SNI 7381:2008 yaitu sebesar 0,13% dan 0,15%. Pada uji kadar air nilai persentasi terendah yaitu pada metode pemanasan sebesar 0,08%, sedangkan pada metode pancingan sebesar 0,13% namun keduanya masih memenuhi syarat yang ditetapkan sesuai SNI 2008. Nilai rendemen VCO tertinggi diperoleh minyak pancingan konsentrasi 20% yaitu sebesar 21,68%.
UJI ANGKA LEMPENG TOTAL PADA MINUMAN ES TEBU YANG DIJUAL DI PASAR ARJAWINANGUN: TEST OF TOTAL PLATE COUNT ON SUGARCANE ICE BEVERAGES SOLD AT THE ARJAWINANGUN MARKET Novia Nurchamidah; Didi Rohadi; Sulistiorini Indriaty; Syakira Putri Nabila
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v3i1.401

Abstract

Minuman es tebu merupakan minuman yang terbuat dari batang tebu yang diolah dengan mesin pemeras tebu secara khusus yang biasa dijumpai dipinggir jalan atau ditempat keramaian. Berdasarkan SNI 7388 tahun 2009 tentang batas cemaran mikroba  maksimum  minuman es tebu yang mendekati pada minuman sari buah yang digunakan untuk pemeriksaan Angka Lempeng Total yaitu 1 x 104.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Angka Lempeng Total minuman Es Tebu yang dijual dipinggir jalan. Penelitian ini menggunakan metode Uji Angka Lempeng Total dimana sampel berjumlah tiga sampel yang didapatkan di Pasar Arjawinangun yang diambil pada siang hari, minuman es tebu yang dimaksud menggunakan es batu. Hasil penelitian ini diperoleh data bahwa Sampel A mempunyai Angka Lempeng Total 18 x 105 koloni/ml, Sampel B 10 x 104 koloni/ml, dan Sampel C 30 x 105 koloni/ml. Sehingga dapat ditarik kesimpulan dari sampel minuman es tebu yang didapatkan di Pasar Arjawinangun semuanya tidak memenuhi standar menurut SNI 7338: 2009.
PENGARUH PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP MINAT BELI PRODUK KESEHATAN BAGI ORGAN REPRODUKSI WANITA: THE EFFECT OF KNOWLEDGE AND ATTITUDE ON INTEREST IN BUYING HEALTH PRODUCTS FOR WOMEN'S REPRODUCTIVE ORGANS Fadli; Ernawati
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v3i2.427

Abstract

Kasus kematian akibat kanker serviks dilaporkan sebanyak 257.000 kasus setiap tahunnya. Kanker serviks merupakan penyakit kelamin pada wanita yang sangat berbahaya. Kejadian penyakit kelamin pada wanita ini dapat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang cara menjaga kesehatan dan kebersihan alat kelamin. Gangguan pada area kewanitaan juga bisa disebabkan oleh penggunaan produk kesehatan yang tidak tepat. Namun meskipun demikian, fakta bahwa kurangnya perhatian terkait hal tersebut masih banyak ditemui di kalangan remaja maupun mahasiswa. Mahasiswa kesehatan khususnya sebagai garda terdepan fasilitas kesehatan masa depan perlu berpartisipasi aktif dalam melacak perkembangan masalah kesehatan saat ini. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besar pengaruh pengetahuan dan sikap mahasiswi D3 Farmasi Yarsi Pontianak terhadap minat beli produk kesehatan reproduksi wanita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan instrumen informed consent, kuesioner pengetahuan, kuesioner sikap, dan kuesioner minat beli yang disebar secara online berbentuk google form. Hasil uji regresi linier berganda menunjukkan koefisien determinasi variabel sikap dan pengetahuan sebesar 12.2%. Maka kesimpulan dalam penelitian ini adalah besar pengaruh pengetahuan dan sikap adalah 12.2% dan termasuk dalam kategori berpengaruh rendah tapi pasti terhadap minat beli karena berada pada rentang 5% - 16%.
ANALISIS KEBUTUHAN BIOKIMIA GIZI BALITA DAN PENGENALAN KOMBUCHA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L) TERHADAP ORANG TUA BALITA DALAM MENINGKATKAN IMUNITAS: ANALYSIS OF NUTRITIONAL BIOCHEMICAL REQUIREMENTS OF TOddlers and the Introduction of KOMBUCHA FLOWER (Clitoria ternatea L) ON PARENTS OF TOTAL CHILDHOOD IN INCREASING IMMUNITY Nurullah Asep Abdilah; Mu’jijah; Firman Rezaldi; Aris Ma’ruf; Endang Safitri; M. Fariz Fadillah
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v3i2.446

Abstract

Zat gizi menjadi salah satu faktor dalam meningkatkan sistem imunitas (imunonutrisi). Penelitian yang telah dilakukan adalah penelitian secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode single case riset. Penelitian ini di lakukan di Posyandu Wilayah Kota Cilegon dalam waktu 2 bulan, terhadap  39 responden anak usia 6 sampai 24 bulan. Variabel yang diamati adalah asupan karbohidrat, lemak, protein, buah, sayur, Mpasi, ASI, dan Kombucha Bunga Telang bagi Orang Tua Balita. Hasil penelitian membuktikan bahwa 98.5% balita telah diberikan asupan zat gizi berupa karbohidrat berupa nasi, 3.8% diberikan karbohidrat jenis lainnya. 82.7% balita memperoleh lemak yang berasal dari minyak goreng 18.09% berasal dari mentega serta 12.09% belum memperoleh lemak tambahan 98.5% balita telah mengkonsumsi protein hewani dan nabati. Sedangkan 1.5% belum mengkonsumsi buah dan sayur. 86.8% balita telah mengkonsumsi ASI secara ekslusif dan 24.2% telah mengkonsumsi ASI yang dikombinasikan dengan susu formula. Sebanyak 29.1% telah mengkonsumsi bubur instan dan 70,9% balita telah mengkonsumsi zat gizi berupa asi buatan. 97% orang tua balita belum mengetahui kombucha bunga telang dan sebanyak 3% telah mengetahui kombucha bunga telang.
FORMULASI SEDIAAN MASKER GEL PEEL-OFF KOMBINASI EKSTRAK ETANOLIK DAUN SIRIH (Piper betle L.) DAN MADU (Mel depuratum): FORMULATION OF MASK GEL PEEL-OFF COMBINATION OF BETEL LEAF ETANOLIC EXTRACT (Piper betle L.) AND HONEY (Mel depuratum) Ismanurrahman Hadi; Amelia Zannah; Ade Irawan
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v3i2.484

Abstract

Daun Sirih (Piper betle L.) dan madu merupakan bahan alam yang mengandung antioksidan yang tinggi dan memiliki banyak efek farmakologis. Selain itu, keduanya juga memiliki kandungan senyawa fenolik yang tinggi. Disisi yang lain, pengembangan kosmetika berbahan alam semakin diminati oleh konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memformulasikan daun sirih dan madu menjadi sediaan masker gel peel- off,  karena sediaan masker gel peel-off lebih mudah digunakan dan bermanfaat untuk memperbaiki serta merawat kulit wajah.  Serbuk daun sirih (Piper betle L.) dimaserasi dengan pelarut Etanol kemudian dilanjutkan dengan skrining fitokimia. Skrining fitokimia dilakukan dengan uji reaksi kimia dan KLT. Hasil yang didapatkan menunjukkan daun sirih mengandung senyawa flavonoid, saponin dan polifenol. Selanjutnya dilakukan formulasi sediaan masker gel peel-off. Sediaan yang sudah dibuat dievaluasi sediaan fisik (Organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, waktu kering) dan konsumen (Iritasi dan kesukaan). Hasil yang didapatkan dari formulasi sediaan masker gel peel-off berbahan aktif ekstrak etanolik daun sirih (Piper betle L.) dan madu (Mel depuratum) telah memenuhi persyaratan dalam evaluasi mutu fisik sediaan pada parameter (organoleptis, pH, homogenitas, daya sebar, waktu kering) dan evaluasi konsumen (iritasi dan kesukaan). Disisi yang lain, evaluasi uji sifat fisik dan uji konsumen yang memenuhi persyaratan pada  F2 dengan konsentrasi daun sirih 1% dan madu 0,5%. Hasil ini menunjukkan bahwa F2 merupakan formula terbaik dari formulasi sediaan masker gel peel off berbahan aktif ekstrak etanolik daun sirih dan madu.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN SALEP EKSTRAK ETANOLIK DAUN UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas sp.): FORMULATION AND EVALUATION OF TOPICAL OINTMENT OF ETHANOLIC EXTRACT OF PURPLE SWEET POTATO LEAF (Ipomoea batatas sp.) Ismanurrahman Hadi; Antika Mardhotillah Meilian; Mariam Ulfah
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v4i1.485

Abstract

Daun ubi jalar ungu mengandung berbagai macam senyawa fitokimia yang memiliki aktifitas farmakologis. Senyawa fitokimia dari daun ubi jalar ungu diantaranya adalah flavonoid dan tanin. Selain itu, daun ubi jalar ungu diketahui memiliki antioksidan yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memformulasikan daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas sp.) kedalam sediaan salep. Serbuk daun ubi jalar ungu dimaserasi menggunakan pelarut etanol 70%, kemudian dilanjutkan dengan skrining fitokimia. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa daun ubi jalar ungu mengandung senyawa Flavonoid, Saponin, Alkaloid, Terpenoid dan Tanin.Selanjutnya dilakukan pembuatan formulasi sediaan salep. Sediaan salep yang telah dibuat dievaluasi sediaan fisik (organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat dan uji iritasi terhadap kulit sukarelawan). Hasil dari evaluasi sifat fisik dan uji iritasi ekstrak etanolik daun ubi jalar ungu dengan konsentrasi 0%, 2%, 4% dan 6% merupakan konsentrasi yang akan dibuat sediaan salep. Hasil yang didapatkan menunjukkan formulasi yang dilakukan telah memenuhi syarat fisik dan uji iritasi pada konsentrasi 2% pada parameter organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, dan daya lekat. Kata kunci: Daun ubi jalar ungu, Antioksidan, Salep

Page 5 of 10 | Total Record : 91