cover
Contact Name
Nurdin Rahman
Contact Email
nurdinrahman.untad@gmail.com
Phone
+6285253587076
Journal Mail Official
jurnaldedikatifkesmas@gmail.com
Editorial Address
Gedung Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Tadulako. Jln. Soekarno Hatta Km. 9 Kota Palu, Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : 2746699X     DOI : -
Core Subject : Health,
Focus & Scope: fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di ranah pengabdian kepada masyarakat. Lingkup ranah pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, keamanan pangan lokal, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Scope Gizi dan Kesehatan, Kesehatan Masyarakat, Pertanian, Sosial dan Ekonomi, Kependidikan.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2025): April" : 4 Documents clear
Pelatihan Pembuatan Ecoenzyme dari Sampah Dapur Masyarakat di TPS 3R Huntap 1 Tondo Hasanah, Hasanah
Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/dedikatifkesmas.v6i2.1736

Abstract

Abstrak Sampai saat ini, Sampah Dapur tetap menjadi permasalahan setiap hari bagi masyarakat, yang mengakibatkan laju produksi sampah yang terus meningkat tidak sejajar dengan laju pertumbuhan penduduk yang heterogen tetapi juga sejalan dengan meningkatnya pola kebutuhan konsumsi rumah tangga. Tujuan dari penelitian ini diharapkan nantinya mampu membuka wawasan yang luas tentang pemanfaatan Sampah yang ada di rumah tangga terutama sampah organik. Salah satu pengelolaan sampah organik dalam mengurangi timbluan sampah yaitu dengan ecoenzyme. Metode yang akan dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian ini meliputi pemberian dan pendampingan praktik tambahan setelah melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait dengan simulasi pengolahan sampah organik melalui konsep ecoenzyme. Adapun alur simulasi pengolahan sampah organik melalui konsep ecoenzyme yaitu a) persiapan bahan baku yang berupa Sampah Organik (Sisa-sisa sayur dan buah), Air, Gelas Ukur, Ember dengan wadah yang tertutup, Saringan, dan Timbangan. b) Pengolahan sampah organik dengan konsep ecoenzyme, c) Pengemasan, cairan ecoenzyme yang telah siap pakai akan dikemas dalam wadah sehingga siap untuk digunakan. Berdasarkan hasil analisis pre-pos test pada peserta pelatihan diketahui bahwa terdapat beberapa pertanyaan yang sebagian besar dijawab dengan benar oleh peserta pada pre test. Pada pertanyaan terkait ecoenzyme adalah larutan maka 65,68% peserta menjawab benar dan terkait gula merah sebagai bahan pembuatan ecoenzyme sebanyak 54,24% menjawab benar dan setelah penyuluhan semua peserta dapat menjawab dengan benar (100%). Kota Palu sudah memiliki 10 Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse- Recycle (TPS3R), yang melakukan pemilahan dan pengolahan sampah plastik. Salah satu TPS3R yang beroperasi hingga kini adalah TPS3R Kawasan Hunian Tetap (HUNTAP) Tondo 1. Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait ecoenzyme, pembuatan dan kegunaannya, maka dengan pelaksanaan pelatihan ini, diharapkan peserta tidak hanya memahami teori di balik ecoenzyme, tetapi juga mampu mempraktikkannya, sehingga bisa memanfaatkan ecoenzyme dalam kehidupan sehari-hari serta menyebarkan pengetahuan ini ke komunitas yang lebih luas. Kata Kunci: Sampah, Ecoenzyme, TPS3R Tondo 1
SOSIALISASI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN DENGAN ALAT PEMADAM API SEDERHANA (APAS) Irianingtyas, Riza
Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/dedikatifkesmas.v6i2.1935

Abstract

Kebakaran adalah suatu nyala api, baik kecil atau besar pada tempat yang tidak dikehendaki dan bersifat merugikan. Kebakaran yang sering terjadi, selain disebabkan oleh faktor alam juga dikarenakan faktor manusia akibat kelalaian dan ketidaksiapan dalam menghadapi kebakaran. Latar belakang dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah karena sering terjadinya kebakaran rumah yang berawal dari kompor terbakar atau meledak juga kejadian konsleting listrik. Mayoritas pemukiman yang dihuni oleh masyarakat dengan kondisi yang berhimpitan, karena sumber api dapat berkobar dengan waktu yang sangat cepat menghanguskan rumah, selain itu lokasi terjadinya kebakaran berada di jalan atau gang yang sempit sehingga tidak dapat terjangkau oleh mobil pemadam kebakaran sehingga api sulit untuk dipadamkan. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi mengenai upaya pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran menggunakan Alat Pemadam Api Sederhana (APAS) dengan menggunakan karung goni basah. Metode yang akan digunakan dalam kegiatan sosialisasi ini antara lain, metode ceramah : digunakan untuk menjelaskan materi tentang cara upaya pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran menggunakan Alat Pemadam Api Sederhana (APAS) dengan menggunakan karung goni basah; metode praktik : digunakan untuk mempraktekkan cara memadamkan api dengan menggunakan karung goni basah; metode diskusi : dilakukan setelah kegiatan selesai kegiatan pelatihan untuk mengetahui respon peserta. Peserta dalam kegiatan pelatihan ini adalah Ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Komplek Citra Fajar Golf RT. 06 RW. 07 Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan pada 24 Februari 2025
Pemanfaatan Sumber Daya Lokal untuk Pencegahan Stunting di Desa Tosale Jamal, Jamaluddin; Arifin, Pitriani
Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/dedikatifkesmas.v6i2.1982

Abstract

Stunting, a growth failure issue in toddlers due to chronic malnutrition, has implications for reduced productivity and an increased risk of degenerative diseases later in life. Inadequate feeding practices and undernutrition are primary causes. To prevent stunting in Tosale Village, leveraging local resources is crucial for enhancing the nutritional quality of children. This community engagement program aimed to educate the community of Tosale Village about stunting and its prevention in at-risk infants through practical training in preparing supplementary food based on Moringa oleifera leaves, packaged as pudding. The training employed a direct practice method involving community members, particularly mothers who are members of the Supplementary Feeding Program (PMT). The core activity involved hands-on practice in making Moringa leaf pudding as an alternative supplementary food for stunting prevention, accompanied by the presentation of materials related to stunting and the benefits of Moringa oleifera. Ten mothers who were PMT cadres participated in this training. The results of the activity demonstrated an increase in participants' knowledge and skills in making Moringa leaf pudding as a nutritious supplementary food. The utilization of local resources such as Moringa oleifera through training in the preparation of varied supplementary foods warrants continued support. This activity provides an alternative for PMT cadre mothers in serving supplementary food that has the potential to prevent stunting in at-risk infants in Tosale Village. Similar training utilizing other local food ingredients is recommended to enrich the options for nutritious supplementary foods.
TINGKAT PENGETAHUAN KADER TENTANG PEMANTAUN TUMBUH KEMBANG BALITA PADA KONDISI DARURAT Nurulfuadi, Nurulfuadi
Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/dedikatifkesmas.v6i2.2065

Abstract

Prevalence stunted among toddlers in Palu City in 2022 is 24.7%, wasted at 12.8%, and underweight at 24.7%, and overweight at 1.9%. Child growth and development problems, including the decline in post-disaster nutritional status in Palu City which has increased compared before the disaster. This can be caused by lack of access to health services and inadequate health personnel. Therefore, training to monitor the growth and development of toddlers in emergency conditions needs to be carried out. The aim of this study is to increase the knowledge of cadres as one of the health workers in the smallest unit, namely the posyandu in Duyu Village, Tatanga District, Palu City regarding monitoring the growth and development of toddlers during emergency conditions. The partner in this study is the Head of Duyu Village, Palu City. The methods used are lectures and direct practice. The results showed that the training had a positive influence on increasing cadres' knowledge about monitoring the growth and development of toddlers in emergency conditions. This study is an effort to increase the positive aspects of cadre knowledge.

Page 1 of 1 | Total Record : 4