cover
Contact Name
Mahfud
Contact Email
singosarijurnal@gmail.com
Phone
+6281131123999
Journal Mail Official
singosarijurnal@gmail.com
Editorial Address
Villa mutiara hijau D43, Jl. Ikan Arwana, Karangrejo, Kec. Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68411
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
SINGOSARI: Jurnal P3SI Wilayah Jawa Timur
Published by CV. Sekawan Siji
ISSN : -     EISSN : 30477808     DOI : -
Jurnal Singosari ini fokus dua bidang penting: pendidikan dan ilmu sejarah. Dengan memadukan penelitian terbaru dalam kedua disiplin ini, jurnal ini mengulas strategi pengajaran terbaik yang didasarkan pada pemahaman mendalam tentang metodologi sejarah. Dari analisis sumber-sumber primer hingga penerapan teori sejarah dalam pengajaran, jurnal ini menawarkan wawasan yang berharga bagi pendidik untuk mengembangkan kurikulum yang menarik dan relevan dalam mempelajari masa lalu. Selain itu, jurnal ini menyoroti pentingnya memperkuat keterampilan berpikir kritis, analitis, dan interpretatif siswa melalui pembelajaran sejarah. Dengan demikian, jurnal ini memperkuat hubungan yang erat antara pendidikan dan ilmu sejarah, memperkaya praktik pengajaran serta pemahaman tentang masa lalu.
Articles 31 Documents
The Meaning of the Tulak Bla Dance Ritual of the Siulak Mukai Community in Kerinci Regency Apdelmi; Wahyuni, Alzadila
SINGOSARI: Jurnal Perkumpulan Prodi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) Wilayah Jawa Timur Vol. 2 No. 3 (2025): SINGOSARI: Jurnal P3SI Wilayah Jawa Timur
Publisher : CV. Sekawan Siji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63440/singosari.v2i3.123

Abstract

The Tulak Bla Dance ritual is an expression of the animist beliefs of the Siulak Mukai Kerinci community, Jambi Province, which is integrated through sacred dance to ward off disasters or natural disasters, reflecting harmony between humans, nature, and spiritual forces. This study aims to analyze the symbolic meaning of the dance in the ritual, the dynamics of its implementation, and its role in strengthening cultural and social resilience in the modern era. Adopting a qualitative ethnographic approach, data were obtained through participant observation of dance performances, interviews with traditional dancers and community leaders, and analysis of Kerinci cultural archives. The main findings indicate that the Tulak Bla Dance symbolizes the exorcism of evil spirits through rhythmic movements, traditional costumes, and gamelan music accompaniment, accompanied by offerings, aimed at preventing disasters such as drought or disease outbreaks. This ritual not only functions as a religious medium but also as a means of transmitting the values ​​of mutual cooperation and ethnic identity. However, the influence of globalization and urbanization threatens the sustainability of its practice. In conclusion, the Tulak Bla Dance as a form of belief of the Siulak Mukai Kerinci community, offers insights into the integration of dance art in disaster mitigation, with suggestions for development through cultural education and festivals for the preservation of this heritage.

Page 4 of 4 | Total Record : 31