cover
Contact Name
Vincentius Widya Iswara
Contact Email
vincentius@ukwms.ac.id
Phone
+6231 5678478
Journal Mail Official
nangkris@ukwms.ac.id
Editorial Address
Jl. Dinoyo 42-44 Surabaya - 60265
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Komunikatif : Jurnal Ilmiah Komunikasi
ISSN : 23016558     EISSN : 25976699     DOI : https://doi.org/10.33508/jk
Komunikatif is issued by Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya since 2012. Komunikatif is a peer-reviewed journal. Komunikatif publishes an article from selected topics in communication studies; those are media studies, public relations, and human communication. Articles issued by Komunikatif are conceptual articles and research articles. Komunikatif aims at publishing research and scientific thinking regarding the development of communication studies and contemporary social phenomena. Komunikatif also wishes to become an eligible reference for students and/or academia, especially in the communication field. Komunikatif is issued twice a year (July and December). Komunikatif clarifies ethical behavior for all parties involved, including authors, editor-in-chief, Editorial Board, reviewers, and publisher. Komunikatif provides free access for the online version to support knowledge exchange globally.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2016)" : 4 Documents clear
Pendidikan di Perbatasan Dalam Film “Batas” Dwipa Anggraini Setiaputri
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 5 No. 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v5i1.922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana representasi pendidikan di perbatasan dalam film “Batas”. Metode analisis semiotika Charles Sanders Peirce digunakan untuk membedah film. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian ini adalah deskriptif. Peneliti memilih untuk melihat bagaimana representasi pendidikan di perbatasan yang berlokasi di Entikong, Kalimantan Barat, karena wilayah perbatasan merupakan wilayah yang jauh dari pemerintah pusat dan butuh perhatian khusus karena mengingat wilayahnya yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Terdapat banyak isu-isu perbatasan yang muncul seperti tindak kriminal dan perdagangan manusia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa film “Batas” merepresentasikan pendidikan yang berbeda dengan konsep pendidikan nasional pada umumnya, yaitu pendidikan yang tidak formal, yang tidak mengacu pada aturan-aturan, kurikulum, dan jam-jam sekolah pada umumnya. Penyaluran pendidikan diupayakan dengan cara memasuki pola kehidupan masyarakat disana. Ini disebabkan karena masyarakat perbatasan dalam film tersebut belum memiliki kesadaran untuk bersekolah karena mereka beranggapan pendidikan bukan kebutuhan primer. Butuh upaya untuk tetap dapat menyalurkan pendidikan bagi anak-anak perbatasan agar dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusianya sehingga dapat memajukan wilayah perbatasan. Upaya menyalurkan pendidikan untuk anak-anak perbatasan dengan cara memasuki pola kehidupan mereka berhasil sehingga menciptakan sebuah pendidikan versi perbatasan. hal ini mencerminkan pendidikan bekerja sebagai agen perubahan sosial.
Perilaku Konsumsi Media oleh Kalangan Remaja Dalam Pencarian Informasi (Studi Kasus Perilaku Remaja di Kota Salatiga dalam Penggunaan Media Dalam Perspektif Teori Ketergantungan Media) Ester Krisnawati
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 5 No. 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v5i1.923

Abstract

Perkembangan media massa saat ini sangat pesat, mulai dari surat kabar, radio, televisi, sampai munculnya new media yaitu internet. Salah satu fungsi dari media massa adalah memberikan informasi, baik informasi politik, ekonomi, sosial dan budaya. Melalui media kita bisa mengakses bermacam-macam informasi tidak terbatas tempat dan waktu. Akan tetapi, tidak semua orang akan menggunakan semua jenis media untuk melakukan pencarian informasi, begitu juga dengan kalangan remaja di Kota Salatiga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku remaja di Kota Salatiga dalam konsumsi media untuk pencarian informasi dalam perspektif teori ketergantungan media. Metode penelitiannya adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan 367 responden dan menggunakan lima variable media yaitu internet, televisi, koran, majalah dan radio. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa internet merupakan media yang paling sering digunakan oleh remaja di Salatiga dalam mencari informasi dan hal ini menandakan bahwa tingkat ketergantungan remaja terhadap Internet untuk mencari informasi sangat tinggi dibanding media lainnya. Dengan tingkat penggunaan internet yang tinggi, maka perlu adanya literasi internet bagi para remaja yaitu internet sehat untuk pelajar.
Strategi Media Relations PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Dalam Menjaga Citra Positif Pada Kasus Proyek Pembangunan Pabrik Semen di Rembang Meri Meglian; Yuli Nugraheni; Djudy Djoko
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 5 No. 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v5i1.924

Abstract

Media relations bisa diartikan sebagai bagian dari Public Relations eksternal yang membina dan mengembangkan hubungan baik dengan media massa sebagai sarana komunikasi antara organisasi dan publiknya untuk mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini menjabarkan bagaiman astrategi media relations yang dilakukan guna menjaga citra positif berkaitan dengan kasus proyek pembangunan pabrik semen di Rembang. Pendekatan penelitian yang digunakan penelitian adalah pendekatan kualitatif, jenis penelitian deskriptif, dan menggunakan metode studi kasus. Dari hasil penelitian ini menunjukkan Public Relations PT Semen Indonesia (Persero) Tbk sudah melakukan bentuk kegiatan hubungan media massa secara optimal. Penelitian ini menemukan Public Relations PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melakukan sepuluh kegiatan yang terdiri dari personal relations, press conference, media visit, media lobby, plant visit, media education, media gathering, reward media,pemasangan iklan, dan konsultan media.
Proses Pengambilan Keputusan Melalui Kemasan Pada Produk Snack Sarah Rouli Tambunan
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 5 No. 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v5i1.925

Abstract

Banyaknya jumlah produk makanan ringan yang beredar di pasaran disertai dengan pertumbuhan bisnis retail khususnya hypermart yang terus menjamur membuat peran kemasan tidak lagi terbatas hanya untuk memenuhi kebutuhan fungsional saja yaitu sebagai wadah atau pembungkus, namun kemasan juga harus mampu membangun emosi dari konsumen sehingga menarik perhatian dan memotivasi terjadinya pembelian impulsif. Produk-produk low involvement seperti snack (makanan ringan) merupakan produk yang penting memperhatikan aspek kemasan karena sifat produknya yang tidak memerlukan pertimbangan dan biasanya keputusan membeli produk diputuskan di toko, secara impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pengambilan keputusan pembelian impulsif melalui kemasan pada produk snack (makanan ringan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemasan mampu memancing emosi konsumen dan mendorong untuk membeli produk. Namun dalam proses pengambilan keputusannya tidak semua tahap akan dilewati oleh konsumen. Tahapan evaluasi alternative bisa dilewatkan, akibat emosi positif yang begitu kuat yang dipancarkan oleh kemasan sehingga konsumen merasa tidak perlu untuk membandingkan dengan produk lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 4