cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Pendidikan Geografi (Berkala)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (1995)" : 9 Documents clear
Unsur Hara Bagi Kehidupan Tanaman Achmad Fatchan
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pg.v2i2.1865

Abstract

Kebutuhan penyediaan unsur hara tahunan tergantung dan jenis atau spesiesnya, di samping juga dipengaruhi oleh iklim dan jasad hidup dalam tanah sects bahan induk. Penyediaan unsur hara yang tidak tepat, baik kekurangan atau kelebihan, akan dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan suatu tanaman yang ditandai oleh beberapa gejala tertentu. Oleh karena itu, seorang petani harus mengetahui dan memahami benar karakter jenis-jenis tanaman yang diusahakan. Artinya para petani dituntut mengetahui jumlah dan jenis unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman yang ditanamnya, sehingga dapat memaksimalkan produksi juga menjaga kesuburan dan kelestarian tanah pertanian. Kondisi tanah sangat mempengaruhi perkembangan akar tanaman pertanian. Tanah yang subur dan gembur biasanya sangat baik bagi perkembangan skat tanaman. Lebih lanjut, tanaman yang tumbuh di tanah tersebut akan menampakkan perkembangan yang optimal bagi tanaman jika diba­rengi tersedianya unsur hara yang memadai.
Sikap Terhadap Inovasi Usaha Tani Tanaman Padi Ditinjau Dari Tingkat Sosial Ekonomi di Kecamatan Dau Kabupaten Malang Sudarno Herlambang
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pg.v2i2.1858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan an­tara tingkat pendidikan petani, keikutsertaan penyuluhan pertanian petani, umur petani, luas lahan pemilikan petani, dan pendapatan petani dengan sikap terhadap inovasi usaha tani tanaman. Ratio responden penelitian ini adalah 76 petani yang menjadi anggota Kontak Tani di Kecamatan Dau. Analisis data menggunakan regresi ganda. Hasil Penelitian ini adalah: (1) tidak ada hubungnn antara tingkat pendidikan petani dengan sikap terhadap inovasi usaha tani tanaman padi; (2) tidak ada hubungan antara keikutsertaan penyuluhan petani dengan sikap terhadap inovasi usaha tani tanaman padi; (3) tidak ada hubungan antara umur petani dengan sikap terhadap inovasi usaha tani tanaman padi; (4) tidak ada hubungan antara luas lahan pemilikan petani dengan sikap terhadap inovasi usaha tani tanaman padi; dan (5) tidak ada hubungan antara pendapatan petani dengan sikap terhadap inovasi usaha tani tanaman padi. Secara keseluruhan variabel sikap terhadap inovasi usaha tani tanaman padi dapat dijelaskan oleh variabel lain yang diteliti (tingkat pendidikan, keikutsertaan penyuluhan, umur, luas lahan pemilikan, dan penda­patan) hanya sebesar 4,612 %.
Agihan Temperatur Udara di Kotamadya Malang Sugeng Utaya; Dwiyono Hari Utomo
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pg.v2i2.1866

Abstract

Meningkatnya aktivitas penduduk Lelah berakibat pada semakin tingginya temperatur di Kotamadya Malang. Gejala ini ditunjukkan oleh kecenderungan lebih tingginya tempcratur udara di pus at kola dibanding dengan di pinggiran kola. Penelitian ini bertujuan: 1) Memetakan agihan temperatur udara dalam bentuk isoterrn tertutup untuk menemukan lokasi Pulau Bahang di Kotamadya Malang dan 2) Mengkaji secara deskriptif pengaruh kondisi fisik wilayah dan kendaraan terhadap temperatur udara di Kotamadya Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi metode pengumpulan data dan metode analisis data. Pengumpulan data dikerjakan secara sampling dengan teknik systematic sampling. Jumlah sampel lokasi pengukuran sebanyak 56 titik yang diukur secara screntak pada jam 05.30, jam 06.45, jam 14.00, dan jam 18.30 WIB. Data yang dikumpulkan antara lain data temperatur udara, keadaan cuaca, kondisi bangunan, tanaman pelindung, jumlah dan jenis kendaraan yang lewat, dan lebar jalan. Analisis data dikerjakan dcngan metode logical contouring, analisis keruangan dengan peta, dan analisis deskriptif dengan tabel silang. Penelitian ini mcmperoleh hasil antara lain: 1) Di beberapa tempat temperatur udara di Kotamadya Malang sudah cukup tinggi dan secara kckurangan sudah menunjukkan amplitudo yang cukup besar dan 2) Lokasi Pulau Bahang cenderung di pusat kola atau di tempat-tempat yang memiliki aktivitas manusia.
Penurunan Angka Material Melalui Program Keluarga Berencana Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pg.v2i2.1860

Abstract

Program Keluarga Berencana di Indonesia, sejak awalnya telah bertujuan salah satunya untuk meningkatkan kesehatan anak dan kesehatan ibu. Tujuan tersebut bisa dicapai antara lain melalui pengaturan jarak kelahiran, dan mengidealkan jumlah anak tertentu. Untuk mengetahui kesehatan ibu salah satunya tolok ukur adalah angka maternal atau angka kematian ibu. Maternal merupakan kematian ibu pada saat hamil atau dalam waktu 42 hari setelah persalinan. Maternal (kematian ibu) secara langsung lebih banyak disebabkan oleh komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas, maka program KB dapat memberikan kontribusi yang cukup besar dalam penurunan angka maternal. Sebab dengan pengaturan jarak kelahiran dan mengidealkan jumlah anak tertentu, secara langsung dapat menekan dari terhindarnya komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas.
Upaya Pembinaan Terhadap Para Pengrajin Batu Mulia Paulus Endrapradana
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pg.v2i2.1855

Abstract

Suatu penelitian kualitatif telah dilakukan terhadap para pengrajin batu mulia di Sukodono mengenai efektivitas pembinaan yang telah diberikan oleh Unit Bina Industri Batu Mulia (UBIBAM), suatu unit dari PT. Pabrik Pupuk Sriwijaya di Palem­bang, selaku bapak-asuh bagi industri rumah tangga para pengrajin tersebut. Hasil penelitian itu menunjukkan, bahwa langkah-Iangkah pembinaan yang oleh UBIBAN tersebut cukup kuat untuk mempre­diksi keefektifan hasilnya. Karena itu pembinaan yang telah dila­kukan selama ini masih perlu dilanjutkan dan disempurnakan lagi. Di sisi lain para pengrajin batu mulia tersebut merasakan dapat memperoleh kemajuan bagi usahanya sendiri, maupun manfaat­-manfaat lain bagi pembangunan masyarakat desa pada umumnya. Dengan demikian upaya pembinanan tersebut dapat dikatakan seba­gai upaya mengangkat rakyat dari kemiskinan dan kebodohan me­lalui upaya-upaya pendidikan secara konkrit. Pengolahan data dila­kukan dengan pertolongan komputer pada Pusat Komputer IKIP MALANG berdasarkan analisis regresi ganda, yang rangkumannya letters pada halaman 11 dan 12 makalah ini (melalui program SPSS dan Sutrisnohadi).
Geografi Pariwisata Sebagai Materi Program Muatan Lokal Pada SMU di Wilayah Daerah Tujuan Wisata: Suatu Gagasan Pengembangan Kurikulum SMU Timotius Suwarna
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pg.v2i2.1862

Abstract

Salah satu tujuan pengajaran Geografi adalah mengembangkan kemampuan berfikir analisis geografi dalam memahami gejala geosfir. Keindahan alam dan keberadaan budaya daerah di beberapa wilayah negeri kita merupakan salah satu wujud gejala geosfir yang akhir-akhir ini menjadi dambaan bagi pendapatan daerah dan devisa negara. Oleh karena itu semua pihak yang berada di sekitar wilayah daerah tujuan wisata perlu memahami gejala geosfir tersebut dan mampu mengantisipasi baik dalam mempertahankan kelestariannya maupun upaya memperoleh manfaat dari keadaan tersebut. Untuk itu anggota masyarakat lewat para siswa SMU diharapkan dapat memperoleh gambaran/informasi tentang hal-hal yang berhubungan dengan kepariwisataan. Penambahan materi program muatan lokal tentang Geografi Pariwisata diharapkan dapat membekali para siswa guna menyampaikan informasi kepada masyarakat sekitarnya dan berguna bagi para siswa sendiri untuk memanfaatkan peluang dalam mendapatkan/menciptakan lapangan kerja. Dapat juga menjadi pertimbangan dalam mengambil keputusan dalam menentukan studi lanjut setelah tamat SMU.
Kontribusi Geografi Ekonomi dalam Konteks Pengembangan Konsep Sektor Informal Salladien Salladien
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pg.v2i2.1856

Abstract

Kemungkinan dualisme ekonomi yang tampak menonjol di negara-negara dunia ketiga akan lenyap secara berangsur-angsur selaras dengan kemajuan industrialisasi.
Pengembangan Industrialisasi Berwawasan Lingkungan Achmad Amirudin
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pg.v2i2.1863

Abstract

Industrialisasi merupakan salah satu aspek yang sangat berperan dalam mendukung kelancaran pembangunan untuk menca­pal kesejahteraan rakyat. Namun industrialisasi sering mempercepat pengurasan sumber daya alam dan menimbulkan kerusakan lingkung­an. Oleh karenanya perlu dikembangkan industrialisasi yang mampu menghemat sumber days alam dan bersahabat dengan lingkungan. Program label lingkungan dan penapisan industri dengan Amdal merupakan sebagian jawaban agar industrialisasi tidak benturan dengan pelestarian lingkungan dan pembangunan dapat terlanjutkan.
Profil Kependudukan Indonesia Era 1990-an: Suatu Tinjauan Demografis Budijanto Budijanto
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pg.v2i2.1857

Abstract

Permasalahan penduduk di Indonesia terjadi sebagai akibat situasi demografis sebelum tabun 1970-an. Permasalahan pen­duduk di Indonesia terutama menyangkut dengan jumlah penduduk yang besar nomor 5 di dunia. Tingkat fertilitas yang tinggi, pertumbuban penduduk yang cepat dengan struktur muda, dan persebaran penduduk yang tidak merata.

Page 1 of 1 | Total Record : 9