cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 129 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2014)" : 129 Documents clear
Studi Dampak Arsen (As) Dan Kadmium (Cd) Terhadap Penurunan Kualitas Lingkungan Festri Festri Istarani; Ellina S Pandebesie
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.123 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5684

Abstract

Arsen memiliki berbagai macam warna sesuai dengan bentuknya, yakni arsen trioksida (As2O3) berwarna putih, dan berwarna abu-abu namun jarang ditemukan bentuk seperti ini. Kadmium merupakan salah satu logam berat yang berwarna putih perak. Kadmium sering dipakai pada industri pelapisan logam, dan merupakan hasil akhir dalam industri pengolahan biji logam. Kadmium mempunyai efek buruk terhadap lingkungan dan manusia, karena dapat mengakibatkan kanker payudara, gangguan pernafasan, gagal ginjal serta kematian. Kasus yang terjadi di dunia, yaitu kasus pencemaran arsen di Bangladesh pencemaran kadmium yakni itai-itai disease yang terjadi di Jepang.Peraturan dan perundang-undangan telah banyak mengatur mengenai pencegahan hingga penanganan logam berat oleh industri, yakni PP no. 18 tahun 1999 juncto PP no. 85 tahun 1999 tentang Limbah B3, serta PP No. 74 tahun 2001 tentang bahan berbahaya dan beracun turut mengatur limbah yang dapat merusak lingkungan tersebut. Berbagai dampak di atas yang mendasari adanya penulisan literatur ini. Penulisan ini dibuat dengan berdasar atas berbagai jurnal-jurnal, artikel baik nasional mau pun internasional yang berkaitan dengan logam berat arsen dan kadmium. Sehingga masyarakat mampu mengenali jenis logam berat serta dampak yang akan ditimbulkan terhadap lingkungan dan dirinya sendiri. Pada akhirnya, masyarakat dapat mengelola keberadaan limbah dengan baik dan menjaga lingkungan dari dampak yang tidak diinginkan.
Analisis Kinerja Operasional Kereta Api Sriwedari Ekspress Jurusan Solo - Yogya Bayu Rosida Sumantri; Wahju Herijanto
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.116 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5497

Abstract

Pada bulan Nopember 2012 PT. Kereta Api Indonesia (Persero) DAOP 6 Yogyakarta mengoperasikan Kereta Api Sriwedari Ekspress dengan rute perjalanan Yogya – Solo, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang akibat pemangkasan rute perjalanan Kereta Api Prambanan Ekspress dari tiga belas kali perjalanan menjadi enam kali perjalanan. Menurut Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) DAOP 6 Yogyakarta, dibukanya rute baru Kereta Api Sriwedari Ekspress yang melayani delapan kali perjalanan hanya  dengan rute Yogya – Solo saja diharapkan kereta ini dapat memfasilitasi pergerakan penumpang antar dua daerah tersebut. Namun untuk mengetahui kinerja dari kereta api ini sesuai dengan Surat Keterangan Dirjen Perhubungan Darat No. 687 Tahun 2002, perlu ditinjau dari segi faktor muat, jumlah penumpang yang diangkut, waktu tunggu penumpang, ketepatan waktu kedatangan dan keberangkatan kereta dan kenyamanan penumpang. Dalam penelitian digunakan metode survey untuk mendapatkan nilai – nilai dari kinerja kereta api Sriwedari berupa survey observasi atau pengamatan lapangan.  Adapun  analisis yang digunakan untuk perhitungan waktu tempuh, waktu henti dan waktu tunda menggunakan uji hipotesis 1 sample t-test, karena uji ini paling memenuhi untuk melihat diterima atau tidaknya keterlambatan dari waktu kereta. Sedangkan untuk perhitungan load factor dan kenyamanan duduk dan berdiri berdasarkan perhitungan kapasitas dari Vukan R. Vuchic. Dari hasil analisis didapatkan waktu tempuh rata-rata untuk arah Yogyakarta selama 1 jam 14 menit dan untuk arah Solo selama 1 jam 12 menit. Waktu henti yang didapat dari seluruh jadwal perjalanan kereta arah Yogyakarta sebesar 3 menit, untuk arah Solo sebesar 5 menit. Waktu tunda dari seluruh perjalanan kereta Api Sriwedari untuk arah Yogyakarta didapat nilai waktu tunda kedatangan sebesar 22 menit dan nilai waktu tunda keberangkatan sebesar 20 menit, untuk arah Solo didapat nilai waktu tunda kedatangan sebesar 34 menit dan nilai waktu tunda keberangkatan sebesar 39 menit. Angka kenyamanan untuk ruang berdiri sebesar 0,25 m2/space, dan angka kenyamanan ruang duduk 0,203 m2/space. Kapasitas  kereta api sebesar 680 penumpang. Load factor per kereta tertinggi untuk arah Solo terdapat pada nomor seri kereta AC 208 dengan load factor sebesar 57%, untuk arah Yogyakarta load factor tertinggi terdapat pada kereta dengan nomor seri AC 225 dengan load factor sebesar 55%. Load factor per ruas tertinggi arah Solo terdapat pada ruas Yogyakarta - Klaten sebesar 44%, sedangkan arah Yogya terdapat pada ruas Solo – Klaten sebesar 46%.
Perancangan Pengaturan Kecepatan pada Simulator Parallel Hybrid Electric Vehicle (PHEV) Menggunakan Metode State Dependent – Linear Quadratic Regulator Anisa Endarwati; Rusdhianto Effendi; Ali Fatoni
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.043 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5538

Abstract

Teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) menggabungkan kinerja Internal Combution Engine (ICE) dan motor listrik. ICE berlaku sebagai penggerak utama, dan motor listrik berlaku sebagai penggerak pembantu. Tetapi, pengembangan pada teknologi HEV masih sulit untuk dikembangkan karena konfigurasinya sangat kompleks. Selain itu terjadi permasalahan pada pembagian kerja antara ICE dengan motor DC pada saat akselerasi ataupun pada permasalahan regulasi. Permasalahan regulasi dapat terjadi pada saat terjadi pembebenan lebih pada kendaran berupa rem mekanik yang akan mempengaruhi penurunan kecepatan mesin bakar sehingga terjadi penurunan kecepatan pada HEV. Oleh karena itu perlu adanya suatu kontroler yang dapat dengan segera mengembalikan kecepatan HEV dengan mengatur kecepatan putar dari motor DC sebagai penggerak pembantu. Pada tugas akhir ini, digunakan kontroler State Dependent – Linear Quadratic Regulator (SD-LQR) untuk pengaturan kecepatan yang akan diimplementasikan pada simulator Parallel Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Berdasarkan hasil pengujian, motor DC dapat membantu kinerja mesin bakar mempertahankan set point hingga  ess dapat mencapai 0,05%. Berdasar hasil implementasi masih terdapat  ess hingga 11,1%
Pengaturan Kecepatan pada Simulator Parallel Hybrid Electric Vehicle (PHEV) Menggunakan Linear Quadratic Regulator (LQR) Berdasarkan Particle Swarm Optimization (PSO) Widhayaka Aji Candra; Rusdhianto Effendi; Ali Fatoni
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.993 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5539

Abstract

Hybrid Electric Vehicle (HEV) merupakan suatu jenis kendaraan hibrida yang menggabungkan sistem daya gerak Internal Combustion Engine (ICE) dengan sistem daya gerak listrik dari motor listrik. ICE dan motor listrik pada HEV dengan konfigurasi parallel dapat bekerja bersama – sama, sehingga tenaga yang dihasilkan bisa lebih besar untuk mempertahankan kecepatan terhadap adanya pembebanan pada kendaraan yang disebut dengan permasalahan regulator. Hal tersebut merupakan kelebihan dari HEV dibandingkan dengan mesin konvensional yang hanya menggunakan ICE. Metode optimal kontrol Linear Quadratic Regulator (LQR) digunakan untuk pengaturan kecepatan pada simulator HEV. Indeks performansi yang minimum dan nilai kesalahan terkecil menjadi perhatian dalam penelitian ini. Penentuan matriks pembobot Q dan R merupakan salah satu langkah agar tercapainya tujuan tersebut. Penggunaan algoritma cerdas Particle Swarm Optimization (PSO) dapat melakukan proses tuning matriks Q dan R berdasar multi kriteria yang diinginkan. Hasil pengujian, didapatkan kontrol LQR mampu mereduksi sinyal kesalahan pada saat terjadi pembebanan berlebih pada rentang beban nominal 0-60 VDC rem elektromagnetik, sehingga kecepatan yang diinginkan dapat terus dipertahankan dengan bantuan motor DC sebesar 99,4 %. Hasil implementasi ess relatif kecil sebesar 1,9%.
Traction Control pada Parallel Hybrid Electric Vehicle dengan Metode Generalized Predictive Control Ilmiyah Elrosa Citra Resmi; Rusdhianto Effendi; Eka Iskandar
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.412 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5540

Abstract

Dalam Hybrid Electric Vehicle, terutama pada Parallel Hybrid Electric Vehicle (PHEV)  terdapat suatu masalah, yaitu lambatnya respon Internal Combustion Engine (ICE) apabila terjadi peningkatan kecapatan. Saat keadaan akselerasi ICE membutuhkan bantuan dari motor listrik. Karena jika tidak ada bantuan dari motor listrik dan terjadi secara terus menerus dapat mengurangi kinerja dari ICE. Oleh karena itu dibutuhkan pengaturan traksi motor listrik untuk membantu ICE dalam mencapai tingkat akselerasi yang diinginkan. Pada Tugas Akhir ini digunakan metode Generalized Predictive Control untuk mengatasi masalah kenaikan kecepatan. Dengan metode ini yang memanfaatkan informasi masa depan, dapat menghasilkan respon yang mendekati model referensi.  Dengan itu dapat membantu ICE dalam menanggung beban yang diberikan. Berdasarkan hasil pengujian sistem pengaturan dengan metode GPC dapat memperbaiki respon yaitu peningkatan rise time dari 0,624s ke 0,35s, hal ini membuktikan bahwa kontroler GPC cocok untuk meningkatkan akselerasi
Traction Control pada Parallel Hybrid Electric Vehicle (HEV) dengan Menggunakan Metode Kontrol Neuro-Fuzzy Prediktif Bayu Prasetyo Wibowo; Rusdhianto Effendi; Eka - Iskandar
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.459 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5541

Abstract

Penggunaan bahan bakar minyak untuk kendaraan bermotor yang semakin meningkat menyebabkan semakin menurunnya stok bahan bakar minyak di dunia. Hal ini menyebabkan terjadinya krisis energi di dunia.Selainitu, semakin banyaknya penggunaan bahan bakar minyak pada kendaraan bermotor menyebabkan semakin meningkatnya polusi udara. Polusi yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor akan menyebabkan global warming sehingga suhu di atmosfer bumi akan meningkat. Dalam upaya menanggulangi krisis energi dan bahaya global warming yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor, maka diciptakan suatu kendaraan alternatif yang hemat energi dan ramah lingkungan yang disebut Hybrid Electric Vehicle (HEV). HEV merupakan suatu kendaraan yang menggunakan Internal Combustion Engine (ICE) dan motor listrik sebagai motor penggeraknya. Salah satu permasalahan yang masih terjadi pada HEV yaitu akselerasi. Kontroler Neuro-Fuzzy Prediktif digunakan untuk mengatur kecepatan motor DC ketika proses akselerasi HEV. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan respon kecepatan HEV dapat mencapai model referensi yang diberikan pada t = 0,051 s sehingga dapat disimpulkan kontroler Neuro-Fuzzy Prediktif dapat mempercepat akselerasi pada HEV.
Perancangan dan Implementasi Kontroler PID untuk Pengaturan Autonomous Car-Following Car Andreas Parluhutan Bonor Sinaga; Josaphat Pramudijanto
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.112 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5572

Abstract

Pengiriman logistik ke daerah-daerah rawan bencana merupakan hal yang sangat sulit dilakukan, tentunya diperlukan pengetahuan mengenai kondisi medan jalan. Salah satu dampak yang utama adalah sulitnya melakukan manuver dalam pengendalian performansi  truk logistik yang pada umumnya berupa truk-truk gandeng. Untuk membantu pengemudi truk dalam berkendara pada kondisi tersebut, dirancang sebuah prototype mobil mandiri (Autonomous Car) yang mampu melakukan manuver-manuver pergerakan secara sendirinya, salah satu manuver tersebut ialah Following Car.  Dalam Tugas Akhir ini perancangan sistem yang akan dilakukan dengan  memodelkan  dua buah kendaraan mobil RC (remote control) yang bertindak sebagai  follower dan leader car. Pengoperasian dari  following car dilakukan dengan memodifikasi dari kendaraan RC-1, sedangkan RC-2 bertindak sebagai leader car yang dikondisikan secara manual. Dengan penerapan kontroler PID pada implementasi sistem didapatkan penurunan time settling menjadi 2,7 Detik dan peningkatan error steady state sebesar 2,44%. Pada implementasi diberikan kecepatan leader secara acak, dengan implementasi kontroler PID, kondisi jarak antara autonomous car dengan leader car masih dalam range keadaan ideal pada set point.
Manajemen Lalu Lintas Akibat Trem Di Jalan Raya Darmo Surabaya Zuhri Muhis; Wahju Herijanto
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.466 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5577

Abstract

Permasalahan transportasi di kota Surabaya salah satunya adalah kemacetan, sarana transportasi massal (trem) dengan kualitas baik, aman dan nyaman bagi pengguna adalah solusi yang bisa dikembangkan. Akibat adanya trem kinerja lalu lintas mengalami perubahan dan perlu dianalisis serta dilakukan manajemen lalu lintas. Kondisi lalu lintas setelah adanya trem dapat dilakukan dengan mengurangi arus lalu-lintas pada kondisi puncak yang dikalikan dengan probabilitas perpindahan angkutan pribadi ke trem sebagai demand trem sebesar 20 % masing-masing untuk mobil dan sepeda motor serta pengurangan lajur untuk trem sedangkan manajemen lalu lintas menggunakan teori Traffic Demand Management (TDM) dengan beberapa syarat sehingga  akan terjadi pengurangan volume lalu lintas sebesar 35%. Derajat Kejenuhan (DS) di Jalan Raya Darmo pada simpang, ruas dan jalinan sebelum dan sesudah adanya trem nilainya rata-rata diatas 0,75 dan setelah dilakukan manajemen lalu lintas nilainya DS<0,75 sedangkan untuk manajemen u-turn diperlukan rambu lampu lalu lintas menggunakan detector agar tidak terjadi konflik dengan trem dengan indikator nilai waktu tunggu serta headway trem.
Perancangan dan Implementasi Sistem Kendali Robot Tangan Prensilia Rizky Fauzy Nurmadyansyah; Achmad Arifin
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.588 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5258

Abstract

Teknologi robotika pada bidang medis terus berkembang dan penggunaannya semakin luas. Pada tugas akhir ini sistem kendali loop tertutup untuk robot tangan telah dikembangkan dan dievaluasi. Sistem kendali dengan komponen utama mikrokontroler untuk mengendalikan robot tangan IH2 Azzurra mampu bekerja secara real-time. Sistem yang dibuat memiliki antarmuka UART dengan baud rate sebesar 115,2kbps yang dapat menerima masukan dari sensor gerak berupa sarung tangan dan menghasilkan keluaran berupa suatu perintah sebagai masukan robot tangan. Perintah ini mampu mengatur kecepatan motor pada masing-masing jari robot tangan sesuai dengan gerakan tangan melalui sensor gerak. Metode sistem kendali yang digunakan adalah sistem kendali PID diskrit berbasis mikrokontroler ATMEGA8. Performansi dari sistem kendali yang dirancang dapat dilihat secara langsung menggunakan perangkat lunak berbasis PC yang telah dibuat. Selain itu, perangkat lunak PC dapat memperbaharui firmware pada mikrokontroler secara langsung dan parameter-parameter penting pada sistem dapat ditampilkan dalam bentuk grafik, atau disimpan pada media penyimpanan berbasis PC sehingga lebih mudah untuk dianalisa lebih lanjut. Performansi yang dihasilkan sistem cukup baik, dilihat dari nilai error steady state tertinggi sebesar 3,137%, settling time tertinggi sebesar 3,8 detik, overshoot tertinggi sebesar 3,529%, dan RMSE rata-rata tertinggi yang dihasilkan sebesar  0,0595%±0,0119%. Kebutuhan daya pada sistem relatif rendah yakni 111,9mW. Sehingga catu daya baterai li-ion berkapasitas standar dapat digunakan untuk mencatu sistem selama kurang lebih 29,4 jam atau 1,225 hari. Tingkat portabilitas dari sisi kebutuhan daya sudah terpenuhi untuk sistem ini.
Pengaruh Variasi Waktu Ultrasonikasi dan Waktu Tahan Hydrothermal terhadap Struktur dan Konduktivitas Listrik Material Graphene Muhammad Junaidi; Diah Susanti
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1092.901 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5396

Abstract

Graphene merupakan satu lapis atom karbon yang mengalami hibridisasi sp2 membentuk struktur heksagonal 2D. Graphene memiliki potensi besar untuk aplikasi nanoelectronic materials. Penelitian ini bertujuan menganalisis waktu ultrasonikasi dan hidrothermal terbaik untuk mensintesis Graphene. Graphene disintesis dengan metode reduksi Grafit Oksida (GO). Grafit dioksidasi membentuk GO dengan modifikasi metode Hummer. GO diultrasonikasi dengan variasi waktu 60, 90 dan 120 menit. Kemudian proses reduksi GO dilakukan secara kimia dengan penambahan serbuk Zn dan teknik hidrothermal 200 oC dengan variasi waktu tahan 12, 18 dan 24 jam. Analisis morfologi dan struktur graphene dilakukan dengan pengujian SEM dan XRD. Pengujian Iodine Number untuk mengetahui kemampuan graphene menyerap Iodin. Pengujian FTIR untuk mengetahui gugus fungsi yang terbentuk  pada GO dan Graphene. Pengujian Four Point Probe Test (FPP) untuk mengukur konduktivitas listrik Graphene. Hasil analsis menunjukkan bahwa graphene hasil ultrasonikasi 120 menit dan Holding 12 jam memiliki struktur Single Layer Graphene (SLG) dengan konduktivitas listrik terbaik 0.0105 S/m

Page 11 of 13 | Total Record : 129