cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 70 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2015)" : 70 Documents clear
Studi Pemasangan Damping Reaktor untuk Mengatasi Feroresonansi pada Incoming 20 kV GIS Tandes Satria Seventino Simamora; I Made Yulistya Negara; Daniar Fahmi
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.213 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9499

Abstract

Pada studi ini, dilakukan simulasi pemasangan damping reaktor sebagai salah satu teknik mitigasi feroresonansi dengan menggunakan ATP Draw. Damping reaktor sebagai teknik mitigasi feroresonansi menggunakan elemen resistor yang dipasang di sisi primer transformer. Hasil dari simulasi pemasangan damping reaktor yang diperoleh berupa respon arus dan respon tegangan yang berubah terhadap waktu yang menunjukkan apakah feroresonansi dapat diredam atau tidak. Dari hasil simulasi pemasangan damping reaktor pada studi ini diperoleh bahwa feroresonansi dapat diredam dengan pemasangan nilai damping yang tepat. Sehingga dalam studi ini akan dibahas mengenai sejauh mana keefektifan dari pemasangan damping untuk meredam feroresonansi.
Perhitungan CCT (Critical Clearing Time) Berbasis Trajectory Kritis Menggunakan Persamaan Simultan pada Sistem yang Terhubung dengan Smart Grid Rachma Prilian Eviningsih; Ardyono Priyadi; Soedibyo Soedibyo
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.717 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9506

Abstract

Gangguan yang terjadi pada sistem tenaga listrik dapat menyebabkan terjadinya ketidakstabilan pada sistem tenaga listrik dan agar sistem kembali dalam kondisi steady state, maka gangguan tersebut harus segera dihilangkan sesegera mungkin. Oleh karena itu, analisis kestabilan transien pada sistem tenaga listrik mempunyai peranan yang sangat penting dan menjadi pusat perhatian utama. Pada tugas akhir ini akan dilakukan perhitungan CCT dengan menggunakan metode critical trajectory dengan penambahan persamaan simultan. Dengan adanya penambahan persamaan simultan pada matriks Jacobian akan mereduksi jumlah persamaannya menjadi sama dengan jumlah variabelnya sehingga proses integrasi numerik dapat dilakukan dengan cepat dan hasilnya akan lebih akurat jika dibandingkan dengan menggunakan metode lainnya. Sistem yang digunakan adalah sistem smart grid 3-generator 9-bus saat terhubung dengan infinite bus maupun saat dalam kondisi stand-alone.
Studi Perencanaan Filter Hybrid Untuk Mengurangi Harmonisa Pada Proyek Pakistan Deep Water Container Port Rahman Efandi; Margo Pujiantara; Wahyudi Wahyudi
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (965.52 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9519

Abstract

Pakistan Deep Water Container Port merupakan proyek pembangunan pelabuhan peti kemas yang berada di Karachi, Pakistan. Sebagai salah satu pelabuhan terbesar, Pakistan Deep Water Container Port harus memiliki target dalam jumlah proses bongkar-muat kapal-kapal kargo, baik dalam skala lokal maupun internasional per-harinya. Oleh karena itu diperlukan motor-motor untuk melakukan hal tersebut. Salah satu cara untuk mengoperasikan motor agar dapat bekerja maksimal dan efisien adalah dengan mengatur kecepatan putar motor menggunakan VFD (Variable Frequency Drive). Namun, dalam penggunaan VFD terdapat komponen non linier, hal ini dapat menimbulkan masalah harmonisa, dimana frekuensi yang dihasilkan akan berpengaruh terhadap kualitas daya pada sistem kelistrikan yang ada serta dapat menimbulkan kerusakan pada peralatan, seperti: trafo dan kabel. Untuk mencegah hal tersebut perlu dilakukan studi perencanaan pemasangan filter untuk meredam frekuensi harmonisa yang timbul. Pada tugas akhir ini akan dirancang sebuah filter hybrid untuk mengurangi harmonisa yang timbul akibat adanya beban motor yang terpasang pada Pakistan Deep Water Container Port. Disini juga dilakukan studi berbagai kasus untuk mendapatkan hasil terbaik termasuk dalam penempatan filter pasif dan aktif, sehingga diperoleh keadaan yang maksimal dalam meredam harmonisa. Untuk pemodelan filter aktif dilakukan pada software Powersim sedangkan filter pasif dan filter hybrid dilakukan pada software ETAP 11.0.0.
Studi Koordinasi Proteksi Rele Arus Lebih dan Ground Fault pada Sistem Eksisting PT. VICO Indonesia, Kalimantan Timur Edo Yanuwirawan; Margo Pujiantara; Wahyudi Wahyudi
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1052.44 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9520

Abstract

Di VICO Indonesia sering terjadi Black Out (Sistem Kelistrikanya Mati) biasanya diakibatkan Karena gangguan interkoneksi disalah satu area di VICO itu sendiri, sehingga jika satu area terganggu maka area lain juga ikut terganggu. Namun dalam pelayanannya, peralatan pengaman yang dimiliki oleh VICO Indonesia masih belum terkoordinasi dengan baik. Dari hasil plot koordinasi kurva arus waktu kondisi existing dapat diketahui bahwa terdapat misscoordination dan overlaping. Melalui hasil analisis dan perhitungan manual direkomendasikan penyetelan pick up rele arus lebih dan penyetelan gradding time rele. Rele yang perlu disetel ulang adalah rele arus lebih gangguan fasa (Over Current Relay) dan rele arus lebih gangguan tanah (Ground Fault Relay). Pada Tugas Akhir ini akan dilakukan evaluasi koordinasi proteksi yang ada seperti pengaman arus lebih (Over Current Relay) dan rele pengaman gangguan tanah (Ground Fault Relay) serta menggambarkan kurva karakteristik arus waktu pada perusahaan VICO Indonesia. Analisis koordinasi kurva proteksi ini diharapkan dapat mencegah atau membatasi kerusakan jaringan beserta peralatannya.
Studi Biaya Transmisi Di Sistem Kelistrikan Jawa-Bali Karena Injeksi Daya Di Sistem 150 kV Menggunakan Sequential Quadratic Programming (SQP) Sampulur Kerta Sugih Harta; Rony Seto Wibowo, R. Wahyudi Rony Seto Wibowo, R. Wahyudi; R Wahyudi
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.509 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9672

Abstract

Saat ini konsep power wheeling sedang dalam perintisan untuk dapat diimplementasikan di Indonesia, terutama pada sistem jaringan transmisi. Maka diperlukan suatu metode perhitungan untuk mengetahui besar biaya power wheeling. Salah satu metode perhitungan yang dapat mencakup biaya tetap saluran transmisi berdasarkan penggunaan sebenarnya pada jaringan transmisi adalah metode perhitungan MW-Mile. Metode MW-Mile sendiri terdiri dari tiga pendekatan, yakni MW-Mile Reserve, MW-Mile Absolute, MW-Mile Dominant. Adapun metode LMP yaitu biaya tambahan untuk menyediakan daya tambahan satu MW pada titik tertentu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik dari masing-masing metode pendekatan MW-Mile serta mengetahui pengaruh power wheeling terhadap aliran daya saluran dan losses sistem. Pengujian dan analisis dilakukan pada sistem kelistrikan 150 kV Krian-Gresik. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode pendekatan MW-Mile reserve merupakan metode perhitungan paling adil bagi pengguna dan pemilik jaringan transmisi karena besar biaya power wheeling sesuai dengan perubahan tingkat pembebanan saluran transmisi. Implementasi power wheeling dapat mempengaruhi aliran daya saluran dan losses sistem.
ANALISIS MODEM AKUSTIK OFDM MENGGUNAKAN TMS320C6416 PADA LINGKUNGAN KANAL BAWAH AIR Johanna Aprilia; Wirawan Wirawan; Titiek Suryani
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.8 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9716

Abstract

Saat ini banyak penelitian untuk membangun sebuah jaringan sensor nirkabel bawah air yang menggunakan sinyal akustik yang bersifat realtime serta kapabilitas untuk self-configuration dan membawa keuntungan yang signifikan untuk aplikasi seperti eksplorasi komersial, perlindungan wilayah dan deteksi ancaman militer. Perbedaan karakteristik dari komunikasi bawah air menuai banyak paradigma yang sebaiknya ditinjau kembali. Diantaranya adalah bandwidth yang tersedia terbatas, delay propagasi pada bawah air amplitudonya lima kali lebih besar dibandingkan kanal HF. Serta Bit Error Rate (BER) yang tinggi dan kehilangan koneksi yang sementara bisa dialami karena karakteristik dari kanal bawah air tersebut. Analisis kinerja modem OFDM dilakukan pada penelitian ini. Dengan berhasilnya sistem pada kanal ideal, selanjutnya disimulasikan pada kanal AWGN serta kanal Rayleigh dimana kanal ini dapat merepresentasikan kanal bawah air. Kinerja sistem yang dibuat belum memiliki kinerja yang baik dimana BER mencapai 0,5115 pada kanal bawah air yang direpresentasikan melalui speaker dan microphone. Hal ini disebabkan belum adanya sinkronisasi phasa dan carrier serta estimasi kanal.
Evaluasi Koordinasi Proteksi Akibat Penambahan Pembangkit Dan Rekonfigurasi Jaringan di Joint Operation Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ), Tuban Achmad Marzuki; Margo Pujiantara; Sjamsjul Anam
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.98 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9734

Abstract

Joint Operation Body (JOB) Pertamina-Petrochina East Java adalah sebuah kerjasama dua perusahaan besar berskala internasional yang sedang melakukan eksplorasi di Indonesia Untuk meningkatkan produksi pada Central Processing Area (CPA) ditambahkan dua pembangkit dengan daya 4X600HP, 4.16kV. Dengan penambahan beban dan pembangkit muncul permasalahan pada sistem kelistrikannya, yaitu sering terjadi padam total (blackout) pada saat terjadi gangguan, sehingga kontinuitas daya terganggu. Melalui tugas akhir ini dilaksanakan evaluasi koordinasi proteksi pada Joint Operation Body (JOB) Pertamina-Petrochina East Java yang tepat dalam mendeteksi dan mengisolir gangguan sehingga tidak mengganggu sistem yang berjalan dan mencegah kerusakan peralatan listrik. Dari hasil plot koordinasi kurva arus waktu kondisi existing dapat diketahui bahwa terdapat misscoordination dan overlaping. Melalui hasil analisis dan perhitungan manual direkomendasikan penyetelan pick up rele arus lebih dan penyetelan grading time rele. Rele yang perlu disetel ulang adalah rele arus lebih gangguan fasa (overcurrent relay) dan rele arus lebih gangguan tanah (ground fault relay). Setting rele dengan penambahan pengaman pada rele 88. Dengan memakai konfigurasi stand alone harus ditambahkan trafo sebesar 4 MVA pada sisi outgoing generator centaur 2 sehingga dapat digunakan data Load Flow & Short Circuit
Study Of Network Reconfiguration And Distributed Generation Placement In Radial Distribution 3 Phase using Newton-Raphson Method for Increasing Active Power Output DG Surya Mahendra; Ontoseno Penangsang; Rony Seto Wibowo
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.775 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9781

Abstract

Aliran daya merupakan suatu hal yang sangat penting dalam perencanaan dan desain sistem tenaga. Informasi yang utama dari aliran daya adalah magnitude dan sudut phasa dari tegangan pada masing-masing bus serta aliran daya aktif pada masing-masing saluran. Newton-Raphson merupakan salah 1 metode untuk mengatasi aliran daya dari susunan persamaan non liniear yang terdapat matriks bus admitansi (Ybus) dengan 2 atau lebih variable. Suatu jaringan memiliki data saluran dan data bus yang membentuk suatu konfigurasi tertentu. Pada kenyataannya, konfigurasi tersebut belum mampu untuk meningkatkan keluaran daya yang diinginkan. Penempatan lokasi distributed generation (DG) dan konfigurasi ulang perlu dilakukan dengan tujuan keluaran daya tersebut menjadi aktif. Studi  rekonfigurasi jaringan dan penentuan lokasi distributed generation (DG) pada sistem distribusi radial 3 phasa metode newton rhapson merupakan solusi dari permasalahan tersebut. Hasil yang diharapkan tugas akhir ini dalam bentuk sebuah program load flow jaringan distribusi aktif. Keluaran tersebut dapat digunakan untuk analisis jaringan distribusi radial sehingga dapat membantu dalam peningkatan keluaran daya aktif DG.
Implementasi dan Evaluasi Kinerja Kode Walsh Hadamard Pada Code Division Multiple Access (CDMA) Menggunakan Wireless Open-Access Research Platform (WARP) Fadhila Andam Dewi; Titiek Suryani; Suwadi Suwadi
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1147.409 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9782

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi bergerak di masa yang akan datang banyak bertumpu pada Code Division Multiple Access (CDMA), dimana setiap pengguna menggunakan frekuensi yang sama dalam waktu bersamaan tetapi menggunakan sandi unik yang saling ortogonal. Sandi-sandi ini membedakan antara pengguna satu dengan pengguna yang lain. Pengiriman pengguna menggunakan frekuensi yang sama dalam waktu bersamaan bisa menimbulkan Multi user Inteference. Salah satu sistem yang dapat mengatasi masalah tersebut adalah Walsh Hadamard yang memiliki sifat orthogonal. Sistem ini dapat diimplementasikan pada Wireless Open-Access Research Platform (WARP) yang merupakan salah satu dari jenis Software Define Radio (SDR). Dengan WARP dapat terlihat unjuk kerja sistem secara real pada kanal nirkabel . Modul WARP mampu diprogram secara langsung dengan software MATLAB, sehingga pemodelan sistem baseband, passband pada pengirim dan penerima dapat dilakukan dengan mudah. Hasil dari implementasi dan pengukuran menunjukan bahwa nilai BER berpengaruh terhadap banyaknya user yang dikirim karena ketika jumlah user yang dikirim lebih banyak nilai BER semakin besar. Sementara dalam hal jarak nilai BER berpengaruh terhadap perubahan jarak dimana nilainya akan lebih baik saat jarak 3meter daripada jarak 5meter dan 7meter.
Implementasi Dan Evaluasi Kinerja Encoder-Decoder Reed Solomon Pada M-Ary Quadrature Amplitude Modulation (M-Qam) Mengunakan Wireless Open-Access Research Platform (WARP) Nadya Noor Oktarini; Suwadi Suwadi; Titiek Suryani
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.463 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9787

Abstract

Teknik modulasi multilevel seperti M-ary Quadrature Amplitude Modulation (M-QAM) memiliki kelemahan yaitu semakin tinggi level modulasi yang digunakan, maka semakin tinggi pula nilai BER yang dihasilkan. Hal ini menyebabkan kinerja sistem menjadi tidak maksimal karena sistem semakin tidak tahan terhadap noise.  Salah satu teknik error control coding yang digunakan untuk mendeteksi kesalahan sekaligus memperbaiki kesalahan yaitu kode Reed Solomon. Kelebihan dari kode Reed Solomon adalah sifatnya yang non-binary artinya data diolah dalam simbol sehingga kemampuan koreksi data lebih banyak. WARP merupakan salah satu jenis dari teknologi SDR yang bisa diprogram untuk membuat prototype sistem komunikasi nirkabel. Pengimplementasian encoder dan decoder reed solomon dengan menggunakan perangkat WARP bertujuan untuk membandingkan modulasi M-QAM dengan dan tanpa kode reed solomon, kemudian mengetahui kinerja code rate yang berbeda pada modulasi M-QAM, serta mengetahui pengaruh besarnya daya pancar dan jarak pada sistem komunikasi. Hasil implementasi terbaik terdapat pada sistem RS (15,9) yang mana dapat memperbaiki kesalahan di semua level modulasi karena memiliki kemampuan koreksi error ganda (t=3) dengan ukuran k yang sama. Dari hasil implementasi juga didapatkan kesimpulan bahwa nilai BER akan semakin besar terhadap bertambahnya jarak antar node untuk daya pancar tetap, ini menandakan jarak sangat mempengaruhi kualitas kinerja suatu sistem komunikasi.