Jurnal Teknik ITS
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Articles
133 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6, No 1 (2017)"
:
133 Documents
clear
Pembuatan Kakas Bantu untuk Mendeteksi Ketidaksesuaian Diagram Urutan (Sequence Diagram) dengan Diagram Kasus Penggunaan (Use Case Diagram)
Andrias Meisyal Yuwantoko;
Siahaan Daniel;
Adhatus Solichah Ahmadiyah
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (135.003 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22164
Sebuah diagram urutan dibuat berdasarkan alur yang ada pada deskripsi kasus penggunaan. Alur tersebut dire- presentasikan dalam bentuk interaksi antara aktor dan sistem. Pemeriksaan rancangan diagram urutan perlu dilakukan untuk mengetahui ketidaksesuaian urutan alur kasus penggunaan dengan urutan pesan yang dikirimkan oleh objek-objek pada diagram urutan. Rancangan diagram yang sesuai merupakan kunci ketepatan (correctness) implementasi perangkat lunak. Namun, pemeriksaan ketidaksesuaian masih dilakukan secara manual. Hal ini menjadi masalah apabila sebuah proyek perangkat lunak memiliki banyak rancangan diagram dan sumber daya manusia tidak mencukupi. Pemeriksaan membutuhkan waktu yang lama dan memiliki dampak pada waktu pengembangan perangkat lunak. Penelitian ini mengusulkan pembuatan kakas bantu untuk mendeteksi ketidaksesuaian diagram urutan dengan diagram kasus penggunaan. Ketidaksesuaian dilihat dari kemiripan semantik kalimat antara alur pada deskripsi kasus penggunaan dan triplet. Dari hasil pembuatan kakas bantu, kakas bantu yang dibuat dapat mendeteksi ketidaksesuaian diagram urutan dengan diagram kasus penggunaan. Kakas bantu ini diharapkan tidak hanya membantu pemeriksaan rancangan diagram akan tetapi mempercepat waktu pengembangan perangkat lunak.
Analisis Stabilitas Arah Mobil Toyota Agya G dengan Variasi Jumlah Penumpang, Kecepatan Belok, Sudut Belok dan Kemiringan Melintang Jalan
Faisal Rahman;
Achmad Syaifudin;
I Nyoman Sutantra
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (477.203 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22170
Mobil jenis Low Cost Green Car (LCGC) semakin banyak digunakan masyarakat karena harganya yang murah dan ramah lingkungan. Meski termasuk kendaraan dengan biaya produksi yang rendah, adanya analisis perilaku arah kendaraan tetap diperlukan untuk menjamin kenyamaan dan keamanan pengemudi. Pada penelitian ini, analisa slip, skid dan guling dilakukan untuk mengetahui stabilitas kendaraan jenis LCGC, yaitu Toyota Agya. Pengaruh jumlah penumpang, kecepatan, sudut belok dan kemiringan melintang jalan terhadap slip, skid dan guling juga diperhitungkan. Sebagai komparatif studi, uji jalan dilakukan untuk mendapatkan koefisien understeer dan mengetahui kecepatan kendaraan dalam kondisi skid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mobil Toyota Agya mengalami kondisi stabilitas paling baik ketika dinaiki oleh 2 orang penumpang dengan sudut kemiringan melintang jalan 5.7°. Sedangkan kecepatan maksimum kendaraan tidak terguling terjadi pada kecepatan 94,987 km/jam untuk sudut belok 5° dan pada kecepatan 46,585 km/jam sudut belok 25°.
Rancang Bangun Aplikasi MusicMoo Dengan Metode MIR (Music Information Retrieval) Pada Modul Mood, Genre Recognition, dan Tempo Estimation
Johanes Andre Ridoean;
Riyanarto Sarno;
Dwi Sunaryono
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (664.21 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22260
Saat ini,metode pemanggilan kembali informasi suatu musik atau yang sering disebut Music Information Retrieval (MIR) telah banyak diterapkan. Contohnya adalah pada suatu aplikasi Shazam ataupun Soundhound. Tetapi kedua aplikasi ini hanya menangani sebatas lagu apakah yang terkait ketika diperdengarkan. Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah pengembangan lebih lanjut MIR yang lebih spesifik lagi, yaitu melakukan pemanggilan informasi lagu yang terkait kembali beserta detail lagu di antaranya adalah mood, genre, dan tempo lagu. Penelitian ini memakai ekstraksi fitur berbasis MPEG-7 yang oleh library Java bernama MPEG7AudioEnc. Hasil ekstraksi fiur ini berupa metadata yang terkandung fitur-fitur dalam bentuk angka digital yang merepresentasikan karakteristik suatu sinyal. Lalu melakukan pengambilan suatu fitur sesuai dengan masing-masing dengan metode Xquery yang diimplementasikan oleh library Java bernama BaseX. Fitur yang diambil akan diproses dengan melakukan Discrete Wavelet Transform (DWT) beserta level dekomposisi terbaik oleh library Python bernama Pywt. Setelah fitur-fitur dilakukan DWT, maka dilakukan penggabungan fitur pada suatu list beserta penyamaan panjang fitur untuk proses klasifikasi. Tahap terakhir adalah melakukan klasifikasi dengan menggunakan Support Vector Machine (SVM). Terdiri dari 2 tahap yaitu tahap training dan prediksi. Hasil akurasi keberhasilan pada penelitian ini untuk modul mood 75%, genre 87,5% dan tempo 80%.
Rancang Bangun Aplikasi Angkutan Trans Sarbagita Provinsi Bali Berbasis Perangkat Bergerak
I Made Aditya Pradnyadipa Mustika;
Raden Venantius Hari Ginardi;
Abdul Munif
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (206.847 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22318
Trans Sarbagita merupakan salah satu upaya pemerintah Bali dalam menyediakan fasilitas angkutan umum untuk mengurangi kemacetan. Trans Sarbagita adalah sebuah fasilitas BRT (Bus Rapid Transit) yang memiliki angkutan pengumpan tersendiri untuk mengangkut penumpang ke halte-halte bus terdekat. Trans Sarbagita sendiri sudah memiliki rencana rute untuk armada bus dan pengumpan mereka. Dari sebagian rute yang sudah beroperasi, informasi seputar rute, dan halte yang sudah beroperasi dirasa belum terpublikasi dengan baik sehingga dapat menjadi masalah bukan hanya untuk masyarakat Bali, tapi juga untuk para wisatawan yang ingin menggunakan fasilitas tersebut. Salah satu cara mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan membangun sebuah aplikasi yang berisikan informasi mengenai halte dan rute-rute yang dapat ditempuh untuk mencapai tujuan yang dapat diakses melalui perangkat bergerak. Aplikasi Trans Sarbagita dapat memberikan rute terpendek yang dapat dilalui trayek pengumpan berdasarkan lokasi awal dan tujuan pengguna yang dikalkulasikan dengan algoritma Dijkstra. Selain menampilkan rute terpendek, aplikasi ini juga dapat menampilkan rute trayek serta lokasi halte Trans Sarbagita yang sudah beroperasi. Hasil uji coba sistem sudah menunjukkan berjalannya sistem dengan baik sesuai dengan perancangan awal. Meskipun demikian pengembangan lebih lanjut masih dibutuhkan untuk mengimbangi berkembangnya teknologi, serta berubahnya kebutuhan pengguna yang dapat diaplikasikan pada aplikasi ini.
Deteksi Fraud Menggunakan Metode Model Markov Tersembunyi Pada Proses Bisnis
Andrean Hutama Koosasi;
Riyanarto Sarno;
Abdul Munif
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (199.529 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22328
Model Markov Tersembunyi merupakan sebuah metode statistik berdasarkan Model Markov sederhana yang memodelkan sistem serta membaginya dalam 2 (dua) state, state tersembunyi dan state observasi. Dalam pengerjaan tugas akhir ini, penulis mengusulkan penggunaan metode Model Markov Tersembunyi untuk menemukan fraud didalam sebuah pelaksanaan proses bisnis. Dengan penggunaan metode Model Markov Tersembunyi ini, maka pengamatan terhadap elemen penyusun sebuah kasus/kejadian, yakni beberapa aktivitas, akan diperoleh sebuah nilai peluang, yang sekaligus memberikan prediksi terhadap kasus/kejadian tersebut, sebuah fraud atau tidak. Hasil ekpserimen ini menunjukkan bahwa metode yang diusulkan mampu memberikan prediksi akhir dengan evaluasi TPR sebesar 87,5% dan TNR sebesar 99,4%.
Implementasi Lingkungan Realitas Maya dengan Menggunakan Cave Automated Virtual Environment (CAVE)
Ahmad Ridwan Fauzi;
Imam Kuswardayan;
Darlis Herumurti
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (230.642 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22356
Realitas maya merupakan teknologi yang sedang umum dibicarakan dewasa ini. Untuk menghadirkan sensasi yang semakin nyata terasa, diperlukan suatu perangkat yang mampu menghadirkan lingkungan maya tersebut sehingga dapat terasa sangat nyata dan seolah-olah terjadi bagi penggunanya. Terdapat perangkat CAVE yang telah diterapkan di beberapa negara, akan tetapi perangkat ini belum banyak dijumpai di Indonesia. Selain dapat menghadirkan lingkungan maya, perangkat ini mampu digunakan oleh beberapa orang dalam satu sesi, serta tidak secara langsung mengisolasi lingkungan maya dengan lingkungan nyata. Perangkat CAVE tersusun atas 4 komputer yang masing-masing bertanggung jawab untuk menampilkan gambar pada 4 proyektor yang disusun berbentuk kubus. Hasil pengujian dengan mensimulasikan perangkat ini menggunakan monitor saja menunjukkan hasil yang kurang baik dari segi penilaian tingkat imersif. Namun perangkat ini masih memiliki potensi yang cukup baik apabila diuji dan diterapkan dengan menggunakan komponen yang sesuai. Fungsi lainnya, seperti interaksi pengguna dengan perangkat, rasa pusing yang dialami, serta realisme yang disajikan oleh dua scene yang telah disediakan menunjukkan hasil yang cukup baik.
Implementasi Teknologi Nfc Pada Ponsel Pintar Sebagai Agen Autentikasi Dalam Sistem E-Vote
Muhamad Ardhinata Juari;
Supeno Djanali;
Hudan Studiawan
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (48.011 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22670
Sistem pemungutan suara di Indonesia yang lebih dikenal dengan nama pemilihan umum (pemilu) sampai saat ini masih dilaksanakan secara manual. Dalam sistem tersebut, dibutuhkan waktu yang lama serta tenaga yang besar untuk menghitung hasil dari pemlihan umum tersebut. Sistem manual juga memiliki banyak kelemahan yang bisa dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk memanipulasi hasil pemilihan umum. Untuk mengatasi masalah ini, salah satu solusinya adalah dengan menerapkan sistem pemilihan umum dengan sistem berbasis perangkat elektronik yang lebih dikenal dengan istilah E-Vote. Berbagai macam metode telah diterapkan dalam sistem E-Vote untuk mengatasi kecurangan, salah satunya dengan menggunakan sistem enkripsi-dekripsi data dari pemilih ke sistem. Namun hal ini kurang efektif apabila kecurangan terjadi ketika data sudah dirubah sebelum masuk ke sistem. Dengan menerapkan mekanisme rantai kepercayaan (chain of trust) untuk mendeteksi adanya perubahan surat suara serta sistem autentikasi digital, mekanisme keamanan bagi peserta pemungutan suara bisa diwujudkan. Proses autentikasi digital menggunakan ponsel pintar dengan teknologi NFC dipadukan dengan sistem enkripsi asimetris dan digital signature. Pemilih bisa mendeteksi adanya perubahan surat suara melalui digital signature yang ada dan sistem E-Vote bisa mengenali peserta dari kunci publik yang ditawarkan oleh autentikator. Kemudian sistem E-Vote bisa memverifikasi keaslian kunci publik peserta melalui autentikasi berbasis zero-knowledge proof challenge. Hasil pilihan peserta kemudian dikirimkan ke autentikator untuk ditandatangani dan tandatangan tersebut digunakan sebagai bukti peserta telah melakukan pemilihan. Dari hasil uji coba yang dilakukan, terbukti bahwa autentikator bisa mendeteksi ketidaksamaan antara data dengan signature, dan autentikator bisa melakukan autentikasi dengan sistem E-Vote dengan tepat. Data hasil pilihan peserta bisa diverifikasi dengan signature yang ada untuk memeriksa integritas data.
Rancang Bangun Tomografi Kapasitansi Listrik dengan Sensor Tersegmentasi dan Berperisai untuk Deteksi Benda Dalam Pipa
Ardian Wardhana;
Muhammad Rivai;
Fajar Budiman;
Saikhul Imam
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (373.006 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22752
Tomografi merupakan teknik pengamatan struktur penampang benda tanpa melakukan tindakan yang bersifat merusak atau mengubah benda yang dibutuhkan dalam penerapan industri, kesehatan maupun keamanan. Pengamatan dilakukan dengan memanfaatkan interaksi bahan dalam benda terhadap sinyal eksitasi eksternal. Hasil pengukuran digunakan untuk merekonstruksi struktur penampang internal benda. Pada penelitian ini dilakukan perancangan sistem tomografi kapasitansi listrik dengan menggunakan sensor tersegmentasi dan berperisai. Tomografi kapasitansi listrik memanfaatkan informasi perbedaan nilai kapasitansi pada beberapa garis potong yang disebabkan oleh persebaran permittivitas bahan untuk merekonstruksi struktur bagian dalam benda. Konfigurasi sensor diatur dengan menggunakan multiplekser analog yang terdiri dari array switch CMOS HEF4066B. Pengukuran kapasitansi sensor dilakukan dengan metode pengukuran muatan. Sinyal hasil pengukuran dikondisikan dengan menggunakan filter high-pass, penguat, penyearah presisi dan perata-rata, yang kemudian didigitalkan menggunakan ADC pada mikrokontroller ATmega8A. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan komputer. Rekonstruksi citra dilakukan dengan algoritma proyeksi balik linier. Berdasarkan hasil pengujian, sistem tomografi kapasitansi listrik dapat mendeteksi letak dan membedakan bahan benda uji. Penggunaan sensor tersegmentasi mampu meningkatkan sensitivitas pengukuran kapasitansi sebesar 2,76 kali lipat dari penggunaan sensor tunggal dengan nilai sensitivitas 0,515 V/pF. Penggunaan sensor berperisai mampu mengurangi efek gangguan lingkungan terhadap pengukuran sensor. Hasil dari penelitian ini dapat diimplementasikan sebagai alat pemonitor isi pipa pada industri dengan kebutuhan regulasi yang rendah.
Studi Numerik Turbin Angin Darrieus dengan Variasi Jumlah Sudu dan Kecepatan Angin
Rahmat Taufiqurrahman;
Vivien Suphandani
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1256.167 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.21086
Penelitian ini dilakukan agar didapatkan desain turbin angin terbaik yang mampu memanfaatkan tenaga angin seoptimal mungkin. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian numerik dua dimensi dengan analisis aliran unsteady menggunakan software STAR CCM+ 9.02.007-R8. Model turbin angin yang digunakan adalah turbin angin tipe Darrieus dengan profil airfoil sudu sesuai NACA 0024 dengan jumlah sudu 3 dan 4. Turbulence model yang digunakan adalah k-epsilon realizable. Metode meshing yang digunakan adalah automated mesh dengan tipe tetrahedral mesh. Kecepatan angin yang disimulasikan adalah sebesar 5, 7, 9, 11, 13, dan 15 m/s. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah visualisasi kontur kecepatan dan tekanan, serta data grafik berupa nilai torsi dan koefisien daya dari turbin angin Darrieus. Turbin angin Darrieus tiga sudu menghasilkan koefisien daya yang lebih tinggi daripada turbin angin Darrieus empat sudu dalam rentang TSR 1,08-1,28. Nilai koefisien daya tertinggi dari turbin angin Darrieus tiga sudu adalah 0,437 yang dicapai pada TSR 1,28. Namun turbin angin Darrieus empat sudu memiliki profil grafik torsi yang lebih stabil dibandingkan dengan turbin angin Darrieus tiga sudu.
Pemanfaatan Bentonite sebagai Media Pembumian Elektroda Batang
Winanda Riga Tamma;
I Made, Yulistya Negara;
Daniar Fahmi
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (643.533 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.21216
Sistem pentanahan merupakan suatu sistem yang bertujuan untuk mengamankan sistem tenaga listrik dari gangguan ke tanah maupun gangguan hubung singkat. Pada sistem pentanahan yang baik, resistansi pentanahan harus bernilai dibawah lima ohm. Resistansi pentanahan bergantung pada berbagai aspek antara lain yaitu struktur tanah, kelembapan tanah, dan kandungan yang ada dalam tanah itu sendiri. Dalam pengujian pada penelitian ini akan dilakukan perbaikan pada tanah dengan mencampurkan bentonite ke dalam tanah sebagai media pentanahan. Pencampuran bentonite bertujuan agar mendapatkan nilai resistansi pentanahan yang baik sesuai dengan standar sistem pentanahan. Pengujian dilakukan menggunakan elektroda batang dan alat earth resistance tester dengan metode tiga titik dimana elektroda utama atau elektroda pengukuran diberikan treatment sesuai dengan kondisi yang telah ditentukan. Diharapkan pada pengujian ini akan diketahui dampak dari bentonite terhadap penurunan nilai resistansi pentanahan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dengan mencampurkan bentonite pada media pentanahan, resistansi pentanahan menjadi lebih baik. Meskipun tidak terlalu signifikan, rata-rata penurunan dari setiap masing-masing treatment adalah sebesar 2 ohm.