cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 132 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2018)" : 132 Documents clear
Alat Sortir Biji Kopi Berbasis Metode Getaran Menggunakan Arduino Due Dandi Zulfikar Azis; Muhammad Rivai
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.16 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31070

Abstract

Ukuran biji kopi yang tidak seragam pada saat proses sangrai mengakibatkan tingkat kematangan biji kopi tidak merata. Jika proses tersebut terus dilanjutkan hingga menjadi bubuk kopi siap saji, hal itu sangat mempengaruhi kualitasnya. Penelitian ini mengimplementasikan alat sortir biji kopi dengan menggunakan getaran sebagai pengayaknya yang bertujuan untuk klasifikasi ukuran biji kopi agar proses sangrai dapat lebih merata. Alat sortir ini dilengkapi dengan motor getar sebagai sumber getaran yang digunakan, sensor percepatan ADXL345 sebagai monitor dan kendali getaran yang dihasilkan, sensor berat (Load Cell) sebagai monitoring berat total biji kopi yang sedang diayak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kecepatan motor getar sebanding dengan perubahan getaran yang dihasilkan dan berat beban yang diampu berbanding terbalik dengan getaran yang dihasilkan. Pada penelitian ini, proses kendali getaran dengan mengendalikan kecepatan motor getar yang memiliki setpoint getaran ± 3 m/s2 menghasilkan getaran yang cukup stabil. Hasil implementasi alat sortir biji kopi ini dapat bekerja dengan baik, yaitu dapat melakukan proses sortasi biji kopi dengan berat 2 Kg dapat meloloskan total biji kopi sebesar 1,91 – 1,95 Kg, dengan tingkat error akhir pada biji kopi ukuran besar sebesar 1,91 – 2,24 % dan tingkat error pada biji kopi ukuran sedang sebesar 1,14 – 1,46 %.
Kontrol Laju Alir Pompa Air Berpenggerak Brushless DC Motor Arista Ainurrohmah; Muhammad Rivai; Tasripan Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.539 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31133

Abstract

Saat ini telah banyak dikembangkan sistem irigasi menggunakan tenaga matahari. Hal ini lebih diminati karena memanfaatkan energi alternatif dari alam. Namun penggunaan energi tersebut tidak efektif karena pada sistem irigasinya masih menggunakan pompa air listrik berpenggerak motor induksi yang membutuhkan arus bolak-balik (AC), sehingga dibutuhkan inverter untuk mengkonversi tegangan searah (DC) menjadi tegangan AC. Pada penelitian ini telah dilakukan rancang bangun untuk mengontrol laju aliran pompa air berpengerak Brushless DC motor (BLDC). Laju alir pompa air dibuat konstan dengan mengatur kecepatan putar motor BLDC menggunakan kontrol Proportional-Integral-Derivative (PID) yang terdeteksi dari sensor hall-effect. Laju alir pompa air akan terbaca oleh sensor water flow yang kemudian akan dibandingkan nilainya dengan nilai yang telah ditentukan sebagai nilai setpoint. Sistem ini diintegrasikan menggunakan mikrokontroler Arduino Due. Pada hasil pengujian keseluruhan sistem menunjukkan bahwa apabila diberikan beban berupa putaran kran pada sistem didapatkan laju aliran air yang stabil dan mendekati nilai setpoint yaitu dengan nilai rata – rata error nya mencapai 0.9%. Sistem ini dapat mempertahankan laju aliran air yang konstan mendekati nilai setpoint.
Mesin Pemanggang Biji Kopi dengan Suhu Terkendali Menggunakan Arduino Due Irwan Juniar Sasongko; Muhammad Rivai
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.392 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31205

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang menghasilkan produk berupa biji kopi baik mentah maupun dalam kemasan. Produk ini merupakan salah satu komoditas unggulan bagi pendapatan nasional Negara Indonesia. Banyak teknologi pemanggangan biji kopi yang telah dibuat, namun kebanyakan memanfaatkan energi listrik sebagai sumber pemanas sehingga meningkatkan biaya operasional. Pada penelitian ini telah dibuat mesin pemanggang biji kopi dengan suhu terkendali menggunakan arduino due. Mesin pemanggang didesain seperti oven yang memiliki 2 lapisan bagian dalam dan luar. Peralatan ini memanfaatkan kompor gas portable sebagai alat pemanas pemanggang kopi dan menggunakan sensor suhu RTD (Resistance Temperature Detector). Sensor suhu akan memberikan feedback pada sistem kontrol proportional yang akan menggerakkan motor servo sebagai pengatur besar kecilnya nyala api yang digunakan pada proses pemanggangan biji kopi. Mikrokontroler dipilih menggunakan arduino due karena memiliki kecepatan akses data yang cepat. Devais ini merupakan mikrokontroler ARM (Advanced RISC Machine) dengan keunggulan memiliki performa yang baik dan juga efisiensi daya dengan tegangan kerja mikrokontroler ARM sebesar 3.3Volt. Terdapat beberapa kecocokan nilai histogram RGB (Red Green Blue) dari hasil penyangraian biji kopi dengan kopi yang telah disangrai oleh seorang ahli. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa tingkat kematangan biji kopi dapat ditentukan berdasarkan suhu akhir dari biji kopi 235℃ untuk tingkat kematangan medium roast, dan 240℃ untuk tingkat kematangan dark roast.
Sistem Autodocking Mobile Robot Berbasis Suara Untuk Pengisian Ulang Baterai Ari Hidayanto; Muhammad Rivai; Astria Nur Irfansyah
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.04 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31225

Abstract

Siklus kerja autonomous mobile robot dirancang penuh untuk mampu berjalan dan bekerja secara kontinyu dengan lintasan yang sudah ditentukan oleh waypoint Global Positioning System (GPS) tanpa ada campur tangan manusia. Salah satu sistem yang cukup penting pada mobile robot untuk masalah tersebut adalah sistem autodocking yang digunakan ketika baterai dalam level rendah atau akan habis supaya kembali ke power station untuk mengisi ulang baterai. Dalam proses menuju power station diperlukan keakuratan mobile robot agar posisi antara transmitter dengan receiver baterai berada pada jarak transfer Wireless Power Transmision (WPT). Penelitian ini mengimplementasikan mobile robot yang dirancang menggunakan Arduino Mega 2560 sebagai kontrol utama sistem, GPS Ublox Neo M8N, modul kompas HMC5883L, modul mikrofon kondenser, modul HC-SR04, motor driver L298N dengan 4 buah motor DC, dan LCD. Sedangkan untuk sumber suara menggunakan speaker Polytron Muze (PSP B1) dengan suara sonar yang memiliki rentang frekuensi 900 Hz hingga 1100 Hz. Modul mikrofon ditempatkan pada sisi kanan dan kiri mobile robot dengan metode mencari arah sumber suara pada WPT berdasarkan different level intensity. Hasil pengujian penelitian ini menunjukkan mobile robot yang dirancang memiliki kemampuan menuju titik waypoint dengan error jarak posisi mencapai 6 meter. Penggunaan corong pengarah pada sensor suara memiliki efektifitas sudut directivity 90° dan -90° membuat sensor suara menjadi lebih sensitif. Sedangkan mobile robot dapat mendeteksi suara dan menuju ke sumber suara dengan efektifitas jarak kurang dari 100 cm yang memiliki waktu tempuh kurang dari 60 detik.
Kontrol Lengan Robot Yang Meniru Pergerakan Tangan Untuk Inspeksi Objek Yang Mengandung Gas Berbahaya Wahyu Satrio Prayogo; Muhammad Rivai; Fajar Budiman
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.663 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31293

Abstract

Beberapa tahun terakhir ini banyak sekali teror bom yang ada di Indonesia, hal tersebut menyebabkan ketidaknyamanan  orang dalam melakukan aktifitas sehari-hari di tempat umum. Untuk itu pada penelitian  ini telah dibuat suatu lengan robot  yang dapat dikendalikan berdasarkan pergerakan lengan manusia secara wireless. Pergerakan lengan dideteksi oleh sensor IMU MPU6050. Sensor ini dapat mendeteksi perubahan posisi pada sumbu x, y dan z, sehingga lengan robot dapat bergerak sesuai dengan perubahan posisi dari lengan operator. Pergerakan gripper dideteksi oleh sensor  flex yang diletakkan pada jari operator, sehingga dari pergerakan jari dapat mengontrol pergerakan gripper yang ada pada lengan robot. Posisi lengan robot dikendalikan menggunakan kontrol Proporsional. Alat ini dilengkapi dengan sensor gas MQ2 yang digunakan sebagai sensor gas berbahaya. Mikrokontroler Arduino Uno digunakan mengakuisisi data sensor gas, menggerakkan motor servo dan sistem pengendali. Sedangkan mikrokontroler Arduino Nano digunakan untuk mengakuisisi data sensor IMU dan Flex. Dari hasil eksperimen menunjukkan bahwa nilai kesalahan posisi pada lengan robot untuk sumbu pitch dan yaw masing – masing sebesar 4% dan 0,2%. Nilai Threshold untuk sensor gas MQ2 adalah 0,33 Volt . Jarak maksimal modul Bluetooth dalam mengirimkan data adalah 5 meter tanpa terhalang apapun. Hasil dari rancang bangun lengan robot ini diharapkan dapat membantu pekerjaan manusia dan juga memperkecil risiko terluka akibat bahan peledak atau gas yang membahayakan manusia.
Analisis Pengaruh Waktu Pencelupan Terhadap Ketebalan Kekerasan dan Ketahanan Korosi Hasil Elektroplating Nikel-Hard Krom Mohammad Adnan Rachmadi; Lukman Noerochiem; Haniffudin Nurdiansah
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.348 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31642

Abstract

Dalam suatu industri manufaktur, terkadang diperlukan logam yang memiliki gabungan sifat dari beberapa jenis logam. Misalnya logam yang memiliki kekerasan yang tinggi tetapi juga tahan terharap korosi. Salah satu metode yang dapat digunakan dengan menggunakan metode elektroplating hard krom, selain dapat melindungi permukaan baja, juga dapat meningkatkan kekerasan permukaan dan sifat ketahanan korosi. Sebelum  melakukan  pelapisan pada hard krom dilakukan terlebih dahulu menggunakan pelapisan dasar dengan menggunakan  nikel. Langkah pertama yang dilakukan metode elektroplating adalah dengan mempersiapkan spesimen dalam hal ini menggunakan baja AISI 4340, kemudian melakukan pemotongan, selanjutnya melakukan pengamplasan spesimen dengan grade 120-500 setelah itu dilakukan proses degreasing dengan menggunakan larutan basa  NaOH 35 gram, pada proses ini benda kerja dicelupkan dalam larutan selama ±5  menit dengan temperatur 60o C kemudian dilakukan pembilasan dengan menggunakan aquades pada temperatur kamar, selanjutnya dilakukan proses pickling, larutan ini menggunakan larutan asam yaitu H2SO4 penggunakan dilakukan pada temperatur 50 oC selama 10-15 detik kemudian dilakukan pembilasan dengan aquades dengan cara mencelupkan benda kerja pada temperatur kamar. Kemudian dilakukan elektroplating lapisan dasar dengan menggunakan Nikel yaitu dengan menggunakan larutan Watt’s Bath. Larutan ini terdiri dari 250 g/l NiSO4, 50 g/l NiCl dan 40g/l. Proses ini dilakukan pada rentang rapat arus 1 A/dm2 dan pada rentang temperatur 50 oC. Pelapisan hard chromium merupakan tahap pelapisan terakhir. Dimana pada proses pelapisan ini akan diberlakukan  kuat arus 1 Ampere yang mana jenis larutan yang digunakan adalah larutan Chromic Sulfate, yang terdiri dari 250g/l asam kromat (CrO3) dan 2,5 g/l asam sulfat. Proses pelapisan ini dilakukan pada kisaran temperatur 50oC dan waktu pencelupan divariasikan selama 5 menit, 10 menit,15 menit, 20 menit. Pada proses elektroplating hard krom yang menggunakan lapisan dasar nikel didapat kesimpulan bahwa Ketebalan tertinggi  berada pada variasi waktu waktu 20 menit 19,95 µm. Nilai kekerasan tertinggi juga terjadi pada variasi waktu 20 menit 526 HVN variasi waktu 20 menit corrosion ratenya terendah 0,040 mm/a.
Analisis Pengaruh Komposisi Aluminium (Al) Terhadap Struktur Mikro, Kekerasan dan Laju Korosi Anoda Tumbal Berbasis Seng (Zn) untuk Kapal dengan Metode Pengecoran Herald Matius Unggul; Hosta Ardhyananta; Alvian Toto Wibisono
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.085 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31835

Abstract

Baja telah digunakan dalam bidang pembuatan kapal, akan tetapi, baja rentan terhadap korosi yang menyebabkan penurunan kualitas suatu bahan akibat reaksi antara bahan dengan lingkungannya. Untuk mengatasi masalah korosi pada logam tersebut salah satunya dapat dilakukan dengan proteksi katodik, yaitu salah satu metodenya adalah dengan anoda tumbal. Salah satu material yang banyak digunakan sebagai anoda tumbal pada kapal adalah seng(Zn). Seng murni dapat digunakan sebagai anoda jika kadar kotoran besi kurang dari 0,0014%. Dari penelitian terdahulu telah diketahui bahwa kadar Fe meski sangat kecil jumlahnya, misalnya 0,001%, berbahaya bagi kinerja anoda tumbal seng dimana dapat menyebabkan pengurangan arus keluaran dan daya dukung potensial anoda, karena pembentukan lapisan dari produk korosi seng terisolasi(menumpuk) di permukaan anoda. Namun, penambahan aluminium sebagai paduan pada anoda seng dapat secara efektif mengurangi dan menghilangkan efek dari Fe serta dapat mentolelir jumlah kadar Fe yang terdapat pada logam seng. Proses pemaduan logam aluminium dan seng dapat dilakukan dengan teknik pengecoran, salah satu metodenya, yaitu dengan sand casting. Dalam prosesnya peleburan logam seng(Zn) dan aluminium(Al) dilakukan dengan menggunakan electric furnace. Peleburan logam dilakukan hingga pada temperature ± 700oC. Untuk mengurangi atau mencegah adanya logam yang teroksidasi akan ditambahkan gas inert(Argon) pada proses peleburan. Dari penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai kekerasan, struktur mikro dan laju korosi dari paduan Zn-Al. Komposis daripada aluminium yang akan dipadukan adalah 0%, 0,2%, 0,4%, 0,6% yang kemudian akan dilakukan pengujian, yaitu Optical Emission spectroscopy, metallografi, dan X-RD untuk mendapatkan komposisi kimia, struktur mikro dan fasa kristalin dari logam paduan Zn-Al. Dari uji kekerasan didapatkan Zn tanpa penambahan Al mempunyai kekerasan terendah, yaitu 50,53 HB dan Zn-0,6Al dengan kekerasan tertinggi, yaitu 59,26 HB. Dari uji Tafeldidapatkan data laju korosi tertinggi, yaitu Zn-0,6Al sbesar 1,63 mm/year dan laju korosi terendah dimiliki Zn tanpa penambahan Al, yaitu sebesar 0,82 mm/year.
Pengaruh Variasi Arus Pulsed Current, Continuous Current, dan Flowrate Gas Pelindung Argon Terhadap Kekerasan dan Struktur Mikro Dengan Metode Tungsten Inert Gas (TIG) Priagung Surya Binathara; Wikan Jatimurti; Alvian Toto Wibisono
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1546.835 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31938

Abstract

Paduan Tembaga-Nikel Material 90/10 CuNi merupakan salah satu material utama pemakaiannya di bidang kemaritiman, karena sifatnya yang tahan terhadap korosi baik. Paduan ini dapat disambung dengan metode las TIG. Parameter pengelasan yang tepat dengan metode las TIG dibutuhkan agar meghasilkan las yang baik. Penelitian pengelasan ini dilakukan dengan metode TIG dengan parameter variasi arus continuous current 100 Ampere, pulsed current 3 Hz, pulsed current 5 Hz dan flowrate gas pelindung argon 8 L/menit 12 L/menit, dan 16 L/menit/ Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini adalah uji makro, uji komposisi kima, uji XRD, uji Mikro, dan uji kekerasan menggunakan Microvickers. Dari hasil peneltian fasa yang terbentuk setelah pengelasan adalah αCu. Struktur mikro yang terbentuk pada bagian weld metal adalah dendritik sedangkan pada bagian base metal adalah poligonal. Seiring meningkatnya flowrate gas pelindung argon, kekerasan semakin meningkat, dan pengelasan menggunakan arus pulsed current memiliki kekerasan lebih tinggi jika dibandiingkan dengan arus continous current. Nilai kekerasan tertinggi dihasilkan pada pengelasan variasi arus pulsed current 5 Hz dan flowrate gas pelindung argon 16 L/menit dengan nilai kekerasan 118 HV
Strategi Pengembangan Industri Pengolahan Hasil Perikanan di Kecamatan Bulak Melalui Pendekatan Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL) Nimas Asriningputri; Ketut Dewi Martha Erli Handayeni
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.33116

Abstract

Kecamatan Bulak memiliki potensi sumber daya perikanan yang menjadi sektor basis dan lapangan usaha yang berkembang melalui subsektor perikanan. Namun potensi ini belum dapat dikembangkan secara optimal karena terdapat permasalahan dimana masyarakat pelaku usaha belum memanfaatkan keberadaan bangunan pusat pemasaran dan bangunan tempat pengolahan produk karena adanya perbedaan persepsi antar stakeholder yang disebabkan oleh pendekatan yang kurang melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan hingga penyediaan infrastruktur pendukung pengolahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merumuskan strategi prioritas pengembangan industri pengolahan hasil perikanan berbasis pengembangan ekonomi lokal di Kecamatan Bulak. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini antara lain adalah statistik deskriptif, analisis konten, IFAS EFAS, dan analisis SWOT. Terdapat lima strategi prioritas pengembangan meningkatkan nilai jual produk melalui pemberian label pada kemasan produk kerupuk serta ikan asin dan pemberian kemasan vacuum pada produk ikan asap, menerapkan sistem penyortiran bahan baku dan pemasaran hasil produk secara terpusat di SIB, memanfaatkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pemasaran hasil produk olahan, memperluas jangkauan pemasaran melalui kegiatan pameran dan pengadaan kemitraan dengan toko oleh-oleh khas Surabaya, dan meningkatkan kerjasama pemerintah dan pelaku usaha terkait pengembangan kualitas tenaga kerja dalam pengolahan produk dan pengelolaan modal.
Desain Modifikasi Struktur Gedung Apartemen One East Surabaya Menggunakan Struktur Flat Slab Dengan Penambahan Shear Wall Firly Ayu Agus Dian; Tavio Tavio; I Gusti Putu Raka
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.34000

Abstract

Abstrak Gedung Apartemen One East Surabaya merupakan gedung yang difungsikan sebagai hunian vertikal yang dibangun di kawasan perumahan. Apartemen One East sendiri merupakan gedung dengan struktur 31 lantai yang memiliki tipe tipikal sehingga mulai dari lantai 4 ke atas mempunyai konfigurasi denah yang sama. Gedung ini dibangun dengan beton bertulang menggunakan metode cor ditempat sehingga memerlukan waktu pengerjaan yang relatif lama. Dalam pengerjaannya pun, seringkali kurang memerhatikan ketelitian dan faktor kenyamanan seperti tinggi ruang bebas sehingga hasil pengerjaan tidak maksimal. Pada Desain struktur gedung apartement One East ini akan di desain ulang dengan menggunakan struktur Flat Slab. Rangka utama akan didesain sebagai Sistem Rangka Gedung dan dinding struktur didesain sebagai dinding struktur beton khusus. Berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan didapatkan ringkasan bahwa rangka utama gedung mampu menahan beban lateral arah X dan Y yang masing-masing arah sebesar 8,41% dan 4,85% sehingga syarat Sistem Rangka Gedung terpenuhi. Analisa harga terhadap perbedaan tebal pelat dilakukan untuk mengetahui efektivitas pemilihan tebal pelat yang efisien dan ekonomis. Dari hasil analisa tersebut didapatkan bahwa biaya pembuatan Option 1 (t pelat=350 mm, t drop panel =100 mm) menghasilkan harga pembuatan sebesar Rp74.553.887 dan biaya pembuatan Option 2 (t pelat=250 mm, t drop panel =200 mm) menghasilkan harga pembuatan sebesar Rp66.499.595. Sehingga dalam pembuatannya Option 2 dapat menghemat biaya pembuatan pelat sebesar 10,803%.