cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Perencanaan Sistem Penyaluran Air Limbah Domestik di Kelurahan Keputih Surabaya Rochma Septi Pratiwi; Ipung Fitri Purwanti Ipung Fitri Purwanti
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.229 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i1.8909

Abstract

Air limbah domestik yang berasal dari rumah tangga menyebabkan berbagai persoalan lingkungan seperti pencemaran Kali Surabaya, peningkatan biaya pengolahan air minum oleh perusahaan daerah setempat dan menurunnya tingkat kesehatan masyarakat. Adanya persoalan ini mendorong terbentuknya suatu sistem pengolahan air limbah yang bersifat terintegrasi. Sistem yang ditawarkan merupakan suatu sistem pengelolaan air limbah domestik yang meliputi penyaluran serta pengolahan air limbah domestik, berupa grey water dan black water. Pada perencanaan ini, penyaluran air limbah didesain terpisah dengan air hujan dengan tujuan mengurangi resiko kontaminasi air limbah pada tubuh manusia. Penyaluran air limbah ini direncanakan sepanjang 4261.12 meter yang dibagi sebanyak 6 segmen. Saluran air limbah ini akan melayani Kelurahan Keputih dengan periode perencanaan selama 5 tahun. Dengan adanya pengelolaan air limbah domestik ini, diharapkan pencemaran lingkungan dapat dikurangi dan taraf kesehatan masyarakat dapat meningkat.
Analisa Time Cost Trade Off Pada Proyek Pasar Sentral Gadang Malang Ardien Aslam Muhammad; Retno Indryani
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.792 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i1.8925

Abstract

Proyek Pembangunan Pasar Sentral Gadang akan dilaksanakan di lahan eks. Terminal Gadang serta pasar eksisting dengan merelokasi padagang ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang telah ditentukan. Pekerjaan struktur pada proyek yang dimulai pada Juli 2014 ini ditargetkan selesai dalam 8 bulan, yaitu pada Maret 2015. Jangka waktu tersebut cukup lama sehingga sangat memungkinkan untuk dilakukan percepatan. Metode yang digunakan untuk melakukan percepatan adalah analisa Time Cost Trade Off. Percepatan dapat dilakukan dengan penambahan jam kerja, tenaga kerja, dan meningkatkan produktivitas alat. Dengan melakukan langkah-langkah kompresi jalur kritis dari network diagram maka pengurangan durasi yang paling optimum dapat dicari. Dari hasil penelitian, dapat diketahui durasi optimal proyek sebesar 204 hari dengan biaya total sebesar Rp61.288.168.724. Dibandingkan dengan jadwal normal selama 230 hari dan biaya sebesar Rp61.443.954.427, proyek tersebut dapat dipercepat 26 hari dan menghemat biaya sebesar Rp155.785.703.
Analisa Highest and Best Use Pada Lahan Gedung Serbaguna Purnama di Jl R.A Kartini Bangkalan Chairun Nisya Aziz; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.511 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i1.8950

Abstract

Era pembangunan pasca jembatan Suramadu diharapkan menjadi tonggak kebangkitan daerah, sehingga kesejahteraan masyarakat yang merupakan cita-cita pembangunan akan terwujud. Akan tetapi fakta yang terjadi di lapangan, beberapa pembangunan mengalami kondisi yang kurang layak secara finansial. Dalam penelitian ini menggunakan analisa HBU pada sebuah lahan gedung serbaguna Purnama Bangkalan. Analisis legal, fisik, keuangan, dan produktivitas maksimum adalah proses dan metodologi yang digunakan pada penelitian ini. Objek studi sebuah lahan gedung yang dianggap kosong seluas 600 m2 terletak di kawasan komersial alun-alun kota Bangkalan. Hasil yang diperoleh yaitu hotel merupakan alternatif penggunaan yang memberikan nilai tertinggi dengan nilai lahan menjadi sebesar Rp 4,086,635/m2 dan memiliki produktifitas maksimum sebesar 253%
Metode Earned Value Untuk Analisa Kinerja Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Pada Proyek Pembangunan Condotel De Vasa Surabaya Muhammad Izeul Maromi; Retno Indryani
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.753 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i1.8970

Abstract

Proyek pembangunan Condotel De Vasa Surabaya dijadwalkan harus selesai dalam kurun waktu 83 minggu dengan nilai kontrak Rp. 147.273.156.193,-. Dengan adanya batasan waktu dan biaya diperlukan pengendalian yang baik dan matang. Akan tetapi sebelum dilakukan pengendalian perlu diketahui terlebih dahulu kinerja proyek yang telah berlangsung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kinerja biaya dan waktu, estimasi biaya dan waktu pada akhir penyelesaian proyek serta faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan atau kemajuan proyek. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Earned Value yang didalamnya memadukan unsur biaya dan waktu serta prestasi fisik pekerjaan. Data yang didapat dari proyek antara lain Time Schedule proyek, Rencana Anggaran Biaya (RAB), laporan mingguan proyek dan biaya aktual, kemudian dilakukan analisa biaya, jadwal, varians dan indeks performansi dengan memaparkan masalah-masalah yang muncul pada saat penelitian. Dari hasil analisa diketahui bahwa biaya yang dikeluarkan lebih rendah dari biaya yang dianggarkan ditunjukkan dengan nilai CPI = 1,424 dan waktu pelaksanaan lebih lambat dari jadwal rencana ditunjukkan dengan nilai SPI = 0,838 . Hasil perhitungan perkiraan biaya akhir proyek sebesar Rp. 103.417.974.488 dengan perkiraan waktu penyelesaian 99 minggu, menunjukkan bahwa proyek mengalami keterlambatan 16 minggu dari 83 minggu yang direncanakan. Keterlambatan ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti keterlambatan pemancangan awal proyek oleh pihak ketiga, kerusakan alat, perubahan gambar oleh konsultan perencana dan perubahan desain oleh owner.
Analisa Perbandingan Biaya dan Waktu Bangunan Konstruksi Baja Menggunakan Sistem Pre-Engineering Building dan Sistem Konvensional Pada Proyek Pabrik Fober Cement Boards Mojosari Rahmat Kurniawan Eka Putra; Yusroniya Ekaputri; Cahyono Bintang Nurcahyo
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.856 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i1.9007

Abstract

Bangunan konstruksi baja pada umumnya menggunakan sistem konvensional dengan elemen utama adalah hot rollet wf standar yang biasa kita jumpai dipasaran yang lebih berat dari non prismatic yang kemudian dilakukan fabrikasi dilapangan. Metode ini sudah banyak diterapkan dalam pelaksanaan konstruksi baja. Seiring berkembangnya teknologi dan inovasi dibidang konstruksi terdapat alternatif metode konstruksi lain yang dikembangkan untuk menghasilkan konstruksi baja yang lebih murah, implementasi yang efisien dan cepat dengan meminimal resiko kesalahan (akurasi), serta menghasilkan metode erection yang dilakukan secara bertahap, relatif mudah dan cepat. Metode yang dapat diterapkan ini yaitu dinamakan dengan metode konstruksi baja pre-engineering building. Tujuan untuk melakukan perbandingan metode konstruksi baja konvensional dan pre-engineering building dari aspek biaya dan waktu. Proyek yang djadikan objek penelitian adalah Pembangunan Pabrik Fibre Cement Board Mojosari. Masing-masing metode akan dihitung biaya dan waktu pelaksanaan berdasarkan pelaksanaan teknis metode tersebut. Dari hasil perbandingan akan didapat biaya dan waktu yang diperlukan untuk metode konvensional dan pre-engineering building. Dari analisa perhitungan biaya dan waktu pada proyek pembangunan pabrik fibre cement boards didapat hasil untuk pekerjaan bangunan konstruksi baja dengan sistem pre-engineering building dengan biaya sebesar Rp. 1.674.677.166,65 dalam waktu 40 hari dan sistem konvensional dengan biaya sebesar Rp. 2.269.651.094,- dalam waktu 78 hari.
Penerapan Rekayasa Nilai Pada Proyek Pembangunan Hotel Ciputra World Di Surabaya Adinegoro Choliq; Retno Indryani
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.309 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i1.9070

Abstract

Hotel Ciputra World di Surabaya adalah hotel bintang lima yang terletak di Jalan Mayor Jendral Sungkono Surabaya. Gedung yang bersebelahan dengan Mall Ciputra World ini memiliki luas 22.008 m2. Hotel Ciputra World Surabaya diidentifikasi memiliki biaya tidak perlu. Biaya tidak perlu dapat dikurangi dengan menerapkan rekayasa nilai. Penelitian ini bertujuan untuk mencari penghematan pada proyek pembangunan Hotel Ciputra World di Surabaya dengan menggunakan rekayasa nilai. Penerapan rekayasa nilai dilakukan dengan menggunakan Rencana Kerja Rekayasa Nilai. Tahap dari rencana kerja tersebut meliputi empat langkah, yaitu tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisis dan tahap rekomendasi. Tahap informasi berisi Analisis Fungsi. Tahap kreatif dilaksanakan dengan Brainstroming. Tahap analisis terdiri dari Analisis Keuntungan dan Kerugian, Analisis Life Cycle Cost, dan analisis pengambilan keputusan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Tahap rekomendasi adalah tahap untuk menunjukan alternatif mana yang akhirnya diputuskan layak untuk menggantikan item pekerjaan existing. Melalui penerapan rekayasa nilai pada proyek pembangunan Hotel Ciputra World di Surabaya memiliki item pekerjaan yang memiliki potensi biaya tidak diperlukan paling besar yaitu pekerjaan dinding dalam. Penghematan biaya konstruksi yang didapat dari pekerjaan dinding dalam adalah sebesar Rp. 2.259.177.900 atau sebesar 7.03% dari biaya total pembangunan (Rp. 32.140.900.000,00.) Pekerjaan dinding pada awalnya mengeluarkan biaya sebesar Rp 7.483.900.771 menjadi Rp 5.224.722.871.
Evaluasi Gedung Mnc Tower Menggunakan Sni 03-1726-2012 Dengan Metode Pushover Analysis Fajar Aribisma; I Gusti Putu Raka; Tavio Tavio
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.179 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i1.9178

Abstract

Pembaruan SNI 03-1726-2002 menjadi SNI 03-1726-2012 membuat perbedaan perancangan gedung MNC Tower terhadap beban gempa berubah. Perancangan gedung MNC Tower menggunakan SNI 03-1726-2002 perlu dievaluasi kembali akibat beberapa perbedaan antara peraturan lama dengan yang baru diantaranya perubahan nilai area repon spectrum percepatan menjadi 15 area spectrum dari 6 area spectrum kemudian di SNI 1726 2002 hanya diperhitungkan respon percepatan gempa periode pendek dibandingkan dengan SNI 1726 2012 yang memperhitungkan periode pendek dan periode 1 detik Kenaikan nilai R untuk sistem SRPMK dari 8.5 menjadi 8 yang akan mengubah percepatan respon gempa dan periode yang mengakibatkan perbedaan rancangan ketahanan struktur gedung pada gempa bumi. Perbedaan isi dalam SNI 03-1726-2002 dengan SNI 03-1726-2012 menjadi focus tugas akhir ini dimana dalam mengetahui kelayakan gedung dalam menerima beban gempa yang terbarukan digunakan metode Pushover Analisis yang merupakan sebuah analisa static nonlinier berdasarkan Performance Base Design yang pada intinya adalah mencari kapasitas struktur suatu bangunan. Peraturan pushover anisis mengambil acuan dari ATC 40 (Seismic Evaluation and Retrofit of Concrete Buildings, Redwood City, California, USA) dan menggunakan bantuan program softwear 2000 dalam mengevaluasi gedung MNC Tower. Perkuatan struktur direkomendasikan dengan beberapa metode jika hasil akhir evaluasi gedung mengalami kelelehan dibeberpa elemen.
Analisa Earned Value Pada Proyek Pembangunan Vimala Hills Villa & Resort Bogor Yomelda Yomelda; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.318 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i1.9182

Abstract

Proyek Pembangunan Vimala Hills Villa & Resort Bogor dituntut untuk selesai tepat waktu agar kepercayaan konsumen tetap terjaga. Untuk mencapai hal itu dibutuhkan suatu pengendalian yang harus diketahui terlebih dahulu melalui kinerja proyek yang sedang berlangsung. Salah satu cara untuk mengetahui kinerja proyek tersebut yaitu dengan metode Earned Value yang mengintegrasikan aspek biaya, waktu dan prestasi kerja. Oleh karena itu, analisa Earned Value ini diterapkan pada Proyek Pembangunan Vimala Hills. Kinerja proyek dianalisa berdasarkan indeks kinerja biaya (Cost Performance Index) dan waktu (Schedule Performance Index). Perhitungan didasarkan pada nilai rencana (Planned Value), nilai hasil (Earned Value) dan biaya aktual (Actual Cost). Pengendalian kinerja ditinjau selama 8 minggu yaitu minggu ke-79 sampai minggu ke-86. Hasil analisa pada minggu ke-86 menunjukan bahwa biaya yang dikeluarkan lebih besar dari yang direncanakan dan waktu pelaksanaannya lebih lama dari rencana yang ditunjukan dengan nilai CPI = 0.9237 (CPI <1) dan nilai SPI = 0.5828 (SPI<1). Hasil perhitungan perkiraan biaya akhir proyek sebesar Rp 1,084,729,729,992.90 dengan waktu pelaksanaan 226 minggu yang berarti lebih lambat dari jadwal yang direncanakan.
Model Teoritis Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Manajemen Pengetahuan pada Keberhasilan Kolaborasi Desain Yuni Ulfiyati; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.798 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i1.9218

Abstract

Proses kolaborasi desain dalam proyek konstruksi melibatkan konsultan dan pelaku desain yang memiliki berbagai keahlian. Proses kolaborasi desain diperlukan untuk mengintegrasikan obyek desain dan tim desain. Manajemen pengetahuan memainkan peran penting dalam mendukung proses kolaborasi desain. Gaya kepemimpinan diperlukan untuk memediasi pelaksanaan manajemen pengetahuan dalam meningkatkan kinerja tim untuk mencapai desain terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model teoritis melalui kajian pustaka dan survei menggunakan kuesioner. Penelitian mengenai gaya kepemimpinan, manajemen pengetahuan, dan kolaborasi desain dikaji secara komprehensif. Ruang lingkup kajian pustaka membahas latar belakang masalah, metodologi dan hasil penelitian. Kajian pustaka digunakan untuk membangun model teoritis penelitian. Penelitian konfirmatif diaplikasikan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian ini adalah model teoritis tentang pengaruh gaya kepemimpinan dan manajemen pengetahuan terhadap keberhasilan kolaborasi desain.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Kawasan Pusat Kota Ubud yang Mencitrakan Ruang Tradisional Bali Ni Luh Putu Sukma Dewi; Ardy Maulidy Navastara
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.743 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.10518

Abstract

Perkembangan Ubud yang pesat diikuti oleh semakin meningkatnya jumlah sarana dan prasarana pariwisata menyebabkan pemanfaatan ruang yang berdasarkan pada aturan lokal setempat telah banyak berubah akibat tuntutan ruang untuk kepentingan fasilitas penunjang pariwisata. Fasilitas penunjang pariwisata tersebut menggeser atau menghilangkan ruang bernuansa lokal yang menjadi identitas permukiman setempat dan salah satu daya tarik wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan kawasan pusat kota Ubud yang mencitrakan ruang tradisional Bali. Penelitian ini melakukan dua tahapan analisa. Evaluasi perubahan kawasan pusat kota Ubud menggunakan deskriptif kualitatif, dimana faktor-faktor yang mencirikan kawasan pusat kota Ubud antara lain pempatan agung, permukiman, Pura, Puri, natah, wantilan, bale banjar, bale kulkul, dan jaringan jalan. Sementara untuk perumusan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan diperoleh melalui content analysis. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perubahan kawasan pusat kota Ubud berdasarkan hasil content analysis. Faktor yang mempengaruhi perubahan pada pempatan agung antara lain faktor penunjang kebutuhan wisatawan dan perubahan aktivitas. Faktor yang mempengaruhi perubahan pada permukiman antara lain faktor bertambahnya keturunan dalam satu rumah, bertambahnya penduduk dari luar karena pernikahan, dan faktor penunjang kebutuhan wisatawan. Faktor yang mempengaruhi perubahan pada Pura adalah faktor lemahnya kebijakan dalam mengendalikan fungsi ruang-ruang tradisional. Faktor yang mempengaruhi perubahan pada Puri yakni faktor politik. Faktor yang mempengaruhi perubahan pada natah, wantilan, bale banjar, dan bale kulkul yaitu faktor perubahan aktivitas, sosial budaya dan faktor politik. Dan faktor yang mempengaruhi perubahan pada jaringan jalan antara lain faktor kemajuan teknologi sarana transportasi dan faktor meningkatnya kemampuan masyarakat dalam membeli kendaraan pribadi.