cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Maximum Power Point Tracking (MPPT) Pada Variabel Speed Wind Turbine (VSWT) Dengan Permanent Magnet Synchronous Generator (PMSG) menggunakan Switch Mode Rectifier (SMR) saputra, Armaditya Tri Martha; Suryoatmojo, Heri; Yuwono, Teguh
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.80

Abstract

Energi angin merupakan salah satu energi alam yang terbarukan dan memiliki potensi yang cukup besar sebagai pembangkit listrik. Dalam sistem pembangkit yang berdiri sendiri perlu diperhatikan pengaturan yang tepat agar tidak merusak komponennya. Oleh karena itu pada tugas akhir ini akan dibahas tentang strategi kontrol baru untuk pengoperasian Variable Speed Wind Turbine (VSWT) dengan Permanent Magnet Synchronous Generator (PMSG) yang tereksitasi sendiri menggunakan Switch Mode Rectifier (SMR). Strategi kontrol ini dipasang pada konverter sisi generator dengan tujuan untuk memaksimalkan ekstraksi daya yang ada. Bagian utama yang diatur disini adalah tegangan output dengan mengontrol kecepatan rotor  untuk mengatasi perubahan angin yang bervariasi. Sehingga dalam tugas akhir ini nantinya akan ditunjukkan bahwa dengan mengontrol VSWT-PMSG dapat mengekstraksi daya maksimum serta mampu mengatur tegangan output dalam berbagai kondisi angin mulai dari 6m/s sampai 12 m/s dan perubahan beban mulai dari 20 ohm sampai 300 ohm.
Analisa Pengaruh Koordinasi Peralatan Proteksi Terhadap Karakteristik Voltage Sag Di PT. Pupuk Kaltim (PKT) Bontang Arif Rakhman Prayuga; Margo Pujiantara; IGN Satriyadi Hernanda
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.727 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.62

Abstract

Program paket merupakan software simulasi transien pada sistem tenaga yang digunakan untuk menganalisa pengujian jaringan listrik di industri pada kondisi saat gangguan. Untuk meneliti karakteristik voltage sag pada sistem jaringan listrik di industri dalam kondisi saat gangguan, digunakan dua metode untuk koordinasi peralatan proteksi. Keluaran dari hasil simulasi berupa kurva transien tegangan terhadap durasi waktu gangguan yang merupakan karakteristik voltage sag. Kurva hasil simulasi ini dievaluasi dengan kurva standar CBEMA, ITIC, dan SEMI yang telah distandarkan untuk performa jaringan. Hasil simulasi hubung singkat 3 fasa di titik Fault 2 menyebabkan tegangan sisa sebesar 88,4 % di tiap fasa, hubung singkat 1 fasa ke tanah sebesar 81,4 % di fasa A, 98,6 % di fasa B, dan 96,2 % di fasa C, hubung singkat antar fasa sebesar 92,6 % di fasa A, 105,9 % di fasa B, 87,6 % di fasa C. Metode kedua yaitu dengan CB atau pemutus dari hasil evaluasi simulasi didapatkan durasi gangguan yang lebih kecil dari metode pertama yaitu tanpa peralatan proteksi.
Optimasi Performansi Harvesting Elektromagnetik Pada Frekuensi 2,4 Ghz Dengan Desain Antena Patch Panel Sirkular Zhendykiawan, Harys
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.58

Abstract

Wireless Sensor Network membutuhkan keanekaragaman sumber daya agar mampu mencatu dirinya sendiri. Penilitian ini merancang suatu sistem Radiofrequency Energy Harvesting (RfEH) yang dapat digunakan untuk mencatu daya pada sensor dengan menggunakan gelombang elektromagnetik bebas sebagai sumber energi. Teknologi Radiofrequency Energy Harvesting merupakan sumber energi ramah lingkungan yang mampu menjadi sumber daya alternatif bagi sensor. Pada penelitian dilakukan rancang bangun perangkat yang mampu menerapkan sistem RfEH pada frekuensi 2.4 GHz. Perangkat terdiri dari antena mikrostrip 2.4 Ghz dan perangkat RfEH. Perancangan antena dibantu dengan menggunakan software HFSS. Dari hasil perancangan kemudian dilakukan pembuatan prototipe antena mikrostrip tersebut. Pengukuran antena kemudian dilakukan untuk mendapatkan parameter antena. Dalam pengujian perangkat, antena mikrostrip dihubungkan dengan perangkat RfEH yang telah dibuat guna mengambil daya pada gelombang elektromagnetik bebas. Dari pengukuran antena mikrostrip didapatkan hasil parameter VSWR antena sebesar 1.31 pada frekuensi 2.4 GHz dan gain terbaik antena 25.03 dBm pada frekuensi 2.437 GHz. Sedangkan dari hasil pengujian perangkat RfEH mampu mengambil tegangan rata-rata 4554 mV.
Instalasi Pentanahan Dan Proteksi Gangguan Ke Tanah Pada Pembangkitan Multi Generator Di Sistem Kelistrikan Industri Minyak Nabati Johari Johari; Ontoseno Penangsang; Adi Soeprijanto
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.386 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.60

Abstract

Pemilihan metode pentanahan pada multi generator menjadi pertimbangan penting dalam sebuah industri yang memiliki tegangan menengah. Hal ini dikarenakan seringnya terjadi gangguan ke tanah serta besarnya arus gangguan satu fasa ke tanah pada masing–masing generator. Jika terjadi kesalahan dalam pemilihan pentanahan generator akan menyebabkan kerusakan yang sangat berarti pada peralatan tersebut. Tugas akhir ini akan membahas berbagai macam metode pentanahan pada generator yang beroperasi di Industri Minyak Nabati. Besar arus gangguan satu fasa merupakan faktor  utama dalam pemilihan pentanahan sistem. Berdasarkan hasil simulasi hubung singkat 1 fasa ke tanah, maka dapat ditentukan kombinasi pentanahan pada masing-masing generator disistem tegangan menengah yaitu  Low Resistance – Open atau sebaliknya. Selain itu, akan dibahas juga pengaman arus gangguan ketanah. Dengan adanya penambahan pembangkit dan beban pada perusahaan ini, akan berpengaruh pada besar arus hubung singkat pada sistem kelistrikan diperusahaan tersebut. Untuk itu perlu dilakukan analisis ulang penyetelan kordinasi rele proteksi yang ada seperti rele pengaman gangguan tanah (Ground Fault Relay) serta menggambarkan kurva karakteristiknya
Peningkatan Available Transfer Capability Mengggunakan Unified Power Flow Controller Adyatmoko Wirananto; Adi Soeprijanto; Rony Seto Wibowo
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.976 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.87

Abstract

Available Transfer Capability (ATC) adalah kemampuan transfer yang masih mungkin bisa dilakukan pada sistem tenaga listrik. Pemasangan perangkat FACTS, yaitu Unified Power Flow Controller (UPFC) dilakukan untuk meningkatkan nilai ATC. UPFC akan mengontrol injeksi daya reaktif dan mengontrol tegangan pada saluran transmisi yang dipasangi UPFC sehingga akan merubah aliran daya pada sistem tenaga listrik. Melalui analisis optimal power flow pada Sistem IEEE 14 bus, variabel-variabel kontrol akan diinjeksikan dari UPFC ke aliran daya Sistem IEEE 14 bus. Setelah dipasang UPFC sistem mampu mencapai nilai load margin maksimal pada 0,1511 ketika UPFC dipasang di Saluran 2-5, dengan ATC yang dicapai adalah 35,38 MW.
Optimisasi Parameter Interline Power Flow Controller (IPFC) Menggunakan Imperialist Competitive Algorithm (ICA) Muhammad Siddiq Basid; Imam Robandi; Sidaryanto Sidaryanto
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1120.743 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.88

Abstract

Interline Power Flow Controller (IPFC) merupakan alat kendali daya aktif dan reaktif antara beberapa saluran dengan mentransfer daya dari saluran yang mengalami kelebihan beban (overload) ke saluran yang kekurangan beban (underload). IPFC menggunakan dua buah Voltage Sourced Converters (VSCs) yang dihubungkan dengan saluran DC (DC link). Pada penelitian ini dilakukan optimisasi parameter pada IPFC dengan menggunakan Imperialist Competitive Algorithm (ICA) berdasarkan model steady state untuk meminimalkan rugi-rugi transmisi pada jaring. Simulasi yang dilakukan adalah penerapan optimisasi parameter IPFC dengan menggunakan ICA pada sistem kelistrikan Jawa Bali 500 kV. Pada simulasi tersebut dibandingkan antara kinerja sistem tanpa IPFC, sistem dengan IPFC tapi tanpa optimisasi, dan dengan sistem yang menggunakan IPFC yang telah dioptimisasi dengan menggunakan ICA. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penerapan ICA pada optimisasi parameter IPFC dapat meminimalkan rugi-rugi transmisi pada jaringan.
Studi Regulasi Output Generator Induksi dengan Voltage Source Inverter Ardiansyah, Heri; Riawan, Dedet Candra; Anam, Sjamsjul
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.91

Abstract

Generator induksi banyak digunakan pada sistem pembangkit listrik tenaga air daya yang kecil (PLTMH). Kelebihan menggunakan generator induksi dalam sistem ini adalah lebih sederhana dan konstruksi yang lebih kuat dibanding generator sinkron. Tegangan dan frekuensi output generator induksi sangat sensitif terhadap perubahan beban. Perubahan beban akan menyebabkan tegangan dan frekuensi output generator induksi menjadi berfluktuatif. Oleh karena itu, diperlukan regulasi tegangan dan frekuensi output generator induksi agar tegangan dan frekuensi output generator induksi tidak berfluktuatif pada kondisi perubahan beban. Dalam tugas akhir ini akan dilakukan pemodelan generator induksi dengan pemasangan rangkaian voltage source inverter. Pada sisi dc rangkaian inverter dipasang dc chopper untuk menyerap daya output generator yang tidak dialirkan ke beban. Generator induksi disimulasikan beroperasi dengan beban konstan dan beban yang berubah. Hasil simulasi menunjukkan tegangan dan frekuensi output generator induksi tidak berfluktuatif pada kondisi beban yang berubah.
Analisis dan Reduksi Bahaya ARC Flash pada Sistem Kelistrikan Firman Aji Prasongko; Ontoseno Penangsang; Margo Pujiantara
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.064 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.94

Abstract

Upaya terakhir untuk menghitung bahaya yang berhubungan dengan potensi bahaya arc flash bergantung pada proteksi arus lebih untuk menghilangkan kondisi saat diberi gangguan. Efektivitas berbagai perangkat ditentukan oleh clearing time terkait dengan gangguan arus maksimum yang ada untuk setiap lokasi sistem. Industri komersial mulai melakukan prosedur pelabelan arc flash dan mulai mengenali pencegahan arc flash sebagai bagian dari program safety, perhitungan current method memungkinkan untuk menghitung incident energy (cal/cm² ) terkait dengan gangguan maksimum tiga phasa. Kesalahan terbanyak adalah besaran arus kurang dari besaran arus tiga phasa maksimum. Dalam Tugas Akhir ini akan dibahas perhitungan energy dan durasi lama terjadinya arc flash pada system kelistrikan pada electrical room.
Dynamic Economic Dispatch Menggunakan Quadratic Programming Zainal Abidin; Imam Robandi; Rony Seto Wibowo
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.972 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.112

Abstract

Economic dispatch (ED) dapat diterapkan untuk mengatasi masalah penjadwalan pembangkit secara optimal ekonomi, namum jika digunakan pada sistem dengan beban dalam rentang waktu tertentu, akan ada beberapa pembangkitan yang melewati batas dari parameter ramp rate pembangkit. Dengan parameter ramp rate, ED tidak dapat diselesaikan pada satu level beban. Dynamic economic dispatch (DED) merupakan pengembangan dari economic dispatch konvensional karena memperhitungkan batasan ramp rate dari unit pembangkit. DED dapat digunakan untuk menentukan pembagian pembebanan unit pembangkit secara ekonomis dalam rentang waktu tertentu tanpa melanggar batasan ramp rate dari unit pembangkit. Pada tugas akhir ini digunakan quadratic programming untuk menyelesaikan dynamic economic dispatch. Hasil simulasi menunjukkan bahwa quadratic programming yang digunakan dapat menyelesaikan DED tanpa melanggar parameter ramp rate yang ditentukan. Pada percobaan dengan 3-unit pembangkit pada 4 profil beban berbeda dan percobaan dengan 10-unit pembangkit  menujukkan bahwa  parameter ramp rate menyebabkan pembagian pembebanan pada satu waktu tertentu akan mempengaruhi pembagian pembebanan pada waktu lain serta terdapat variasi pembangkitan yang berbeda antara economic dispatch dan dynamic economic dispatch. Parameter ramp rate juga menyebabkan total biaya pembangkitan pada dynamic economic dispatch  menjadi lebih mahal jika dibandingkan dengan economic dispatch.
Analisis Pembebanan Ekonomis pada Jaringan 500 kV Jawa Bali Menggunakan Software PowerWorld Badru Tamam Arozaq; Ontoseno Penangsang; Rony Seto Wibowo
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.511 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.113

Abstract

Pada jaringan 500 kV Jawa Bali, PT. PLN (Persero) P3B menentukan kombinasi pembangkit yang akan beroperasi pada setiap level beban tertentu. Oleh karena itu, Economic Dispatch (ED) atau pembagian pembebanan secara ekonomis dilakukan untuk menghasilkan pembebanan pembangkit yang optimal. Namun, hasil dari Economic Dispatch tersebut belum tentu dapat memenuhi batasan sistem seperti batasan pembakitan generator dan batasan saluran. Untuk itu, Optimal Power Flow (OPF) perlu dilakukan dalam rangka pembagian pembebanan secara ekonomis, sekaligus memenuhi batasan-batasan sistem. Pada tugas akhir ini, perhitungan pembagian pembebanan pembangkit dilakukan dengan menggunakan software PowerWorld. Software ini memiliki keunggulan dalam teknik analisis, interaktif, dan disertai dengan grafik, sehingga mempermudah pembaca dalam memahami informasi yang diberikan. Dari hasil pengujian, terbukti bahwa pada keadaan normal ED dan OPF dalam penggunaan software PowerWorld, menghasilkan nilai yang sama yaitu sebesar 662.264,94 $/h. Tetapi pada saat terjadi pelanggaran batas saluran transmisi, hasil simulasi ED lebih murah yaitu sebesar 665.834,06 $/h sedangkan hasil OPF sebesar 863.630,50 $/h.

Page 71 of 398 | Total Record : 3978