cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Pemodelan Geoid Kota Surabaya Menggunakan Metode Direct Numerical Integration, Fast Fourier Transform, dan Least Square Collocation Wahyunan Andika; Ira Mutiara Anjasmara
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.961 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.46245

Abstract

Earth Gravitational Model 2008 merupakan (EGM2008) model geoid yang didapatkan dengan kombinasi data terestrial, data altimetri dan data gayaberat airborne. Pemanfaatan data EGM2008 untuk pemodelan geoid di Indonesia ketelitiannya masih rendah. Dalam memodelkan geoid terdapat 3 metode yaitu Direct Numerical Integration, Fast Fourier Transform dan Least Square Collocation. Kota Surabaya merupakan salah satu kota besar di Indonesia belum memiliki model geoid lokal dikarenakan kurangnya data gayaberat lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk memodelkan geoid Kota Surabaya dengan ketiga metode tersebut dengan menyertakan data gayaberat terestris dan membandingkan hasil geoid ketiga metode tersebut. Metodologi penelitian ini yaitu dengan menggunakan data gayaberat terestris, kemudian diolah menjadi geoid lokal. Data tersebut kemudian di-plot menggunakan aplikasi Generic Mapping Tools. Hasil dari model geoid Kota Surabaya dengan kontribusi 143 data gayaberat terestris untuk metode Direct Numerical Integration mempunyai nilai maksimal 29.8444 m, nilai minimal 28.3959 m, standar deviasi 0.3206 m, metode Fast Fourier Transform mempunyai nilai maksimal 29.8615 m, nilai minimal 28.4094 m, standar deviasi 0.3215 m, dan metode Least Square Collocation mempunyai nilai maksimal 29.8785 m, nilai minimal 28.4229 m, standar deviasi 0.3223 m.
Rancang Bangun API untuk Odoo ERP pada Modul Sales Salma Nurkhafidoh; Nurul Fajrin Ariyani; Abdul Munif
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.782 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.47652

Abstract

Sebagai salah satu aplikasi ERP terbaik di dunia, Odoo terdiri dari banyak modul, mulai dari manajemen proyek, CRM, Sales, hingga penagihan pembayaran. Salah satu modul paling penting dalam Odoo yang dibahas dalam tugas akhir ini adalah modul Sales.  Modul Sales merupakan modul yang berisi semua proses transaksi mulai dari pembuatan penawaran, pengiriman, penawaran kepada pelanggan, hingga pesanan yang siap difakturkan. Namun saat ini aplikasi Odoo hanya dapat menjalankan fungsionalitasnya ketika perangkat dalam keadaan online. Jika perangkat sedang tidak dapat mengakses atau mengalami gangguan koneksi internet, semua proses transaksi pada modul Sales tidak dapat dijalankan. Sehingga pengguna tidak dapat mencatat, mengubah, ataupun mengakses data-data dalam modul Sales. Keterbatasan tersebut dapat menghambat pekerjaan jika pengguna ingin melakukan transaksi data namun perangkat sedang tidak terhubung dengan internet. Untuk mengatasi batasan tersebut, diperlukan pengembangan aplikasi lebih lanjut pada modul Sales. Oleh karena itu, dalam tugas akhir ini dibuatlah API Odoo pada modul Sales agar aplikasi dapat dikembangkan sesuai keinginan pengembang. Selain itu, tugas akhir ini juga mengimplementasikan Firebase pada Odoo untuk melakukan pertukaran data pada modul Sales secara lokal ketika sedang tidak dapat mengakses internet, kemudian melakukan sinkronisasi data segera setelah mendapatkan akses internet.
Analisa Pengaruh Inertia dan Kepuasan Pelanggan terhadap Keberlangsungan Penggunaan Layanan Berbasis Aplikasi e-Commerce oleh Masyarakat Menggunakan Metode Structural Equation Modelling I Gede Arei Banyupramesta; Maria Anityasari
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.48677

Abstract

Jumlah e-Commerce yang tinggi menyebabkan adanya persaingan antar developer untuk mempertahankan pengguna yang mereka miliki dengan penentuan strategi yang baik. Tujuannya agar konsumen tetap meneruskan penggunaan dari satu jenis e-Commerce dan tidak berpaling kepada merk e-Commerce yang lain. Untuk mendapatkan strategi yang baik, hal yang harus dilakukan pertama kali adalah menentukan variabel kritis dari kemungkinan variabel yang ada. Salah satu caranya adalah menggunakan metode structural equation modelling dan menggunakan aplikasi smartPLS 3.2. Metode dan aplikasi tersebut bertujuan untuk mendapatkan variabel kritis dari variabel pada model yang telah dibuat dengan cara mengolah 391 data dari jawaban responden yang pernah menggunakan aplikasi Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee. Dari pengolahan data, didapatkan bahwa continue intention dari penggunaan e-Commerce dipengaruhi oleh user satisfaction dan inertia pengguna. User satisfaction sendiri terdiri dari 4 variabel yakni sikap, fitur, layanan yang diberikan serta valence. Untuk variabel inertia dibentuk oleh variabel situasi dan user satisfaction. Dari variabel kritis tersebut didapatkan 2 strategi, diantaranya strategi pertama menggunakan metode the flower of service yang menghasilkan strategi untuk menimbulkan rasa aman dan nyaman bagi pengguna. Strategi kedua terkait kerjasama yang dapat dilakukan oleh pihak developer dalampeningkatan dan pemerataan jaringan.
Rancang Bangun API untuk Odoo ERP pada Modul CRM (Customer Relationship Management) Rahajeng Dwi Permatasari; Nurul Fajrin Ariyani; Abdul Munif
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.336 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.49403

Abstract

Odoo merupakan salah satu aplikasi ERP terbaik di dunia yang memiliki banyak fitur sebagai kelebihannya dibanding aplikasi ERP yang serupa. Dengan banyaknya kelebihan yang dimiliki, banyak pengguna yang mengandalkan aplikasi Odoo untuk mengintegrasikan semua data perusahaan dimanapun dan kapanpun. Modul CRM merupakan salah satu bagian terpenting di Odoo. CRM adalah modul untuk mengelola data atau informasi customer dari menambah data customer, melakukan perubahan data customer, hingga melakukan peluang pada customer di Odoo. Namun saat ini modul CRM di Odoo hanya dapat menjalankan fungsionalitasnya ketika perangkat dalam keadaan online. Jika perangkat sedang tidak dapat mendapatkan akses internet, maka semua proses transaksi data pada modul CRM tidak dapat dijalankan. Keterbatasan tersebut tentunya dapat menghambat pekerjaan jika pengguna ingin melakukan transaksi data namun perangkat sedang tidak terhubung dengan internet. Dalam mengatasi batasan tersebut, diperlukan pengembangan aplikasi lebih lanjut pada modul CRM. Untuk itu, dalam tugas akhir ini dibuatlah API Odoo pada modul CRM (Customer Relationship Management) agar aplikasi dapat dikembangkan sesuai keinginan pengembang dengan mengimplementasikan Couchbase sebagai offline storage pada Odoo untuk melakukan pertukaran data secara lokal ketika sedang tidak dapat mengakses internet, kemudian melakukan sinkronisasi data setelah mendapatkan akses internet.
Pengembangan Modul Pengolah Data Citra untuk Aplikasi Pemetaan Kerusakan Jalan Ivan Agung Pandapotan; Daniel Siahaan; Chastine Fatichah
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.113 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.49489

Abstract

Kerusakan jalan masih merupakan salah satu masalah utama untuk transportasi darat. Untuk menangani kerusakan jalan tersebut masih dengan metode manual. Untuk memetakan kerusakan jalan tersebut surveyor harus langsung turun ke lokasi kerusakan yang memberikan resiko kecelakaan, kurang efisien dari segi ruang, waktu, serta biaya karena harus turun langsung ke bagian jalan yang mengalami kerusakan dan melakukan pemetaan langsung di lokasi tersebut. Setelah pemetaan, surveyor harus memberikan data hasil pemetaan kepada perencana dalam bentuk berkas laporan. Untuk mengotomatisasi proses pemetaan kerusakan jalan, maka dibangun Aplikasi Pemetaan Kerusakan Jalan, yang berbasis aplikasi desktop. Aplikasi yang dibangun memiliki fitur-fitur yang dapat digunakan oleh pengguna untuk membuat proses pemetaan pada proses perbaikan jalan dari awal sampai akhir menjadi lebih mudah dan cepat.Aplikasi Pemetaan Kerusakan Jalan yang dibangun memiliki beberapa modul yang dapat membantu proses pemetaan. Namun, pada penelitian ini hanya dibahas dua modul utama. Modul yang akan dibahas adalah tentang Image Manipulation, yaitu dengan metode Image Stretching dan metode Image Stitching. Keluaran dari modul yang dibangun dapat digunakan sebagai data masukkan untuk modul atau proses selanjutnya pada aplikasi untuk mengeluarkan hasil yang dapat digunakan dan sesuai kebutuhan.
Studi Kasus Skema Proteksi Adaptif Overcurrent Pada Beban Auxilary PLTU Perak Memperhatikan Units Cogeneration Firmansyah, Mochamad Anggi; Pujiantara, Margo; Suryoatmojo, Heri
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.71

Abstract

PLTU Perak dalam menyuplai daya listrik menuju sistem jaringan juga membutuhkan suplai daya listrik untuk beban auxiliary-nya. Suplai daya tersebut pada setiap unitnya disuplai oleh dua sumber yaitu melalui pemakaian sendiri (generator utama) dan sistem starting (incoming PLN) yang sistem suplai tersebut dilakukan berdasarkan kondisi tetentu dalam suatu cogeneration. Dengan adanya sistem cogeneration ini, sistem proteksi arus lebih beban auxiliary harus pula mengakomodasi kondisi tersebut akibat nilai arus hubung singkat yang berbeda untuk setiap  skema cogeneration. Untuk itu rele digital yang dimiliki oleh unit ini pada beban auxiliary harus disetting secara benar, efisien serta adaptif agar dapat mengakomodasi permasalahan tersebut.
Studi Koordinasi Rele Pengaman Akibat Terjadinya Kasus Sympathetic Trip Pada Sistem Kelistrikan Kilang Minyak Perusahaan Minyak Nasional Robby, Barikly; Soeprijanto, Adi; Pujiantara, Margo
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.84

Abstract

Saat ini salah satu perusahaan minyak nasional tengah menghadapi permasalahan sistem proteksi pada sistem tenaga listriknya. Adanya miss koordinasi rele arus lebih dan bekerjanya rele undervoltage pada kilang Sungai Gerong sesaat setelah terjadinya hubung singkat di kilang Plaju membuktikan keandalan sistem masih kurang sempurna. Untuk meningkatkan perfoma dari sistem proteksi perlu dilakukan analisis terhadap setting dan koordinasi rele yang ada seperti  pengaman arus lebih, rele gangguan tanah dan rele undervoltage. Analisis ini dapat dilakukan dengan menggambarkan kurva karakteristik rele pengaman. Sehingga, diharapkan kita akan dapat mencegah atau membatasi kerusakan jaringan beserta peralatannya ketika terjadi ganguuan dan juga mencegah putusnya suplai daya listrik pada daerah yang tidak ada gangguan. Dari koordinasi yang telah dianalisa, diketaui adanya miss-koordinasi dalam setelan pick-up dan waktu jedah, serta ditemukan adanya malfungsi rele. Tugas akhir ini merekomendasikan setelan baru untuk rele pengaman .
Analisa Sistem Proteksi dengan Metode Perhitungan ARC-Flash yang Dimodifikasi untuk Diaplikasikan pada Sistem Tegangan Menengah di PT. Pupuk Kaltim Unit I (PKT I) Rahmat Riyadi; Margo Pujiantara; Rony Seto Wibowo
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.679 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.82

Abstract

Berdasarkan standar IEEE 1584-2002 yang mengatur tentang analisa bahaya busur api (arc-flash) pada sistem tegangan rendah dan menengah, pengguna dapat dengan mudah menentukan batas keamanan untuk para pekerja. Namun, perlu diperhatikan bahwa standar yang ada diperoleh dari hasil pengukuran insiden energi busur api pada kondisi tertentu dan dikombinasikan dengan teori. Menurut rekomendasi standar IEEE, perhitungan arus hubung singkat selalu memperhatikan kontribusi arus gangguan dari generator, motor induksi dan sinkron. Besar kecilnya energi arc-flash dapat ditentukan dari beberapa sudut pandang. Diantaranya ialah nilai energi arc-flash akan besar apabila dihitung dengan menggunakan arus bolted three-phase fault, sedangkan dari sudut pandang arc-clearing time yang didapat dari waktu dimana arus gangguan saat itu terjadi akan menghasilkan nilai energi busur api yang lebih rendah. Hal ini memunculkan metode perhitungan modifikasi yang didasarkan pada perhitungan kontribusi arus hubung singkat dan waktu pemadaman busur api (arc-clearing time) sehingga besar energi busur api yang dihasilkan lebih rendah dari perhitungan standar IEEE 1584-2002. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai acuan untuk perbaikan sistem pengaman.
Penempatan dan Penentuan Kapasitas Optimal Distributed Generator Menggunakan Artificial Bee Colony Ahmad Zakaria Hizbullah; Imam Robandi; Sjamsjul Anam
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.814 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.81

Abstract

Distributed Generator (DG) merupakan pembangkit berkapasitas kecil yang terletak pada sistem distribusi tenaga listrik dan biasanya ditempatkan pada bus-bus yang terhubung langsung ke beban. Parameter-parameter yang perlu diperhatikan dalam pemasangan DG antara lain level tegangan dan kerugian daya. Artificial Bee Colony (ABC) merupakan kecerdasan buatan yang menirukan perilaku sekumpulan lebah dalam mencari sari bunga (nectar). Pada tugas akhir ini dilakukan optimisasi penentuan letak dan kapasitas optimal DG dengan menggunakan algoritma ABC pada sistem distribusi radial IEEE 33 bus. Simulasi dilakukan menggunakan software MATLAB. Dari hasil simulasi yang diperoleh, pemasangan DG pada sistem distribusi dapat menaikkan level tegangan pada tiap bus dan mengurangi total kerugian daya pada sistem.
Simulasi Dinamika untuk Menentukan Stabilitas Sistem Tenaga Listrik Menggunakan Thyristor Controlled Braking Resistor pada Sistem IEEE 34 Node Test Feeder Andi Taufiq; Ontoseno Penangsang; Mochamad Ashari
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.774 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.440

Abstract

Terdapat berbagai macam metode untuk meningkatkan stabilitas sistem  tenaga listrik. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode pengereman dinamis (dynamic braking). Generator sinkron sebagai distributed generator yang digerakkan oleh mesin diesel. Pada saat terjadi gangguan pada sistem, digunakan sebuah Thyristor Controlled Braking Resistor (TCBR) untuk meredam osilasi yang terjadi. Sistem yang hendak dianalisis dinamika dan stabilitasnnya adalah IEEE 34 node test feeder. Dengan sistem ini diilustrasikan karakteristik dan keefektifan TCBR untuk meredam osilasi frekuensi rendah dan mencegah terjadinya ketidakstabilan transien sistem. Dari hasil analisis diperoleh bahwa dengan adanya penambahan TCBR (Thyristor Controlled Braking Resistor) maka respon transien sistem akan menjadi lebih baik. Hal ini ditunjukkan dengan adanya penurunan overshoot dan settling timenya. Dengan demikian sistem akan menuju kondisi stabil dengan lebih cepat setelah terjadi gangguan.

Page 70 of 398 | Total Record : 3978