cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 1 (2024)" : 28 Documents clear
Konsep Biomimetik yang Merespon Iklim pada Driving Range Golf Surabaya Siregar, Jasmine Salma Sabita; Noerwasito, Vincentius Totok
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v13i1.134526

Abstract

Iklim merupakan salah satu permasalahan di Kota Surabaya yang berdampak pada tempat olahraga terutama Driving Range Golf. Dengan melihat peminat olahraga golf yang semakin pesat, akan dibutuhkan tempat Driving Range Golf yang lebih banyak namun akan menghadirkan dengan konsep yang berbeda dari sebelumnya. Yang dimana Driving Range Golf termasuk tempat yang terbuka dan keefektivan dari pengguna salah satunya sangat bergantung pada iklim. Dengan permasalahan iklim, akan didesain sebuah Driving Range Golf dengan konsep Arsitektur Biomimetik yang bisa memecahkan masalah tersebut dengan meniru aspek alam dengan melihat kondisi tropis Indonesia. Mendesain menggunakan metoda metafora yang akan menjadi kunci dari meniru alam dan metoda ekomimikri yang akan melihat lokalitas dari tapak. Memetaforakan alam akan diaplikasikan pada desain bangunan yang berfokus pada sistem penghawaan dan fasad bangunan. Konsep Biomimetik yang diterapkan pada bangunan dengan mengaplikasikan Kinetic Façade sebagai Sun Shading Device yang mengambil kriteria dari tumbuhan putri malu.
Fasilitas Wisata Edukasi Geopark Ijen dengan Pendekatan Arsitektur Ekologis Lovendianto, Jeremy; Defiana, Ima
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v13i1.121955

Abstract

Geopark Ijen terdiri dari geosites, biosites, dan culture site yang berpotensi geotourism. Pemilihan tapak di Lava Plalangan, Ijen, Bondowoso, untuk kemudahan akses menuju objek-objek Geopark Ijen lain dan pengembangan wisata Bondowoso. Data hasil observasi menunjukkan bahwa tapak memiliki batuan lava hitam dengan komposisi basal dan andesit sebagai objek geologisnya. Perancangan bertujuan memberi konsep rancangan fasilitas wisata edukasi geotourism yang dapat menjaga biodiversitas pada tapak dengan pendekatan arsitektur ekologis ditinjau dari penataan massa dan konfigurasi ruang, serta struktur berkelanjutan yang meminimalkan kerusakan batuan lava hitam pada tapak dan penggunaan material yang berkelanjutan dengan metode regionalisme. Perancangan dilakukan dengan force-based framework. Force teridentifikasi antara lain batuan lava hitam, biodiversitas, materialitas lokal, penataan massa, dan konfigurasi ruang. Metode rancang menggunakan regionalisme yang merespon tapak dan menekankan kekhasan daerah. Konfigurasi ruang memperhatikan zonasi, aktivitas, dan kontur tapak. Penataan massa memperhatikan aksesibilitas, lansekap, dan kontur tapak. Sistem struktur menggunakan kolong dan pondasi umpak untuk meminimalkan kerusakan batuan lava hitam. Material menggunakan kayu lokal dan bambu dari sekitar tapak.
Ruang Publik Ramah Wanita: Penerapan Konsep Feminisme di Women Centre Krisanti, Kresentia Ivena; Bararatin, Kirami
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v13i1.143228

Abstract

Ruang publik merupakan elemen krusial dalam perancangan kota yang mempengaruhi interaksi dan pengalaman masyarakat dalam beraktivitas. Sayangnya, sebagian besar perancangan ruang publik mengabaikan kebutuhan dan perspektif kaum wanita sehingga banyak pengalaman negatif yang dialami oleh wanita di ruang publik berupa diskriminasi, kekerasan seksual, dan kejahatan. Dalam upaya untuk menciptakan ruang yang ramah wanita dan merespons kebutuhan wanita, rancangan ini mengeksplorasi penerapan konsep feminisme dalam perancangan Women Centre. Dengan menggunakan kerangka berpikir concept-based, rancangan ini memfokuskan pada hadirnya Women Centre sebagai representasi dari zona privat dan publik yang relevan bagi wanita. Zona privat bertindak sebagai tempat perlindungan dan privasi bagi wanita melalui hadirnya rumah singgah dan pelatihan, sementara zona publik menjadi ruang interaksi sosial yang terbuka untuk masyarakat umum. Pendekatan arsitektur feminisme diaplikasikan melalui perancangan yang memperhatikan perspektif psikologis wanita sebagai pengguna utama bangunan ini, termasuk terkait persepsi dan preferensi dari wanita.
Pengaruh Kendaraan Terbang pada Rancangan Transportation Hub di Masa Depan Adyuta, Farrel; Hayati, Arina
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v13i1.132581

Abstract

Pengaruh transportasi terhadap bentuk kota dan arsitektur dapat dilihat pada sejarah perkembangan kota. Perancangan ini mengeksplorasi integrasi kendaraan terbang vertical elektrik (e-VTOL) dan rancangan transportation hub dengan menggunakan teori perancangan spekulatif dan arsitektur eksperimental. Konteks tapak dispekulasikan pada masa mendatang di kota Surabaya untuk mencari titik potensial implementasi e-VTOL. Rancangan mengeksplorasi pengaruh kendaraan terbang pada aspek sirkulasi, organisasi ruang, struktur dan bentuk rancangan. Skyport menggunakan komposit karbon ringan dan fleksibel, menciptakan solusi arsitektur efisien. Integrasi e-VTOL menawarkan akses multi-level yang baru dan tantangan organisasi spasial perkotaan. Hasil akhir rancangan memberikan eksplorasi bentuk untuk mengakomodasi kendaraan terbang dalam konteks kota masa mendatang. Hal ini membuka peluang besar untuk menghubungkan sistem transportasi dan arsitektur kota secara harmonis, memandu perkembangan perkotaan masa depan.
Work dan Play pada Resor Pantai untuk Gaya Hidup Digital Nomad Tamrin, Muhammad Husni; Setyawan, Wahyu
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v13i1.133291

Abstract

Fenomena gaya hidup digital nomad semakin populer sejak munculnya pandemi Covid-19, yang memungkinkan orang untuk bekerja dari mana saja dan mendorong beberapa individu untuk menjalani gaya hidup berpindah-pindah tempat tinggal. Digital nomad adalah orang yang mengadopsi gaya hidup bekerja dari jarak jauh sambil menikmati kebebasan untuk bepergian dan menjelajahi tempat baru. Perancangan ini mengusulkan pembangunan sebuah resor pantai yang berlokasi langsung di tepi Pantai Seseh. Desain ini bertujuan menciptakan lingkungan yang mengaburkan batasan antara aktivitas kerja dan rekreasi, menawarkan tipe-tipe ruang baru yang menyatu dengan kedua aspek tersebut. Resor pantai ini menggabungkan aktivitas bekerja dan bermain dengan berbagai tingkat intensitas, memperhatikan kebutuhan dan preferensi penghuni. memberikan lingkungan yang harmonis dan ideal bagi pengalaman hidup dan bekerja di tepi pantai.
Penerapan Arsitektur Regionalisme dalam Identitas Objek Wisata Ranu Grati Samudera, Muhammad Daffa; Kharismawan, Rabbani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v13i1.133079

Abstract

Ranu Grati merupakan salah satu objek wisata air berupa danau yang berada di Kabupaten Pasuruan. Sebagai destinasi wisata, Ranu Grati memiliki keunggulan berupa potensi alam dan sumber daya alam, kebudayaan masyarakat lokal, dan rekreasi wisata air. Walaupun memiliki potensi wisata yang tinggi, wisata Ranu Grati masih kurang menarik minat pengunjung karena kurangnya daya tarik atau identitas pada aktivitas maupun fasilitas di Ranu Grati saat ini. Permaslahan tersebut dapat diselesaikan dengan mengunakan pendekatan regioalisme arsitektur untuk mendapatkan identitas dari objek wisata serta didukung dengan menggunakan metode force-bassed framework untuk menentukan identitas yang akan menjadi fokus dalam perancangan. Dari analisis, didapatkan force pada rancangan ini yaitu local identity dan community yang menjadikan rancangan menghadirkan identitas lokal kawasan yang terhubung dengan komunitas yang ada. Rancangan Wisata Ranu Grati mengakomodasi aktivitas utama berupa edukasi terkait aquaculture dan perikanan sekaligus aktivitas rekreasi di Ranu Grati. Penambahan fasilitas edukasi aquaculture ini bersesuaian dengan potensi lokal masyarakat yang bermata pencaharian sebagai pembudidaya, nelayan, dan pemancing. Hal ini menjadikan edukasi dan rekreasi sebagai konsep dasar pada perancangan Aquaculture Edu-tourism Ranu Grati. Konsep edukasi dikembangkan melalui museum ikan air tawar dan budidaya perikanan yang terhubung dengan budidaya ikan di danau yang diakukan oleh masyarakat sekitar. Kemudian, konsep rekreasi dikembangkan melalui wisata air danau, amphitheater, dan lain sebagainya.
Impresi Spasial pada Rancangan Ruang Kontemplasi dengan Studi Interaksi Karakter Alisyah, Nurma Fathia; Hayati, Arina
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v13i1.139571

Abstract

Pengalaman spasial pada rancangan arsitektur dipengaruhi oleh interaksi, aktivitas, dan ekspresi karakter manusia yang berbeda. Paper ini menjelaskan bagaimana proses perancangan ruang publik untuk mengakomodasi berbagai aktivitas kontemplasi dengan menyediakan ruang renung interaktif. Bangunan ruang publik ini terletak di konteks lingkungan yang mudah diakses oleh generasi produktif karena merespon keberagaman, kepribadian pengguna saat ini. Perancangan menggunakan pendekatan perancangan interaktif dengan melakukan eksplorasi definisi aktivitas, fungsi bangunan, serta suasana yang akan dihadirkan. Metode riset dan perancangan mencakup menentukan definisi aktivitas kontemplasi, dengan menggunakan metode studi literatur dan kolase aktivitas. Hasil pada perancangan ini menata hubungan hubungan antara sirkulasi, penataan spasial, dan suasana berdasarkan aktivitas hening, eksploratif, kolaboratif, dan kreatif. Pada penataan massa, terdapat walkway yang memisahkan dua massa bangunan yang tidak hanya dipengaruhi oleh jenis aktivitas, tetapi juga aksesibilitas tapak. Untuk membangun suasana spasial, diterapkan integrasi antara ruang luar dan ruang dalam, penggunaan material dan warna agar bangunan dapat mengakomodasi aktivitas kontemplasi interaktif.
Pengaruh Penambahan Bakteri Asam Laktat Weissella confusa pada Pelet Terhadap Pertumbuhan dan Komposisi Proksimat Ikan Lele (Clarias gariepinus) Yuwono, Safira Azzahra; Nurhayati, Awik Puji Dyah; Amin, Muhamad
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v13i1.146854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi Weissella confusa pada pelet dari limbah ekstrak ikan gabus (LEIG) terhadap performa pertumbuhan dan kom-posisi proksimat ikan lele, Clarias gariepinus. Performa per-tumbuhan diukur dengan pengamatan panjang dan berat ikan, nilai konversi pakan, tingkat kelangsungan hidup dan analisa proksimat pada pelet maupun daging ikan lele. Data yang didapatkan dianalisis tingkat homogenitas dan dilanjutkan de-ngan uji ANOVA one-way dan Tukey untuk mengetahui signi-fikan antar perlakuan. Perlakuan terdiri dari K0 (Pelet komer-sial), K1 (Pelet LEIG tanpa probiotik), K2 (Pelet LEIG + probiotik 1,0 × 105 CFU/g), K3 (Pelet LEIG probiotik 1,0 × 107 CFU/g), dan K4 (Pelet LEIG + probiotik 1,0 × 109 CFU/g). Ha-sil penelitian menunjukkan bahwa pertambahan berat dan panjang ikan tertinggi didapatkan dari perlakuan K3 (8,40 g dan 7 cm) dengan laju pertumbuhan spesifik tertinggi, yaitu 3,89% BT/hari. K3 memiliki nilai FCR 1,34 dan tingkat kelangsungan hidup ikan 53,33%. Hasil uji proksimat pelet K3, yaitu air 8,45%, abu 14,52%, lemak 4,15%, protein 58,59%, karbohidrat 26,82%, dan pada ikan K3 yakni air 75,62%, abu 1,93%, lemak 1,47%, protein 11,82%, dan karbohidrat 17,72%.
Penerapan Lokalitas Budaya Jawa pada Desain Interior Masjid Jami’ As-salaf Gresik dengan Pendekatan Berkelanjutan Safinulinnajah, Icca; Hawari, Firman
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v13i1.146322

Abstract

Konsep orisinal masjid dalam agama Islam adalah menitikberatkan pada kesederhanaan dan fungsi ruang yang sebagian besar digunakan untuk melaksanakan salat dan upacara keagamaan lainnya. Namun, masjid kini telah mengalami pergeseran fungsi dan peran. Masjid dibangun secara signifikan dengan skala monumental dan menjadi bangunan pusat atau landmark. Selain itu, Pembangunan masjid kini dirancang sesuai dengan stereotip yang mengakar kuat di benak masyarakat. Repetisi elemen seperti bentuk kubah, Menara, mihrab, dan lainnya sedikit atau tidak memiliki fungsi yang jelas. Pergeseran fungsi masjid dan repetisi elemen sesuai stereotip tersebut menggambarkan kurangnya nilai-nilai keberlanjutan yang mampu mengakomodasi kegiatan pengguna. Untuk memenuhi nilai-nilai tersebut, perancangan interior Masjid Jami’ As-salaf Gresik menerapkan konsep lokalitas budaya Jawa dengan pendekatan keberlanjutan yang menitik beratkan pada keberlanjutan sosial. Penerapan konsep tersebut juga didapat dari pengumpulan kuesioner kepada pengguna yang sebagian besar menginginkan desain Masjid Jami’ As-salaf Gresik ini mampu memuat nilai-nilai lokalitas budaya setempat. Selain menerapkan lokalitas budaya Jawa, ruang hidup yang dirancang secara universal juga memiliki peranan penting guna mencapai kehidupan yang berkelanjutan. Konsep tersebut diimplementasi dalam layout desain yang ramah terhadap disabilitas, penambahan ruang yang dapat mengakomodasi aktivitas pengguna dan elemen-elemen desain yang di dapat dari transformasi ide bentuk ornamen khas bangunan Jawa. Penggunaan ornamen tersebut di desain dengan efektif agar selain dapat memenuhi fungsi estetika dan keberlanjutan sosial budaya, juga dapat memenuhi unsur keberlanjutan lain dalam hal ekologi dan ekonomi.
Desain Interior Eve Spa Bali dengan Pendekatan Therapeutic Design Guna Meningkatkan Relaksasi Pelanggan Wulansari, Indah Ajeng; Wardhana, Mahendra
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v13i1.146686

Abstract

Rutinitas merupakan hal yang hampir dialami oleh manusia di setiap harinya. Dengan fenomena kehidupan ma-syarakat yang penuh dengan hiruk pikuk serta beratnya tun-tutan, membuat masyarakat mencari cara untuk menghilang-kan kondisi tersebut, di antaranya dengan berekreasi ataupun dengan rejuvinasi melalui spa yang saat ini mulai diminati masyarakat. Eve Spa merupakan salah satu spa yang berlokasi di Bali, tepatnya berada di wilayah Jalan Pantai Berawa. Pe-nulisan laporan ini bertujuan untuk merancang spa yang memberikan kenyamanan kepada pengunjung dengan meran-cang sistem sirkulasi yang efisien, memberikan pengalihan positif, menyuguhkan unsur-unsur keunggulan alam sehingga dapat memberikan relaksasi kepada para pelanggan. Pengapli-kasian konsep therapeutic design menjadi salah satu cara untuk memberikan kenyamanan tersebut. Metode yang digunakan dalam merancang yaitu menggunakan metode design thinking, yang didasari oleh kebutuhan aktivitas pengguna. Dari metode tersebut dilakukan pengolahan data diperoleh dari hasil wawancara dan kuesioner yang nantinya akan menghasilkan visualisasi desain. Ruang yang dirancang meliputi area tunggu, lounge, ruang VIP Spa, dan ruang hair styling.

Page 2 of 3 | Total Record : 28