cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 134 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2014)" : 134 Documents clear
Teorema Titik Tetap pada Ruang Ultrametrik Diskrit Wihdatul Ummah; Sunarsini Sunarsini; Sadjidon Sadjidon
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.525 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.8021

Abstract

Suatu ruang metrik dikatakan ruang ultrametrik jika metrik memiliki sifat ketaksamaan segitiga kuat; . Jika setiap koleksi penyusutan dari bola pada X memiliki irisan tak kosong, maka ruang ultrametrik disebut ruang ultrametrik bola lengkap. Dalam tugas akhir ini dikaji mengenai teorema titik tetap pemetaan di ruang ultrametrik bola lengkap khususnya pada ruang ultrametrik diskrit. Teorema ini menunjukkan bahwa titik tetap dari pemetaan satu-satu pada ruang ultrametrik itu ada dan tunggal.
Pemilihan Susu Formula untuk Memenuhi Asupan Gizi pada Balita dengan Metode Finite Covering Listyani Deewi; Nuri Wahyuningsih; Darmaji Darmaji
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.358 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.8027

Abstract

Sesuai dengan tujuan kesehatan nasional, angka masalah gizi buruk terhadap balita diharapkan dapat dikurangi. Informasi tentang nutrisi yang tercantum dalam kotak/kaleng susu formula dapat dianalisis dengan nutrisi yang dianjurkan untuk balita yang dapat dilihat pada data angka kecukupan gizi balita per-harinya. Dalam penelitian, pemilihan susu formula untuk balita dilakukan dengan menggunakan metode finite covering dalam bentuk metode pencabangan yang diawali dengan teknik reduksi. Selanjutnya hasil dari pencabangan tersebut didapatkan jenis susu formula dengan kandungan nutrisi yang optimal serta harga yang tepat untuk memenuhi asupan gizi yang dibutuhkan oleh balita. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwasusu formula dengan nutrisi yang optimal dan harga yang tepat adalah Bimbi 3.
Analisis Pengelompokkan Negara-Negara Importir Produk Indonesia Berdasarkan Faktor Barang Industri Jalu Handoko; Sony Sunaryo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.24 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.8053

Abstract

Bidang industry merupakan salah satu penyumbang pendapatan terbesar Negara Republik Indonesia. Ekspor merupakan salah satu cara bagi Negara untuk meningkatkan pendapatannya. Ekspor hasil industry menjadi salah satu penyumbang pendapatan Negara terbesar disampin gekspor mineral tambang. Negara importir yang terkait dengan Indonesia total berjumlah ratusan, hal ini tentu memerlukan klasifikasi yang baik agar strategi ekonomi dan peraturan pemerintah lebih akurat dalam memaksimalkan keuntungan ekonomi negara dari sektor ekspor industri. Analisis biplot dan diskriminan merupakan salah satu metode klasifikasi yang baik dan sederhana dalam melakukan klasifikasi secara tepat. Analisis biplot bertujuan untuk melakukan pengelompokkan awal secara visual untuk kemudian dilakukan analisis diskriminan untuk melihat ketepatan klasifikasi yang dihasilkan. Hasil dari analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa dari 4 kelompok benua yang dilakukan proses klasifikasi menunjukkan bahwa 3 benua telah memiliki ketepatan klasifikasi sebesar 100% sedangkan satu benua sebesar 92,1%. Namun apabila diinginkan ketepatan klasifikasi yang lebih baik dapat dilakukan metode analisis yang lebih advance.
Analisis Six Sigma Pada Produk Casing Pompa Sebagai Metode Perbaikan Kualitas (Studi Kasus: Pt. Zenith Allmart Precisindo) Hafiedza Pradana Rakasiwi; Haryono Haryono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.136 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.8060

Abstract

Pada Februari 2014, produk baja terbanyak yang diproduksi PT. Zenith Allmart Precisindo (ZAP) adalah casing pompa dengan reject sebesar 3,35%, padahal target maksimal reject 2% per bulan, ada gap sebesar 1,35%. Analisis DMAIC Six Sigma dilaksanakan untuk mengurangi persentase reject. Pada define, ditentukan project charter, peta proses produksi, dan SIPOC diagram. Dari SIPOC diagram ditentukan 10 CTQ. Pada fase measure dilakukan attribute agreement analysis untuk QC, hasilnya adalah repeability dan reproducibility sistem pengukuran sudah baik. Setelah produksi diamati sebulan, dilakukan analisis kapabilitas dan sigma proses yang menunjukkan bahwa saat ini perusahaan berada pada level 3,925 sigma dan dipping adalah proses dengan level sigma terendah. Defect terbanyak di dipping adalah bocor. Hasil two-way ANOVA menunjukkan shift dan tim tidak memberikan pengaruh yang berbeda terhadap proporsi reject karena bocor. Dari FMEA diketahui penyebab bocor paling potensial adalah cetakan keramik kurang tebal dan pelapisan cetakan keramik tidak merata ketebalannya. Rekomendasi kepada perusahaan adalah mengecek viscosity slurry dan ketebalan setiap layer pasir, maintenance mesin mixer secara rutin, mengadakan training ISO 9001:2008, melakukan sosialisasi proyek Six Sigma, dan memperbaiki robot di area dipping yang sedang rusak. Perusahaan mengimplementasikan pemeriksaan viscosity slurry, level sigma area dipping menjadi 3,878 sigma. Ada peningkatan level sigma sebesar 0,191 pada area ini.
Peramalan Netflow Uang Kartal dengan Metode ARIMAX dan Radial Basis Function Network (Studi Kasus Di Bank Indonesia) Renny Elfira Wulansari; Suhartono Suhartono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.777 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.8064

Abstract

BI memiliki satu tujuan tunggal yakni mencapai dan menjaga kestabilan nilai rupiah. Salah satu hal yang dilakukan untuk memenuhi tujuan ini adalah dengan pemantauan netflow uang kartal dengan meramalkan netflow uang kartal. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan netflow uang kartal dengan metode ARIMAX dan Artificial Neural Network (ANN) dilanjutkan dengan membandingkan hasil ketepatan peramalan kedua metode tersebut. Pada penelitian ini netflow uang kartal akan diramalkan dengan ARIMAX dengan efek variasi kalender dan variabel prediktor IHK serta kurs. Metode yang digunakan untuk ANNadalah metode Radial Basis Function Network (RBFN). Diperoleh hasil bahwa model ARIMAX dengan efek variasi kalender dan variabel prediktor IHK merupakan model dengan peramalan netflow uang kartal terbaik.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Konsumsi Pengguna Napza Suntik (Penasun) di Yayasan Bina Hati Surabaya Menggunakan Metode Regresi Logistik Ordinal I Dewa Ayu Ratih Weda Iswara; Purhadi Purhadi; I Nyoman Latra
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.797 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.8065

Abstract

Penggunaan NAPZA dengan cara menyuntikkan langsung ke dalam tubuh merupakan salah satu cara penggunaan NAPZA yang paling beresiko dalam penularan penyakit. Hal tersebut dikarenakan obat-obatan tersebut langsung berhubungan dengan darah dan juga penggunaan jarum suntik secara bergantian serta penggunaan jarum suntik yang tidak steril. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat konsumsi pengguna NAPZA suntik. Berdasarkan hasil analisis regresi logistik ordinal tanpa interaksi diperoleh variabel yang signifikan berpengaruh tergadap tingkat konsumsi pengguna NAPZA suntik adalah variabel usia, pekerjaan, penghasilan, dan status nikah orang tua. Sedangkan variabel yang signifikan berpengaruh tergadap tingkat konsumsi pengguna NAPZA suntik pada regresi logistik ordinal dengan interaksi adalah variabel interaksi merokok dan variabel teman, variabel interaksi pekerjaan dan variabel pendidikan, serta variabel interaksi pendidikan dan variabel lingkungan.
Analisis Reliabilitas Transformator (Trafo) di PT. PLN APJ Surabaya Barat dengan Pendekatan Bayesian Mixture Zainiyah Hilda Paramita; Nur Iriawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.211 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.8066

Abstract

Transformator adalah suatu peralatan listrik statis yang berfungsi sebagai penaik (step up) dan penurun (step down) tegangan atau arus. Besarnya jumlah permintaan akan kebutu-han listrik saat ini menyebabkan reliabi-litas dan faktor yang mempengaruhi lama bertahan trafo menjadi prioritas. Apabila terjadi kerusakan pada trafo maka terjadi pemadaman listrik di suatu daerah. Karena adanya variasi yang sangat besar pada data usia pakai trafo PLN, histogram trafo membentuk sebuah pola menyerupai gabungan dari dua distribusi weibull. Pendekatan Bayes digunakan dengan menggabungkan pengetahuan subjektif (prior) mengenai distribusi peluang dari parameter yang tidak diketahui dengan informasi yang diperoleh dari sampel. Data yang digunakan adalah data usia pakai trafo di PLN APJ Surabaya Barat dan faktor-faktor yang akan diteliti pengaruhnya terhadap reliabilitas dari trafo sebagai variabel bebas adalah beban trafo dan jumlah pelanggan yang dilayani masing-masing trafo. Data usia pakai transformator mengikuti pola distribusi mixture weibull. Semakin bertambahnya usia pakai trafo, nilai reliabilitas dari sebuah trafo juga terus mengalami penurunan. Untuk menghindari terjadinya pemadaman akibat kerusakan trafo, maka perlu ditetapkan usia trafo sebesar 20 tahun dengan nilai reliabilitas sebesar 7,5% sebagai early warning system (EWS) dari preventive maintanance pergantian trafo PT. PLN APJ Surabaya Barat. Dari hasil posterior parameter kovariat, faktor kapasitas tegangan yang dimiliki masing-masing trafo (X1) dan jumlah pelanggan yang dilayani masing-masing trafo di daerah tersebut (X2) tidak signifikan mempengaruhi hazard atau laju bertahan trafo dari kerusakan yang dimodelkan dalam Regresi Cox.
Bootstrap Aggregating Multivariate Adaptive Regression Splines (Bagging MARS) untuk Mengklasifikasikan Rumah Tangga Miskin di Kabupaten Jombang Oktiva Dhani Arleina; Bambang Widjanarko Otok
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.236 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.8067

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah sosial utama setiap negara, terutama negara berkembang termasuk Indonesia. Fokus penelitian ini adalah pada kemiskinan di Kabupaten Jombang karena peningkatan IPM dan ekonomi Kabupaten Jombang tidak disertai penurunan angka kemiskinan pada tahun 2009 sampai dengan tahun 2011, hal ini diduga karena pemberian bantuan untuk rumah tangga miskin di Kabupaten Jombang belum tepat sasaran, sehingga perlu adanya metode pengklasifikasian bantuan yang diharapkan rumah tangga miskin agar bantuan dapat tepat sasaran. MARS merupakan salah satu metode klasifikasi yang difokuskan untuk mengatasi permasalahan dimensi tinggi dan diskontinuitas pada data.Ketepatan atau tingkat akurasi klasifikasi metode MARS dapat ditingkatkan menggunakan metode resampling yaitu bagging.Penelitian ini akan menerapkan MARS bagging dalam mendapatkan model pengkla-sifikasian rumah tangga miskin berdasarkan bantuan yang diharapkan di Kabupaten Jombang. Hasil pemodelan MARS disimpulkan bahwa probabilitas rumah tangga miskin di Kabupaten Jombang yang membutuhkan bantuan primer sebesar 0,789 dan probabilitas membu-tuhkan bantuan sekunder sebesar 0,211, serta terdapat 14 variabel yang mempengaruhi bantuan yang diharapkan rumah tangga miskin di Kabupaten Jombang. Keakuratan klasifikasi metode MARS sebesar 69,40 persen, sedangkan keakuratan metode bagging MARS terbaik diantara 25, 50, 100, 150, 200, 250, dan 500 replikasi adalah 69,63 persen. Sehingga dalam penelitian ini, metode bagging MARS lebih tepat digunakan untuk mengklasifikasikan bantuan yang diharapkan rumah tangga miskin di Kabupaten Jombang.
Peramalan Total Market Sepeda Motor dan Total Penjualan Motor “X” di Propinsi Jawa Timur dengan Pendekatan ARIMA Box-Jenkins dan Autoregressive Integrated Moving Average with Exogenous Input (ARIMAX) Novita Dwi Rahayuningtyas; Setiawan Setiawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.041 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.8068

Abstract

Pertumbuhan penduduk di Jawa Timur berdampak pada meningkatnya kebutuhan transportasi. Sepeda motor menjadi pilihan utama dikarenakan lebih murah dan efisien. Tentunya peningkatan penjualan sepeda motor memberikan keuntungan bagi produsen. Di Jawa Timur, distributor utama sepeda motor “X” adalah PT. Y. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan penjualan sepeda motor “X” dan total market sepeda motor di Jawa Timur, sehingga dapat diperkirakan market share penjualan sepeda motor “X” periode berikutnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ARIMA Box-Jenkins dan ARIMAX. Dalam penelitian ini, data yang digunakan yaitu data total market sepeda motor dan penjualan sepeda motor “X” di Jawa Timur. Data terbagi menjadi dua, yaitu in-sample periode Januari 2003 sampai dengan Desember 2013 serta data out-sample periode Januari 2014 sampai dengan Maret 2014. Hasil analisis menunjukkan bahwa model terbaik total market sepeda motor adalah ARIMA (0,1,1)(0,1,1)12, sedangkan penjualan sepeda motor “X” yaitu model ARIMA ([1,13],1,0)(1,1,0)12 dikarenakan memiliki nilai sMAPE terkecil berdasarkan out-sample.
Peramalan Penjualan Sepeda Motor Tiap Jenis di Wilayah Surabaya dan Blitar dengan Model ARIMA Box-Jenkins dan Vector Autoregressive (VAR) Ade Dwi Anggraeni; Agus Suharsono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.258 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.8071

Abstract

Transportasi khususnya sepeda motor saat ini menjadi salah satu elemen yang sangat dibutuhkan manusia dalam membantu mobilitas manusia melakukan kegiatan sehari-hari. AISI (2010) menjelaskan bahwa penjualan sepeda motor di Indonesia meningkat dari 5,9 juta unit di tahun 2009 menjadi 7,4 unit di tahun 2010. Adanya peningkatan sebesar 25,7 persen dalam satu tahun menunjukkan adanya pertumbuhan yang pesat untuk penjualan sepeda motor di Indonesia. Pada penelitian ini menganalisis mengenai peramalan penjualan sepeda motor Merk “X” dan Total Market tiap jenis di wilayah Surabaya dan Blitar karena Surabaya dan Blitar memiliki nilai IPM tertinggi di Jawa Timur. Diduga terdapat efek hubungan timbal balik antar penjualan sepeda motor, sehingga penyelesaian dalam kasus ini menggunakan metode ARIMA secara univariate dan Vector Autoregressive (VAR) secara multivariate. Berdasarkan univariate time series didapatkan model terbaik wilayah Surabaya adalah model ARIMA (1,1,0) baik untuk variabel Total Merk “X”, Total Market, Merk “X” maupun variabel Total Market jenis matic dan sport kecuali pada Merk “X” jenis sport model terpilih adalah ARIMA (0,1,0). Begitu pula pada wilayah Blitar didapatkan model terbaiknya adalah ARIMA (1,1,0) variabel Total Merk “X”, Total Market, Merk “X” maupun variabel Total Market jenis matic dan sport kecuali pada Merk “X” jenis sport model terpilih adalah ARIMA (0,1,1). Sedangkan untuk model VAR didapatkan VARIMA (1,1,0) untuk Merk “X” dan Total Market Surabaya dan Blitar.

Page 2 of 14 | Total Record : 134