cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 134 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2014)" : 134 Documents clear
Evaluasi Formasi Menggunakan Data Log dan Data Core pada Lapangan "X” Cekungan Jawa Timur Bagian Utara Arga Nuryanto; Bagus Jaya Santosa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4015.005 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi formasi pada sumur A pada lapangan “X”, cekungan Jawa Timur bagian utara. Data yang digunakan adalah data log dan data core. Estimasi permeabilitas menggunakan beberapa cara yaitu persamaan Timur, Coates Free Fluid Index, dan Persamaan Coates Dumanoir pada data log dan Single Transformation dari hasil crossplot antara permeabilitas core dengan porositas core pada data core. Untuk estimasi permeabilitas menggunakan Single Transformation didapatkan pengelompokan Hydraulic Flow Unit (HFU) dari perhitungan Flow Zone Indicator (FZI), sedangkan untuk estimasi permeabilitas dengan Persamaan Timur menggunakan data saturasi air (Sw). Hasil evaluasi formasi ditemukan letak zona reservoir pada kedalaman 4270 – 4312ft. Terdapat perbedaan hasil dalam perhitungan nilai permeabilitas. Hal tersebut dikarenakan pada estimasi permeabilitas menggunakan data log dan data core yang diperoleh dengan cara dan prinsip yang berbeda. Hasil permeabilitas yang optimum adalah menggunakan data core karena data core mewakili kondisi batuan sebenarnya dan lebih akurat jika dibandingkan dengan data log.
Karakterisasi Sifat Separator Komposit PVDF/poli(dimetilsiloksan) Dengan Metode Pencampuran Membran (Blending Membrane) Devi Eka Septiyani Arifin; Mochamad Zainuri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.295 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6693

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat bahan separator komposit polivinilidene flouride (PVDF) dan poli(dimetilsiloksan) (PDMS) dengan metode pencampuran membran (blending membrane). Perbandingan variasi komposisi PVDF/PDMS yaitu 10:0, 9:1, 8:2, dan 7:3. Tujuan dari peningkatan fraksi konsentrasi dari PDMS terhadap PVDF untuk meningkatkan performa separator komposit yang meliputi dimensi porositas, kerapatan pori, dan konduktivitas listriknya. Berdasarkan analisa kristalografi dengan menggunkan XRD, peningkatan konsentrasi PDMS mengakibatkan menurunnya derajat kristalinitas, dimana derajat kristalinitas tertinggi dicapai pada perbandingan 10:0 sebesar 63,84% dan terendah pada perbandingan 7:3 sebesar 29,26%, dan berdasarkan interpretasi data FTIR material tersebut termasuk kedalam kriteria bahan komposit karena kedua fasa dari bahan tersebut masih bisa dibedakan bilangan gelombang vibrasi molekuler masing-masing bahan penyusunnya. Hasil analisa XRD fasa kristalin PVDF termasuk kriteria jenis fasa α-PVDF. Semakin tinggi konsentrasi PDMS mengakibatkan penurunan dimensi porositas dan meningkatkan kerapatan porositasnya, dengan dimensi pori terkecil sebesar 1,71 µm dan kerapatan pori sebesar 4,07x1011 count/m2 pada perbandingan 7:3. Pada perbandingan komposisi 7:3 mempunyai nilai konduktivitas listrik sebesar 3,45 x 10-4 S/cm dan resistansi meningkat hingga 80% pada penambahan PDMS. Berdasarkan kriteria diatas, material ini dapat dikategorikan sebagai bahan separator pada baterai ion lithium.
Pengaruh Temperatur Kalsinasi pada Pembentukan Lithium Iron Phosphate (LFP) dengan Metode Solid State Arum Puspita Sari; Dessy Putri Efhana; Mochamad Zainuri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5038.858 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6694

Abstract

Sebuah sintesis material katoda Lithium Iron Phosphate (LFP) dengan metode solid state telah selesai dilakukan. Bahan dasar yang digunakan adalah serbuk Lithium Carbonate sebagai sumber ion Li, Iron(III) Chloride Hexahydrate sebagai ion Fe, Di-ammonium Hydrogen Phosphate sebagai ion phosphate. Pada penelitian ini digunakan variasi temperatur kalsinasi yaitu 500°C, 550°C, 600°C, dan 700°C dengan waktu penahanan selama 10 jam. Karakterisasi dilakukan dengan mengunakan pengujian Difraktometer Sinar-X (XRD), Scanning Electron Microscopy (SEM), Particle Size Analyzer (PSA), dan LCR Two Probe. Analisis data XRD dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak X’pert High Score Plus (HSP). Hasil analisis menunjukkan bahwa prosentase fasa olivine dan konduktivitas listrik tertinggi, yaitu 35% dan 0,0769 S/cm terbentuk pada temperatur kalsinasi 700oC. Partikel material katoda LFP berukuran mikron dalam rentang 0,8 – 1,3μm seperti yang ditunjukkan berdasarkan pengujian Particle Size Analyzer (PSA).
Pengaruh Temperatur Kalsinasi terhadap Konduktivitas Listrik pada Bahan Elektrolit Padat Li1.3Ti1.7Al0.3(PO4)3 (LTAP) dengan Menggunakan Metode Liquid Mixing Dita Viantyas; Mochamad Zainuri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (967.267 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6696

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mensintesis bahan elektrolit padat Li1,3Ti1,7Al0,3(PO4)3 (LTAP) dengan metode liquid mixing. Penelitian dilakukan dengan bahan dasar serbuk Lithium Carbonat, serbuk Aluminium murni, Titanium Butoxide, Asam Phospat dan pelarut HCl. Sintesis elektrolit padat Li1,3Ti1,7Al0,3(PO4)3 dilakukan dengan menggunakan variasi temperatur. Variasi temperatur digunakan pada 600°C, 700°C, 800°C,  900°C dan 1000ºC, dimana waktu kalsinasi untuk semua variasi temperatur selama 2 jam. Karakterisasi bahan dilakukan dengan mengunakan pengujian DTA/TG, Difraktometer Sinar-X (XRD),  Scanning Electron Microscopy (SEM), dan Konduktivitas Listrik. Analisis data XRD dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Match! dan penghalusan Rietveld menggunakan software Rietica. Peningkatan perlakuan temperatur memperkecil struktur NASICON sehingga nilai konduktivitas listrik juga semakin menurun. Pada temperatur 600ºC memiliki struktur NASICON terbanyak yaitu 65,78% dan konduktivitas listrik yang paling tinggi mencapai 8,71×10-5S/cm. Ukuran partikel elektrolit padat Li1.3Ti1.7Al0.3(PO4)3 sebesar 0,1-1µm, semakin tinggi perlakuan temperatur maka ukuran partikel semakin besar.
Sintesis Titanium Dioksida (TiO2) Menggunakan Metode Logam-Terlarut Asam Ella Agustin Dwi Kiswanti; Suminar Pratapa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2051.048 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6697

Abstract

Telah dilakukan sintesis titanium dioksida menggunakan metode logam-terlarut asam. Metode ini menggunakan logam Ti dan HCl 37% sebagai bahan dasar. Serbuk Ti  dilarutkan ke dalam HCl 37% sambil diaduk di atas magnetic stirrer selama 1,5 jam pada temperatur 60-70°C hingga larutan berwarna ungu kehitam-hitaman. Selanjutnya, dikeringkan pada temperatur 100°C. Serbuk hasil pengeringan dikalsinasi pada temperatur 200, 400, 600, 700, dan 800°C. Serbuk hasil kalsinasi diuji dengan XRD, selanjutnya pola difraksi serbuk hasil kalsinasi dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Secara kualitatif yaitu dengan mencocokkan puncak-puncak pola difraksi dengan pola difraksi pada database menggunakan search match! dan diketahui fasa yang terbentuk adalah fasa anatas dan rutil. Analisis selanjutnya yaitu secara kuantitatif yang pertama menggunakan perangkat lunak Rietica untuk mengetahui berat relatif fasa serbuk titanium dioksida, didapatkan fraksi berat relative fasa rutil 100% pada temperatur kalsinasi 200, 400, dan 800°C, dan analisis kuantitatif yang kedua dengan perangkat lunak MAUD didapatkan ukuran kristal rutil terkecil adalah 6 nm pada temperatur 200°C dan ukuran kristal rutil terbesar pada temperatur 800°C yaitu 264 nm.
Pre Stack Depth Migration Vertical Transverse Isotropy (PSDM VTI) pada Data Seismik Laut 2D Thariq Guntoro; Bagus Jaya Santosa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7990.191 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6698

Abstract

Pengolahan data seismik dalam domain waktu atau pre stack time migration (PSTM) memiliki kelemahan jika terjadi variasi kecepatan lateral yang tinggi pada data seismik, hal ini mengakibatkan model kecepatan yang dihasilkan dari PSTM tidak sesuai dengan model kecepatan yang sebenarnya. Dalam pengolahan PSTM digunakan model kecepatan rms atau Vrms yang mengasumsikan bahwa kecepatan gelombang seismik semakin dalam semakin cepat. Asumsi ini tidak berlaku jika terjadi variasi kecepatan lateral, dimana pada penelitian tugas akhir ini terdapat variasi kecepatan lateral yang ditandai dengan munculnya lapisan karbonat yang mempunyai kecepatan tinggi. Sehingga perlu dilakukan proses pengolahan data seismik lanjutan yaitu dengan metode pre stack depth migration (PSDM). Metode PSDM memperhitungkan variasi kecepatan lateral, dimana pada metode ini digunakan model kecepatan interval dengan domain kedalaman sebagai data masukan pada tahap migrasi. Model kecepatan interval menggunakan asumsi ray tracing tiap lapisan. Dalam penelitian model kecepatan interval diperoleh dengan menggunakan transformasi Dix dan coherency inversion. Setelah dilakukan PSDM konvensional ternyata masih terdapat gather yang belum lurus pada far offset, dimana terdapat efek hockey stick. Kemudian digunakan metode PSDM VTI untuk mereduksi efek hockey stick pada far offset. Pada PSDM VTI digunakan persamaan Fourth Order Normal Move Out (NMO) dengan parameter epsilon sebagai data masukan. Parameter epsilon diperoleh dari analisa semblance epsilon dari full fold depth gather. Interval epsilon dan model kecepatan interval digunakan sebagai data masukan pada proses migrasi, sehingga diperoleh VTI depth gather. Hasil depth gather dari metode PSDM VTI menunjukkan efek hockey stick yang tereduksi, dimana gather pada far offset relatif lurus. Hasil stacking menunjukkan bahwa, penampang PSDM VTI mampu mencitrakan reflektor yang lebih menerus dan mencitrakan fitur patahan secara optimal.
Aplikasi Inversi Seismik untuk Karakterisasi Reservoir lapangan “Y”, Cekungan Kutai, Kalimantan Timur Satya Hermansyah Putri; Bagus Jaya Santosa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.714 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6699

Abstract

Karakterisasi reservoir di lapangan “Y” telah dilakukan dengan inversi seismik impedansi akustik. Metode inversi impedansi akustik dilakukan untuk memprediksi informasi sifat fisis bumi berdasarkan informasi rekaman seismik yang diperoleh. Pada penelitian ini digunakan empat buah sumur dan delapan buah lintasan seismik yang terletak pada area penelitian. Metode seismik inversi menghasilkan peta distribusi nilai impedansi akustik sedangkan ekstraksi atribut seismik menghasilkan peta distribusi nilai amplitudo. Model inisial dibuat sebanyak tiga buah sesuai dengan klasifikasi rentang nilai distribusi impedansi pada masing-masing sumur. Kombinasi peta sebaran densitas dan porositas menunjukkan area prospektif yang terletak di sebelah timur channel, dengan porositas yang relatif lebih tinggi. Dari hasil analisa crossplot menunjukkan bahwa penggunaan atribut impedansi akustik pada studi ini belum mampu memisahkan litologipada area penelitian.
Pelapisan Permukaan Grafit dengan TiC melalui Proses Difusional Farah Aulia Rahma Wati; Suasmoro Suasmoro
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4739.907 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6700

Abstract

Pembentukan lapisan tipis TiC pada permukaan grafit dilakukan dengan menggunakan metode PIRAC (Powder Imersion Reaction Assisted Coating) melalui proses disfusional. Proses difusi dengan titanium saja tidak menghasilkan lapisan TiC selama difusi 24 jam pada 1000oC dalam atmosfer argon mengalir. Sedangkan dengan penambahan iodium 4% ke dalam serbuk titanium telah terbentuk lapisan tipis TiC selama proses 4 jam. Analisis XRD dengan menggunakan metode refinement (pencocokan) Rietveld menunjukkan bahwa lapisan tipis TiC yang diperoleh mempunyai strukturrocksalt dengan parameter kisi a=b=c=4,318657Å.
Rancang Bangun Alat Pemilah Bawang Merah Berdasarkan Ukuran Diameter Moh. Roni Hidayat; Endarko Endarko
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2782.806 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6704

Abstract

Telah dilakukan perancangan dan pembuatan alat pemilah bawang merah berdasarkan ukuran diameternya. Alat ini memanfaatkan  pengolahan citra digital dalam memproses data yang diambil. Data yang diambil dalam penelitian ini berupa data citra berformat bitmap yang diambil menggunakan webcam. Data citra yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan software yang dibuat di Microsoft Visual Studio 2010. Dari hasil pengolahan citra data yang diperoleh maka akan diperoleh nilai ukuran bawang merah yang kemudian akan dikelompokkan kualitasnya berdasarkan ukuran hasil pengolahan data dari alat. Pengujian alat dilakukan terhadap 51 siung bawang merah dengan kualitas yang berbeda-beda. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa telah berhasil difabrikasi sebuah alat  untuk memilah bawang merah berdasarkan ukurannya dengan kecepatan 6 siung per menit. Sistem yang dibuat memiliki kemampuan untuk mengenali tiga perbedaan ukuran. Alat yang telah dibuat dalam Tugas Akhir ini telah berhasil memilah 52 bawang merah dalam tiga kategori ukuran yaitu kelas I (20 siung) dengan error 1.14%, kelas II (11 siung) dengan kesalahan 3.06% dan kelas III (20 siung) dengan kesalahan 3.04%. Perbandingan antara hasil pengukuran alat dengan ukuran sebenarnya adalah sebanding dengan persamaan y = 0,9977x + 4,2791.
Perancangan dan Pembuatan Sensor Level Untuk Sistem Kontrol pada Proses Pengendapan CaCO3 dalam Air dengan Metode Medan Magnet Maylita Martani; Endarko Endarko
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.827 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6706

Abstract

Telah dilakukan pembuatan alat pengukur level air dengan menggunakan sensor Ultrasonic Range Detector PING))). Sistem pengendalian dan monitoring secara otomatis dikerjakan oleh mikrokontroler Atmega16 dan PC. Pada penelitian ini dirancang sebuah mini plant untuk kontrol otomatisasi proses pengendapan air CaCO3 dalam air. Sistem pemantauan dan pengendalian dirancang secara waktu nyata berupa level ketinggian air pada tangki hasil pengolahan. Data level akan diproses oleh mikrokontroler ATMega16 yang selanjutnya dikirim melalui komunikasi serial dengan USB yang disambungkan ke komputer sehingga dapat ditampilkan di layar monitor. Berdasarkan hasil penelitian, sistem ini dapat bekerja dengan baik ketika melakukan monitoring pada level 40−80%.

Page 7 of 14 | Total Record : 134