cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 58 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2017)" : 58 Documents clear
Pemodelan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat Provinsi Jawa Timur Menggunakan Pendekatan Regresi Semiparametrik Spline Made Ayu Dwi Octavanny; I Nyoman Budiantara; Vita Ratnasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.85 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22491

Abstract

Aspek kesehatan yang dilihat dari umur harapan hidup saat kelahiran belum dapat menjabarkan indeks kesehatan dengan baik sehingga diperlukan indikator yang dapat mengukur aspek kesehatan, yaitu Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM). IPKM dapat digunakan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan pembangunan kesehatan masyarakat suatu wilayah. Hampir semua kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur mengalami penurunan peringkat berdasarkan pengembangan IPKM 2013. Hal ini perlu menjadi perhatian bagi pemerintah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi IPKM di Provinsi Jawa Timur sehingga pemerintah dapat melakukan usaha perbaikan kualitas kesehatan masyarakat. Pada penelitian ini, IPKM dan faktor-faktor yang memengaruhinya sebagian membentuk pola tertentu dan sebagian lagi tidak membentuk pola tertentu, sehingga digunakan metode regresi semiparametrik spline. Model terbaik didapatkan dari titik knot optimum berdasarkan nilai Generalized Cross Validation (GCV) minimum. Model regresi semiparametrik spline terbaik adalah dengan menggunakan tiga titik knot. Terdapat empat variabel yang signifikan, yaitu Angka Kematian Bayi, kepadatan penduduk, persentase rumah tangga berperilaku hidup bersih dan sehat, dan persentase rumah sehat. Nilai koefisien determinasi yang dihasilkan dari model ini adalah sebesar 92,99%.
Pendekatan Regresi Semiparametrik Spline Untuk Memodelkan Rata-Rata Umur Kawin Pertama (UKP) di Provinsi Jawa Timur Dhira Audhia Pratiwi; I Nyoman Budiantara; Wahyu Wibowo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (978.641 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22501

Abstract

Penyebab utama pertambahan penduduk yang besar setiap tahunnya adalah kelahiran. Kelahiran erat kaitannya dengan umur kawin pertama. Umur kawin pertama (UKP) adalah umur pada saat wanita menikah pertama kali. Jawa Timur memiliki rata-rata UKP wanita sebesar 22 tahun, dan merupakan terendah kedua di Pulau Jawa setelah Banten. Sebanyak lebih dari 50 persen wanita di Jawa Timur kawin di usia kurang dari 20 tahun pada tahun 2012. Terdapat 5 faktor yang diduga mempengaruhi UKP, yaitu persentase penduduk yang tinggal di pedesaan, rata-rata lama sekolah wanita, persentase penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja, persentase penduduk miskin, dan gini ratio. Pemodelan UKP menggunakan regesi semiparametrik spline linier karena hubungan antara rata-rata UKP wanita Provinsi Jawa Timur dengan sebagian faktor yang diduga mempengaruhinya tidak membentuk pola tertentu dan sebagian lagi membentuk pola tertentu. Berdasarkan hasil analisis, terdapat 4 faktor yang berpengaruh signifikan terhadap rata-rata UKP, yaitu rata-rata lama sekolah wanita, persentase penduduk wanita yng tinggal di desa, persentase penduduk wanita usia 15 tahun keatas yang bekerja, dan gini ratio. Model regresi semiparametrik spline menghasilkan koefisien determinasi sebesar 90,77%.
Penentuan Panjang Optimal Data Deret Waktu Bebas Outlier dengan Menggunakan Metode Window Time Rya Sofi Aulia; Raden Mohamad Atok
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.425 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22520

Abstract

Data outlier sering kali mempengaruhi model data secara umum sehingga pengaruh dari data outlier tersebut harus dikurangi atau dihilangkan. Namun, di sisi lain outlier merupakan data yang sangat informatif apabila penyebab adanya outlier tersebut diketahui sehingga beberapa penelitian merekomendasikan untuk tidak menghilangkan outlier namun mengganti model awal dengan model baru yang disisipkan dengan model outlier. Kemunculan outlier dapat menyebabkan bias yang cukup serius dalam estimasi parameter. Atas dasar penelitian-penelitian yang dilakukan sebelumnya maka pada penelitian ini dilakukan metode baru untuk mendeteksi outlier. Tujuan dari metode ini adalah untuk mendapatkan panjang data optimum yang bisa digunakan untuk mendeteksi data outlier. Penelitian ini terfokus pada pendeteksian outlier pada data deret waktu dengan jumlah data yang banyak. Dari hasil simulasi data dan implementasi yang dilakukan pada data riil didapatkan hasil bahwa window time 500 dan 1000 memberikan nilai akurasi deteksi outlier lebih baik dibandingkan dengan window time 100. Selain itu, metode deteksi menggunakan window time memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan metode deteksi outlier biasa.
Pemodelan Regresi Poisson Inverse Gaussian Studi Kasus: Jumlah Kasus Baru HIV di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 Andriana Yoshinta Herindrawati; I Nyoman Latra; Purhadi Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.29 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22976

Abstract

Jumlah kasus baru HIV adalah salah satu contoh data count (data cacahan). Pemodelan data count dapat menggunakan regresi poisson. Terdapat asumsi yang harus dipenuhi jika menggunakan regresi poisson yaitu mean dan varians harus sama, sedangkan pada kasus data cacahan asumsi ini sering tidak terpenuhi. Hal ini terjadi karena adanya overdispersi, yaitu varians lebih besar dari mean. Oleh karena itu dalam memodelkan data cacahan tersebut tidak cukup dengan regresi poisson sederhana. Regresi poisson inverse gaussian (PIG) merupakan salah satu bentuk regresi dari mixed poisson yang dirancang untuk data cacahan dengan kasus overdispersi dan telah digunakan pada beberapa penelitian yang menggunakan data cacahan. Penaksiran parameter dilakukan dengan metode MLE dan pengujian hipotesis dengan menggunakan metode MLTR. Jumlah kasus baru HIV merupakan salah satu data cacahan yang berpotensi terjadi overdispersi. Oleh karena itu, dalam memodelkan jumlah kasus baru HIV di Provinsi Jawa Tengah tahun 2015 dapat digunakan pemodelan dengan regresi PIG. Berdasarkan model tersebut, variabel prediktor yang memberikan pengaruh signifikan terhadap jumlah kasus baru HIV di Provinsi Jawa Timur adalah persentase PUS yang menggunakan kondom, rasio fasilitas kesehatan, persentase daerah perkotaan, dan persentase penduduk usia 25-34 tahun.
Analisis Faktor yang Berpengaruh Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Jawa Timur Menggunakan Regresi Data Panel Wahyu Indri Astuti; Vita Ratnasari; Wahyu Wibowo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.33 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22977

Abstract

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) adalah salah satu indikator di bidang ketenagakerjaan untuk melihat dinamika perubahan pengangguran dalam suatu daerah. Periode waktu 11 tahun dari 2005 hingga 2015 TPT Provinsi Jawa Timur cenderung mengalami penurunan, namun tahun 2015 mengalami kenaikan hingga 4,47 persen dibanding tahun sebelumnya hanya sekitar 4,19 persen. Kenaikan TPT yang cukup signifikan diduga adanya pengaruh AEC (ASEAN Economic Comunity) diawal tahun 2015. Pemodelan Tingkat Pengangguran Terbuka Jawa Timur menggunakan regresi data panel merupakan metode dengan melibatkan data cross section dan time series, sehingga mampu menang-kap karakteristik masing-masing kabupaten/kota pada periode waktu tertentu. Pada penelitian ini menghasilkan model estimasi terbaik untuk menganalisis TPT Jawa Timur adalah Fixed Effect Model (FEM) cross section weighted dengan R2 sebesar 79,54 persen. Berdasarkan analisis tersebut didapatkan variabel yang berpengaruh signifikan terhadap TPT Jawa Timur adalah TPAK, laju pertumbuhan penduduk, rasio ketergantungan, usia diatas 15 tahun tamat SMA/SLTA dan UMK.
Peramalan Volume Pemakaian Air Di PDAM Kota Surabaya dengan Menggunakan Metode Time Series Moh Ali Asfihani; Irhamah Irhamah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.065 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22978

Abstract

Ketersediaan air bersih di dunia ini sangat terbatas, sedangkan jumlah manusia setiap waktu semakin bertambah. Banyak permasalahan yang sampai saat ini belum dapat diatasi salah satunya adalah penyediaan air bersih. Pada penelitian ini bertujuan untuk memodelkan volume pemakaian air di PDAM Kota Surabaya pada kelompok rumah tangga atau perumahan kelas menengah kebawah, kelas menengah dan kelas menengah keatas. Sehingga manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah mendapatkan hasil ramalan yang tepat untuk volume pemakaian air di PDAM Kota Surabaya pada kategori tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Time Series yaitu menggunakan metode ARIMA dan fungsi transfer. Variabel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jumlah pelanggan sebagai deret input dan volume pemakaian air sebagai deret output. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah karakteristik jumlah pelanggan memiliki rata-rata pertumbuhan pelanggan yang berfluktuasi sedangkan secara keseluruhan cenderung meninggkat, sedangkan jumlah volume pemakaian air juga mengalami fluktuasi atau perubahan naik maupun turun. Dari hasil perbandingan metode untuk rumah tangga kelas menengah kebawah metode ARIMA adalah yang terbaik, sedangkan untuk rumah tangga kelas menengah adalah metode fungsi transfer yang terbaik dan untuk rumah tangga kelas menengah keatas metode yang terbaik adalah ARIMA.
Rancang Bangun Kontroller Virtual Reality dengan Magnetometer Akselerometer Giroskop (MARG) dan Filter Madgwick Rachmad Sudibyo Danu Saputro; Melania Suweni Muntini; Iim Fatimah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.963 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22490

Abstract

Pada tugas akhir ini telah dibuat dan dianalisa kontroller Virtual Reality berbasis sensor magnetometer HMC5883L, akselerometer beserta giroskop MPU6050, dan mikrokontroller Arduino ATMEGA328. Keluaran dari sistem berupa nilai orientasi sudut putar yaw, pitch dan roll, kemudian diberikan variasi konstanta β untuk mengetahui pengaruhnya terhadap nilai keluaran.. Pengujian sistem dilakukan pada keadaan statis dan dinamis. Dari hasil pengujian semakin besar nilai konstanta β, semakin cepat waktu untuk mencapai keadaan steady-state. Nilai optimum dari variasi konstanta β yang diberikan adalah 0.05 dikarenakan memiliki Root Mean Square Error yang terkecil diantara variasi lainnya.
Fabrikasi dan Karakterisasi Directional Coupler Konfigurasi 3×3 Susunan Segitiga Berbahan Serat Optik Plastik Step Index Multimode Tipe FD-620-10 Ning Rosianah; Gontjang Prajitno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.895 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22497

Abstract

Dalam penelitian ini telah dilakukan fabrikasi dan karakterisasi directional coupler konfigurasi 3×3 susunan segitiga berbahan serat optik plastik step index multimode tipe FD-620-10 dengan panjang kupasan 35 mm, 40 mm, 45 mm, 50 mm, 55 mm, dan 60 mm menggunakan pendekatan metode fused biconical tapered (FBT). Hasil karakterisasi directional coupler menggunakan BF5R-D1-N diperoleh bahwa panjang kupasan 45 mm dengan input pada port A1 menunjukkan nilai coupling ratio CR = 0,6; 0,2; 0,2 dan excess loss Le = -7,76 dB, pada port B1 menunjukkan nilai CR = 0,2; 0,6; 0,2 dan Le = -6,76 dB, pada port C1 menunjukkan nilai CR = 0,2; 0,19; 0,61 dan Le = -6,75 dB. Directional coupler ini paling baik digunakan sebagai piranti dalam sensor.
Studi Awal Fabrikasi dan Karakterisasi Directional Coupler Konfigurasi 4x4 Berbahan Serat Optik Plastik Step Index Multimode Tipe FD-620-10 Menggunakan Metode Heating and Pressing Elis Nuraini; Gontjang Prajitno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.277 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22498

Abstract

Fabrikasi directional coupler singlemode maupun multimode berbentuk pandu gelombang slab masih sangat sulit dilakukan dan membutuhkan peralatan yang rumit. Untuk mengatasi kendala tersebut telah dilakukan fabrikasi directional coupler dengan metode Fused Biconical Tapered (FBT), yaitu dengan menggabungkan sejumlah serat optik pada panjang kopling tertentu sehingga menjadi directional coupler dengan N-port (Sekartedjo dkk, 2007). Metode yang digunakanpun cukup sederhana yaitu dengan membagi daya (power divider) pada directional coupler. Akan tetapi, pada metode Fused Biconical Tapered (FBT) masih ditemui beberapa kendala yaitu, adanya daya yang bocor melalui celah-celah benang pada saat penggandengan serat optik, sehingga daya yang dihasilkan tidak terbagi secara merata. Oleh karena itu, dalam penelitian ini directional  coupler difabrikasi menggunakan bahan serat optik plastik (POF) step index multimode tipe FD-620-10 dengan metode Heating and Pressing. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan fabrikasi directional coupler konfigurasi 4x4 dari serat optik mode jamak dengan pendekatan metode heating and pressing dengan panjang kupasan 35 mm pada suhu 1200c dengan lama pemanasan cetakan pressing selama 30 menit. Hasil karakterisasi directional coupler, diperoleh nilai coupling ratio (CR) yang mendekati 0,25 yaitu berkisar antara 0,22-0,27. Sedangkan nilai excess loss pada port A1, B1, C1, dan D1 berturut-turut sebesar -4, -5.03, -5.91, dan -5.38.
Sintesis dan Karakterisasi Komposit PANi – SiO2 dengan Pengisi Gel SiO2 dari Pasir Bancar Tuban Regina Gaby Lastiana Dyana; Triwikantoro Triwikantoro
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.905 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22700

Abstract

Sintesis dan karakterisasi komposit PANi-SiO2 dengan pengisi gel SiO2 telah dilakukan dengan menggunakan metode polimerisasi in-situ. Gel SiO2 disintesis dari silika hasil pemurnian pasir Bancar Tuban menggunakan metode kopresipitasi dengan variasi sebanyak 5gr, 10gr dan 15 gr. Selanjutnya PANi – Gel SiO2 disintesis dengan 2 jenis metode yaitu metode stirrer dan ultrasonik. Pada penelitian ini komposit PANi -  gel SiO2 dikarakterisasi menggunakan X-ray Diffratometer (XRD), Fourier Transform Infrared (FTIR) dan SEM-EDX. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa fasa terbentuk selama sintesis PANi – gel SiO2 adalah semikristalin (amorf + kristal). Dalam pengamatan secara mikrostruktur, penambahan gel SiO2 dalam proses sintesis komposit PANi -  SiO2 mempengaruhi sifat dan struktur kehomogenan dari komposit PANi -  SiO2 menjadi lebih homogen. Kehomogenan struktur komposit PANi -  SiO2 ditandai dengan jarak antar partikelnya yang sempit dan persebaran unsur Si yang merata dalam komposit PANi -  SiO2 ketika variasi kandungan Si pada gel SiO2 semakin banyak. Sedangkan berdasarkan metode yang digunakan untuk mensintesis komposit PANi -  SiO2 didapatkan hasil bahwa komposit PANi -  SiO2 metode stirrer memiliki struktur yang lebih homogen daaripada komposit PANi -  SiO2 metode ultrasonik.