cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 177 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2017)" : 177 Documents clear
Analisis Sebaran Litologi Batupasir “Dakota” Menggunakan Metode Seismik Inversi Berbasis Model, Studi Kasus Lapangan “Teapot”, Wyoming, USA Dimas Rahfaditya Pradana; Wien Lestari; Firman Syaifuddin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.323 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25226

Abstract

Untuk melakukan prediksi sebaran litologi suatu reservoir, dapat dianalisis melalui nilai impedansi akustik dari tiap batuan, dikarenakan tiap bnatuan akan memiliki nilai impedansi akustik yang berbeda ketika berbeda jenis litologi. Dengan adanya data seismik, data sumur, serta data pendukung lainnya, kita dapat memperoleh informasi kondisi bawah permukaan secara detail. Penelitian kali ini bertujuan untuk memprediksi sebaran reservoir batu pasir Dakota pada lapangan Teapot, hak milik RMOTC dan U.S.Department of Energy, berdasarkan pada parameter impedansi akustik dari masing-masing batuan. Metode yang digunakan pada penelitian kali ini adalah menggunakan inversi berbasis model. Hasil yang didapat merupakan sebaran litologi batupasir formasi Dakota, disajikan dalam bentuk peta impedansi akustik. Berdasarkan hasil inversi seismik, diketahui lokasi rekomendasi yang memilki litologi batu pasir baik sebagai reservoir adalah daerah dengan nilai impedansi relative lebih rendah, dengan range nilai 27.000 ft/s*g/cc – 29.000 ft/s*g/cc, dan berarda pada lokasi tengah menuju ke selatan dari daerah penelitian.
Identifikasi Sebaran Aliran Air Bawah Tanah (Groundwater) dengan Metode Vertical Electrical Sounding (VES) Konfigurasi Schlumberger di Wilayah Cepu, Blora Jawa Tengah Romandah Kusuma Nur Febriana; Eko Minarto; FX Yudi Tryono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.634 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25280

Abstract

Penelitian Tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui letak kedalaman serta potensi adanya air bawah tanah, untuk mengetahui letak sebaran air bawah tanah, dan untuk mengetahui karakteristik lapisan batuan bawah tanah di wilayah Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Untuk mendapatkan informasi ini dilakukan pengukuran geolistrik tahanan jenis Vertical Electrical Sounding (VES) konfigurasi Schlumberger. Penelitian ini  dilakukan menyebar di seluruh wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora dengan delapan titik pengukuran. Data yang dihasilkan saat pengukuran diolah menggunakan software IPI2WIN dan PROGRESS V 3.0 dengan menghasilkan kurva matching 1D. Dari pengukuran dan interpretasi yang telah dilakukan dapat diperoleh hasil  yaitu potensi adanya air bawah tanah berada pada kedalaman 40 m sampai 60 m dari permukaan tanah dengan nilai resistivitas sebesar 0,79-4 Ωm. Sebaran air bawah tanah menyebar dari arah barat menuju ke timur dan titik yang paling banyak mengandung potensi air tanah yaitu pada titik P4 terletak di Desa Karangboyo. Karakteristik penyusun lapisan batuan terdiri atas batu pasir sebagai akuifer, batu lempung sebagai akuifuge, lempung lanau sebagai akuitar dan air tanah.
Karakterisasi Reservoar Menggunakan Aplikasi Seismik Atribut Dan Inversi Seismik Impedansi Akustik, Studi Kasus Lapangan Teapot Dome, Wyoming Nur Muhammad Zain; Wien Lestari; Firman Syaifuddin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.111 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25855

Abstract

Lapangan Teapot Dome, Wyoming terletak di Powder Basin yang merupakan cekugan prospek hidrokarbon. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data seismik 3D Post Stack dan 7 data sumur. Zona target terletak pada F1WC dan Redpeak. Zona target memiliki litologi berupa sand dan shaly sand. Dilakukan karakterisasi reservoar pada kedua zona target guna mengevaluasi zona. Kedua data diintegrasi menggunakan metode inversi berbasis model dan metode seismik multiatribut. Metode inversi berbasis model dilakukan guna memprediksi impedansi akustik. Metode seismik multiatribut menggunakan lebih dari satu atribut untuk memprediksi parameter sumur. Parameter yang dicari pada penelitian ini yaitu porositas sehingga didapat persebaran porositas dalam volume seismik. Digunakan pula metode Probabilistic Neural Network guna meningkatkan hasil korelasi antara data seismik dengan data sumur saat memprediksi porositas. Berdasarkan hasil yang didapatkan diketahui bahwa karakter reservoar zona F1WC yaitu impedansi akustik pada rentang 27000-34000 (ft/s)(gr/cc) dan porositas 8-11%. Sedangkan untuk zona RDPK mempunyai rentang nilai impedansi akustik 34000-49000 (ft/s)(gr/cc) dan porositas 5-10%. Berdasarkan justifikasi karakter log, inversi, dan multiatribut diketahui bahwa kedua zona target merupakan zona prospek hidrokarbon.
Pemodelan Tsunami di Sekitar Laut Banda dan Implikasi Inundasi di Daerah Terdampak Nisrina Ikbar Rahmawati; Bagus Jaya Santosa; Wiko Setyonegoro; Bambang Sunardi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.032 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25864

Abstract

Hasil penelitian memperlihatkan bahwa 67% tsunami terjadi di Indonesia timur, salah satunya di sekitar laut Banda. Penelitian terbaru membuktikan adanya palung terdalam Indonesia di Laut Banda, yang pernah memicu tsunami besar pada tahun 1674. Oleh karena itu, pemodelan tsunami di wilayah tersebut penting dilakukan sebagai upaya mitigasi tsunami di masa datang. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan sumber, penjalaran dan run-up tsunami di sekitar Laut Banda serta menganalisis inundasi di area terdampak menggunakan software L2008. Pemodelan tsunami dilakukan menggunakan skenario gempabumi 26 Desember 2009 dengan memodifikasi kekuatan menjadi Mw=8.3, kedalaman 33 km dan mekanisme sumber gempabumi ditentukan dengan software ISOLA. Dimensi patahan dan slip diperkirakan menggunakan persamaan empiris dari Papzachos (2004), Hanks and Kanamori (1979) dan Wells & Coppersmith (1984). Analisis inundasi mengacu pada persamaan Hills, J. G. & Mader, C. L., 1997. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan nilai vertical displacement maksimal sekitar 7,7 m, penjalaran tsunami ke segala arah dan  pertama kali memasuki daerah Seram bagian timur pada menit ke 05.40. Run up tertinggi dijumpai di Tual sekitar 7,71 m dan inundasi tsunami berkisar antara 64,18 m di Kepulauan Aru hingga 1.009,49 m di Kota Tual.
Aplikasi Metode Geolistrik Tahanan Jenis Untuk Identifikasi Zona Bidang Gelincir Tanah Longsor Studi Kasus Desa Nglajo Kec. Cepu Kab. Blora Eka Yuliana; FX. Yudi Tryono; Eko Minarto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.173 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.26083

Abstract

Metode geofisika semakin banyak digunakan untuk investigasi tanah longsor. Longsor secara periodik dipicu oleh curah hujan kritis, dan distribusi kadar air bawah permukaan merupakan faktor kunci yang mempengaruhi stabilitas lapisan tanah. Begitu pula yang ditemui disekitar Jalan Taman Bahagia sebelah selatan Taman Makam Pahlawan Nglajo Kecamatan Cepu terjadi gerakan permukaan tanah yang menyebabkan jalan utama komplek perumahan Nglajo rusak walaupun sudah beberapa kali diperbaiki. Analisa data lapangan diperoleh berdasarkan survei geolistrik tahanan jenis dengan metode konfigurasi Wenner dan Dipole-dipole. Zona bidang gelincir dapat terlihat pada penampang resistivitas 2D yang teletak di lintasan 2, 3 dan 4. Dimana bidang gelincir pada daerah penelitian merupakan bidang batas antara batuan dengan nilai resistivity kurang dari 2,4 Ωm diinterpretasikan sebagai batuan aluvium berupa batuan lempung dari Formasi Lidah tersebar dan membentang dari arah utara ke selatan. dengan kedalaman yang berbeda-beda dari 0,5 hingga 11 meter dibawah permukaan tanah.
Penerapan Metode Resistivitas 2D Untuk Identifikasi Bawah Permukaan Situs Maelang Bayuwangi Jawa Timur Mochammad Fauzan Dwiharto; M.Singgih Purwanto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.26620

Abstract

Survey geofisika dengan metode resistivitas 2D dilakukan di kawasan Situs Maelang, Dusun Maelang, Desa Watukebo, Kelurahan Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Pengukuran dilakukan unttuk memetakan bawah permukaan kawasan situs maelang. Selain jejak peninggalannya, nama daerah juga memiliki makna dan penting dalam studi sejarah dan arkeologi. Nama daerah Maelang ini dalam Bahasa Madura memiliki arti sengaja dihilangkan. Identifikasi keberadaan situs arkeologi ini diperkuat dengan ditemukannya sebuah goa yang berbentuk simetris dengan tatanan batu yang rapi dan terdapat relief buaya didepannya. Relief buaya ini berasosiasi dengan nama Kelurahan Bajulmati. Dari hasil pengukuran resistivitas 2D sebanyak 5 lintasan dengan konfigurasi Wenner - Schlumberger dan Dipole - Dipole, terdapat beberapa anomali resistivitas. Pada lintasan 1 dan lintasan 2 terdapat anomali bidang batas atap goa yang tebalnya sekitar 1.85 meter dengan rentang nilai resistivitas 90-210 Ωm, sedangkan pada lintasan 3 dan lintasan 4 terdapat anomali resistivitas bernilai 1418–5820 Ωm.  Anomali ini yang diduga adanya ruang dibawah permukaan. Sedangkan pada lintasan 5 anomali batuan penutup goa yang tertutupi tumbuhan jagung teridentifikasi pada kedalaman 0.5 sampai 3 meter.
Pengaruh Fraksi Berat Serat Waru terhadap Sifat Mekanik Kampas Rem Kereta Api Komposit Non Asbestos Bayu Prasetya; Mochamad Zainuri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.991 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.26816

Abstract

Kampas rem berbahan asbestos telah diketahui memiliki beberapa kelemahan. Bahan komposit non asbestos saat ini mulai banyak digunakan karena sifatnya yang ramah lingkungan, murah, dan mudah diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk membuat kampas rem kereta api berbahan komposit non asbestos dengan penguat serat waru dan untuk mengetahui pengaruh fraksi berat serat waru terhadap sifat mekanik kampas rem. Variasi fraksi berat serat waru yang digunakan adalah 4%, 6%, 8%, 10%, dan 12%. Pengujian sifat mekanik yang dilakukan meliputi kekerasan, densitas, koefisien gesek, dan keausan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi berat serat waru memengaruhi sifat mekanik kampas rem komposit non asbestos. Terjadi penurunan nilai kekerasan dan densitas pada sampel dengan fraksi berat serat waru yang semakin besar. Jumlah fraksi berat serat waru yang semakin besar juga meningkatkan nilai keausan dan koefisien gesek.
Pemodelan Profile Greenhouse Berbasis Neural Network Muhammad Rizky; Melania Suweni Muntini; Iim Fatimah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.841 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.26819

Abstract

Pemodelan profile greenhouse merupakan salah satu hal penting untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman yang ditanam di dalam greenhouse. Sebelum dimodelkan, dibandingkan ketika greenhouse dengan sistem otomasi dalam keadaan mati dan ketika greenhouse dengan sistem otomasi dalam keadaan hidup. Dengan diterapkan sistem otomasi dapat meningkatkan kualitas greenhouse dengan cara menurunkan suhu dan meningkatkan kelembaban. Semakin baik kualitas greenhouse maka semakin baik pertumbuhan tanaman dalam greenhouse. Pemodelan dalam penelitian ini digunakan model neural network tipe back-propagation. Profile greenhouse meliputi suhu udara, kelembaban udara, suhu tanah dan kelembaban tanah. Hasilnya ialah profil terbaik dari greenhouse adalah pada suhu udara pukul 16.00 – 07.00, kelembaban udara mencapai 98%, suhu tanah pukul 18.00 – 08.00 dan kelembaban tanah mencapai 98% serta hasil pemodelan mendekati data pengukuran dengan nilai kesalahan mencapai 1%.
Implikasi Sesar Kendeng Terhadap Bahaya Gempa dan Pemodelan Percepatan Tanah di Permukaan di Wilayah Surabaya Vidya Amalia Harnindra; Bambang Sunardi; Bagus Jaya Santosa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27603

Abstract

Kota Surabaya merupakan ibukota propinsi Jawa Timur Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Surabaya dapat dikategorikan sebagai kota yang cukup padat. Salah satu bahaya gempa di wilayah Surabaya berasal dari sesar Kendeng yang terbukti aktif dengan pergerakan 5 milimeter per tahun. Implikasi sesar kendeng terhadap bahaya gempa di wilayah Surabaya dapat dilakukan salah satunya dengan metode Deterministic Seismic Hazard Analisis (DSHA). Perhitungan bahaya gempa dengan metode DSHA dilakukan menggunakan modifikasi software CRISIS 2007 yang akan menghasilkan percepatan tanah di batuan dasar. Hasil dari DSHA selanjutnya dipergunakan untuk memodelkan percepatan tanah di permukaan pada lokasi (site) yang ditinjau di wilayah Surabaya dengan menggunakan software Nonlinear Earthquake site Response Analyses (NERA). Nilai percepatan tanah di batuan dasar untuk wilayah Surabaya dengan memperhitungkan keberadaan sesar Kendeng memiliki nilai berkisar antara 0.26g - 0.71g. Model percepatan tanah di permukaan untuk lokasi yang ditinjau pada koordinat 112,74830 BT dan 7,2890 LS memiliki nilai maksimum sekitar 0.34g.
Pengaruh Impregnasi NiO pada MgF1,985(OH)0,015 terhadap Kristalinitas xNiO/MgF1,985(OH)0,015 Estu Kanthi Wilujeng; Irmina Kris Murwani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.768 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27151

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan sintesis padatan katalis xNiO/MgF1,985(OH)0,015 dengan metode sol-gel. Struktur kristal padatan katalis hasil sintesis dikarakterisasi dengan difraksi sinar-X. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa MgF1,985(OH)0,015 memiliki puncak seperti MgF2 dan berstruktur tetragonal.  Difraktogram padatan katalis xNiO/MgF1,985(OH)0,015 menunjukkan adanya pengaruh impregnasi NiO terhadap intensitas puncak difraktogram. Intensitas puncak MgF1,985(OH)0,015 semakin rendah seiring dengan bertambahnya persentase loading NiO, sedangkan puncak NiO muncul pada loading 7,5 ; 10; 15% w/w NiO.

Page 5 of 18 | Total Record : 177