cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Pemurnian Silika Pada Abu Layang Dari Pembangkit Listrik di Paiton (PT YTL) Dengan Pelarutan Asam Klorida dan Aqua regia Denida Mega Anggia; Suprapto Suprapto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.11 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.17415

Abstract

Penelitian mengenai pemurnian silika melalui pelarutan menggunakan asam klorida (HCl) dan aqua regia pada abu layang yang berasal dari PT YTL, Paiton, telah dilakukan.Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsentrasi asam dan waktu pelarutan HCl. Pengaruh pelarutan unsur Fe, Ca, dan Al dari sampel juga diteliti.Dari hasil XRD abu layang, terkandung mineral quartz, mullite, hematite dan kalsium oksida. Kondisi paling baik pada saat pelarutan sampel adalah menggunakan pelarutan aqua regia, mampu menghasilkan kadar Si sebesar 68,07%, sedangkan kondisi paling baik pelarutan HCl adalah pada konsentrasi HCl 1 M dengan waktu pelarutan 2.5 jam, mampu menghasilkan kadar Si sebesar 34,05%. Peningkatan konsentrasi HCl akan menurunkan kadar silika yang diperoleh.
Optimasi Amobilisasi Bromelin Menggunakan Matriks Pendukung Kitosan Maliha Sya'bana; Refdinal Nawfa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.93 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.17458

Abstract

Optimasi amobilisasi bromelin dengan matriks pendukung kitosan telah diteliti. Enzim bromelin yang diisolasi dari buah nanas mentah maupun matang diperoleh aktivitas tertinggi pada pengendapan 40% dengan ammonium sulfat jenuh. Kondisi optimum amobilisasi enzim bromelin didapatkan pada konsentrasi kitosan 240,4 mg dan bromelin 10 mg dengan jumlah enzim teramobil  9,5417 mg dan aktivitas dalam 10 mg enzim amobil yang diuji adalah 86,2067 Unit. Uji aktivitas enzim amobil terhadap pengaruh substrat kasein didapatkan aktivitas tertinggi pada kasein 3000 ppm. Uji perulangan enzim amobil dapat digunakan hingga enam kali dengan efisiensi 57,69%.
Pengaruh Penambahan Ion Sb3+ dalam Analisa Besi dengan Pengompleks 1,10-fenantrolin pada pH 4,5 Menggunakan Spektrofotometri UV-Vis R. Djarot Sugiarso K. S.; A. A. Ngr. Jana Kesawa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.501 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.17488

Abstract

Analisa pengaruh penambahan ion Sb3+ ke dalam kompleks Fe(II)-fenantrolin dalam pH 4,5 dilakukan dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Metode diawali dengan pengukuran panjang gelombang maksimum yang diikuti dengan pembuatan kurva kalibrasi. Nilai panjang gelombang maksimum dicapai pada 508 nm, dan kurva kalibrasi diperoleh dengan persaamaan garis y = 0,1545x + 0,0051 dengan R2 = 0,9962. Pengaruh gangguan dari ion Sb3+ dilakukan dengan mengukur absorbansi kompleks Fe(II)-fenantrolin yang ditambahkan ion Sb3+. Absorbansi terukur digunakan untuk mendapatkan nilai persentase recovery. Didapatkan bahwa pada penambahan sebesar 0.05 ppm,  ion Sb3+ mulai mengganggu analisis Fe(II)-fenantrolin dengan persentase recovery sebesar 75,54%.
Pengaruh pH terhadap Penurunan Zat Warna Remazol Yellow FG oleh Adsorben Selulosa Bakterial Nata De Coco Lailatul Maghfiroh; Ita Ulfin; Hendro Juwono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.226 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.17719

Abstract

Adsorpsi Remazol Yellow FG oleh adsorben selulosa bakterial nata de coco telah dilakukan. Adsorben selulosa bakterial nata de coco dibuat dari nata de coco kering yang telah dihaluskan dan lolos ayakan 30 - 40 mesh. Adsorpsi dilakukan dengan metode ruah/batch dengan mengamati parameter pH adsorbat. Proses adsorpsi dilakukan pada kondisi konsentrasi adsorbat 100 mg/L, waktu kontak 45 menit dan jumlah adsorben 0,1000 gram dengan kecepatan pengadukan 400 rpm. Dari hasil percobaan diperoleh kondisi optimum adsorpsi pada pH 2 dengan prosentase penurunan konsentrasi adsorbat sebesar 94,620% dan kapasitas adsorpsi sebesar 11, 264 mg/g.
PenggunaanAgar-agar Komersial sebagai Media Gel Elektroforesis Pada Zat Warna Remazol : Pengaruh Komposisi Buffer, pH Buffer dan Konsentrasi Media DraIta Ulfin; Fredy Kurniawan; Atik Rohmana Maftuhatul Fuad
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.835 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.17828

Abstract

Abstrak—Elektroforesis gel menggunakan media agar-agar komersial untuk zat warna remazol  telah dilakukan. Agar-agar komersial digunakan sebagai alternatif media elektroforesis gel untuk zat warna remazoBrilliant Blue R, Red RB, Yellow FG, Turquoise Blue G dan Violet 5R dengan beberapa variabel optimasi elektroforesis gel antara lain : pengaruh komposisi buffer, pH buffer, dan konsentrasi media yang dilakukan pada tegangan 150 volt selama 15 menit. Kemudian diperoleh kondisi optimal menggunakan buffer dengan komposisi NaH2PO4.H2O + Na2HPO4. Pada pH buffer 9 didapatkan jarak migrasi terjauh untuk masing-masing zat warna RBBR, RYFG, RRRB, RTBG dan RV5R secara berturut-turut adalah : 29,11 mm; 35,40 mm; 33,40 mm; 32,07 mm; dan 31,07 mm. Pada konsentrasi 2% didapatkan jarak migrasi untuk kelima zat warna remazol paling jauh, yaitu : RBBR 29,13 mm; RYFG 34,14 mm; RRRB 31,16 mm; RTBG 30,25 mm dan RV5R 29,20 mm.
Adsorpsi Zat Warna Remazol Brilliant Blue R Menggunakan Nata de coco : Optimasi Dosis Adsorben dan Waktu Kontak Puspita Hidayati; Ita Ulfin; Hendro Juwono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.273 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.18153

Abstract

Adsorpsi  zat  warna Remazol  Brilliant  Blue  R (RBBR) menggunakan adsorben nata de coco telah dilakukan. Proses adsorpsi dilakukan dengan metode Batch pada variasi dosis adsorben 0,02-3 gram dan waktu kontak 5-120 menit. Kondisi adsorpsi yang optimal menghasilkan efisiensi pengurangan kadar zat warna RBBR yang paling tinggi. Hasil adsorpsi zat warna RBBR optimal pada dosis adsorben 0,1 gram dengan persentase adsorpsi sebesar 95,815% dan waktu kontak 60 menit dengan persentase adsorpsi 96,618%
Pemanfaatan Nata de Coco sebagai Media Gel Elektroforesis Pada Zat Warna Remazol : Pengaruh pH, Waktu dan Aplikasi pemisahan gelatin Lutfi Andre Yahya; Ita Ulfin; Fredy Kurniawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.2 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.18676

Abstract

Nata de coco telah digunakan sebagai pengganti media gel elektroforesis pada sampel pewarna remazol.  Pada penelitian ini, diamati pengaruh pH larutan buffer, waktu elektroforesis dan aplikasi pemisahan gelatin menggunakan elektroforesis dengan media nata de coco. Nata de coco yang berumur 4 hari memiliki ketebalan yang sesuai yaitu 0,454 cm dan waktu inkubasi yang tidak terlalu lama sehingga umur tersebut digunakan dalam penelitian ini. Hasil resolusi elektroforesis terbaik didapatkan pada pengggunaan buffer fosfat yang terbuat dari garam–garamnya. Pada pengaruh pH dinyatakan dengan kekuatan ion, dimana semakin besar kekuatan ion larutan, maka semakin jauh jarak migrasi remazol. Lama waktu elektroforesis mempengaruhi jarak migrasi remazol Kondisi optimum elektroforesis gel menggunakan nata yang didapat, digunakan untuk uji pemisahan gelatin menggunakan pewarna remazol turquoise dan didapatkan dua pita pemisahan dengan jarak pita masing-masing 2 cm dan 3,6 cm.
Spektra Fluorosens Darah Golongan A dan B dalam Pelarut Metanol dan Etanol Estu Yoga Elmi Gesa; Fredy Kurniawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.089 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.19026

Abstract

Uji fluorosensi senyawa telah digunakan untuk mempelajari darah manusia yang berguna untuk penentuan penyakit. Darah dapat mengemisikan spektra fluorosens yang berbeda dalam kondisi lingkungan yang berbeda. Karena itu pelu dilakukan studi mengenai darah dengan spektrofotometer fluorosens untuk mengetahui spektra fluorosens darah. Penentuan spektra fluorosens darah golongan A dan B dalam pelarut metanol dan etanol telah dilakukan. Hasil yang didapat adalah golongan darah A dan golongan B memiliki spektra yang sama dalam pelarut metanol. Dalam pelarut metanol darah golongan A dan B memiliki spektra eksitasi dengan puncak maksimum di panjang gelombang 210 nm, 255 nm, 277 nm dan spektra emisi dengan puncak maksimum di panjang gelombang 303 nm, 557 nm, 600 nm. Darah golongan A dan golongan B memiliki spektra yang sama dalam pelarut etanol. Dalam pelarut etanol darah golongan A dan B memiliki spektra eksitasi dengan puncak maksimum di panjang gelombang 221 nm, 257 nm, 342 nm dan spektra emisi dengan puncak maksimum di panjang gelombang 427 nm, 686 nm.
Fabrikasi Elektroda Pembanding Ag/AgCl Menggunakan Membran Poliisoprena dan LDPE Anang Maryanto; Fredy Kurniawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2011.226 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.19089

Abstract

Telah dibuat elektroda pembanding Ag/AgCl dengan menggunakan berbagai jenis membran. Membran yang digunakan berasal dari bahan yang mudah diperoleh, yaitu poliisoprena dan LDPE. Kinerja dari elektroda pembanding Ag/AgCl yang dibuat, diamati dengan membandingkan voltammogram larutan K4[Fe(CN)6] 0,1 M yang diperoleh dengan voltammogram yang dihasilkan oleh elektroda Ag/AgCl komersial. Semua pengukuran dilakukan  menggunakan sistem tiga elektroda dengan teknik voltammetri siklik dimana elektroda emas sebagai elektroda kerja, elektroda platina sebagai elektroda pembantu, dan elektroda Ag/AgCl (hasil buatan sendiri/komersial) sebagai elektroda pembanding. Pengukuran dilakukan  setiap 2 jam selama 24  jam, kemudian dilanjutkan setiap 24 jam selama 6 hari, dan dilajutkan lagi setiap 3 hari selama 6 hari.  Voltammogram yang diperoleh dari hasil pengukuran elektroda pembanding Ag/AgCl dengan berbagai jenis membran dibandingkan dengan hasil pengukuran elektroda pembanding Ag/AgCl komersil menggunakan uji F an uji t. Hasil uji statistik menunjukkan elektroda modifilkasi dengan menggunakan membran poliisoprena dan LDPE memiliki kinerja yang mendekati elektroda Ag/AgCl komersial.
Isolasi Senyawa Antioksidan dari Kulit Batang Sonneratia ovata Backer Fatati Nurmalasari; Taslim Ersam; Sri Fatmawati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.527 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.19484

Abstract

Campuran Senyawa β-sitosterol (1a) dan stigmasterol (1b) telah diisolasi dari ekstrak metanol kulit batang Sonneratia ovata Backer dengan titik leleh 127-128 oC. Sonneratia ovata Backer merupakan tumbuhan mangrove yang berasal dari Pulau Dobo, Kepulauan Aru, Maluku yang telah banyak digunakan sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit. Isolasi dilakukan dengan ekstraksi (maserasi) dan kromatografi cair vakum (KCV). Senyawa hasil isolasi dikarakterisasi dengan IR dan 13C-NMR. Fraksi dan senyawa hasil isolasi menunjukkan aktivitas antioksidan dengan uji radikal DPPH. Fraksi dan senyawa hasil isolasi menunjukkan aktivitas antioksidan yang lebih rendah dibandingkan dengan asam galat sebagai kontrol positif dengan persentase penghambatan sebesar 43,652 ± 0,013 % dan 27,159 ± 0,014% pada konsentrasi 319,458 µg/mL.

Page 81 of 228 | Total Record : 2279