cover
Contact Name
Abdin
Contact Email
jipfi@uho.ac.id
Phone
+6282219237341
Journal Mail Official
jipfi@uho.ac.id
Editorial Address
Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Sulawesi Tenggara – Indonesia
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25023861     EISSN : 2715551X     DOI : http://doi.org/10.36709/jipfi
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika publishes research articles in the field of Physics Education which include Physics Learning Models or Methods, Physics Learning Strategies, Physics Learning Media, ICT in Physics Learning, Physics Literacy Learning, Higher Order Thinking Skill Physics, Physics Learning Materials, with various types of research methods.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2023): April 2023" : 8 Documents clear
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan Model Problem Based Learning pada Materi Elastisitas dan Hukum Hooke untuk Peserta Didik SMA/MA Kelas XI Saiful Audin; Luh Sukariasih; Syarifuddin
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v8i2.4

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan kegiatan pembelajaran yang masih menggunakan metode ceramah dengan sumber utama yang digunakan adalah buku paket dan LKPD. Namun, LKPD yang digunakan ini adalah LKPD dari cetakan penerbit yang sifatnya umum, dimana LKPD hanya berisi ringkasan materi dan latihan soal-soal yang kurang bervariasi dan kurang mampu membuat peserta didik menemukan konsep sendiri terutama pada materi elastisitas dan hukum hooke. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD dengan model problem based learning yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode R&D (research and development) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari 4 tahap yaitu tahap pendefenisian (define), tahap perencanaan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Subjek penelitian  adalah peserta didik SMA Negeri 1 Loghia Kelas XI MIPA 1 dengan jumlah siswa 20 orang untuk uji terbatas. Kevalidan LKPD dilihat dari penilaian 3 orang validator dengan menggunakan instrumen lembar validasi. Kepraktisan LKPD ditulis dari penilaian respons guru dan peserta didik dengan menggunakan kuisioner respons guru dan kuisioner respons peserta didik. Teknik analisis data menggunakan deskripif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan LKPD dengan model problem based learning yang telah dikembangkan dinyatakan layak dengan kevalidan sebesar 0,83 dengan kategori validitas sangat baik. Hasil kepraktisan LKPD dari rata-rata yang diperoleh dari respons guru sebesar 4,42 dan respons peserta didik sebesar 85,8% dengan kategori sangat baik.
Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle 7E Berbantuan Physics Education Technology (PhET) Simulation untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik di SMAN 2 Pasarwajo Winda; Amiruddin Takda; La Tahang
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v8i2.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran learning cycle 7E berbantuan PhET simulation untuk meningkatkan literasi sains peserta didik pada materi usaha dan energi. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen  menggunakan non eqivalent control group design. Objek penelitian ini yaitu peserta didik SMAN 2 Pasarwajo kelas X MIA 1 pada semester genap tahun pelajaran 2021/2022. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, aktivitas siswa, tes literasi sains dan angket respon peserta didik. Hasil analisis pencapaian kompetensi literasi sains peserta didik tertinggi adalah pada kompetensi menjelaskan fenomena ilmiah (K1) sementara kompetensi mengevaluasi dan desain inkuiri ilmiah (K2) dan interpretasi data dan bukti ilmiah (K3) pencapaiannya masih berada pada 50%. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan analisis inferensial dengan menggunakan uji perbedaan dua rata-rata melalui uji-t. Hasil pencapaian ini kemudian dilakukannya uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil uji normalitas terdistribusi normal dengan taraf signifikan (α=0,05) 95%. Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan bahwa model learning cycle 7E berbantuan PhET Simulation layak digunakan untuk meningkatkan kompetensi literasi sains peserta didik SMA.
Hubungan Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar dan Kemandirian Belajar dengan Hasil Belajar Fisika Kelas X MIPA MAN Enrekang Annisah; Khaeruddin; Kaharuddin
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v8i2.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hubungan antara pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dengan hasil belajar fisika, (2) hubungan antara kemandirian belajar dengan hasil belajar fisika dan (3) hubungan antara pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dan kemandirian belajar bebas secara bersama-sama dengan hasil belajar fisika peserta didik kelas X MIPA MAN Enrekang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X MIPA MAN Enrekang sebanyak 91 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen non tes berupa angket untuk mengukur variabel pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dan kemandirian belajar. Untuk mengukur hasil belajar fisika digunakan instrumen tes berupa tes objektif. Teknik analisis data menggunakan rumus korelasi product moment dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dan kemandirian belajar secara bersama-sama dengan  hasil belajar fisika dengan nilai r hitung sebesar 0.702 yang bermakna memiliki korelasi yang kuat.
Efektivitas Media Pembelajaran Power Point terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas XI SMAN 1 Malunda Wahyu Adrian; Pariabti Palloan; Khaeruddin
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v8i2.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui seberapa efektif penggunaan media pembelajaran power point dalam pembelajaran fisika materi fluida statis di kelas XI SMAN 1 Malunda pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 102 peserta didik yang tersebar dalam 3 kelas parallel. Salah satu kelas dipilih secara acak untuk diberikan media pembelajaran power point dengan jumlah 32 peserta didik. Adapun indikator efektif tidaknya media pembelajaran power point adalah ketuntasan belajar dan peningkatan hasil belajar fisika. Dalam proses pembelajaran menggunakan media power point tampak bahwa peserta didik semangat dan aktif dalam mengikuti pembelajaran dibandingkan dengan pembelajarannya sebelumnya yang hanya menggunakan media buku dan metode ceramah. Data hasil penelitian diperoleh dengan cara memberikan instrumen tes dengan bentuk soal pilihan ganda sebanyak 20 nomor. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil analisis deskriptif menunjukkan skor rata-rata hasil belajar fisika tahap pretest adalah 7,78 dan pada tahap posttest adalah 14,94. Untuk indikator pertama ketuntasan belajar, pada tahap pretest sebanyak 9,4% peserta didik tuntas atau mencapai kriteria minimum dan 90,6% peserta didik tidak tuntas. Pada tahap posttest, sebanyak 87,5% peserta didik tuntas dan 12,5% peserta didik tidak tuntas. Untuk selanjutnya indikator peningkatan hasil belajar, berdasarkan analisis menggunakan rumus N-gain diperoleh peningkatan hasil belajar fisika peserta didik sebesar 0,48 yang berada pada kategori sedang.
Identifikasi Miskonsepsi Peserta Didik Menggunakan Five-Tier Diagnostic Test pada Materi Fluida Statis di SMAN 7 Kota Jambi Rini Simamora; Maison; Wawan Kurniawan
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v8i2.18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik pada materi fluida statis di SMAN 7 Kota Jambi. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 72 peserta didik kelas XII MIPA SMAN 7 Kota Jambi. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan instrumen tes miskonsepsi berformat five-tier diagnostic test yang terdiri dari 11 pernyataan berkaitan dengan materi fluida statis sub materi tekanan hidrostatis, hukum Pascal, hukum Archimedes dan viskositas. Data dianalisis dengan statistik deskripstif. Hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata miskonsepsi peserta didik sebesar 44,8% termasuk dalam kategori sedang namun persentasenya lebih besar dari pemahaman lainnya. Miskonsepsi paling banyak terjadi pada sub materi hukum Archimedes yaitu sebesar 34,7% dari keseluruhan miskonsepsi. Miskonsepsi pada sub materi lainnya yaitu tekanan hidrostatis sebesar 19,7%, hukum Pascal sebesar 29,3% dan viskositas sebesar 16,3%.  Dengan demikian disimpulkan bahwa peserta didik di SMAN 7 Kota Jambi masih banyak yang mengalami miskonsepsi dalam pembelajaran fisika khususnya materi fluida statis.
Analisis Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik SMAN 5 Kendari Berdasarkan Instrumen NOSLiT (Nature Of Science Literacy Test) Tri Fatya Utami Agustin; Hunaidah; La Maronta Galib
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v8i2.19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi sains peserta didik SMA Negeri 5 Kendari berdasarkan instrumen nature of science literacy test (NOSLiT) Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu penelitian yang memperoleh data dari sampel populasi penelitian yang dianalisis sesuai dengan metode statistik yang digunakan untuk mendeskripsikan secara sistematis tentang fakta dan karakter dari populasi tertentu. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara dan angket/koesioner. Subyek dalam penelitian ini ada 152 peserta didik yang terdiri dari kelas X, XI, dan XII. Data dianalisis dengan deskriptif presentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains peserta didik SMA Negeri 5 Kendari kelas X, XI, dan XII masing-masing sebesar 37,7%, 39,4%, dan 45,3% secara umum berada pada kategori sangat rendah. Untuk hasil kemampuan literasi sains peserta didik kelas X, XI, dan XII SMA Negeri 5 Kendari indikator penamaan ilmiah adalah 47,8%, 49,8%, 55,8% pada indikator kemampuan keterampilan proses senilai 38,7%, 42,8%, 51,5% dan indikator kaidah pembuktian ilmiah adalah 40,5%, 41,1%, 45,9 kemudian pada indikator postulat sains senilai 25,3%, 22,4%, 30,2% kemudian indikator watak ilmiah adalah 32,6%, 36,7%, 38,5% dan indikator miskonsepsi utama adalah 41,1%, 43,7%, dan 50%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi sains peserta didik SMA Negeri 5 Kendari masih sangat rendah.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran IPA Berbasis Articulate Storyline Pada Materi Cahaya dan Alat Optik Putu Sriani; Muhammad Anas; Luh Sukariasih
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v8i2.20

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara mengembangkan multimedia pembelajaran dan tingkat kelayakan dari multimedia tersebut. Tingkat kelayakan multimedia berbasis articulate storyline dinilai dari tingkat kevalidan, keefektifan dan kepraktisan multimedia saat digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian research and development yang dikembangkan dengan menggunakan model ADDIE (analysis, design, development, implementation dan evaluation). Implementasi dilakukan dengan uji coba terbatas pada 15 peserta didik kelas VIII SMP Negeri 22 Konawe Selatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, checklist dan tes, sedangkan instrumen yang digunakan berupa lembar validasi multimedia, lembar angket respon peserta didik dan guru, serta tes penguasaan konsep yang divalidasi oleh 3 ahli multimedia. Hasil penelitian menghasilkan produk multimedia berbasis articulate storyline, multimedia yang dihasilkan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Kelayakan multimedia pembelajaran diperoleh dari: (1) kevalidan multimedia pembelajaran diperoleh dengan kategori valid, dengan nilai rata-rata 0,80. (2) keefektifan multimedia diperoleh dari peningkatan penguasaan konsep peserta didik dengan nilai rata-rata postes 73,2 dan diperoleh nila rata-rata n-gain 0,48 dengan kategori sedang. (3) kepraktisan multimedia diperoleh dari angket respon peserta didik dan guru, hasil penilaian angket respon guru diperoleh nilai persentase 95% sedangkan angket respon peserta didik diperoleh nilai persentase 77,12%.
Efektivitas Model Pembelajaran PEPSA pada Pengantar Fisika Kuantum untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Paken Pandiangan
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v8i2.21

Abstract

Telah dilakukan uji efektivitas terhadap sebuah model pembelajaran PEPSA yang terdiri atas lima sintak melalui penelitian EDR (Educational and Development Research). Kelima sintak tersebut adalah Purpuse, Explanation, Problem-Solving, Summary, dan Advance-Drills. Setiap fase dari kelima sintak model pembelajaran PEPSA didukung baik secara teori pembelajaran modern maupun secara empiris dari para pakar dan praktisi pendidikan sains yang ahli dalam pengembangan model dan strategi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran PEPSA melalui tutorial online untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis (KBK) mahasiswa pada mata kuliah pengantar fisika kuantum. Penelitian ini menggunakan one group pre-test and post-test design pada kelompok tunggal satu kelas (30 mahasiswa) dan kelompok replikasi  tiga kelas (90 mahasiswa) tanpa menggunakan kelompok kontrol. Penelitian diawali dengan menyusun perangkat Model pembelajaran PEPSA. Sebelum dilakukan pembelajaran, mahasiswa diberikan tes KBK pada mata kuliah pengantar fisika kuantum (pre-test) dan sesudah pembelajaran, mahasiswa kembali diberikan tes yang sama (post-test). Data dianalisis dengan Paired t-test, Independent t-test, n-gain, dan ANOVA. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran PEPSA dapat meningkatkan KBK mahasiswa secara signifikan pada a = 5 % dengan n-gain keempat kelasnya berturut-turut sebesar: [(0.79; 0.82; 0.83; 0.81) ≥ 0.71] atau berkategori tinggi pada seluruh kelas; (2) respons mahasiswa terhadap model pembelajaran PEPSA berkategori kuat dan sangat kuat. Dengan demikian, model pembelajaran PEPSA sangat efektif untuk meningkatkan KBK mahasiswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 8