cover
Contact Name
M.A. HANNY FERRY FERNANDA
Contact Email
apt.fernanda@unesa.ac.id
Phone
+6285733115522
Journal Mail Official
s1pendidikantatarias@unesa.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Tata Rias, Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya | Gedung A1, Jl. Ketintang, UNESA, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231 Telp : (031) 8280009 | Fax : (031) 8280796 | Contact : 085733115522
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tata Rias
ISSN : -     EISSN : 3063718X     DOI : https://doi.org/10.26740/jtr
Jurnal Tata Rias publishes high-quality research and scholarly articles focused on cosmetology education. It covers curriculum development, teaching methodologies, professional training, trends, innovations, educational technology, and practical applications in cosmetology. Managed by the S-1 Pendidikan Tata Rias program of the Faculty of Engineering at Universitas Negeri Surabaya (UNESA), the journal is published three times a year in April, August, and December. It employs a rigorous double-blind peer-review process and adheres to an open access policy, ensuring global accessibility of its content.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 84 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2020)" : 84 Documents clear
PELATIHAN TATA RIAS DASAR BAGI REMAJA EKONOMI LEMAH DESA TULUNGREJO KABUPATEN KEDIRI FEBRIAN CHRISTININGTYAS, DWI; SINTA MEGASARI, DINDY
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.33602

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengelolaan pelatihan tata rias dasar bagi remaja ekonomi lemah di Tulungrejo, 2) aktivitas peserta pelatihan remaja desa tulungrejo, 3) hasil merias wajah pada remaja dusun tulungrejo kecamatan pare sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan, 4) respon peserta terhadap pelatihan tata rias wajah. Metode penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan desain pretest dan posttest. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data pada penelitian ini menggunakan lembar observasi keterlaksanaan pengelolaan pelatihan, lembar observasi aktivitas peserta, lembar tes hasil pelatihan dan lembar angket respon peserta. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji t atau paired sample t-test dengan aplikasi SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) keterlaksanaan pengelolaan pelatihan sangat baik, 2) ktivitas peserta sangat baik, 3) nilai rata-rata Pretest dan Posttest dengan perhitungan taraf signifikansi menggunakan uji t test dengan SPSS 16 menunjukkan bahwa ada peningkatan kompetensi keterampilan merias setelah dilakukan treatment atau pelatihan merias wajah, 4) respon peserta, diketahui bahwa peserta bersemangat dan antusias dalam mengikuti pelatihan merias wajah. Kata Kunci: Pelatihan Tata rias Desa Tulungrejo ABSTRACT This study aims to find out 1) the management of basic cosmetology training for economically weak youth in Tulungrejo, 2) the activities of youth training participants in Tulungrejo village, 3) the results of makeup on teenagers in Tulungrejo hamlet, Pare sub-district before and after the training, 4) participant responses to face makeup training. This research method is a pre-experimental design with pretest and posttest. The instrument used for data collection in this study used the observation sheet of the management of the training, the observation sheet of the participants activity, the test sheet of the results of the training and the participants questionnaire response sheet. Data analysis techniques in this study used a t-test or paired sample t-test with SPSS 16 applications. The results showed that 1) the management of the training was very good, 2) the participants were very good, 3) the pretest and posttest average values ??with calculations significance level using t test with SPSS 16 shows that there is an increase in the competency of makeup skills after treatment or training in makeup, 4) participant responses, it is known that participants are excited and enthusiastic in taking makeup training. Keywords: Make-up Training in Tulungrejo Village.
VALIDASI TERHADAP KELAYAKAN MEDIA VIDEO PADA MATERI TATA RIAS WAJAH FANTASI JURUSAN TATA KECANTIKAN DI SMK NEGERI 6 SURABAYA AULIA BALKIS, ALFYANNA; PUSPITORINI, ARITA
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.33603

Abstract

Tata Upacara Ritual Adat Perkawinan Marga Mesuji Wiralaga Lampung FAJAR MAGFIROH, SITI; KUSSTIANTI, NIA
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.33661

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ritual adat perkawinan Marga Mesuji Lampung di desa Wiralaga kecamatan Mesuji Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung. Ritual adat perkawinan Marga Mesuji Lampung ada dua yaitu rasan tuwe (kehendak orang tua) dan gubalan (kawin lari) kedua ritual adat perkawinan ini harus dihadiri oleh perwatin (perangkat desa) sebagai saksi dan pembawa adat istiadat. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara. Informan dalam penelitian ini adalah budayawa kabupaten Mesuji Lampung, staf pemerintahan kabupaten Mesuji Lampung, ketua dan tetua adat Marga Mesuji Lampung. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ritual perkawinan rasan tuwe dalam Marga Mesuji Lampung mempunyai 9 prosesi adat diantaranya yaitu nindai, nylundup (penjajakan), sie hanyot, sie tanye (datang bertanya), datang besagh (datang besar), pacaran, hari perkawinan, tandang sujud, dan dijumputi. Sedangkan ritual perkawinan gubalan lebih singkat yaitu membuat surat perjanjian diatas materai, nyrape kemudian akad nikah. Kata kunci: Marga Mesuji lampung, ritual perkawinan, upacara adat, adat perkawinan Marga Mesuji lampung Abstract This study aims to describe the traditional marriage rituals of Mesuji Lampung clan in Wiralaga village, Mesuji sub-district, Mesuji district, Lampung province. There are two rituals for the traditional marriage of Mesuji Lampung clan, namely rasan tuwe (the will of the parents) and gubalan (elopement). The method of this research is a qualitative descriptive method, by collectingthe data using interview techniques. The informants in this study were the culture of the Mesuji Lampung district, the Mesuji Lampung district government staff, the chairman and elders of the Mesuji Lampung clan. The results of this study indicate that the marriage rituals of Rasan Tuwe in the Mesuji Lampung clan have 9 customary processions including nindai, nylundup (exploratory), sie hanyot, sie tanye (coming to ask), datang besagh (coming big), pacaran, marriage day, tandang sujud, and dijumputi. Whereas the marriage rituals for a gubalan is shorter, namely making a letter of agreement on the stamp, nyrape then a marriage contract. Keywords: Mesuji Lampung clan, marriage rituals, traditional ceremonies, marriage ceremony of the Mesuji Lampung clan
Tata Upacara Ritual Adat Perkawinan Marga Mesuji Wiralaga Lampung FAJAR MAGFIROH, SITI; KUSSTIANTI, NIA
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.33662

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ritual adat perkawinan Marga Mesuji Lampung di desa Wiralaga kecamatan Mesuji Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung. Ritual adat perkawinan Marga Mesuji Lampung ada dua yaitu rasan tuwe (kehendak orang tua) dan gubalan (kawin lari) kedua ritual adat perkawinan ini harus dihadiri oleh perwatin (perangkat desa) sebagai saksi dan pembawa adat istiadat. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara. Informan dalam penelitian ini adalah budayawa kabupaten Mesuji Lampung, staf pemerintahan kabupaten Mesuji Lampung, ketua dan tetua adat Marga Mesuji Lampung. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ritual perkawinan rasan tuwe dalam Marga Mesuji Lampung mempunyai 9 prosesi adat diantaranya yaitu nindai, nylundup (penjajakan), sie hanyot, sie tanye (datang bertanya), datang besagh (datang besar), pacaran, hari perkawinan, tandang sujud, dan dijumputi. Sedangkan ritual perkawinan gubalan lebih singkat yaitu membuat surat perjanjian diatas materai, nyrape kemudian akad nikah. Kata kunci: Marga Mesuji lampung, ritual perkawinan, upacara adat, adat perkawinan Marga Mesuji lampung Abstract This study aims to describe the traditional marriage rituals of Mesuji Lampung clan in Wiralaga village, Mesuji sub-district, Mesuji district, Lampung province. There are two rituals for the traditional marriage of Mesuji Lampung clan, namely rasan tuwe (the will of the parents) and gubalan (elopement). The method of this research is a qualitative descriptive method, by collectingthe data using interview techniques. The informants in this study were the culture of the Mesuji Lampung district, the Mesuji Lampung district government staff, the chairman and elders of the Mesuji Lampung clan. The results of this study indicate that the marriage rituals of Rasan Tuwe in the Mesuji Lampung clan have 9 customary processions including nindai, nylundup (exploratory), sie hanyot, sie tanye (coming to ask), datang besagh (coming big), pacaran, marriage day, tandang sujud, and dijumputi. Whereas the marriage rituals for a gubalan is shorter, namely making a letter of agreement on the stamp, nyrape then a marriage contract. Keywords: Mesuji Lampung clan, marriage rituals, traditional ceremonies, marriage ceremony of the Mesuji Lampung clan
PENGARUH PENGGUNAAN JENIS LIPSTICK TERHADAP HASIL RIASAN KELAINAN BIBIR SUMBING UNTUK TATA RIAS PENGANTIN MODERN DINIA ULFA, ISNADIROH; PUSPITORINI, ARITA
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.33666

Abstract

AbstrakTata rias wajah pengantin modern dapat dilakukan dengan menekankan efek tertentu pada area mata, hidung, bibir dan alis yang dapat menarik perhatian masyarakat secara langsung. Bibir adalah bagian tubuh yang terlihat indah di mulut manusia yang berfungsi untuk artikulasi suara dan bicara, akan tetapi terdapat beberapa manusia yang memiliki kelainan pada bibir. Kelainan pada bibir manusia yang terjadi sejak awal kehamilan ibu sampai dewasa salah satunya adalah bibir sumbing. Bibir sumbing mempunyai rekahan pada langit-langit maupun gusi sebagian banyak sudah dijahit, sehingga rekahan pada bibir dapat menyatu kembali. Jahitan pada bibir sumbing tetap terlihat dengan jelas, sehingga untuk menutupi jahitan pada bibir sumbing memerlukan kosmetik lipstick untuk menutupi bekas jahitan dan membentuk bibir agar terlihat lebih sempurna dan ideal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jenis lipstick terhadap hasil riasan kelainan bibir sumbing untuk tata rias wajah pengantin modern. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan angket respon dengan melibatkan 28 observer. Hasil nilai rata-rata yang diperoleh dari angket respon dapat dilihat dari aspek ketepatan bentuk bibir dengan menggunakan creamy lipstick (3,62) lebih tepat dibandingkan dengan glossy lipstick (2,80) dan matte lipstick (2,94), kehalusan tekstur lipstick dengan menggunakan creamy lipstick (3,61) lebih halus dibandingkan dengan glossy lipstick (2,87) dan matte lipstick (2,97), tingkat kesukaan observer dengan menggunakan creamy lipstick (3,65) lebih disukai observer dibandingkan dengan glossy lipstick (2,72) dan matte lipstick (3,22). Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh penggunaan jenis lipstick terhadap hasil riasan kelainan bibir sumbing untuk tata rias wajah pengantin modern dengan kategori nilai baik.Kata kunci: tata rias wajah pengantin modern, lipstick dan kelainan bibir sumbing.AbstractMake up for modern bridal is focus on eyes, nose, lips, and eyebrows. Lips is one of the parts of mouth in human body as voice articulation and to talk, however there are some people that have lip abnormalities. The abnormality that occur since pregnant is cleft lip. Cleft lip has fracture on the top and gum some of them already sewn up, so the fracture can reunite. The suture on the lips leave a mark, so it needs a lipstick to cover and draw the lips to looks perfect and ideal. This study aims to know the effect of using lipstick on makeup of cleft lips modern bridal. This study is an experimental research. The data collected by using observation and questionnaire with 28 observers. The result of this studycontains the type of the lipstick that has an effect on lips can be seen on the precise of the lips shape, the lipstick texture, and the most preferred. The result of average value obtained from the response quizionaryis the precise aspect of the lips using creamy lipstick (3.62) are more precise than glossy lipstick (2.80) and matte lipstick (2.94), the texture of creamy lipstick (3.62) more smoother than glossy lipstick (2.87) and matte lipstick (2.97), the most preferred is creamy lipstick (3.65), than glossy lipstick (2,72) and matte lipstick (3.22). So that the conclusion is there is an effect on using the lipstick to make up cleft lips modern bridal with a good category.Keywords: bridal modern make up, lipstick, and cleft lips.
MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY PADA SUB KOMPETENSI PEMANGKASAN RAMBUT TEKNIK INCREASE LAYER AMELIA, LINDA; KUSSTIANTI, NIA
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.33673

Abstract

BENTUK DAN MAKNA TATA RIAS TRADISIONAL SENI TARI DRIL DALAM LANGEN TAYUB DI KECAMATAN PASIRIAN KABUPATEN LUMAJANG RAMADANI, RIZKA; MASPIYAH
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.33700

Abstract

Abstrak Tari Dril dalam kesenian langen tayub sebagai warisan yang secara turun temurun harus dilestarikan sekaligus dikembangkan supaya menjadi daya tarik di daerah serta menjadi acuan dalam kesenian daerah. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi 1) bentuk tata riasawajah,apenataan rambut, busana serta aksesorisatari dril pada pertunjukan langenatayub di kecamatan Pasirian kabupaten Lumajang, dan 2) makna tata rias tradisional seni tari dril dalam langen tayub di kecamatan Pasirian Lumajang. Metode penelitian adalahapenelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metodeatriangulasi, yang meliputi 1) wawancara, 2) observasi, dan 3) dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata rias wajah waranggono atau tandak mempunyai gambaran sebagai ciri khas mencerminkan perempuan Jawa yang anggun. Waranggono adalah sebutan untuk penari tayub perempuan yang biasa dikenal dengan nama tandak sedangkan pramugari adalah sebutan untuk penari tayub laki-laki. Tata penataan rambut waranggono atau tandak mengenakan sunggar Jawa dan sanggul Ukel Konde. Busana yang dikenakan penari tayub perempuan adalah Jarik kuwung khas Jawa, kebaya sebagai penutup badan, kemben atau mekak sebagai kain penutup bagian dada, stagen, toso dan tali, selandang atau sampur, alas kaki atau Sandal.aAksesoris yang dikenakan penari tayub perempuan adalah bunga mawar, anting, bros, kalung, gelang dan cincin. Tata rias wajah pramugari ciri khas natural dan berwibawa laki-laki Jawa. Busana yang dikenakan pramugari adalah basofi, sebong jarik khas Jawa, celana panjang, sepatu, Blangkon. Seni tari dril yang terdapat dalam langen tayub di kecamatan Pasirian kabupaten Lumajang bermakna sebagai bentuk ungkapan syukur masyarakat Lumajang khususnya terhadap hasil bumi yang telah diperoleh. Kata Kunci: Tata Rias Tradisional Penari Dril, Waranggono atau Penari Perempuan, Pramugari atau Penari Laki-laki,Tari Dril, Kecamatan Pasirian. Abstract Dril dance in the langen tayub art as a legacy that has been passed down from generation to generation must be preserved as well as developed in order to be an attraction in the area and become a reference in regional art.The purpose of this study was to identify 1) the form of facial make-up, hair styling, clothing and dril dance accessories in the Langen Tayub performance in the Pasirian district of Lumajang Regency, and 2) the meaning of the traditional makeup of the Dril dance in Langen Tayub in the Pasirian Lumajang District.This research method is a descriptive study with a qualitative approach. Data collection techniques using the triangulation method, which includes 1) interviews, 2) observation, and 3) documentation. The results showed that the face makeup or waranggono tandak has a picture as a characteristic reflects the graceful Javanese women. Waranggono is a term for female tayub dancers commonly known as tandak while stewardess is a term for male tayub dancers. Hairdressing or tandak hairstyle wearing Javanese sunggul and Ukel Konde bun. Clothing worn by female tayub dancers is Javanese Jarik kuwung, kebaya as body covering, kemben or mekak as a cloth covering the chest, stagen, toso and rope, sling or sampur, Sandal or footwear. Accessories worn by womens tayub dancers are roses, earrings, brooches, necklaces, bracelets and rings. The makeup of a flight attendant or male dancer has natural and authoritative features of Javanese men. The clothing worn by flight attendants or male tayub dancers is basofi, a Javanese traditional finger, pants, shoes, Blangkon. Dril dance which is contained in Langen Tayub in Pasirian Sub-district, Lumajang Regency means as a form of gratitude for the people of Lumajang, especially for the products that have been.Keywords:Traditional Make-Up Dril Dancers, Waranggono or Female Dancers, Male Stewardes or Dancers, Dril Dance, Pasirian District
KELAYAKAN MEDIA TRUTH OR DARE PADA MATERI PERAWATAN KULIT WAJAH BERJERAWAT DENGAN TEKNOLOGI KELAS XII DI SMKN TATA KECANTIKAN LUTFI CAHYANINGRUM, DHINANDA; LUTFIATI, DEWI
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.33706

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan. dengan cara memodifikasi permainan kartu truth or dare yang banyak digemari remaja masa kini, menjadi media pembelajaran. yang layak digunakan pada materi perawatan kulit wajah berjerawat kelas XII di SMKN Tata Kecantikan. Tujuan penelitian adalah : (1) Mendeskripsikan prosedur perancangan media pembelajaran truth or dare dalam materi perawatan kulit wajah berjerawat dengan teknologi. (2) Mendeskripsikan kelayakan media truth or dare dalam materi perawatan kulit wajah berjerawat dengan teknologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian research and development (R&D). Objek penelitian ini adalah media pembelajaran truth or dare. Metode pengumpulan data menggunakan angket penilaian media melalui google form dengan melibatkan 31 observer dan teknik analisis data yang digunakan adalah metode statistika berupa persentase. Hasil dari penelitian yaitu : (1) Menunjukkan 5 tahapan prosedur perancangan media truth or dare yaitu : menelusui literatur media pembelajaran terkini, mengumpulkan jurnal dan artikel tentang media truth or dare yang dijadikan bahan untuk membuat produk inovasi media pembelajaran, membuat desain media kartu truth or dare menggunakan photoshop, validasi media pembelajaran, revisi produk. (2) Penilaian kelayakan media truth or dare ditinjau dari akseptabilitas memperoleh hasil sangat baik dengan perincian; kreatifitas memperoleh hasil penilaian 83%, dari akseptabilitas menariknya media pembelajaran memperoleh penilaian 83%, berdasarkan uji akseptabilitas kelayakan media memperoleh penilaian 81,45% dan berdasarkan uji akseptabilitas kesesuaian media memperoleh penilaian 80,65%. Kesimpulan peneliti yaitu media pembelajaran truth or dare layak diaplikasikan pada mata pelajaran perawatan kulit wajah berjerawat dengan teknologi kelas XII di SMKN Tata Kecantikan. Kata Kunci: truth or dare, media, perawatan kulit wajah Abstract This research is done by modifying the game of truth or dare that much loved todays youth, become a learning medium worthy of use on facial acne skin care with technology class XII in SMKN beauty. The research objectives are: (1) Describe the media design procedures of truth or dare learning in acne skin care material with technology. (2) Describing the feasibility of the media of truth or dare in acne skin care material with technology. The type of research used is research and development (R&D). The object in this study is truth or dare learning media. The method of data collection using a media assessment poll through google form with involving 31 observer and data analysis techniques used is a statistical method of percentages. The results .of the study are: (1) Showing 5 phases of the truth or dare media planning procedure: searching for the latest learning media literature, collecting journals and articles about the media truth or dare that are used as materials to create a learning media innovation product, create a card media design truth or dare using photoshop, validation media learning, revision product. (2) The truth or dare media feasibility assessment is reviewed from acceptability to excellent results with breakdowns; creativity earns a 83% assessment, from the acceptability to the media learning gained an assessment of 83%, based on the feasibility of the media eligibility test obtained a valuation of 81.45% and based on the test of media conformity acceptability assessment 80.65%. The conclusion of the researcher is the learning media truth or dare to be applied to the subjects on facial acne skin care with technology class XII in SMKN beauty Keywords: truth or dare, media, facial skin care
TATA RIAS TARI BEDHAYA SRIGATI DI SANGGAR SOERYO BUDOYO KABUPATEN NGAWI HADI NUR BAITI, BINTANG; PUSPITORINI, ARITA
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.33723

Abstract

Abstrak Tari bedhaya srigati merupakan tari pembuka pada upacara ganti Langse di Pasenggrahan Srigati yang ditarikan setiap tanggal 15 Muharram (1 suro). Tata rias tari bedhaya srigati menggunakan tata rias modifikasi rias paes ageng gaya Yogyakarta menggunakan penunggul, penitis, pengapit, godheg, alis menjangan ranggah, citak, jahitan mata. Tujuan penelitian adalah mendiskripsikan bentuk tata rias tari bedhaya srigati di sanggar Soeryo Budoyo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan observasional. Objek penelitian ialah tata rias tari bedhaya srigati. Subjek penelitian ialah pencipta tari bedhaya srigati. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata rias tari bedhaya srigati menggunakan cengkorongan paes yang disesuaikan dengan proporsi wajah penari. Eyeshadow yang digunakan yaitu warna merah, hitam diujung mata untuk mempertegas mata dan emas dikelopak mata. Citak dan jahitan mata diberi manik-manik untuk memberi kesan riasan tampak indah dan lebih menarik. Perona pipi dan bibir menggunakan warna merah yang membuat wajah terkesan lebih segar. Keseluruhan riasan dibuat mencolok dan tegas yang berguna agar riasan tetap terlihat meski dalam jarak pandang yang cukup jauh. Untuk busana yang digunakan ialah jarik yang dibentuk seperti dodot gaya Surakarta dengan samparan dan menggunakan sampur. Menggunakan aksesoris berupa sumping, centhung, sisir gunungan, cunduk mentul, jebehan, gajah ngoling, giwang, kalung, klat bahu, gelang dan cincin. Kata Kunci: Tata Rias, Tari Bedhaya Srigati , Paes Ageng, Ganti Langse. Abstract The bedhaya srigati dance is the opening dance at the Langse dressing ceremony at Pasenggrahan Srigati, which is danced every 15th of Muharram (1 suro). Bedhaya srigati dance make-up using paes ageng makeup modification using Yogyakarta style using penunggul, penitis, pengapit, godheg, menjangan ranggah eyebrows, citak, eye stitching. The purpose of this study is to describe the form of bedhaya srigati dance make-up at the Soeryo Budoyo studio. This research is a descriptive study with an observational approach. The object of research is the bedhaya srigati dance make-up. The subject of the research was the creator of the Bedhaya Srigati dance. Data collection techniques using interviews, observation, documentation. The results showed that the bedhaya srigati dance make-up used paes jaws that were adjusted to the proportions of the dancers faces. The eyeshadow used is red, black at the tip of the eye to emphasize the eyes and gold in the eyelid. Eye prints and stitches are given beads to give the impression of a beautiful and more attractive look. Blusher and lips use red color which makes the face look fresher. The overall makeup is made striking and decisive which is useful so that makeup can still be seen even though the distance is quite far away. For clothing that is used is a finger shaped like dodot Surakarta with samparan and using sampur. Using accessories in the form of sumping, centhung, gunungan comb, cunduk mentul, jebehan, gajah ngoling, ear studs, necklaces, shoulder pads, bracelets and rings. Keywords: Makeup, Bedhaya Srigati Dance, Paes Ageng, Langse Dressing.
EFEK PERBEDAAN HASIL STYLING TERHADAP JENIS RAMBUT QOYYUM BELANTIKA TAFIFASARI, ERIAN; SINTA MEGASARI, DINDY
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.33726

Abstract


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 3 (2025): Jurnal Tata Rias Volume 14 Nomer 3 Tahun 2025 Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Tata Rias Volume 14 Nomer 2 Tahun 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Tata Rias Volume 14 Nomer 1 Tahun 2025 Vol. 13 No. 3 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 3 Tahun 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 2 Tahun 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 1 Tahun 2024 Vol. 12 No. 3 (2023): Berikut publikasi nomer 3 tahun 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): Berikut publikasi nomer 2 tahun 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): Berikut publikasi nomer 1 tahun 2023 Vol. 12 No. 4 (2023): Jurnal Tata Rias Edisi Khusus Tahun 2023 Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Tata Rias Vol. 11 No. 1 (2022): jurnal tata rias Vol. 10 No. 3 (2021): Vol. 10 No. 3 (2021) Vol. 10 No. 1 (2021): Vol. 10 No. 1 (2021) Vol. 10 No. 2 (2021): jurnal tata rias Vol. 9 No. 4 (2020): Vol. 9 No. 4 (2020) Vol. 9 No. 3 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020) Vol. 8 No. 3 (2019) Vol. 8 No. 2 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019) Vol. 7 No. 01 (2018): Vol.07 N0.1 Edisi Yudisium Februari 2018 Vol. 7 No. 2 (2018): Vol.07 No.2 Edisi Yudisium Juni 2018 Vol. 7 No. 3 (2018) Vol. 7 No. 2 (2018) Vol. 6 No. 01 (2017): Vol.06 No.1 Edisi Yudisium Februari 2017 Vol. 6 No. 3 (2017): Vol. 6 No.3 Edisi Yudisium Oktober 2017 Vol. 6 No. 2 (2017): Vol.6 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2017 Vol. 5 No. 03 (2016): Vol.05 N0.03Edisi Yudisium Oktober 2016 Vol. 5 No. 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016 Vol. 5 No. 01 (2016): Vol.05 No.1 Edisi Yudisium Februari 2016 Vol. 4 No. 03 (2015): Vol.04 No.03 Edisi Yudisium Oktober 2015 Vol. 4 No. 02 (2015): Vol.04 No.02 Edisi Yudisium Juni 2015 Vol. 4 No. 01 (2015): Vol.04 No. 01 Edisi Yudisium Februari 2015 Vol. 3 No. 03 (2014): Vol.03 No.03 Edisi Yudisium Oktober 2014 Vol. 3 No. 02 (2014): Vol. 03 No. 02 Edisi Yudisium Juni 2014 Vol. 3 No. 01 (2014): Vol. 03 no. 01, Edisi Yudisium Februari, tahun 2014 Vol. 2 No. 02 (2013): Vol. 02 No. 02, edisi Yudisium periode Mei 2013 Vol. 2 No. 3 (2013): e-journal vol.2 No. 03, Edisi Yudisium Oktober 2013 Vol. 2 No. 1 (2013): volume 2, nomor 1, tahun 2013 More Issue