cover
Contact Name
M.A. HANNY FERRY FERNANDA
Contact Email
apt.fernanda@unesa.ac.id
Phone
+6285733115522
Journal Mail Official
s1pendidikantatarias@unesa.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Tata Rias, Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya | Gedung A1, Jl. Ketintang, UNESA, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231 Telp : (031) 8280009 | Fax : (031) 8280796 | Contact : 085733115522
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tata Rias
ISSN : -     EISSN : 3063718X     DOI : https://doi.org/10.26740/jtr
Jurnal Tata Rias publishes high-quality research and scholarly articles focused on cosmetology education. It covers curriculum development, teaching methodologies, professional training, trends, innovations, educational technology, and practical applications in cosmetology. Managed by the S-1 Pendidikan Tata Rias program of the Faculty of Engineering at Universitas Negeri Surabaya (UNESA), the journal is published three times a year in April, August, and December. It employs a rigorous double-blind peer-review process and adheres to an open access policy, ensuring global accessibility of its content.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 730 Documents
Pemanfaatan Limbah Koran Sebagai Aksesoris untuk Penataan Sanggul Fantasi erilia widarani pratiwi, fefrila
Jurnal Tata Rias Vol. 5 No. 03 (2016): Vol.05 N0.03Edisi Yudisium Oktober 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v5n03.17224

Abstract

Abstrak Aksesoris merupakan suatu unsur penunjang yang tidak kalah pentingnya untuk menunjang keserasian antara raga, busana, tata rias wajah, dan rambut. Aksesoris dapat dibuat dengan berbagai bahan salah satunya yaitu limbah koran. Aksesoris limbah koran ini dijadikan sumber inspirasi dalam pemanfaatan sebagai aksesoris Cleopatra untuk penataan sanggul fantasi. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui hasil dari penelitian aksesoris berbahan dasar limbah koran yang bertema cleopatra untuk penataan sanggul fantasi ditinjau dari aspek keserasian desain, bahan , bentuk, ukuran, dan warna. (2) Untuk mengetahui hasil jadi bentuk aksesoris clopatra pada penataan sanggul fantasi ditinjau dari lima aspek.Jenis penelitian ini yaitu penelitian pre eksperimen desain dengan rancangan penelitian one shot case study. Subjek penelitian dilakukan oleh 30 observer terdiri dari 3 desen tata rias dan 27 mahasiswa tata rias yang sudah menempuh mata kuliah sanggul fantasi. Teknik analisis data statistik deskriptif dengan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa(1) keserasian desain aksesoris A2 sebesar 92,50%.(2) keserasian bentuk aksesoris desain A2 sebesar 94,17%. (3) keserasian bentuk A2 sebesar 92,33%. (4) keserasian ukuran desain A2 sebesar 91,67%. (5) keserasian warna deasain A2 sebesar 92,50%. Keserasian hasil jadi aksesoris cleopatra pada penataan sanggul fantasi rata- rata 95,00% dengan kategori penilaian sangat baik. Kata kunci : limbah koran, aksesoris cleopatra, pada penataan sanggul fantasi Abstract Accessories is supporting aspect that equally important to add the suitability among body, custome, face make up, and hair. Accessories can be made from many stuff, one of it is news paper waste. This news paper waste accessories made as inspiration source in the uses of Cleopatra accessories for fantasy bun styling. The aims of this research are (1) to know the research outcome of accessories with basic stuff of news paper waste themed Cleopatra for fantasy bun styling viewed from aspect of design suitability, stuff, shape, size, and color. (2) To know the outcome shape of Cleopatra accessories on fantasy bun styling viewed from five aspects. Type of this research is pre-experimental research design with one shot case study design. Research subject conducted by 30 observers consist of 3 lecturers of Beauty Education Department and 27 student of Beauty Education Department who have passed lecture of Fantasy Bun. Data analysis technique was using descriptive statistic with percentage. Results of this research are (1) the suitability accessories design A2 is 92.50%. (2) Suitability of shape accessories design A2 is 94.17%. (3) Suitability of shape A2 is 92.33%. (4) The suitability of size design A2 is 91.67%, (5) Suitability of Color design A2 is 92.50%. The outcome suitability of Cleopatra accessories on fantasy bun styling obtained mean 95.00% with valuation category is very good. Keywords: News paper waste, Cleopatra accessories, fantasy bun styling
PELATIHAN KETERAMPILAN PERAWATAN KULIT WAJAH KERING BAGI REMAJA PUTRI KARANG TARUNA DESA BANJAR KEMUNING KECAMATAN SEDATI SIDOARJO CHLARA DHITA, KATRYN
Jurnal Tata Rias Vol. 6 No. 01 (2017): Vol.06 No.1 Edisi Yudisium Februari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v6n01.17438

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengelolaan pelatihan perawatan kulit wajah kering, 2) aktivitas peserta pelatihan kulit wajah kering, 3) hasil pelatihan keterampilan perawatan kulit wajah kering, dan 4) respon remaja putri Karang Taruna di Desa Banjar Kemuning dalam melakukan perawatan kulit wajah kering. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan one shoot case study yaitu memberikan post test setelah melakukan pelatihan. Pelatihan dilaksanakan selama tiga kali pertemuan pada 20 peserta remaja putri Karang Taruna Desa Banjar Kemuning Kecamatan Sedati Sidoarjo dengan cara melakukan observasi oleh observer untuk menilai pengelolaan pelatihan, aktivitas peserta pelatihan, hasil keterampilan peserta pelatihan, dan angket untuk mendapatkan respon peserta pelatihan. Metode analisis menggunakan menggunakan rata-rata untuk pengelolaan pelatihan, aktivitas peserta pelatihan, hasil keterampilan peserta pelatihan dan respon peserta menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pelatihan oleh pelatih memperoleh kategori baik dan sangat baik dengan skor rata-rata terendah 2,67 dan skor rata-rata tertinggi yaitu 3,67. Aktivitas peserta pelatihan secara keseluruhan berkategori sangat baik dengan rata-rata 3,45 hingga 3,85. Hasil keterampilan peserta pelatihan memperoleh nilai rata-rata 87,65. Seluruh respon peserta pada setiap aspek memperoleh persentase 100% respon positif. Kata Kunci: pelatihan keterampilan, perawatan kulit wajah kering. Abstract: The objectives of this research are recognizing: 1) face skin treatment’s training implementation, 2) activities of participant, 3) result of skill face skin treatment’s training, and 4) responses of face skin treatment’s participants of youth organization people at Banjar Kemuning Village toward the face skin treatment. This research is quantitative descriptive with the research plan used to be one shoot case study which is giving post test after the treatment. Implementation of skill training was done during three days for 20 participants of women Banjar Kemuning Village youth organization at Sedati District-Sidoarjo by doing observation to evaluate the implementation of skill training, participants activities, and practice score in the end of training, also use questionnaire to get participants responses. The research result shows that the implementation of training by the trainer got good and very good score categories with lowest average score was 2.67 and the highest was 3.67. Indeed, Participants activities got very good score in each category with average score was 3.45 until 3.85. The result of training achieved mastery 85% with 87,65 average score, so we could said the result was complete. The whole participants responses in each aspect achieved 100% of positive responses. Keywords : treatment training, dried face skin treatment.
PELATIHAN KETERAMPILAN PERAWATAN KULIT WAJAH (FACIAL) HYPERPIGMENTASIPADA IBU-IBU PKK DI DESA BABAK SARI KECAMATAN DUKUN GRESIK SyaDiyah, Halimatus
Jurnal Tata Rias Vol. 6 No. 01 (2017): Vol.06 No.1 Edisi Yudisium Februari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v6n01.17441

Abstract

Abstrak: Perawatan kulit wajah hyperpigmentasi merupakan tindakan atau cara yang dilakukan dengan cara memijat, menggosok, hingga membersihkan wajah untuk meregenerasi kulit dan menghilangkan bercak hitam pada wajah sehingga kulit dapat kembali bersih, kencang, dan segar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) keterlaksanaan pelatihan keterampilan perawatan kulit wajah hyperpigmentasi pada Ibu-Ibu PKK, 2) aktivitas peserta pelatihan keterampilan perawatan kulit wajah hyperpigmentasi pada Ibu-Ibu PKK, 3) hasil praktik peserta pelatihan keterampilan perawatan kulit wajah hyperpigmentasi pada Ibu-Ibu PKK, 4) respon peserta pelatihan keterampilan perawatan kulit wajah hyperpigmentasi pada Ibu-Ibu PKK. Jenis penelitian ini adalah pre exsperimental design dengan rancangan penelitian One Shoot Case Study. Subyek dalam penelitian ini adalah Ibu-Ibu PKK Desa Babak Sari Kecamatan Dukun Gresik sejumlah 24 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes kinerja, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan berupa rata-rata (mean) dan persentase untuk keterlaksanaan, rata-rata nilai hasil belajar klasikal untuk hasil praktik peserta, persentase untuk aktivitas peserta dan respon peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Rata-rata keterlaksanaan penelitian memperoleh nilai rata-rata 3,75 dengan kriteria sangat baik, 2) Aktivitas peserta pelatihan memperoleh 99% dengan kategori sangat baik, 3) Hasil praktik peserta pelatihan mendapatkan rentang nilai rata-rata 84,5 dengan kriteria sangat baik, 4) Respon peserta terhadap pelatihan sebesar 96% dengan kategori sangat baik. Kata kunci : Pelatihan, perawatan kulit wajah Hyperpigmntasi Abstract: Hyperpigmentation face treatment is an action or procedure that conducted by massages, scrubs until cleans face to regenerates skin and removes black spot on face then skin looked clean, tight, and fresh. Training treatment skill were aimed to know 1) the realization training of hyperpigmentation face treatment skill on member of PKK, 2) trainee activity of hyperpigmentation face treatment skill training on member of PKK, 3), trainee practice result of hyperpigmentation face treatment skill training on member of PKK, 4) trainee response of hyperpigmentation face treatment skill training. Type of this research was pre experimental with research design One Shoot Case Study. Subject in this research were member of PKK at Babak Sari Village, District of Dukun, Gresik as many as 24 members. Data collecting method used were observation, performance test, and questionnaire. Data analysis technique used were mean and percentage for realization, mean of classical learning achievement for trainee practice result, percentage for trainee activity and trainee response. Research yields shows that 1) mean of realization obtained score range 3.75 with criteria is very good, 2) trainee activity obtained 99% with category is very good, 3) trainee practice result obtained range score with mean 84.5 with criteria is very good, 4) trainee response toward training was 96% with category is very good. Keywords:treatment training, hyperpigmentation face treatment
PELATIHAN TATA RIAS WAJAH KOREKTIF DAN PENATAAN HIJAB PESTA PADA SISWA KELAS XI TATA KECANTIKAN RAMBUT DI SMK NEGERI 6 SURABAYA Mulya Dewi, Hildya
Jurnal Tata Rias Vol. 6 No. 01 (2017): Vol.06 No.1 Edisi Yudisium Februari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v6n01.17546

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) keterlaksanaan pengelolaan pelatihan, 2) aktivitas peserta pelatihan, 3) hasil merias wajah korektif seteleh pelatihan, 4) hasil penataan jilbab pesta peserta setelah pelatihan, 5) respon peserta pelatihan tata rias wajah korektif dan penataan hijab pesta. Jenis penelitian ini yaitu pre exsperimental design dengan rancangan penelitian One Shoot Case Study. Subyek penelitian yaitu 25 siswa kelas XI kecantikan rambut di SMK Negeri 6 Surabaya. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes kinerja, dan angket. Metode analisis data yang digunakan berupa rata-rata untuk keterlaksanaan pelatihan, persentase untuk aktivitas belajar siswa, nilai rata-rata ketuntasan belajar klasikal untuk hasil praktik peserta pelatihan tata rias wajah korektif dan penataan hijab pesta, persentase untuk dan respon peserta pelatihan tata rias wajah korektif dan penataan hijab pesta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Rata-rata keterlaksanaan pelatih dengan rentang nilai 3,5-4 dengan kategori sangat baik, 2) Aktivitas peserta pelatihan sebesar 99% dengan kategori sangat baik, 3) Hasil praktik peserta pelatihan secara individual mendapatkan rentang nilai rata-rata 76-87,5 pada tata rias wajah korektif dan 75-90 pada hasil penataan hijab pesta sehingga hasil pelatihan secara ketuntasan klasikal mencapai ≥85% dengan kriteria sangat baik, 4) Respon peserta terhadap pelatihan sebesar 96% dengan kategori sangat baik. Kata Kunci: pelatihan,tata rias wajah korektif , penataan hijab pesta. Abstract: The aims of this research are to know: 1) realization of training management, 2) trainee activity, 3) the outcome of corrective face makeup after training, 4) the outcome of party veil arrangement after training, 5) trainee response of corrective face makeup and veil arrangement training. Type of this research was pre experimental with research design One Shot Case Study. Research subject were 25 graders XI Hair Styling in SMK Negeri 6 Surabaya. Data collection methods were observation, performance test, and questionnaire. Data analysis method used were mean for training realization, percentage for trainee learning activity and mean score of classical learning completeness for trainee practice achievement, percentage for trainee response. Research yield shows that 1) mean of training realization ranged from 3.5-4 with category is very good, 2) trainee activity is 99% with category is very good, 3) the outcome of trainee practice individually obtained range score 76-87.5 for corrective face makeup and 75-90 on party veil arrangement, then classically training completeness obtained >85% with criteria is very good, 4) trainee response toward training is 96% with category is very good. Keywords : training, corrective makeup, party veil arrangement.
SURVEI DAYA TERIMA KONSUMEN TERHADAP PRODUK SABUN WAJAH Arzhella Renata, Gerda
Jurnal Tata Rias Vol. 6 No. 01 (2017): Vol.06 No.1 Edisi Yudisium Februari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v6n01.17551

Abstract

Abstrak: Daya terima berhubungan erat dengan minat dan sikap individu terhadap suatu obyek. Proses daya terima suatu produk menurut Marwan Asri (1991), proses daya terima seseorang atau konsumen terhadap suatu produk terbagi dalam 5 tahap, yaitu: 1) Pengetahuan (Awareness), 2) Ketertarikan (Interest), 3) Penilaian (Evaluation), 4) Percobaaan (Trial) dan 5) Keputusan (Decision). Sabun wajah merupakan obyek yang salah satu produk perawatan tubuh dan wajah yang sangat penting serta diperlukan pada kehidupan sehari-hari dan di penelitian ini produk yang digunakan untuk menjaga dan merawat kebersihan kulit wajah. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui daya terima konsumen terhadap jenis produk sabun wajah dan 2) mengetahui jenis sabun yang diminati oleh konsumen. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Variable bebas dalam penelitian ini adalah sabun wajah. Variable terikat dalam penelitian ini adalah survei daya terima konsumen terhadap produk sabun wajah. Metode pengumpulan data menggunakan angket atau kuisioner, wawancara (interview) dan dokumentasi. Subjek penelitian dilakukan oleh 39 observer terdiri dari ibu-ibu PKK di desa Kauman, Kecamatan Mojoagung, kabupaten Jombang. Teknik analisis data statistik pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya nilai persentase daya terima konsumen terhadap jenis produk sabun wajah pada berbagai aspek pengamatan presentase tertinggi pada unsur pengetahuan (awareness) sebesar 73,16%, selanjutnya pada unsur keputusan (decision) sebesar 72,62%, selanjutnya unsur coba-coba (trial) sebesar 72,05%. Jenis sabun yang sangat diminati oleh konsumen yaitu berasal dari unsur herbal dengan nilai persentase tertinggi sebesar 64,10%. Kata Kunci : daya terima, konsumen, sabun wajah, herbal Abstract: Acceptability close related to individual interest and attitude toward an object. The acceptability of a product to Marwan Asri (1991), acceptability process of person or customer toward a product classified in 5 steps, they are: 1) awareness, 2) interest, 3) Evaluation, 4) Trial, and 5) Decision. Facial wash an object, it is one of important body and face treatment product and required for daily life. In this research, the products is used to cares and treats facial skin cleanliness. The aims of this research were 1) to know the customer acceptability on type of facial wash product, 2) determines type of facial wash that interested by customer. Type of this research is descriptive quantitative. The independent variable in this research is facial wash. The dependent variable in this research is survey of customer acceptability on facial wash product. Data collecting methods used were questionnaire, interview, and documentation. Research subject performed by 39 observers consisted members of PKK at Kauman village, District of Mojoagung, Jombang Regency. Data analysis technique used was statistic quantitative approach. Research yield shows that percentage of customer acceptability on type of facial wash product on any view aspects respectively at awareness 73.16%, then at decision 72.62%, and at trial 72.05%. The most customer interesting type of facial wash is herbal ingredient with highest percentage 64.10%. Keyword : acceptability, customer, facial wash, herbal.
TATA RIAS DAN KOSTUM KARAKTER NYONYA LOVETT DALAM OPERA SWEENEY TODD PRODUKSI TEATER SENDRTASIK UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Fransiska A, Alfabetha
Jurnal Tata Rias Vol. 6 No. 01 (2017): Vol.06 No.1 Edisi Yudisium Februari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v6n01.17668

Abstract

Abstrak: Tata rias dan kostum merupakan salah satu kebutuhan dalam seni pertunjukan teater. Teater Sendratasik Universitas Negeri Surabaya mementaskan sebuah naskah legendaris Inggris berjudul Sweeney Todd ke dalam pertunjukan Opera. Pertunjukan tersebut membutuhkan proses analisis naskah untuk membuat konsep desain, penciptaan karya dan penyajian hasil tata rias dan kostum karakter Nyonya Lovett. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) penokohan karakter berdasarkan analisis naskah 2) desain tata rias dan kostum 3) hasil penciptaan tata rias dan kostum, dan 4) penyajian karya tata rias dan kostum karakter Nyonya Lovett dalam Opera Sweeney Todd. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, dokumentasi dan observasi. Prosedur penelitian melalui tahap analisis naskah, perancangan desain, penciptaan, dan penyajian karya yang dapat dinilai langsung oleh penonton. Teknik analisis untuk data kualitatif melalui tahapan mengorganisasikan data, mengelompokan, dan menguji keabsahan data. Analisis data kuantitatif berupa rata-rata (mean) untuk menilai hasil tata rias dan kostum karakter Nyonya Lovett. Hasil analisis naskah menunjukkan penokohan Nyonya Lovett secara tiga dimensi (fisiologis, psikologis, dan sosiologis), yaitu seorang wanita berusia 40 tahun, janda pemilik kedai pai, bermuka dua, dan sadis. Berdasarkan analisis penokohan tersebut dihasilkan 3 konsep desain tata rias Nyonya Lovett. Hasil pemilihan desain disepakati desain nomor 2 yang akan diciptakan. Desain yang telah dipilih kemudian diciptakan dan ditampilkan pada pertunjukan Opera Sweeney Todd. Hasil penciptaan dinilai langsung oleh penonton dengan rata-rata 4,29, dengan predikat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil tata rias dan kostum karakter Nyonya Lovett telah sesuai dengan kebutuhan pertunjukan dan dapat diterima oleh penonton. Kata kunci: tata rias, kostum, Nyonya Lovett, Sweeney Todd Abstract:Makeup and costumes is one of necessity in theater performing. Sendratasik Theatre of Universitas Negeri Surabaya staged a legendary British manuscript entitled Sweeney Todd into Opera performances. The performance need a analyzes the Sweeney Todd script to makes a design concept and present the makeup and costume character of Mrs. Lovett. This research aims is to know 1) characterizations of the characters based on analysis script 2) makeup and costume design 3) the result of the creation makeup and costume, and 4) the presentation of the results of the makeup and costume characters of Mrs. Lovett. Type of this research is a descriptive qualitative and quantitative. Data were collected by interview, documentation and observation. The research prosedure is a script analysis, designing, creating, and presenting of Mrs. Lovett’s makeup and costume that can be accepeted directly by the audience. Analysis techniques for qualitative data is organizing data, categorize, and test the validity of the data. Analysis of quantitative data such as average (mean) to assess the results of the Mrs. Lovett’s makeup and costume. The script analysis showed Mrs. Lovett’s three-dimensional characterization (physiological, psychological, and sosiological dimentions) is a 40 year old woman, widow of pie shop owner, a liar, and sadistic . The analysis has been produced 3 designs and the result is second design has been selected. The design has been created and used on Sweeney Todd Opera perfomances. Results the average assessment of the audience against the Mrs. Lovett’s makeup and costume un Sweeney Todd Opera proction by Sendratasik Theatre of Universits Negeri Surabaya is 4.29. with a gtood rating. It can be conclude that the result of Mrs. Lovett’s makeup and costume has been in accordance with need of the show and can be accepted by the audience. Keywords: makeup, costume, Mrs. Lovett, Sweeney Todd
PENGARUH GAYA HIDUP TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN MELURUSKAN RAMBUT DENGAN TEKNIK COLOUR REFLECTION ON REBONDING (REBONDING WARNA) DI SALON KECAMATAN JOMBANG KABUPATEN JOMBANG FITRI HAPSARI, EKA
Jurnal Tata Rias Vol. 6 No. 01 (2017): Vol.06 No.1 Edisi Yudisium Februari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v6n01.17710

Abstract

PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG KULIT PISANG KEPOK DAN KULIT JERUK NIPIS TERHADAP HASIL LULUR TRADISIONAL Agatha Wardini, Ladisia
Jurnal Tata Rias Vol. 6 No. 01 (2017): Vol.06 No.1 Edisi Yudisium Februari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v6n01.17971

Abstract

Abstrak: Lulur merupakan sediaan kosmetik yang berbahan dasar dari bahan alami segar atau bahan yang sudah dikeringkan bisa berasal dari sayur, buah-buahan dan dari limbahnya. Lulur memiliki fungsi mengangkat kotoran pada permukaan kulit. Tepung kulit pisang kepok dan kulit jeruk nipis dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan lulur tradisional karena mengandung flavonoid dan vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan dan dapat mencerahkan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh penambahan tepung kulit pisang kepok dan kulit jeruk nipis terhadap sifat organoleptik lulur tradisional yang dilihat dari aroma, warna, tekstur dan daya lekat serta kesukaan panelis 2) mengetahui hasil lulur tradisional yang paling baik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan variabel bebas penambahan tepung kulit pisang kepok dan kulit jeruk nipis sebanyak (8,5g : 1g), (7,5g : 2g) dan (6,5g : 3g). Variabel terikat yaitu sifat fisik lulur tradisional yang dilihat dari aroma, warna, tekstur dan daya lekat serta kesukaan panelis. Penggumpulan data menggunakan metode observasi untuk uji organoleptik yang dilakukan oleh 30 panelis. Data hasil uji organoleptik dianalisis dengan bantuan program SPSS menggunakan uji anava tunggal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat pengaruh penambahan tepung kulit pisang kepok dan kulit jeruk nipis terhadap hasil lulur tradisional dilihat dari aroma memiliki nilai signifikan 0,000 (sig<0,05), warna memiliki nilai signifikan 0,000 (sig<0,05), tekstur memiliki nilai signifikan 0,004 (sig<0,05), daya lekat memiliki nilai signifikan 0,010 (sig<0,05) dan tingkat kesukaan panelis memiliki nilai signifikan 0,000 (sig<0,05). 2) Hasil lulur tradisional yang paling baik dan paling disukai panelis terdapat pada lulur X3 yaitu pada penambahan tepung kulit pisang 6,5g dan kulit jeruk nipis 3g dengan kriteria beraroma jeruk nipis, ada aroma manis kulit pisang dan tidak berbau menyengat, berwarna coklat muda , lulur mudah melekat pada kulit, mudah lepas ketika digosok , bertekstur kasar (terdapat banyak butiran scrub tepung kulit pisang kepok) dan dapat mengangkat kotoran pada permukaan kulit.. Kata Kunci: Tepung kulit pisang kepok, kulit keruk nipis, lulur tradisional Abstract: Scrub is a cosmetic that&rsquo;s made from fresh ingredients or dried material can be derived from vegetable, fruits and their wasted. Scrub has a function to remove dirt on the skin surface. Kepok banana&rsquo;s peel flour and lime&rsquo;s peel may be used as traditional scrubs additives because it contains flavonoids and vitamin C is function for antioksidan and good for skin. The research aim to 1) to know determine the effect of adding kepok banana&rsquo;s peel flour and lime&rsquo;s peel by it is organoleptic nature comprising fragrance, color, texture and adhesion withmost favorit. 2) to know the results of the most favorite traditional scrubs. The research constitutes an experimental research with independent variable is adding of kepok banana&rsquo;s peel flour and lime&rsquo;s peel (8,5g : 1g), (7,5g : 2g) and (6,5g : 3g). Ddependent variable is organoleptic nature (fragrance, color, texture and adhesion with level of preference. Data collection is the by use observation method throught organoleptic test conducted by 30 panels. Tthen the results was analyzed by using SPSS program applying single anova test. Based on the result of single anova test know determine the effect of adding kepok banana&rsquo;s peel flour and lime&rsquo;s peel by it is organoleptic nature comprising fragrance has significant value 0,000 (sig<0,05) , color fragrance has significant value 0,000 (sig<0,05), texture fragrance has significant value 0,004 (sig<0,05), adhesion fragrance has significant value 0,010 (sig<0,05) and the most favorite traditional scrubs fragrance has significant value 0,000 (sig<0,05). Results preferenced scrubs on scrubs product X3 (6,5g : 3g) with criteria lime&rsquo;s peel fragrance&rsquo;s, sweet banana&rsquo;s peel but not smelly, has light brown color, has adhesive stability, rough texture and can remove the dirt on the skin surface. Keywords : kepok banana&rsquo;s peel flour, lime&rsquo;s peel, traditional scrubs
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI KOMUNIKASI DALAM PELAYANAN JASA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) DI SMK NEGERI 2 PONOROGO Mega Putri, Rahmawati
Jurnal Tata Rias Vol. 6 No. 01 (2017): Vol.06 No.1 Edisi Yudisium Februari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v6n01.17982

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas guru dalam pembelajaran, aktivitas siswa, peningkatan hasil belajar siswa dan respon siswa selama proses penerapan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) Kompetensi Berkomunikasi Dalam Pelayanan Jasa.di SMK Negeri 2 Ponorogo. Jenis penelitian ini adalah pre eksperiment.Rancangan penelitian yang digunakan adalah &ldquo;One Group Pretest and Posttest Design&rdquo;. Subjek penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 2 Ponorogo kelas X Tata Kecantikan Rambut I yang berjumlah 22 siswa. Data dikumpulkan dengan metode observasi berupa aktivitas guru dan aktivitas siswa, tes berupa tes kognitif dan tes psikomotorik, dan angket berupa lembar angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru dalam pembelajaran diperoleh rata-rata nilai 3.83 dengan kategori sangat baik. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran rata-rata mencapai 96.88% dengan kategori sangat baik. Hasil belajar siswa pada ranah kognitif meningkat dari (pretest) 65.04 menjadi (posttest) 87.3.Hasil belajar siswa pada ranah psikomotorik meningkat yaitu dari (pretest) 70.13 menjadi (posttest) 94.18. Hasil uji-t berpasangan pada aspek kognitif 19.409 dan aspek psikomotorik 44.164 dengan signifikan 0,000 yang berarti terdapat peningkatan hasil belajar Kompetensi Komunikasi Dalam Pelayanan Jasa. Respon siswa mencapai 94.7% dengan kategori sangat baik. Kata kunci :Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning), Komunikasi dalam Pelayanan Jasa. Abtract: The aim of this research were to know teacher activity within teaching and learning, student activity, the improvement of learning achievement, and student response along the process of applying Project Based Learning model Communication within Caring Service lesson in SMK Negeri 2 Ponorogo. Type of this research is pre-experiment research. Research design used was One Group Pretest and Posttest Design.Subject of this research are students of SMK Negeri 2 Ponorogo classroom X Hair Styling I as many as 22 students. Data collected by using observation method were for teacher activity and student activity, tests in form of cognitive test and psychomotor test, and student response questionnaire. Result of the research shows that teacher activity within teaching and learning obtained mean score 3.83 with category is very good. Student activity within teaching and learning obtained mean percentage 96.88% with category is very good. The student learning achievement at cognitive domain improved (22.26 points) from (pretest) 65.04 became (posttest) 87.3. The student learning achievement at psychomotor domain improved (24.05 points) from (pretest) 70.13 became (posttest) 94.18. The result of paired t-test on cognitive aspect is 19.409 and psychomotor aspect is 44.164 with significance 0,000 which mean that there are improvements of Project Based Learning model toward learning achievement of Communication within Caring Service lesson. Student response obtained 94.7% with good category. Keywords: Project Based Learning Model, Communication within Caring Service.
PENGARUH PERSENTASE UMBI RUMPUT TEKI DAN TEPUNG BERAS TERHADAP KULIT WAJAH HIPERPIGMENTASI CHINDY M, PUTRI
Jurnal Tata Rias Vol. 6 No. 01 (2017): Vol.06 No.1 Edisi Yudisium Februari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v6n01.18098

Abstract

Abstrak: Perawatan kulit dapat dilakukan dengan empat tahapan yaitu pembersihan, pemijatan, pengelupasan, dan terakhir penggunaan masker. (Kusantati, 2008 : 202). Pembersihan berupa pencucian wajah dan pemakaian masker wajah.Masker wajah merupakan kosmetik yang digunakan untuk merawat kondisi wajah seseorang agar tetap sehat, mengatasi masalah-masalah yang dimiliki kulit wajah, sehingga kulit wajah dapat mendekati atau mendapatkan jenis kulit wajah normal.Masker wajah dengan bahan alami dapat digunakan untuk meningkatkan nilai ekonomis bahan yang ada di lingkungan sekitar. Umbi rumput teki memiliki kandungan flavonoid yang berfungsi sebagai anti radang, dan antioksidan yang berfungsi untuk melindungi dari reaksi radiasi yang dapat merusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh presentase umbi rumput teki dengan 3 persentase yaitu 10%, 20%, 30% pada hasil jadi masker wajah berbahan dasar tepung beras terhadap kondisi wajah, luas daerah flek, waktu penyembuhan, dan kecerahan wajah. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi terhadap 30 mahasiswa tata rias dan dosen tata rias. Analisis data menggunakan uji Anava tunggal dengan program SPSS 16 dengan taraf signifikan 5% dan uji lanjutan menggunakan uji Ducan. Berdasarkankan hasil uji anava yang telah dilakukan terhadap pemakaian masker umbi rumput teki selama 7 hari oleh 6 sampel memberikan hasil data meliputi kondisi kulit wajah, luas daerah flek, warna daerah flek, waktu penyembuhan, dan kecerahan wajah. Hasil akhir menunjukkan bahwa masker dengan formula 3 (30% umbi rumput teki) berpengaruh terhadap luas daerah hiperpigmentasi yaitu 3,4 efek pengurangan jumlah flek dalam segi waktu paling cepat yaitu 3,3. Kata kunci : Umbi rumput teki, Hiperpigmentasi, masker, kulit wajah Abstract: Skin treatment can be conducted in four steps, they are cleansing, massages, peeling, and using masker (Kusatanti, 2008: 202). Cleansing is face washing and using face masker. Face masker is cosmetic used to caring face condition in order to keep it health, overcoming problems of face skin, until face skin nearing or obtaining normal type of face skin. Face masker with natural ingredient can be used to improve the economics value of surrounding ingredient. Nut-grass tuber contains flavonoid that used as anti-inflammatory, and anti-oxidant to protect from radiation reaction that damage. This research aimed to know the effect of nut-grass tuber percentages, they are 10%, 20%, and 30%, on the outcome of face masker with rice flour base ingredient toward face condition, spacious of spot area, healing time, and face brightness. Type of this research was experimental research. Data collecting technique used was observation on 30 college students and lecturer of Beauty Education Department. Data analyses were using Anava test with SPSS program by significance level 5% and post hoc Duncan test. Based on anava test result conducted on the use of nut-grass tuber masker for 7 days by 6 samples giving data including face skin condition, spacious of spot area, spot area color, healing time, and face brightness. The final result shows that masker with formula 3 (30% nut-grass tuber) affected on spacious of hyperpigmentation area, that is 3.4. Effect of fastest spot reduction is 3.3. Keywords: nut-grass tuber, hyperpigmentation, masker, face skin

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 3 (2025): Jurnal Tata Rias Volume 14 Nomer 3 Tahun 2025 Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Tata Rias Volume 14 Nomer 2 Tahun 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Tata Rias Volume 14 Nomer 1 Tahun 2025 Vol. 13 No. 3 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 3 Tahun 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 2 Tahun 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 1 Tahun 2024 Vol. 12 No. 3 (2023): Berikut publikasi nomer 3 tahun 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): Berikut publikasi nomer 2 tahun 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): Berikut publikasi nomer 1 tahun 2023 Vol. 12 No. 4 (2023): Jurnal Tata Rias Edisi Khusus Tahun 2023 Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Tata Rias Vol. 11 No. 1 (2022): jurnal tata rias Vol. 10 No. 3 (2021): Vol. 10 No. 3 (2021) Vol. 10 No. 1 (2021): Vol. 10 No. 1 (2021) Vol. 10 No. 2 (2021): jurnal tata rias Vol. 9 No. 4 (2020): Vol. 9 No. 4 (2020) Vol. 9 No. 3 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020) Vol. 8 No. 3 (2019) Vol. 8 No. 2 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019) Vol. 7 No. 01 (2018): Vol.07 N0.1 Edisi Yudisium Februari 2018 Vol. 7 No. 2 (2018): Vol.07 No.2 Edisi Yudisium Juni 2018 Vol. 7 No. 3 (2018) Vol. 7 No. 2 (2018) Vol. 6 No. 01 (2017): Vol.06 No.1 Edisi Yudisium Februari 2017 Vol. 6 No. 3 (2017): Vol. 6 No.3 Edisi Yudisium Oktober 2017 Vol. 6 No. 2 (2017): Vol.6 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2017 Vol. 5 No. 03 (2016): Vol.05 N0.03Edisi Yudisium Oktober 2016 Vol. 5 No. 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016 Vol. 5 No. 01 (2016): Vol.05 No.1 Edisi Yudisium Februari 2016 Vol. 4 No. 03 (2015): Vol.04 No.03 Edisi Yudisium Oktober 2015 Vol. 4 No. 02 (2015): Vol.04 No.02 Edisi Yudisium Juni 2015 Vol. 4 No. 01 (2015): Vol.04 No. 01 Edisi Yudisium Februari 2015 Vol. 3 No. 03 (2014): Vol.03 No.03 Edisi Yudisium Oktober 2014 Vol. 3 No. 02 (2014): Vol. 03 No. 02 Edisi Yudisium Juni 2014 Vol. 3 No. 01 (2014): Vol. 03 no. 01, Edisi Yudisium Februari, tahun 2014 Vol. 2 No. 02 (2013): Vol. 02 No. 02, edisi Yudisium periode Mei 2013 Vol. 2 No. 3 (2013): e-journal vol.2 No. 03, Edisi Yudisium Oktober 2013 Vol. 2 No. 1 (2013): volume 2, nomor 1, tahun 2013 More Issue