cover
Contact Name
Reza Muttaqin
Contact Email
jinsight42@gmail.com
Phone
+62852-9624-2141
Journal Mail Official
kopiko@ynam.or.id
Editorial Address
Jl. Medan - Banda Aceh KM. 1,5 Dusun Mns Lupee Desa Batee Iliek, Kecamatan Samalanga Kab. Bireuen, Aceh | Kode POS: 24264
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
Insight Journal
ISSN : -     EISSN : 30906482     DOI : -
Insight Journal adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan kajian konseptual di bidang ilmu komunikasi, psikologi, dan konseling. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah akademik bagi para peneliti, praktisi, pendidik, dan mahasiswa dalam mengembangkan teori dan praktik yang berlandaskan pada pendekatan ilmiah, kontekstual, dan humanistik.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2025): Insight Journal" : 6 Documents clear
Strategi Komunikasi Persuasif Pendamping Sosial PKH dalam Mewujudkan Kemandirian Masyarakat Miftahuddin, Miftahuddin
Insight Journal Vol. 1 No. 4 (2025): Insight Journal
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi komunikasi persuasif memiliki peran penting dalam mendorong kemandirian masyarakat, khususnya dalam konteks Program Keluarga Harapan (PKH). Latar belakang penelitian ini berangkat dari realitas bahwa sebagian besar penelitian tentang PKH lebih menekankan pada aspek bantuan material, sementara peran komunikasi pendamping sosial masih kurang diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana strategi komunikasi persuasif pendamping sosial PKH berkontribusi dalam membentuk kesadaran, mengubah pola pikir, serta mengarahkan penerima manfaat menuju kemandirian. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan menganalisis berbagai literatur, artikel ilmiah, buku, dan dokumen relevan yang berkaitan dengan komunikasi persuasif, pendamping sosial, dan kemandirian masyarakat. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menekankan pada pencarian kesenjangan kajian, sintesis temuan literatur, dan interpretasi terhadap peran komunikasi persuasif dalam konteks PKH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif pendamping sosial PKH mampu memengaruhi perilaku dan kesadaran masyarakat melalui pendekatan yang konsisten, empatik, dan menggunakan bahasa yang sederhana. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi persuasif bukan sekadar alat penyampaian informasi, melainkan instrumen perubahan sosial yang efektif. Kesimpulan dari kajian ini adalah strategi komunikasi persuasif terbukti berperan dalam mengurangi ketergantungan penerima manfaat terhadap bantuan, sekaligus mendorong lahirnya kemandirian. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengisian kesenjangan kajian tentang peran komunikasi persuasif dalam program sosial, sekaligus memperkaya teori komunikasi pembangunan dan praktik pemberdayaan masyarakat.
Pendekatan Kepala Madrasah Dalam Penyelesaian Konflik Antar Guru Di MAS Ummul Ayman Samalanga Mujiburrahman, Mujiburrahman
Insight Journal Vol. 1 No. 4 (2025): Insight Journal
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik antar guru merupakan fenomena yang tidak terpisahkan dari dinamika organisasi pendidikan, termasuk di lingkungan madrasah (Handoko, 1992; Wahyudi, 2008). Perbedaan latar belakang pendidikan, persepsi profesional, kepentingan tugas, serta pola komunikasi yang kurang efektif sering kali memicu munculnya konflik horizontal antar guru. Apabila konflik tersebut tidak dikelola secara tepat, dampaknya dapat merusak iklim kerja, menurunkan kinerja guru, serta berimplikasi pada kualitas proses pembelajaran. Dalam konteks madrasah, konflik tidak hanya berdimensi organisatoris, tetapi juga menyentuh aspek etika dan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi lembaga. Oleh karena itu, peran kepala madrasah memiliki posisi strategis dalam mengelola dan menyelesaikan konflik secara konstruktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk konflik antar guru serta pendekatan kepala madrasah dalam penyelesaian konflik di MAS Ummul Ayman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik antar guru di MAS Ummul Ayman umumnya dipicu oleh perbedaan pendapat, komunikasi yang kurang terbuka, pembagian tugas yang dipersepsikan tidak adil, serta faktor personal. Kepala madrasah menerapkan pendekatan musyawarah, mediasi persuasif, dan kompromi sebagai strategi utama penyelesaian konflik. Pendekatan tersebut terbukti efektif dalam menurunkan eskalasi konflik dan menjaga keharmonisan hubungan kerja antar guru. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kompetensi manajemen konflik kepala madrasah dengan tetap mengintegrasikan nilai-nilai etika dan profesionalisme dalam kepemimpinan pendidikan.
Ilmu Sosiologi Komunikasi Islam sebagai Instrumen Dakwah untuk Menguatkan Etika Komunikasi Masyarakat Muslim Fauzan, Fauzan
Insight Journal Vol. 1 No. 4 (2025): Insight Journal
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan komunikasi sosial dalam masyarakat Muslim kontemporer menghadirkan tantangan serius terhadap penerapan etika komunikasi yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Arus informasi yang cepat, perubahan pola interaksi sosial, serta dominasi media digital menyebabkan terjadinya pergeseran etika komunikasi yang berdampak pada relasi sosial umat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan pendekatan dakwah yang tidak hanya normatif, tetapi juga mampu membaca dan merespons dinamika sosial secara kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran ilmu sosiologi komunikasi Islam sebagai instrumen dakwah dalam menguatkan etika komunikasi masyarakat Muslim. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan menelaah buku ilmiah, artikel jurnal, dan karya akademik yang relevan dengan sosiologi komunikasi, komunikasi Islam, dan dakwah. Analisis dilakukan melalui klasifikasi, sintesis, dan interpretasi kritis terhadap konsep dan temuan para ahli. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi sosiologi komunikasi Islam dalam dakwah mampu memperkuat pemahaman etika komunikasi sebagai praktik sosial, bukan sekadar norma individual. Pendekatan ini memungkinkan dakwah dikembangkan secara dialogis, kontekstual, dan adaptif terhadap realitas sosial masyarakat Muslim. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa sosiologi komunikasi Islam berkontribusi signifikan dalam memperkuat etika komunikasi, memperkaya pendekatan dakwah kontemporer, serta memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan studi dakwah dan komunikasi Islam.
Ketahanan Keluarga (Family Resilience) Dalam Mendukung Perkembangan Psikologis Anak Andriyani, Juli
Insight Journal Vol. 1 No. 4 (2025): Insight Journal
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan psikologis anak sangat dipengaruhi oleh kualitas lingkungan keluarga sebagai sistem terdekat dalam kehidupan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual peran ketahanan keluarga (family resilience) dalam mendukung perkembangan psikologis anak. Penelitian menggunakan pendekatan library research dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah, buku akademik, dan artikel jurnal bereputasi yang relevan dengan konsep ketahanan keluarga dan perkembangan psikologis anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketahanan keluarga yang ditandai oleh sistem keyakinan yang positif, pola organisasi yang fleksibel, dan komunikasi yang terbuka berkontribusi signifikan dalam membentuk regulasi emosi, self-esteem, serta kesejahteraan mental anak. Kajian ini juga menemukan bahwa sebagian besar penelitian sebelumnya masih berfokus pada resiliensi individu dan belum secara komprehensif mengintegrasikan pendekatan sistemik keluarga dalam konteks budaya Indonesia. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi dimensi ketahanan keluarga dengan indikator perkembangan psikologis anak berbasis nilai kolektivitas dan religiusitas sebagai sumber daya internal keluarga. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program intervensi berbasis keluarga sebagai strategi preventif dalam mendukung kesehatan mental anak.
Dakwah Sebagai Proses Komunikasi Transformatif Di Tengah Dinamika Sosial Masyarakat Yusuf, M.
Insight Journal Vol. 1 No. 4 (2025): Insight Journal
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66155/3bexmh19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dakwah sebagai proses komunikasi transformatif di tengah dinamika sosial masyarakat kontemporer. Pendekatan yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur relevan yang terbit dalam sepuluh tahun terakhir untuk buku dan lima tahun terakhir untuk artikel jurnal. Analisis dilakukan melalui teknik analisis isi dan sintesis tematik guna mengidentifikasi hubungan antara teori dakwah dan teori komunikasi transformatif dalam konteks perubahan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa dakwah tidak lagi cukup dipahami sebagai aktivitas penyampaian pesan normatif keagamaan, tetapi harus dimaknai sebagai proses dialogis, partisipatif, dan kontekstual yang mendorong perubahan perspektif, sikap, dan perilaku sosial. Digitalisasi komunikasi menjadi arena strategis sekaligus tantangan baru bagi dakwah, sehingga literasi digital dan etika komunikasi menjadi kompetensi penting bagi da’i. Penelitian ini menawarkan integrasi konseptual antara teori komunikasi transformatif dan dakwah sebagai novelty, serta menegaskan bahwa keberhasilan dakwah diukur tidak hanya dari aspek kognitif, tetapi juga dari transformasi sosial yang inklusif dan berkeadaban. Dengan demikian, dakwah memiliki peran strategis sebagai agen integrasi sosial di tengah masyarakat yang plural dan dinamis.
Peran Teungku Inoeng Dalam Meningkatkan Kesadaran Beragama Remaja Putri Di Gampong Lamteungoh Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Meutuah, Cut Putroe; Zain, Arifin; Azhari
Insight Journal Vol. 1 No. 4 (2025): Insight Journal
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66155/0s67b498

Abstract

Peranan teungku inoeng merupakan aspek penting dalam membentuk kepribadian remaja putri agar sesuai dengan ajaran Islam. Namun, realita menunjukkan bahwa masih banyak remaja putri yang kurang memiliki kesadaran beragama terhadap nilai keagamaan. Kehadiran teungku inoeng sebagai pengajar dan panutan memiliki kontribusi signifikan dalam membina pemahaman keagamaan. Atas dasar tersebut maka penelitian ini berfokus pada peran teungku inoeng dalam meningkatkan kesadaran beragama remaja putri, dan tantangan teungku inoeng dalam meningkatkan kesadaran beragama remaja putri di Gampong Lamteungoh. Metode penelitian ini tidak terlepas dari penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini berjumlah sembilan orang dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teungku inoeng memiliki peran penting sebagai pendidik, motivator, dan teladan dalam kehidupan beragama di Gampong Lamteungoh. Hal ini terlihat dari kesadaran beragama pada remaja putri yang semakin baik dengan memahami dasar-dasar dari implementasi ketauhidan, ibadah dan muamalah. Sebagai contoh dimulai dari thaharah, praktik ibadah shalat, puasa, sikap dan perilaku seorang muslim baik menyangkut sopan, santun serta bertutur kata. Berbagai metode pembelajaran diterapkan seperti hafalan, tanya jawab, dan cerita, serta pendekatan personal melalui nasihat langsung dan komunikasi digital. Namun, teungku inoeng juga menghadapi tantangan dari remaja yang menjalani pengajian seperti kurangnya kedisiplinan, rasa malas, pengaruh lingkungan, serta kesibukan sekolah dan pekerjaan. Beberapa remaja juga berhenti mengikuti pengajian karena merasa tidak cocok dengan sistem pengajian atau merasa terbebani oleh aturan yang ada.

Page 1 of 1 | Total Record : 6