cover
Contact Name
Wa Mina La Isa
Contact Email
p3m@stikesnh.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
wamina@stikesnh.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan VIII, No. 24, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
ISSN : 27970019     EISSN : 27970361     DOI : https://doi.org/10.35892/jimpk
Core Subject : Health,
JIMPK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan adalah jurnal yang dikelola oleh pusat penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat (P3M) STIKes Nani Hasanuddin Makassar. Jurnal ini menerbitkan artikel hasil Penelitian Mahasiswa keperawatan yang bergerak dari hasil penelitian preventif, promotof, kuratif dan rehabilitas atau bergerak dari hulu ke hilir. Sedangkan ruang lingkupnya antara lain; Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Jiwa. JIMPK diharapkan menjadi sebuah kawah candra dimuka, solusi efektif dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakt. Selain itu untuk membantu pemerintah, swasta dan masyarakat. Bukan tanpa perjuangan yang panjang, kontribusi yang bersifat sukarela para peneliti baik senior maupun yunior. Jurnal JIMPK juga mengemban tanggung jawab berfungsi untuk mendorong mahasiswa, dosen dan peneliti agar dapat mengembangkan keilmuan secara mandiri dan berdaya guna dalam bidang Keperawatan
Articles 398 Documents
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Terhadap Kesiapan Menghadapi Remaja Menarche Pada Siswi Di Smp Negeri 2 Rantebua Manase, Pebrianti; Syam, Aznia; Khalid, Nur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i4.904

Abstract

Pada umumnya menstruasi pertama (menarche) pada remaja terjadi pada usia 11 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan akan terjadi sebelum atau sesudah 11 tahun. Bagi sebagian remaja putri yang belum mempersiapkan diri, menarche bisa menjadi pengalaman yang traumatik hal ini disebabkan karena karena tidak tau bagaimana harus menyesuaikan diri dengan hal baru dan rutinitas yang baru yaitu saat terjadinya menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap kesiapan menghadapi menarche. Di SMP Negeri 2 Rantebua. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 orang dengan teknik sampling menggunakan total sampling. Teknik analisis data pada penelitian ini mencakup analisis univariat dengan mencari distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan uji chi-square (p < 0,05). Hasil penelitian diperoleh dari 36 sampel, siswi yang berpengetahuan cukup dan siap menghadapi menarche sebanyak 23 siswi (63,9%) dan siswi yang memiliki sikap positif dan siap menghadapi menarche sebanyak 23 siswi (63,9%). Hasil uji chi-square menunjukkan ρ- value 0,001<0,05 dan sikap diperoleh p-Value 0,005 < 0,05. Kesimpulan ada hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap kesiapan menghadapi menarche. Semakin banyak pengetahuan makan semakin siap remaja putri dalam menghadapi menarche dan sikap dalam menghadapi menarche pun semakin positif.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TERHADAP KESIAPAN MENGHADAPI REMAJA MENARCHE PADA SISWI DI SMP NEGERI 2 RANTEBUA Manase, Pebrianti; Nurbaya, Siti; Sumi, Susi Sastika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v2i3.906

Abstract

ABSTRAK Pada umumnya menstruasi pertama (menarche) pada remaja terjadi pada usia 11 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan akan terjadi sebelum atau sesudah 11 tahun. Bagi sebagian remaja putri yang belum mempersiapkan diri, menarche bisa menjadi pengalaman yang traumatik hal ini disebabkan karena karena tidak tau bagaimana harus menyesuaikan diri dengan hal baru dan rutinitas yang baru yaitu saat terjadinya menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap kesiapan menghadapi menarche. Di SMP Negeri 2 Rantebua. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 orang dengan teknik sampling menggunakan total sampling. Teknik analisis data pada penelitian ini mencakup analisis univariat dengan mencari distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan uji chi-square (p < 0,05). Hasil penelitian diperoleh dari 36 sampel, siswi yang berpengetahuan cukup dan siap menghadapi menarche sebanyak 23 siswi (63,9%) dan siswi yang memiliki sikap positif dan siap menghadapi menarche sebanyak 23 siswi (63,9%). Hasil uji chi-square menunjukkan ρ- value 0,001<0,05 dan sikap diperoleh p-Value 0,005 < 0,05. Kesimpulan ada hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap kesiapan menghadapi menarche. Semakin banyak pengetahuan makan semakin siap remaja putri dalam menghadapi menarche dan sikap dalam menghadapi menarche pun semakin positif.
PENGARUH SENAM KAKI DIABETES TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DM TIPE 2 DI PUSKESMAS PACCERAKKANG Khatimah, Husnul; Mutmainna, Amriati; Suarnianti, Suarnianti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v2i3.911

Abstract

Pada saat ini, banyak penderita diabetes mellitus mengutamakan penanganan dalam DM yaitu diet dan mengkonsumsi obat-obatan. Namun penanganan diet belum menjamin kestabilan kadar glukosa darah pentingnya penanganan diet diseimbangi dengan latihan fisik yang sesuai jika penderita tidak melakukan latihan fisik sepertis enam kaki maka dapat menyebabkan penumpukan glukosa dalam darah. Tujuan Penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh senam kaki diabetes terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe II di Wilayah kerja Puskesmas Paccerakkang Makassar dengan sampel 35 orang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yaitu quasyekpremental, dengan menggunakan pendekatan pretest-posttest control group design responden diobservasi sebelum dilakukan intervensi, kemudian diobesrvasi kembali setelah dilaksanakan intervensi. Hasil analisis menunjukkan setelah dilakukan intervensi senam kaki dengan presentase 100% Uji satistik Wilcoxon Sign Rank Test Menunjuk kannilai p = 0,000< a = 0,05hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima artinya dapat diartikan ada pengaruh yang signifikan senam kaki terhadap perubahan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Ada pengaruh senam kaki terhadap perubahan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar dengan nilai sginifikan p Value= 0,000.
Literature Review Lama Menderita Diabetes Melitus Dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 santos, desi natalia; Zainal, Syaifuddin; Arbar, Eva arna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i4.912

Abstract

Diabetes Melitus merupakan kondisi dimana jumlah gula dalam darah mengalami peningkatan yang signifikan atau tubuh terserang hiperglikemi yang menyebabkan hormone insulin berkurang atau menurun. jumlah penderita DM tipe 2 mengalami peningkatan setiap tahun sekitar 230 juta di dunia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan lama menderita Diabetes Melitus dengan kualitas hidup pasien Diabetes Melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain System Literatur Review. Artikel yang dikumpulkan melalui data base Pubmed dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci (lama menderita Diabetes Melitus, kualitas hidup pasien Diabetes Melitus Tipe 2). Kriteria artikel yang digunakan yaitu dipublikasikan pada tahun 2015-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan lama menderita Diabetes Melitus dengan kualitas hidup pasien Dibetes Melitus tipe 2. Kesimpulan yaitu ada hubungan signifikan antara lama menderita Diabetes Melitus dengan kualitas hidup pasien Dibetes Melitus tipe 2. Kata Kunci: lama menderita Diabetes Melitus, kualitas hidup pasien Diabetes Melitus Tipe 2
Analisis Faktor Risiko Terjadinya Luka Kaki Diabetik Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe Ii Di Klinik Perawatan Luka Etn Centre Dan RSUD Kota Makassar Pitter Mamurani, Daniel Amos; mutmainna , Amriati; jamaluddin, Maryam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i4.913

Abstract

Diabetes Melitus telah menjadi penyakit masyarakat umum, menjadi beban kesehatan masyarakat, meluas dan membawa banyak kecacatan dan kematian. DM yang tidak terkendali dapat menyebabkan komplikasi metabolik ataupun komplikasi vaskular jangka panjang, yaitu mikroangiopati dan makroangiopati. Penderita DM juga rentan terhadap infeksi kaki luka yang kemudian dapat berkembang menjadi gangren. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor risiko terjadinya luka kaki diabetik pada penderita Diabetes Melitus tipe II di Klinik Perawatan Luka ETN Centre dan RSUD Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik dengan rancangan case control study. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 pasien dengan 16 orang pada kelompok kasus (luka kaki diabetik) dan 16 orang pada kontrol (non luka kaki diabetik). Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan uji Odds Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur merupakan faktor risiko terjadinya luka kaki diabetik pada penderita Diabetes Melitus tipe II, dengan nilai OR=1,615; CI95% (0,232-11,263), lama menderita DM merupakan faktor risiko terjadinya luka kaki diabetik pada penderita Diabetes Melitus tipe II, dengan nilai OR=2,333; CI95% (0,362-15,053), dan perawatan kaki merupakan faktor risiko terjadinya luka kaki diabetik pada penderita Diabetes Melitus tipe II, dengan nilai OR=2,200; CI95% (0,520-9,299). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah umur, lama menderita DM dan perawatan kaki merupakan faktor risiko terjadinya luka kaki diabetik pada penderita Diabetes Melitus tipe II di Klinik Perawatan Luka ETN Centre dan RSUD Kota Makassar.
Hubungan Antara Self-Efficacy Dengan Nurse Anxiety Level Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Rumah Sakit Dr. Tadjuddin Chalid Makassar Setiawati, Diana; Fajriansi, Andi; Suarnianti, Suarnianti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i4.917

Abstract

Virus COVID-19 pada tahun 2020 memberikan dampak yang luar biasa hampir pada semua bidang, salah satunya pada bidang kesehatan. Peran tenaga medis ataupun paramedis khususnya perawat sebagai garda terdepan dalam menangani kasus pandemi COVID-19 saat ini menjadi sangat penting. Hal tersebut tentu membuat perawat sebagai tenaga kesehatan memiliki beban kerja yang lebih dan akan rentan mengalami masalah psikologis berupa kecemasan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan nurse anxiety level pada masa pandemi COVID-19 di Rumah Sakit Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 74 perawat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki self efficacy tinggi berjumlah 69 responden, dimana terdapat 11,6% yang tidak mengalami kecemasan, 36,2% yang mengalami cemas ringan, 30,4% yang mengalami cemas sedang, dan 21,7% yang mengalami cemas berat, sedangkan responden yang memiliki self efficacy rendah berjumlah 5 responden, dimana terdapat 0,0% yang tidak mengalami kecemasan, 0,0% yang mengalami cemas ringan, 0,0% yang mengalami cemas sedang, dan 100,0% yang mengalami cemas berat. Hasil uji statistik dengan Chi-square diperoleh nilai ρ=0,002. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara self-efficacy dengan nurse anxiety level pada masa pandemi COVID-19 di Rumah Sakit Dr. Tadjuddin Chalid Makassar.
Assesment Persepsi Sakit Dan Perilaku Pencarian Perawatan (Health Care Seeking) Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe Ii Di Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar khadjirah, sitti; Haskas, Yusran; Restika BN, Indah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i4.918

Abstract

Penyakit diabetes melitus (DM) yang kita kenal sebagai penyakit kencing manis adalah kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar gula (glukosa) darah akibat kekurangan insulin baik absolut maupun relative. Untuk mengetahui persepsi sakit dan perilaku pencarian perawatan (Health Care Seeking) pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan penelitian survey anallitik, Teknik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang menggunakan nilai mean yaitu Positif jika ≥ 66,25 Negative jika skor ≤66,25. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 65 responden, dari hasil penelitian menunjukkan bahwa umur diatas 50 tahun dan jenis kelamin perempuan mayoritas menderita Diabetes Melitus Tipe II, Responden mayoritas memiliki Persepsi sakit Negatif dan Perilaku pencarian Perawatan (Health Care Seeking) mayoritas berkunjung ke petugas Kesehatan dan merasa sembuh setelah mengkonsumsi obat dan meminum obat sampai habis. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Persepsi sakit negative yang paling sering dirasakan yaitu kurangnya pengetahuan tentang Diabetes Melitus Tipe II sehingga Responden merasa cemas, takut, dan akan menjadi buruk setelah sakit, dan akan konsekuensi keungan yang seirius. Dalam Perilaku Pencarian Perawatan mayoritas penderita memilih untuk melakukan pengobatan di Petugas Kesehatan, Teratur mengkonsumsi obat dan patuh terhadap menggunakan obat
Hubungan Self Care Dengan Quality Of Life Penderita Diabetes Melitus Tipe Ii Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya Makassar Luther, Melani; Haskas, Yusran; Kadrianti , Erna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i4.919

Abstract

Penyakit Diabetes Melitus atau yang biasa di singkat DM merupakan salah satu penyakit kronis di Indonesia khususnya masyarakat di daerah perkotaan yang dikenal tidak dapat disernbuhkan selama rentang hidup penderitanya sehingga disebut life long disease. Dampak psikologis dari penyakit diabetes yang telah berlangsung lama dapat berdampak pada kualitas hidup penderita. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan distress diabetes dan self care dengan quality of life pada penderita Diabetes Melitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Tamanlanrea Jaya Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 82 pasien. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan dianalisa menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan distress diabetes dengan quality of life penderita diabetes Melitus tipe II dengan nilai ρ=0,012 dan hubungan self care dengan quality of life penderita diabetes Melitus tipe II dengan nilai ρ=0,003. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan distress diabetes dan self care dengan quality of life penderita Diabetes Melitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya Makassar.
HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY DENGAN NURSE ANXIETY LEVEL PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI RUMAH SAKIT DR. TADJUDDIN CHALID MAKASSAR Setiawati, Diana; Fajriansi, Andi; Suarnianti, Suarnianti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v2i3.922

Abstract

Virus COVID-19 pada tahun 2020 memberikan dampak yang luar biasa hampir pada semua bidang, salah satunya pada bidang kesehatan. Peran tenaga medis ataupun paramedis khususnya perawat sebagai garda terdepan dalam menangani kasus pandemi COVID-19 saat ini menjadi sangat penting. Hal tersebut tentu membuat perawat sebagai tenaga kesehatan memiliki beban kerja yang lebih dan akan rentan mengalami masalah psikologis berupa kecemasan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan nurse anxiety level pada masa pandemi COVID-19 di Rumah Sakit Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 74 perawat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki self efficacy tinggi berjumlah 69 responden, dimana terdapat 11,6% yang tidak mengalami kecemasan, 36,2% yang mengalami cemas ringan, 30,4% yang mengalami cemas sedang, dan 21,7% yang mengalami cemas berat, sedangkan responden yang memiliki self efficacy rendah berjumlah 5 responden, dimana terdapat 0,0% yang tidak mengalami kecemasan, 0,0% yang mengalami cemas ringan, 0,0% yang mengalami cemas sedang, dan 100,0% yang mengalami cemas berat. Hasil uji statistik dengan Chi-square diperoleh nilai ρ=0,002. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara self-efficacy dengan nurse anxiety level pada masa pandemi COVID-19 di Rumah Sakit Dr. Tadjuddin Chalid Makassar.
Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya Makassar Laturake, Rosalinda; Nurbaya, Sitti; Hasnita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i4.925

Abstract

Kehamilan merupakan suatu proses dari kehidupan seorang wanita, dengan adanya proses kehamilan yang terjadi pada diri seorang wanita akan menyebabkan beberapa perubahan. Salah satu masalah kesehatan ibu yang masih terjadi di Indonesia yaitu anemia. Anemia kehamilan atau kekurangan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius bagi ibu dalam kehamilan, persalinan dan nifas. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh usia ibu hamil (ρ=0,259), usia kehamilan (ρ=0,002), paritas (ρ=0,273), tingkat pengetahuan (ρ=0,087), kunjungan antenatal care (ρ=0,000) dan kepatuhan konsumsi tablet Fe (ρ=0,000) terhadap terjadinya anemia pada ibu hamil. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh usia kehamilan, kunjungan antenatal care dan kepatuhan konsumsi tablet Fe terhadap terjadinya anemia pada ibu hamil, sedangkan usia ibu hamil, paritas dan tingkat pengetahuan tidak berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya Makassar.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 5 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 4 No 6 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 4 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 4 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 3 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK) Vol 2 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 6 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 5 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 4 (2021): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 1 (1): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan More Issue