Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
JIMPK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan adalah jurnal yang dikelola oleh pusat penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat (P3M) STIKes Nani Hasanuddin Makassar. Jurnal ini menerbitkan artikel hasil Penelitian Mahasiswa keperawatan yang bergerak dari hasil penelitian preventif, promotof, kuratif dan rehabilitas atau bergerak dari hulu ke hilir. Sedangkan ruang lingkupnya antara lain; Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Jiwa. JIMPK diharapkan menjadi sebuah kawah candra dimuka, solusi efektif dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakt. Selain itu untuk membantu pemerintah, swasta dan masyarakat. Bukan tanpa perjuangan yang panjang, kontribusi yang bersifat sukarela para peneliti baik senior maupun yunior. Jurnal JIMPK juga mengemban tanggung jawab berfungsi untuk mendorong mahasiswa, dosen dan peneliti agar dapat mengembangkan keilmuan secara mandiri dan berdaya guna dalam bidang Keperawatan
Articles
398 Documents
Analisis Hubungan Pembelajaran Daring Selama Pandemi dengan Tingkat Stres Mahasiswa D III Keperawatan
Angriani, Sri Devi;
Muzakkir, Muzakkir;
Y, Yusnaeni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i5.953
Pada Akhir tahun 2019 dunia terserang virus yang melanda hingga seluruh dunia yang dikenal dengan Covid-19. Dengan seiring terjadinya peningkatan covid-19 menyebabkan terjadinya pembatasan aktivitas salah satunya penutupan instansi pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai Hubungan Pembelajaran Daring Selama Pandemi Dengan Tingkat Stres Mahasiswa DIII keperawatan di STIKES Nani Hasanuddin Makassar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif survei dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian ini didapatkan adanya hubungan pembelajaran daring dengan responden, hubungan tingkat stres dengan responden serta adanya analisis hubungan pembelajaran daring dengan tingkat stres mahasiswa DIII keperawatan di STIKES Nani Hasanuddin Makassar. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan pembelajaran daring selama pandemi dengan tingkat stres mahasiswa DIII keperawatan di STIKES Nani Hasanuddin Makassar dengan hasil yang cukup signifikan, dimana pembelajaran daring yang dilakukan akibat terjadinya pandemi pemicu peningatan stres pada mahasiswa.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Sikap Remaja Tentang Seksual Pranikah
Mahmud, Sarwin;
Nurafriani, Nurafriani;
Darmawan, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i5.954
Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem, fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja, adapun masalah kesehatan reproduksi yang disebabkan oleh perilaku seksual pranikah pada remaja dapat mengakibatkan resiko terjadinya infeksi penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS, dan kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) yang menyebabkan aborsi pada remaja, Oleh karena itu diperlukannya penyuluhan sebagai salah satu sarana untuk mendapatkan informasi yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap sikap remaja tentang seksual pranikah pada siswa SMA Cokroaminoto Tamalanrea Makassar. Rancangan penelitian adalah pre-eksperimental dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Subyek dalam penelitian ini sebanyak 49 orang siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya perbedaan sikap saat sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan reproduksi dengan di dapatkan nilai Sig.(2-tailed) 0,001 < α = 0,05.
Hubungan Peran Ibu dengan Keterlambatan Berbicara Pada Usia Balita 36 - 59 Bulan di Puskesmas Paccerakang
Wardani, Nur;
Dewi , Indra;
Anisa , Nurul Reski
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i5.955
Pada usia balita 36 59 bulan pada masa ini perkembangan dasar yang akan mempengaruhi dan menetukan pertumbuhan anak selanjutnya. Salah satunya keterlambatan berbicara gangguan ini semakin hari semakin pesat. Tujuan penelitian ini untu mengidentikasi hubungan peran ibu dengan keterlambatan berbicara pada usia balita 36 – 59 bulan di Pusekemas Paccarekkang wilayah Kota Makassar. Penelitian ini rancangan kuantitafi pendekatan cross sectional. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner yang berupa pertanyaan pola asuh ibu dan Denver Development Screaning Test II (DDST II) dianalisis dengan chi square (P<0,05). Sampel dalam penelitian berjumlah 40 responden di wilayah Puskemas Paccarekkang dengan menngunakan metode teknik purposive sampling. Hasil analisis bivariate menunjukkan adanyan hubungan peran ibu dengan keterlambatan berbicara pada usia balita 36 – 59 bulan (p = 0.08). kesimpulan dalam penelitan ini adalah terdapat hubungan peran ibu dengan keterlambatan berbicara pada usia balita 36 – 59 bulan di Puskemas Kota Makassar.
Pengaruh Intervensi Gate Control : Massase Terhadap Intesitas Nyeri Pada Pasie OP Apendisitis di Ruang Bedah RSUD Syekh YUsuf Gowa
Rismawati;
Fajriansi, Andi;
Suarnianti, Suarnianti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v2i3.956
Apendisitis akut merupakan kegawatdaruratan bedah abdomen yang paling sering ditemukan. Apendisitis akut merupakan peradangan pada apendiks yang timbul mendadak dan dicetuskan berbagai faktor. Diantaranya hiperplasia jaringan limfe, fekalith, tumor Apendiks dan parasit yang dapat menimbulkan penyumbatan. Sebagaimana diketahui pada pasien post op Apendisitis dapat merasakan nyeri hebat oleh karena itu perawat perlu menguasai tehnik nonfarmakologi dalam mengurangi rasa nyeri agar klien dapat merasakan nyaman selama proses penyembuhan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh intervensi gate control: massase terhadap intensitas nyeri pada pasien post op apendisitis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pra eksperimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 22 pasien. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dianalisa menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai mean ± SD variabel intensitas nyeri sebelum intervensi gate control: massase yaitu 4,32 ± 0,780, sedangkan sesudah intervensi gate control: massase yaitu 3,64 ± 1,049. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai Z sebesar -3,873 dan nilai ρ=0,000, demikian hipotesis alternatif diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh intervensi gate control: massase terhadap intensitas nyeri pada pasien post op apendisitis di Ruang Bedah RSUD Syekh Yusuf Gowa.
Literatur Review Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Pengendalian Depresi Post Partum
Surianti;
Laisa, Wa mina;
Hasnita, Hasnita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v2i3.957
Depresi postpartum merupakan gangguan mood dan perubahan sikap serta perilaku yang terjadi pada ibu setelah melahirkan, namun bersifat sementara. Tujuan dari penelitian literature ini untuk menetahui pengaruh dukungan keluarga terhadap kejadian depresi postpartum. Metode penelitian ini menggunakan desain system literature review. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data base google scholar dan pubmed dengan menggunakan kata kunci (dukungan keluarga, depresi postpartum). Kriteria artikel yang digunakan adalah yang dipublikasikan pada tahun 2017-2021. Dari 46 artikel 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi pengaruh dukungan keluaga terhadap pengendalian depresi postpartum. Hasil penelitian menujukkan bahwa dukungan keluarga yang rendah beresiko sebesar 5,278 kali lebih besar memicu depresi postpartum dibandingkan kondisi yang terjadi pada ibu pasca bersalin dengan dukungan keluarga yang tinggi. Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu dukungan keluarga sangat berpengaruh terhadap kejadian depresi postpartum
Strategi Meningkatkan Perilaku Caring Perawat dalam Mutu Pelayanan Keperawatan
Rahman, Shity Alda;
Kadrianti , Erna;
Kadir , Adriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i5.958
Caring merupakan posisi sentral di praktik keperawatan, karena caring mempunyai pendekatan yang dinamis, perawat bekerja untuk meningkatkan kepeduliannya pada klien. Tujuan penelitian ini diketahuinya strategi meningkatkan perilaku caring perawat dan perilaku caring perawat dalam mutu pelayanan keperawatan di Ruang Rawat Inap RS Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Informan dalam penilitian ini adalah Kepala Ruangan yang masih aktif di Rs Dr. Tadjuddin Chalid Makassar sebagai informan kunci. Penentuan informan dalam penilitian dengan menggunakan metode purposive. Metode pengumpulan data dilakukan dengan dilakukan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Mereka mengetahui apa itu caring (2) Caring sangat penting (3) Belum pernah mengukur perilaku caring( 4) Manajemen belum memberikan tindakan untuk peningkatan perilaku caring (5) Perilaku caring dititik beratkan pada saat menerima pasien.
Pengaruh Health Education Terhadap Persetujuan Tindakan Pemasangan Stand Percutaneus Coronary Interventions Pada Pasien Stemi
Arifuddin;
Mutmainna, Amriati;
Darmawan, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i5.959
ST Elevasi Miokard Infark (STEMI) adalah fase akut dari nyeri dada yang ditampilkan, terjadi peningkatan baik frekuensi, lama nyeri dada dan tidak dapat di atasi dengan pemberian nitrat, yang dapat terjadi saat istirahat maupun sewaktu-waktu yang disertai infark miokard akut dengan STEMI yang terjadi karena adanya trombosis akibat dari ruptur plak aterosklerosis yang tak stabil. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh health education terhadap persetujuan tindakan pemasangan stand Percutaneus Coronary Interventions (PCI) pada pasien dengan ST Elevasi Miokard Infark (STEMI) di Ruang UGD PJT RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pre-experimental Design dengan rancangan One Group Pretest-Postest Design. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan uji Paired Sample T Test. Hasil penelitian didapatkan nilai mean ± SD pengetahuan sebelum health education yaitu 8,07 ± 4,792, sedangkan sesudah health education yaitu 21,53 ± 5,022. Hasil uji Independent Sample T Test diperoleh nilai thitung sebesar 15,421 > nilai ttabel sebesar 1,69913 dan nilai ρ=0,000 < α=0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh health education terhadap persetujuan tindakan pemasangan stand Percutaneus Coronary Interventions (PCI) pada pasien dengan ST Elevasi Miokard Infark (STEMI) di Ruang UGD PJT RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar
Perbedaan Perkembangan yang Diberikan Asi Ekslusif dan Susu Formula Pada Bayi Usia 9 - 12 bulan di Puskesmas Bontomarannu Kabupaten Gowa
Aulia, Riska;
Fajriansi, Andi;
Muin, Rahmatullah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i5.960
Air Susu Ibu (ASI) merupakan faktor lingkungan dan kebutuhan asuh yang mengandung nutrisi terbaik bagi bayi karena ASI mengandung semua zat gizi dengan jumlah dan komposisi yang ideal serta sifat ASI yang sangat mudah diserap oleh tubuh bayi sangat bermanfaat untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal serta melindungi terhadap berbagai penyakit. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan perkembangan yang diberikan ASI Eksklusif dan susu formula pada bayi usia 9-12 bulan di Puskesmas Bontomarannu Kab. Gowa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 74 perawat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor perkembangan bayi usia 9-12 bulan pada kelompok ASI Eksklusif yaitu 9,88 ± 0,400, sedangkan rata-rata skor perkembangan bayi usia 9-12 bulan pada kelompok susu formula yaitu 9,35 ± 0,862. Hasil uji Mann Whitney diperoleh nilai Z sebesar -2,852 dengan nilai ρ=0,004. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan perkembangan yang diberikan ASI Eksklusif dan susu formula pada bayi usia 9-12 bulan di Puskesmas Bontomarannu Kab. Gowa.
Pengaruh Pemberian Asi Eksklusif Terhadap Capaian Perkembangan Bayi Usia 7-12 Bulan Dengan Ddst II
Tenry, Annisa Aulia;
Dewi, Indra;
Anisa, Nurul Reski
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i5.962
Salah satu asupan yang sangat penting pada masa pertumbuhan dan perkembangan bayi adalah pemberian Air Susu Ibu (ASI). Menurut beberapa penelitian bayi yang tidak mendapatkan ASI hingga usia 6 bulan memiliki peluang mengalami masalah pada perkembangan motorik kasar, motorik halus, bahasa dan personal sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ASI Eksklusif terhadap perkembangan bayi usia 7-12 bulan dengan menggunakan DDST II di wilayah kerja Puskesmas Lau Kab. Maros. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, dan didapatkan total sampel sebanyak 58 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrument DDST II untuk menilai perkembangan bayi usia 7-12 bulan dan dianalisis menggunakan uji chi square (p<0,05). Hasil uji statistic menunjukkan adanya pengaruh pemberian ASI Eksklusif terhadap perkembangan motorik kasar (p=0,001), adanya pengaruh pemberian ASI Eksklusif terhadap perkembangan motorik halus (p=0,000), tidak adanya pengaruh pemberian ASI Eksklusif terhadap perkembangan bahasa (p=0,119) dan adanya pengaruh pemberian ASI Eksklusif terhadap perkembangan personal sosial (p=0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian ASI Eksklusif terhadap perkembangan motorik kasar, motorik halus dan personal sosial, dan tidak terdapat pengaruh pemberian ASI Eksklusif terhadap perkembangan bahasa bayi usia 7-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lau Kab. Maros.
Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Motorik Pada Anak Usia 6-24 Bulan Di Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar
Zulfatma;
Dewi, Indra;
Muin, Rahmatullah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i5.963
Perkembangan motorik adalah gerakan tubuh yang dilakukan dengan kerjasama antara otot, otak dan saraf. Melalui pekembangan motorik, anak dapat menyesuaikan dirinya dengan lingkungan. Faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan motorik adalah berat badan lahir dan status gizi. Berat badan lahir dapat dipengaruhi oleh pemenuhan gizi yang seimbang semasa kehamilan. Gizi yang seimbang akan menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang memengaruhi perkembangan motorik pada anak usia 6-24 bulan di Puskesmas Paccerakkang. Populasi dalam penelitian ini ialah Anak Usia 6-24 Bulan yang melakukan kunjungan di Puskesmas Paccerakkang sebanyak 99 orang setiap bulan. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Simple Random Sampling sebanyak 79 orang. Dalam pengambilan sampel, peneliti telah menetapkan ciri-ciri terlebih dahulu terhadap objek yang akan dijadian sampel sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.Instrumen yang digunakan adalah kuisioner yang terdiri dari dua bagian yaitu data demografi dan lembar Denver Development Screening Test II. Hasil analisis bivariat menunjukkan pengaruh antara berat badan lahir dan status gizi terhadap status perkembangan motorik (ρ = 0.00). Kesimpulan dari penelitian ini ialah berat badan lahir dan status gizi merupakan faktor yang mempengaruhi status perkembangan motorik pada anak usia 6-24 bulan di Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar.