cover
Contact Name
Hengki Wowiling
Contact Email
hengkiwowiling03@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalbombabrida@gmail.com
Editorial Address
Jl. Garuda No.30 A, Tanamodindi, Kec. Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94111
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah
ISSN : 26572478     EISSN : 2715102     DOI : https://doi.org/10.65123/bomba.v4i1.65
Cakupan topik dalam jurnal ini terbagi ke dalam dua rumpun utama, yaitu rumpun pengetahuan sosial dan rumpun pengetahuan alam. Rumpun Pengetahuan Sosial meliputi kajian dalam bidang politik dan pemerintahan, hukum, kesehatan masyarakat, pendidikan, sosial budaya, kesejahteraan, serta perekonomian daerah. Artikel pada rumpun ini diharapkan dapat memberikan perspektif strategis dan solusi terhadap berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan kelembagaan dalam konteks pembangunan daerah. Rumpun Pengetahuan Alam mencakup penelitian dan kajian dalam bidang pertanian, kelautan dan perikanan, kehutanan, pengelolaan sumber daya alam, energi terbarukan, dan teknologi. Fokus pada rumpun ini diarahkan untuk mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, inovasi teknologi, dan penguatan sektor-sektor produktif yang menjadi basis pembangunan daerah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2019)" : 6 Documents clear
Kebijakan Pemerintah Sulawesi Tengah terhadap Pembangunan Pendidikan Anak Usia Dini Latief, Juraid Abdul; Amrullah, Amrullah; Awalunisah, Sita
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan membahas bagaimana kebijakan Pemerintah Sulawesi Tengah terhadap pembangunan Pendidikan Anak Usia Dini.PAUD. Metode penulisan yang digunakan adalah bersifat konseptual yang bersumber dari buku, bahan bacaan lain, dan pengamatan yang berkenaan dengan upaya pengembangan pendidikan anak usia dini di Sulawesi Tengah. Kebijakan pemerintah dalam mengembangkan dan membangun pendidikan anak usia dini adalah program pengadaan satu PAUD satu desa. Untuk mewujudkan program tersebut, pemerintah daerah melakukan rekrutmen SDM pendidik PAUD dan bersama masyarakat mengadakan sarana dan prasarana pendidikan. Satu hal yang sangat mendukung kebijakan pembangunan PAUD di Sulawesi Tengah adalah terpilihnya Bunda PAUD Sulawesi Tengah sebagai Bunda Paud Nasional pada Tahun 2016. Berdasarkan paparan tersebut dapat ditegaskan bahwa kebijakan pemerintah Sulawesi Tengah terhadap pembangunan PAUD telah menujukkan hasil yang baik, namun tetap disadari bahwa sarana dan prasarana yang dimiliki, baik oleh masyarakat maupun yang dibangun pemerintah masih belum memadai. Demikian juga mengenai tingkat kesejahteraan tenaga pendidik PAUD di Sulawesi Tengah masih belum memenuhi harapan. Untuk mewujudkan peningkatan mutu dan jumlah PAUD di Sulawesi Tengah ke depan, maka harus ada komitmen pemerintah untuk mengayomi kesadaran masyarakat terhadap pentingya pendidikan anak usia dini.
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah 'Varietas Lembah Palu' dengan Pola Tanam Berbeda di antara Tanaman Cabai Ansar, Muhammad; Bahrudin, Bahrudin; Prastyawan, Dwi
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Shallot (Allium ascalonicum L.) is one of the leading vegetable commodities that has been cultivated for a long time by farmers intensively. Along with the increasing population growth, demand for these two commodities continues to increase while production is still very low. With the improvement of the fencing cropping system, production potential can be achieved in order to increase crop production. This study aims to obtain the treatment of cropping patterns. right on the chili fence plants on the growth and yield of shallots. This study used a randomized block design method with 4 treatments consisting of P1 (monoculture/control cropping pattern), P2 (stripping pattern 2: 1), P3 (zigzag cropping pattern), and P4 (mixed cropping pattern). Based on the results of the study, it was found that all treatments of the planting pattern of valley shallot varieties between the chili hedgerows i.e. monoculture, strips of 2: 1, zigzag and mixture showed no significant effect on the growth and yield of shallots. This means that all the shallots cropping patterns that were tried can be applied to planting shallots among the chilies.
Pertambahan Bobot Badan Domba Palu yang Diberikan Pakan Tambahan Berbahan Limbah Pertanian pada Berbagai Tingkatan Protein Kasar Munier, F. F.
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah 1) untuk mengevaluasi potensi limbah dedak padi, limbah biji kakao fermentasi, dan limbah ikan kering sebagai konsentrat domba Palu yang diberi rumput gajah sebagai sumber serat, serta 2) untuk mengetahui level protein kasar dalam ransum domba Palu yang diberi konsentrat dedak padi, limbah biji kakao fermentasi, limbah ikan dengan rumput gajah sebagai sumber serat. Pakan ternak perlu mendapat perhatian karena 60-70 % dari seluruh biaya produksi digunakan untuk penyediaan pakan. Besarnya biaya produksi usaha peternakan tersebut menyebabkan kesinambungan penyediaan makanan ternak maupun kualitasnya perlu tetap diperhatikan. Oleh karena itu perlu mencari bahan pakan alternatif melalui penggunaan bahan pakan hasil ikutan pertanian, perkebunan, dan perikanan yang dapat menurunkan biaya ransum tanpa mengabaikan kualitas pakan sebagai bahan pakan konsentrat ruminansia kecil khususnya domba Palu. Sebuah Penelitian dengan menggunakan rumput gajah, serta konsentrat yang terdiri dari dedak padi, limbah biji kakao fermentasi telah dilaksanakan. Penelitian ini juga menggunakan limbah ikan kering dengan protein kasar ransum masing-masing 10%, 12%, dan 14%. Ternak percobaan yang digunakan adalah domba Palu betina sebanyak 24 ekor dengan rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian hijauan rumput gajah dan konsentrat dedak padi, limbah biji kakao hasil fermentasi, limbah ikan kering, dan premix yang mengandung protein kasar 12 % dan 14% menunjukkan pertambahan bobot badan harian (PBBH) yang terbaik 16,57 + 2,20 g dan 17,68 + 2,07 g. Hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa penggunaan ransum dengan protein kasar 14 % memiliki penampilan PBBH yang baik tetapi berdasarkan jumlah bahan baku yang digunakan terjadi kemahalan harga, maka disarankan menggunakan ransum dengan kandungan protein kasar 12%.
Pengembangan Komoditas Rumput Laut Melalui Kerja Sama Pemerintah Daerah dan Pelaku Usaha di Sulawesi Tengah Khaldun, Riady Ibnu
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sulawesi Tengah merupakan satu di antara beberapa provinsi sebagai produsen rumput laut terbesar di Indonesia setelah Sulawesi Selatan. Dari keseluruhan potensi lahan budidaya rumput laut yang dimiliki ternyata Sulawesi Tengah hanya mampu memanfaatkan tujuh persen potensi lahan budidaya yang tersedia. Jumlah produksi rumput laut Sulawesi Tengah yang sangat besar ternyata tidak sebanding dengan tingginya kualitas produk rumput laut yang diproduksi. Tidak adanya koordinasi di antara pemerintah dan para pengusaha rumput laut baik dalam bentuk pembudidayaan, pengelolaan pasca panen, distribusi, maupun pemasaran dianggap sebagai faktor yang menyebabkan rumput laut di Sulawesi Tengah tidak berkembang dengan maksimal. Dibutuhkan adanya upaya untuk melakukan pengembangan komoditas rumput laut di Sulawesi Tengah. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kualitas dan hasil produksi rumput laut melalui kerja sama pemerintah daerah dan pelaku usaha di Sulawesi Tengah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Adapun upaya yang dapat dilakukan dalam mengembangkan komoditas rumput laut di Sulawesi Tengah adalah dengan membangun kerja sama yang erat dan berkelanjutan di antara Pemerintah Sulawesi Tengah dan para pelaku usaha, seperti: 1) peningkatan kualitas hasil produksi bahan baku rumput laut di beberapa daerah seperti Kabupaten Morowali dan Kabupaten Banggai Laut sebagai produsen rumput laut terbesar; 2) penyediaan tempat penyimpanan hasil produk bahan baku rumput laut serta sarana transportasi untuk mengirimkan dan mendistribusi produk rumput laut; 3) pembangunan industri pengolahan rumput laut baik dalam bentuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menegah maupun skala besar; serta 4) penataan zonasi budidaya rumput laut.
Kajian Bahan Pakan Alternatif (Substitusi) Ruminansia Kecil Sebagai Pakan Komplit Halid, Sukisman Abdul; Mustaring, Mustaring
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian bahan pakan alternatif (substitusi) ternak ruminansia kecil sebagai pakan komplit dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji beberapa limbah pertanian yang mempunyai produktivitas dan nilai nutrisi sebagai pakan alternatif. Ternak ruminansia memiliki perbedaan dengan ternak non ruminansia karena adanya mikroorganisme dalam rumennya yang mampu mencerna serat kasar. Penelitian ini menggunakan 15 ekor Domba Palu betina dengan kisaran bobot badan 8-16 kg dengan kandang lantai panggung ukuran 75 cm x 75 cm x 40 cm. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 kelompok berdasarkan bobot badan awal yang berfungsi sebagai ulangan.. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini bahwa perlakuan P2 (jerami padi) fermentasi ad-libitum + konsentrat 1% BB diperoleh pertambahan bobot badan harian (PBBH) tertinggi yaitu 51,66 g/ekor/hari dibanding dua perlakuan lainnya P1 (tongkol jagung) dan P3 (kulit kacang tanah) berturut-turut 44,22 dan 43,79 g/ekor/hari. Angka konversi terbaik dicapai pada perlakuan P2 yaitu 6,10, sedangkan P1 dan P3 masing-masing 7,69 dan 7,94. Kesimpulan penelitian bahwa pakan komplit ternak domba berbahan baku jerami padi adalah dengan formulasi jerami padi fermentasi ad-libitum + konsentrat 1% BB.
Pengaruh Komitmen Organisasi, Kejelasan Tujuan Anggaran dan Karakteristik Anggaran terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah di Kota Palu Gumilang, Muhammad Indra; Mile, Yuldi
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara komitmen organisasi, kejelasan tujuan anggaran dan karakteristik anggaran baik secara simultan maupun secara parsial terhadap kinerja aparat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Palu. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Jumlah responden yang diteliti sebanyak 90 orang dari 30 OPD yang dijadikan sampel penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian secara simultan menunjukkan komitmen organisasi, kejelasan tujuan anggaran dan karakteristik anggaran berpengaruh positif terhadap kinerja aparat Pemerintah Daerah. Hasil pengujian secara parsial komitmen organisasi dan kejelasan tujuan anggaran berpengaruh negatif, sedangkan karakteristik anggaran berpengaruh positif terhadap kinerja aparat Pemerintah Daerah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6