cover
Contact Name
Rahmatullah
Contact Email
rahmatcullaa@gmail.com
Phone
+6285298395584
Journal Mail Official
rafikanurn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Anggur, Perum Anggrindo 2 Blok G No. 6, Gorontalo, Provinsi Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Law & Social Justice Journal
ISSN : -     EISSN : 29869137     DOI : https://doi.org/10.61121
Core Subject : Social,
Law & Social Justice Journal adalah jurnal yang di terbitkan oleh LEMBAGA BANTUAN HUKUM DAN STUDI PUBLIK PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK (LBHSPPPA) , Jurnal ini memuat kajian-kajian di bidang ilmu hukum baik secara teoritik maupun empirik. Fokus jurnal ini tentang kajian-kajian hukum pidana, hukum acara pidana, hukum anak, hak asasi manusia, hukum dan masyarakat, hukum tata negara, hukum administrasi negara, hukum internasional, hukum adat, hukum Islam dan Hukum Ekonomi. Law & Social Justice Journal diterbitkan 3 (tiga) kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus & Desember. Batas akhir penerimaan artikel, untuk edisi April batas akhir penerimaannya adalah pertengahan bulan Februari. Terbitan edisi Agustus, batas akhir penerimaan artikelnya adalah pertengahan Juli, dan Terbitan Desember Berakhit Pertengahan Oktober.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 11 Documents
Prosedur Mediasi Dan Dampak Hukum Penyelesaian Sengketa Konsumen Di Bpsk Kota Gorontalo Hinelo, Sandi; Rahmatullah, Rahmatullah
Law & Social Justice Journal Vol. 3 No. IV (2025): Desember
Publisher : Lembaga Bantuan Hukum & Studi Publik Perlindungan Perempuan dan Anak (LBHSP3A) Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61121/kkp17r55

Abstract

Seiring dengan kian meluasnya arus modal dan pertumbuhan sektor usaha di Indonesia, perlunya adaptasi norma hukum terhadap dinamika kegiatan ekonomi menjadi sangat mendesak. Penelitian ini mengadopsi metode deskriptif-analitis untuk menelaah mekanisme mediasi di Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Gorontalo serta implikasi hukumnya. Temuan menunjukkan bahwa mediasi di BPSK Kota Gorontalo berlangsung melalui peran tiga mediator yang mewakili unsur pemerintah, pelaku usaha, dan konsumen. Namun, praktiknya kerap melewati tenggat waktu yang diatur, sehingga tingkat keberhasilannya berkurang dan prosesnya terlihat dipaksakan demi menyeimbangkan posisi konsumen yang awalnya lemah. Dari segi konsekuensi hukum, hasil mediasi dapat berbentuk kesepakatan maupun ketidaksepakatan para pihak yang dituangkan dalam keputusan resmi. Sayangnya, keputusan tersebut sering kali sulit dilaksanakan karena BPSK Kota Gorontalo belum memiliki kekuatan eksekutorial yang memadai, sehingga perlindungan hukum bagi konsumen tidak terselenggara secara optimal.

Page 2 of 2 | Total Record : 11