cover
Contact Name
Muslih
Contact Email
muslih@staitaswirulafkar.ac.id
Phone
+6285730607630
Journal Mail Official
an.nafah@staitaswirulafkar.ac.id
Editorial Address
STAI Taswirul Afkar Surabaya Jl. Pegirian 238 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman
ISSN : 28097335     EISSN : 28096584     DOI : https://doi.org/10.64469/an-nafah.v5i2.56
An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman focuses on issues found in the field of Islamic Education and Islamic Studies both as material objects and or as formal objects. We invite scientists, academics, researches, practitioners, and observers in the field of Islamic Education and Islamic Studies to publish the result of their research that focuses on: 1. Learning strategy of Islamic education 2. Development of Islamic education curriculum 3. Curriculum implementation of Islamic Education 4. Scholarly Tradition of Islamic Education from Classical Islam Resources 5. Development of learning media and resources of Islamic education 6. Islamic education learning evaluation 7. Practices of Islamic education learning in school 8. Inclusive education in Islamic education 9. Action research in Islamic education
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025" : 2 Documents clear
Al-Qur’an dan Ilmu Pengetahuan (Motivasi Psikologis dan Perilaku Belajar Perspektif Al-Qur'an) Rosyadi, Moh Imron
An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taswirul Afkar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64469/an-nafah.v5i2.68

Abstract

Dalam Islam, belajar mempunyai landasan konseptual yang bersumber dari Al-Qur’an yang dikenal sebagai landasan religius. Al-Qur’an sebagai landasan religius merupakan seperangkat asumsi yang menjadi sumber kaidah-kaidah agama (religi) yang dijadikan dasar teori belajar. Artikel ini mengkaji diskursus dalam keilmuan modern (ilmu psikologi) dengan nilai-nilai fundamental (nilai epistimologis) dalam al-Qur’an yang diturunkan sebagai petunjuk (hidayah) yang mengajarkan bahwa belajar (pendidikan) merupakan aktivitas ibadah, proses tranformasi nilai (tazkiyatun nafs) dan pengetahuan serta merupakan perjalanan kognitif spiritual yang melibatkan jiwa (nafs), akal (aql) dan hati nurani (qalb). Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah library research (studi kepustakaan) dengan analsisi deskriptif kualitatif, yang bertujuan memberikan pandangan teosentris belajar yang mengintegrasikan aspek kognifif dengan dimensi spiritualitas serta menemukan relevansinya dan bagaimana motivasi psikologis tersebut membentuk perilaku belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi psikologis dan perilaku belajar dalam perspektif Al-Qur'an memiliki dimensi yang sangat mendalam dan holistik serta merupakan aspek fundamental dalam perkembangan individu terutama dalam konteks belajar yang merupakan aspek integrasi keimanan dan amal (keyakinan dan orientasi tujuan).Motivasi tersebut bukan hanya bersifat ekstrinsik (pahala dan siksa), akan tetapi juga bersifat intrinsik yang menjadi fitrah manusia untuk memperoleh kebenaran. Dalam Islam, motivasi belajar tidak hanya bertujuan untuk mencapai kesuksesan dunia tetapi juga untuk mencapai ridha Allah swt dan kebahagiaan akhirat. Berdasarkan landasan religius ini bahwa belajar merupakan ibadah karena hal tersebut merupakan perintah serta merupakan manifestasi dari penghambban kepada Allah SWT yang mempunyai nilai sama dengan jihad fi sabilillah.
Kesalehan Ekologis di Madrasah: Wujud Penghambaan Siswa Dalam Merawat Lingkungan Muntaha, Muntaha
An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taswirul Afkar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64469/an-nafah.v5i2.73

Abstract

Kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pengajaran semata, namun juga dipengaruhi oleh faktor kebersihan dan kesehatan lingkungan yang memadai. Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa lingkungan sekolah yang sehat, bersih dan memadai berbanding lurus dengan prestasi yang dicapai oleh siswanya. Kesadaran siswa dalam menjaga, melestarikan, mengelola, memperbaiki, dan mendayagunakan lingkungan demi kesejahteraan hidup manusia sebagai khalifah sekaligus memberikan kenyamanan untuk beribadah dan mewujudkan masa depan perlu ditumbuhkembangkan. Kesedaran ini disebut dengan kesalehan ekologis. Pengelolaan lingkungan madrasah harus mendukung terhadap tercapainya penanaman kesalehan ekologis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus yakni ingin mengungkap keberhasilan MTsN Malang 1 dalam mengelola lingkungan madrasah yang sehat, sehingga mempau membentuk kesalehan sekologis siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalehan ekologis siswa ditanamkan melalui nilai religius, kepedulian dan keteladanan. Nilai-nilai ini telah hidup dalam keseharian siswa termasuk civitas madrasah, hal ini peneliti nyatakan dengan keberadaan lingkungan madrasah yang terkelola dengan bersih, sehat dan tertata rapi. Nilai-nilai ini dalam proses penanamannya melalui pembelajaran dan organisasi siswa duta lingkungan.

Page 1 of 1 | Total Record : 2