cover
Contact Name
cholish
Contact Email
cholish@polmed.ac.id
Phone
+628116321233
Journal Mail Official
cholish@polmed.ac.id
Editorial Address
Alamat :Jalan Almamater No. 1, Kampus USU Padang Bulan, Medan kodepos 20155
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik.
ISSN : -     EISSN : 28077776     DOI : https://doi.org/10.51510/jitel.v4i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik is a scientific periodical magazine that is published twice a year. Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik contains the results of research by researchers, lecturers, and practitioners on the fields of electrical engineering, especially in Indonesia. Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik is published every six months namely July and January by the Department of Electrical Engineering in collaboration with the UPT Penerbitan Politeknik Negeri Medan. The topics proposed for the publication of the scientific periodical magazine Electrical Engineering are topics on electronics, concerning power systems, renewable energy, telecommunications, and control.
Articles 34 Documents
Studi Pemerataan Beban Transformator Tidak Seimbang Pada Gardu Distribusi BR 114 Di PT. PLN (PERSERO) ULP Medan Baru Sidabutar, Ruth Nita
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jitl.v3i1.1656

Abstract

Ketidakseimbangan beban pada saluran distribusi tenaga listrik selalu terjadi, khususnya pada beban pelanggan rumah tangga yang memanfaatkan tenaga listrik satu fasa. Akibat ketidakseimbangan beban tersebut muncullah arus netral pada transformator. Arus netral yang mengalir pada transformator menyebabkan terjadinya rugi-rugi daya (losses) pada Jaringan Tegangan Rendah (JTR). Untuk mengatasi hal tersebut maka perlu dilakukan pemeliharaan pada Jaringan Tegangan Rendah (JTR) dengan melakukan pemerataan beban. Pemerataan beban merupakan pekerjaan penting dan rutin yang tidak ada habisnya, karna transformator tidak dapat dibebani secara optimal apabila salah satu fasanya telah mencapai batas arus yang ditentukan, sedangkan arus pada fasa yang lain masih rendah. Pemerataan beban dilakukan dengan memindahkan beban dari fasa yang memiliki beban lebih besar ke fasa yang memiliki beban kecil. Pemerataan beban ini bertujuan untuk memperkecil jumlah arus netral yang tentunya akan mengurangi rugi-rugi daya pada pada jaringan tegangan rendah dan mengurangi kerugian PLN dari sisi ekonomis serta mencegah gangguan beban lebih satu fasa pada transformator. Setelah dianalisis pada transformator distribusi BR 114 diperoleh rugi-rugi sebelum pemerataan beban, setelah pemerataan beban pertama dan setelah pemerataan beban kedua masing - masing adalah 88,144 % ; 19,6 % ; 7,3 %. Rugi-rugi daya sebelum pemerataan beban, setelah pemerataan beban pertama dan setelah pemerataan beban kedua masing-masing adalah 10,8746 kW ; 0,8932 kW ; 0,141 kW. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai pemerataan beban, penulis menganalisis berdasarkan data yang ada.
Perbandingan Efisiensi Energi Lampu TL Dengan Lampu TLLED Pada Folio Size Area DI PT RAP Alfarisa, Salsabila Dara
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jitl.v3i1.1657

Abstract

Lampu TL LED banyak digunakan sebagai lampu penerangan dikarenakan memililki banyak kelebihan dibanding dengan lampu TL. Lampu TL LED lebih tahan lama dan mempunyai konsumsi daya yang relatif rendah. Perbandingan Efisiensi Energi Lampu TL Dengan Lampu TL LED bertujuan untuk mengetahui kuat arus dan kuat cahaya masing-masing lampu dan membandingkan efisiensi energi antara lampu TL dan lampu TL LED. Penelitian juga meliputi mengukur konsumsi daya listrik dan perhitungan perkiraan biaya operasional dari kedua jenis lampu tersebut. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa efisiensi daya dari konversi lampu penerangan TL-D 36 watt ke lampu TL LED 17,5 watt lebih efisien dayanya dibandingkan lampu TL-D 36 watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konversi daya lampu penerangan pada area folio size dapat meningkatkan efisiensi dalam pemakaian daya listrik lampu penerangan untuk perusahaan.
Analisa Kerja Fuse Cut Out (FCO) Pada Transformator Distribusi ML-170 PP.01 Daerah Kerja PT. PLN (Persero) ULP Labuhan Sidabutar, Vedro Clascodeo
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jitl.v3i1.1658

Abstract

FCO adalah komponen yang akan menjadi sistem proteksi yang mengamankan transformator dan mengamankan jaringan dengan cara membatasi tegangan lebih atau juga arus lebih atau arus hubung singkat yang mengalir pada sistem yang akan menyebabkan kerusakan pada jaringan sistem transformator distribusi. FCO adalah alat pemutus rangkaian dalam keadaan berbeban yang bekerja dengan meleburkan atau melelehkan salah satu komponen nya yaitu Fuse link yang akan memisahkan bagian yang terganggu dan yang tidak mengalami gangguan. Hasil inspeksi di gardu distribusi ML-170 penyulang PP.01, ditemukannya hot point bersuhu 85°C yang sudah masuk kedalam kategori berbahaya. Setelah dilakukannya pemeliharaan, ditemukan bahwa fuse link yang terpasang pada Fuse Cut Out memiliki rating arus yaitu 10 Ampere. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan hasil perhitungan rating fuse link dengan menggunakan rumus, untuk ML-170 dengan daya trafo 100kVA ,rating arus fuse link yang di gunakan seharusnya 3 Ampere. Arus gangguan yang dihasilkan 6985,93 A. Kesimpulannya bahwa besarnya arus gangguan tadi sudah melampaui batas ketahanan trafo yang ada, sehingga trafo menjadi rusak. Saran saya, tembusnya gangguan hubung singkat dapat diatasi oleh Fuse Cut Out sebagai pengaman jaringan sehingga saat kejadian arus hubung singkat tersebut FCO lepas dengan cepat.
Pengaruh Pembebanan Trafo Terhadap Lifetime Transformator Distribusi Di Daerah Kerja PT. PLN (PERSERO) ULP Deli Tua Sihotang, Emima Patrisia
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jitl.v3i1.1659

Abstract

Transformator distribusi memiliki umur design yang ditentukan oleh perusahaan manufaktur sehingga dapat beroperasi dalam kurun waktu tertentu. International Electrotechnical Commission (IEC) 354 tahun 1972 menyatakan apabila transformator dibebani stabil pada daya pengenalnya dengan kondisi suhu lingkungan 20°C, suhu hot spot transformator akan mencapai 98°C dan umur transformator akan mencapai 20 tahun atau 7300 hari dengan susut umur normal 0,0137% per-hari. Suhu lingkungan di Indonesia yang rata-ratanya 30°C mengharuskan penyesuaian beban pada transformator agar susut umur tetap normal. Transformator yang dibebani terlalu besar atau bahkan melebihi kapasitas daya nominalnya akan mengakibatkan panas yang berlebih juga pada suhu belitan transformator. Hal inilah yang adapat menyebabkan transformator mengalami penyusutan umur. Setelah dianalisis pada lima transformator distribusi yang terdapat di daerah kerja PT.PLN (Persero) ULP Deli Tua, terdapat tiga trafo yang berbeban dibawah 80% s/d 100%. Setelah perhitungan suhu belitan dan susut umur transformator, ketiga transformator ini mengalami susut umur yang masih normal. Sedangkan pada dua transformator yang berbeban di atas 100% dari rating daya transformator, diperoleh bahwa transformator mengalami penyusutan umur untuk pemakaian transformator.
Studi Pelanggaran Pemakaian Tenaga Listrik Pada Rumah Tinggal Di PT PLN (Persero) ULP Aek Kanopan: Study Of Electricity Use Violations In Residential House At PT PLN (Persero) Ulp Aek Kanopan Simanjuntak, Novita Sari; Sembiring, Martin; Haq, Moh. Zainul
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jitel.v3i2.1758

Abstract

Susut teknik disebabkan Oleh pengaruh dari umur trafo, luas penampang kabel, konektor kurang bagus, sertaPanjang jaringan. Sedangkan susut nonteknik berkaitan dengan daya yang meliputi Pemakaian kwh secarailegal, akurasi peralatan ukur yang rendah, kesalahan Pencatatan meter, serta sambungan ilegal. Terjadinya susutenergi nonteknikdapat Disebabkan oleh konsumen atau pelanggan itu dengan cara melakukan pelanggaranPemakaian tenaga listrik pada kwh meter. Apabila pelanggaran tersebut dibiarkan, Maka akan menambahkerugian yang akan dialami oleh perusahaan. Riset ini menggunakan metode Observasi lapangan denganmelakukan pengamatan secara langsung di lapangan. Data yang diperoleh diolah oleh peneliti menggunakanrumus tagihan susulan dan Saving kwh. Hasil yang diperoleh dari data P2TL PT PLN (Persero) ULP AekKanopan terhadap konsumen yang menggunakan kwh meter digital yaitu terdapat 45 pelanggan denganpelanggaran golongan 1 (P1) sebanyak 3 pelanggan, Pelanggaran golongan 2 (P2) sebanyak 29 pelanggan,pelanggaran golongan 3 (P3) Sebanyak 8 pelanggan, dan pelanggaran golongan 4 (P4) sebanyak 5 pelanggan.Tagihan susulan yang dibayarkan oleh pelanggar disesuaikan dengan jenis Pelanggaran yang dilakukan. Totalsaving kwh yang diperoleh pada bulan Januari – Maret 2022 sebesar 198.088,6 kwh
Studi Pemeliharaan Gardu Distribusi Pasang Luar Pada MS-072 di PT. PLN (PERSERO) ULP Medan Selatan Nurhaliza, Dini Rizki
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gardu distribusi pasang luar merupakan gardu yang paling dekat dengan konsumen tenaga listrik. Gardu distribusi pasang luar juga sering terkena gangguan, karena pada gardu distribusi terdapat komponen-komponen yang sensitif yang mengakibatkan trip saat terjadi gangguan. Sebagai tindak lanjut untuk mengurangi dan mencegah gangguan tersebut diperlukan pemeliharaan baik itu secara preventif, korektif, maupun pemeliharan darurat. Pemeliharaan secara preventif dilakukan agar mencegah kerusakan tiba-tiba pada jaringan listrik dan juga berguna untuk mempertahankan jaringan agar beroperasi dengan baik dan untuk mempertahankan umur peralatan pada jaringan listrik.
Rancang Bangun Pemrograman Smart Relay Zelio Untuk Pengaturan Pemberian Pakan Ikan Secara Otomatis Lumban Gaol, Felix Adrianus
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspek nyata dari berkembangnya suatu teknologi adalah terciptanya suatu inovasi yang memungkinkan manusia untuk dipermudah pekerjaanya. Sistem otomatisasi merupakan sebuah wujud dari perkembangan teknologi. Pada tugas akhir ini salah satu inovasi yang dilakukan adalah melalui rancang bangun pemberi pakan ikan otomatis. Pemberian pakan merupakan salah satu hal penting untuk usaha budidaya ikan. Saat ini pemberian pakan umumnya masih tergantung pada sumber daya manusia yang bersifat manual yaitu menabur sendiri pakan ke kolam ikan. Oleh karena itu dirancang alat untuk pemberi pakan ikan yang dapat bekerja secara otomatis berdasarkan waktu atau jadwal pemberian pakan dan jumlah atau takaran pakan. Pemberian pakan ikan otomatis ini menggunakan smart relay zelio sebagai pengontrol utama, sensor proximity yang berfungsi sebagai pendeteksi ada atau tidaknya pakan dalam tabung, dan motor DC yang berfungsi sebagai penggerak untuk memutar screw ulir sehingga mengeluarkan pakan menuju kolam ikan. Pada penelitian ini alat bekerja dengan baik, sehingga pemberian pakan ikan dapat diberikan dengan waktu yang telah ditentukan, dan jumlah pakan ikan sudah diatur sesuai bobot ikan yang terdapat pada kolam.
Studi Tentang Modul Kontroller KS 94 Sebagai Pengontrol Air di Boiler Pada PLTU PT. GROWTH ASIA 2 X 15 MW Sinaga, Kevin Paulus
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boiler atau Ketel uap adalah alat untuk menghasilkan uap air yang akan digunakan untuk pemanasan atau tenaga gerak. Boiler/ketel uap merupakan bejana tertutup dimana panas pembakaran dialirkan ke air sampai terbentuk air panas atau steam berupa energi kerja. Air adalah media yang berguna dan murah untuk mengalirkan panas ke suatu proses. Air panas atau steam pada tekanan dan suhu tertentu mempunyai nilai energi yang kemudian digunakan untuk mengalirkan panas dalam bentuk energi kalor ke suatu proses. Pompa adalah suatu alat yang digunakan untuk memindahkan suatu cairan dari satu tempat ke tempat yang lain dengan cara menaikkan tekanan cairan tersebut, kenaikan tekanan cairan tersebut digunakan untuk mengatasi hambatan- hambatan pengaliran, hambatan-hambatan pengaliran itu dapat berupa perbedaan tekanan, perbedaan ketinggian, atau hambatan gerak. Energi kalor yang dibangkitkan dalam sistem boiler memiliki nilai tekanan, temperatur, dan laju aliran yang menentukan pemanfaatan steam yang akan digunakan. Steam tersebut diatur oleh KS 94 yang dimana KS 94 Merupakan alat yang menerima sinyal dari Differential Pressure Transmitter sistem (DPTX) water flow dan DPTX steam flow untuk memerintah modulating control valve.
Studi Tentang Pergantian Trafo Distribusi BR079 Akibat Beban Lebih Di PT. PLN (PERSERO) ULP Medan Baru Sitorus, R.X. King
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi tentang pengaruh beban lebih terhadap kinerja transformator distribusi BR 79 PT. PLN (Persero) ULP Medan Baru. Transformator overload terjadi di salah satu transformator distribusi di PT. PLN (Persero) ULP Medan Baru, yaitu Trafo Distribusi BR79 dengan besar pembebanan sebesar 101% melebihi standar yang sudah ditetapkan SPLN yaitu sebesar 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan cara mengatasi masalah Overload pada transformator distribusi BR 79 dan juga untuk mendapatkan besar hasil pembebanan transformator distribusi BR79 sebelum dan sesudah Uprating Trafo. Pembuatan penelitian ini menggunakan cara pengumpulan data dengan mengambil data di ULP Medan Baru, mewawancara pembimbing lapangan dan studi literature yang mendukung penyelesaian masalah pada transformator BR 79. Dalam menyelesaikan Oleh karenanya dalam mengatasi masalah overloadpada trafo BR 79 dilakukan dengan melakukan uprating transformator atau pergantian transformator dengan kapasitas yang lebih besar menjadi 315 Kva dari sebelumnya 200 Kva.
Studi Kinerja Pompa Sentrifugal Sebagai Pendistribusi Air Pada Finish Water Pump Di PDAM Tirtanadi IPAM Sunggal Sirait, William Timothy
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan aspek krusial bagi kehidupan manusia dan makhluk lainnya dalam konteks globalisasi saat ini. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), termasuk PDAM Tirtanadi IPAM Sunggal, berperan penting dalam memompa dan mendistribusikan air kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja pompa sentrifugal dan volume air yang dapat dipompa setiap harinya. Metodenya melibatkan studi literatur, pengumpulan data operasional, perhitungan daya motor, daya hidrolis, dan efisiensi pompa di unit distribusi. Hasil penelitian menunjukkan pompa Q1 mampu memompa rata-rata 15.361,9 m³/hari dengan efisiensi 56,64%, pompa Q2 memompa rata-rata 12.539,5 m³/hari dengan efisiensi 62,74%, pompa Q3 memompa rata-rata 13.913,2 m³/hari dengan efisiensi 66,92%, pompa Q6 memompa rata-rata 14.938,5 m³/hari dengan efisiensi 56,88%, dan pompa Q7 memompa rata-rata 5.711 m³/hari dengan efisiensi 23,42%. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai efisiensi dalam penyediaan air bagi masyarakat, berpotensi berdampak positif pada berkelanjutan sumber daya air.

Page 3 of 4 | Total Record : 34