cover
Contact Name
cholish
Contact Email
cholish@polmed.ac.id
Phone
+628116321233
Journal Mail Official
cholish@polmed.ac.id
Editorial Address
Alamat :Jalan Almamater No. 1, Kampus USU Padang Bulan, Medan kodepos 20155
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik.
ISSN : -     EISSN : 28077776     DOI : https://doi.org/10.51510/jitel.v4i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik is a scientific periodical magazine that is published twice a year. Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik contains the results of research by researchers, lecturers, and practitioners on the fields of electrical engineering, especially in Indonesia. Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik is published every six months namely July and January by the Department of Electrical Engineering in collaboration with the UPT Penerbitan Politeknik Negeri Medan. The topics proposed for the publication of the scientific periodical magazine Electrical Engineering are topics on electronics, concerning power systems, renewable energy, telecommunications, and control.
Articles 40 Documents
ANALISA VERIFIKASI DAN KALIBRASI ALAT INSTRUMENTASI LEVEL DISPLACER INTERFACE DI PT. DOMAS AGROINTI PRIMA Medan, Angelia Maharani Purba; Muhammad Fadhil Fahlevi; Anne Malum Simanjuntak
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jitl.v1i2.737

Abstract

Pengukuran level menggunakan displacer level interface merupakan hal yang umum digunakan di industri untuk mengukur level ketinggian fluida, temasuk di industri oleokimia. Didalam pengukuran level, kadang- kadang terjadi penyimpangan pengukuran nilai ukur pada fluida. Kondisi dari media yang diukur kadang-kadang juga mempunyai banyak efek yang kurang baik pada alat ukur, sehingga data kondisi operasi harus diketahui lebih banyak didalam pemilihan alat ukur level. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan aktivitas verifikasi dan kalibrasi untuk mengembalikan fungsinya ke standar awal. Perlakuan verifikasi dan kalibrasi alat ukur sangat diperlukan di industri, dikarenakan jika nilai pengukuran pada alat ukur salah, dapat menyebabkan kegagalan pada produk. Perlakuan verifikasi dan kalibrasi dilakukan dengan menggunakan alat ukur standar atau alat ukur yang sudah memiliki sertifikat kalibrasi dari lembaga lembaga negara (contoh: KAN) dan objek ukur standar, yaitu alat ukur yang akan diverifikasi maupun dikalibrasi.
Rancang Bangun Miniatur Palang Kereta Api Otomatis Berbasis Arduino Uno James Ratur Sembiring; Angelia Maharani Purba; Muhammad Akhdan
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jitl.v1i2.738

Abstract

Kecelakaan Kereta Api merupakan salah satu peristiwa transportasi. Salah satu masalah yang mengemuka adalah persoalan palang pintu perlintasan kereta. Kecelakaan yang sering terjadi umumnya disebabkan karena kelalaian petugas penjaga palang pintu dan ketidak-tersediaan palang pintu.Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan penelitian teknologi palang pintu kereta otomatis. Pada proyek tugas ini, komponen yang diigunakan adalah Mikrokontroler sebagai pusat kendali dari alat ini, sensor HC SR-04 sebagai sensor yang akan mendeteksi keberadaan Kereta Api yang akan melintas, LED merah difungsikan sebagai indikator adanya kereta yang akan melintas, LED hijau menandakan tidak ada kereta yang akan melintas, buzzer digunakan sebagai alarm peringatan adanya kereta yang akan melintas setelah sensor mendeteksi keberadaan kereta, LCD sebagai display informasi arah datang kereta api dan peringatan untuk berhati-hati saat berkendara, serta servo S90 sebagai actuator yang akan menggerakkan palang kereta api diperlintasan. Pada proyek tugas akhir ini, hasil yang didapat adalah sensor dapat mendeteksi kereta api pada jarak 5-8 cm, ditandai dengan tidak adanya perubahan apaun jika ada benda terdeteksi dibawah atau diatas range yang disebutkan. Tujuan dengan adanya range tersebut adalah untuk mendapatkan hasil deteksi keberadaan kereta api yang sebenarnya, bukan benda lain, sehinggga error detection lebih minim. Alat ini bisa dikembangkan untuk penggunaan palang kereta api yang sebenarnya dengan mode satu lintasan rel untuk dua arah pada wilayah dalam pengembangan yang belum memungkinkan dibangunnya rel kereta api dua arah dengan dua buah lintasan.
STUDI SISTEM PENGGUNAAN UNINTERUPTIBLE POWER SUPPLY (UPS) 400 KVA SEBAGAI CATU DAYA BACK UP PLANT DOVE AND SOAP DI PT UNILEVER OLEOCHEMICAL INDONESIA: STUDY OF SYSTEM USING 400 KVA UNINTERUTIBLE POWER SUPPLY(UPS)AS A DOVE AND SOAP BACK UP PLANT POWER SUPPLY AT PT UNILEVER OLEOCHEMICAL INDONESIA Silaban, Tabita; Abdullah; Trahman
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jitl.v2i2.1418

Abstract

Abstract Electricity is a basic human need where all human activities always depend on electricity. Pt Unilever Oleochemical Indonesia has two sources as an electrical energy provider, namely Combine Heat and Power (CHP) as the main electrical energy provider and the State Electricity Company (PLN) as a provider of back up electrical energy when CHP experiences a disturbance that causes CHP to shut down. In order not to happen unwanted things, namely the disconnection of the power grid can cause a black out (complete outage). Thus, Uninteruptible Power Supply (UPS) is used as an alternative electrical energy supplier to anticipate sudden power outages while waiting for the activation or synchronization process from CHP to PLN. A UPS is a system that can convert AC voltage into DC and then into AC. the change goes through several stages, In the first stage, the AC voltage supply input is changed to DC by the rectifier (when there is no interferencefrom the source, in the rectifier there is a charge process to charge the battery) and in the next step the inverter converts the DC voltage to AC. Based on the parameter data on the UPS DB 1, the UPS is able to provide power to the load for 1.4 hours (maximum). The UPS load in the soap and dove plant is 63.65% (used 254.6 KVA from 400 kVA), it can still be added to the more load, The greater the battery capacity in a UPS, the UPS will be able to supply power longer than the UPS with a smaller capacity. This report focuses on discussing the length of time a UPS can back up critical loads on soap and dove plants without generators which is done using observation methods in the field. Keywords : System back up, Uninteruptible Power Supplay (UPS), Battery Abstrak Listrik merupakan kebutuhan pokok manusia dimana semua aktifitas manusia selalu bergantung pada listrik. Pada PT Unilever Oleochemical Indonesia memiliki dua sumber sebagai penyedia energi listrik yaitu Combine Heat and Power (CHP) sebagai penyedia energi listrik utama dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai penyedia energi listrik back up saat CHP mengalami gangguan yang menyebabkan CHP harus shut down. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan yaitu terputusnya jaringan listrik dapat menyebabkan black out (padam total). Maka, digunakan Uninteruptible Power Supplay (UPS) sebagai pemasok energi listrik alternatif untuk mengantisipasi pemadaman listrik secara tiba tiba sembari menunggu diaktifkannya atau proses sinkronisasi dari CHP ke PLN. UPS adalah suatu sistem yang dapat mengubah tegangan AC menjadi DC lalu menjadi AC. perubahan melewati beberapa tahap, Pada tahap pertama, input suplai tegangan AC diubah manjadi DC oleh rectifier (saat tidak terjadi gangguandari sumber, pada rectifier terjadi proses charge untuk mengisi daya pada baterai) dan pada langkah selanjutnya inverter mengubah tegangan DC menjadi AC. Berdasarkan data parameter pada UPS DB 1, UPS mampu memberikan daya kepada beban selama 1,4 jam (maksimum). Beban UPS di plant soap and dove sebesar 63,65 % (terpakai 254,6 KVA dari 400 kVA), masih dapat dilakukan penambahan beban yang lebih lagi, Semakin besar kapasitas baterai dalam sebuah UPS maka UPS akan mampu mensuplai tenaga lebih lama dari pada UPS dengan kapasitas yang lebih kecil. Laporan ini fokus membahas lama UPS dapat nge back up beban critical pada plant soap and dove tanpa generator yang di lakukan dengan menggunakan metode observasi di lapangan.Kata kunci : Sistem back up, Uninteruptible Power Supplay (UPS), Baterai
Keandalan Sistem Jaringan Distribusi 20 Kv Penyulang Tk-06 Berdasarkan Saidi- Saifi Di PT PLN (Persero) Ulp Medan Baru: TK 06 Feeder of Distribution Network System Reliability Based on Saidi – Saifi at Costumer Service Unit of PT PLN (Persero) Medan Baru Andika Ambarita, Roy Putra; Suparmono; Sembiring, Martin
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jitl.v2i2.1420

Abstract

AbstractReliability of the electric power system is a very important factor for PT PLN (Persero). As the population increases, the demand for quality electrical energy distribution must increase and become more reliable. In improving the quality of distribution system distribution, namely calculating the reliability index based on average interruption frequency (SAIFI) and average interruption duration (SAIDI). By analyzing the reliability of this distribution system, it can be seen whether the reliability of the TK-06 feeder is in accordance with applicable standards. The SAIDI-SAIFI value calculation method used is a manual calculation method using mathematical formulas. The level of reliability of the TK-06 Feeder distribution network system is said to be reliable in accordance with SPLN 68-2: 1986. Blackouts often occur due to disruption or maintenance. The potential loss of income due to blackouts in the distribution network of PT PLN (Persero) ULP Medan Baru is Rp 316,545,783. Abstrak Keandalan sistem tenaga listrik merupakan faktor yang sangat penting bagi PT PLN (Persero). Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, maka permintaan penyaluran kualitas energi listrik harus semakin meningkat dan semakin andal. Dalam peningkatan kualitas penyaluran sistem distribusi yaitu perhitungan indeks keandalan berdasarkan frekuensi gangguan rata-rata SAIFI dan lama gangguan rata-rata SAIDI. Adanya analisa keandalan sistem distribusi ini, dapat diketahui keandalan pada penyulang TK-06 apakah sudah sesuai dengan standar yang berlaku. Adapun metode perhitungan nilai SAIDI-SAIFI yang digunakan adalah metode perhitungan manual dengan rumus-rumus matematis. Tingkat keandalan sistem jaringan distribusi Penyulang TK-06 dikatakan andal sesuai dengan SPLN 68-2 1986. Pemadaman sering terjadi diakibatkan oleh adanya gangguan maupun pemeliharaan. Adapun potensi kehilangan pendapatan akibat pemadaman pada jaringan distribusi PT PLN (Persero) ULP Medan Baru sebesar  Rp 316.545.783.
ANALISIS ARUS STARTING MOTOR 22KW DENGAN METODE SOFT STARTER DI PT. UNILEVER OLEOCHEMICHAL INDONESIA: ANALYSIS OF 22KW MOTOR STARTING CURRENT USING THE SOFT STARTER METHOD AT PT. UNILEVER OLEOCHEMICHAL INDONESIA Habibie, Tedy Haryanto; Saputro, Ngairan Banu; Tampubolon, Darwis
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jitl.v2i2.1424

Abstract

ABSTRACT For a company or factory, especially Oleochemichal, the use of three-phase induction motors is widely used to drive equipment such as pumps. Three-phase induction motor with direct on-line system that has a high starting current with a very short starting time so it is not effective when used in electric motors above 20kW. One way to adjust the starting current of the motor is to use the Soft starter method. The use of Soft starter can be used to adjust the starting current so that when the motor is started the current will gradually rise to its nominal current in a predetermined time according to the parameter settings on the Soft starter. In the process of starting a three-phase induction motor using a soft starter, the starting voltage is used to regulate the starting current. From the results of this analysis, when given a starting voltage of 100%, the nominal current according to the measurement is 20.4A and the nominal current according to the calculation is 23.9A. Keywords: Soft starter, Starting current, three phase induction motor ABSTRAK Bagi sebuah perusahaan atau pabrik terutama Oleochemichal, penggunaan motor induksi tiga fasa banyak digunakan sebagai penggerak peralatan-peralatan seperti pompa. Motor induksi tiga fasa dengan sistem direct on-line yang memiliki arus starting yang tinggi dengan waktu starting yang sangat singkat sehingga tidak efektif apabila digunakan pada motor listrik diatas 20kW. Salah satu cara untuk mengatur arus starting pada motor adalah dengan menggunakan metode Soft starter. Penggunaan Soft starter dapat dimanfaatkan untuk mengatur arus starting sehingga ketika motor distart arus akan bertahap naik sampai ke arus nominalnya dalam waktu yang telah ditentukan sesuai dengan setting parameter pada Soft starter. Dalam proses starting motor induksi tiga fasa menggunakan Soft starter maka dimanfaatkan tegangan starting untuk mengatur arus starting. Dari hasil analisis ini apabila diberi tegangan starting sebesar 100% maka arus nominalnya sesuai pengukuran adalah 37,4A dan Arus nominal yang sesuai perhitungan adalah 37,84A Kata Kunci: Soft starter, Arus Starting, Motor Induksi tiga fasa
STUDI BIAYA PEMAKAIAN LISTRIK PADA GEDUNG C POLITEKNIK NEGERI MEDAN: STUDY OF THE COST OF ELECTRICITY CONSUMPTION IN BUILDING C OF THE MEDAN STATE POLYTECHNIC Maulida, Quanita Aisyah; Gunoro; Cholish; Haq, Moh Zainul; Halomoan Sihite, Dery Matthew; Simanjutak, Petrus Hasiolan
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jitl.v2i2.1425

Abstract

Abstract Electrical energy has an important role in human life both in commercial activities and daily activities. The use of electricity can also be useful in tracing where and how much energy is used. This research aims to find out how much it costs to use electricity in the C building of the Medan State Polytechnic. Energy savings can be done by reducing energy consumption and use. The electric power installed at the Medan State Polytechnic is 1110 kVA. The total energy of building C for a month is 7494.6 kWh. The electricity bill at the Medan State Polytechnic Cbuilding is subject to a fine for using a power factor of less than 0.85, so the fine paid is Rp. 2,773,002. The total bill to be paid along with the fine is IDR 9,938,600. Keywords: Electrical Energi, Load, Consumption Abstrak Energi listrik mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia baik dalam kegiatan komersial maupun kegiatan sehari hari. Pemakaian listrik juga dapat berguna dalam menelusuri dimana dan berapa energi yang digunakan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa biaya pemakaian listrik pada gedung C Politeknik Negeri Medan. Penghematan energi dapat dilakukan dengan mengurangi konsumsi dan penggunaan energi. Daya listrik yang terpasang pada Politeknik Negeri medan sebesar 1110 kVA. Energi keseluruhan gedung C selama sebulan sebesar 7494,6 kWh. Tagihan listrik pada gedung C Politeknik Negeri Medan dikenakan denda karena pemakaian faktor daya kurang dari 0.85, jadi denda yang dibayar sebesar Rp 2.773.002. Total tagihan yang harus dibayar beserta dendanya sebesar Rp 9.938.600. Kata Kunci : Energi Listrik, Beban, Konsumsi
STUDI SISTEM SCADA SEBAGAI PENGENDALI POMPA DI PDAM TIRTANADI IPAM SUNGGAL: STUDY OF SCADA SYSTEM AS PUMP CONTROLLER AT PDAM TIRTANADI IPAM SUNGGAL Simaremare, Ruben; Iriani, Juli; Putri, Maharani; Sitorus, Nobert; Pardede, Sutan; Rumahorbo, Priansus Rhein; Nainggolan, Tito Karnavian
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jitl.v2i2.1426

Abstract

Abstract Technological developments in the industrial world are a clear example of developments in the industrial era 4.0. SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) is needed in industry and factories, where it has various advantages such as in terms of cost, maintenance, repair and monitoring. SCADA, PLC, and HMI belong to the type of automation world that are very interconnected with one another, automation is a technology that relates to the application of mechanical, electronic, and computer-based information systems to be able to operate and control factory production. and industry. By implementing SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) system technology, the scope of operation, maintenance and supervision of the performance process of pumps, engines, and other electrical equipment that can be controlled in one control room easily by the operator. The application of SCADA as a pump controller to maintain and improve the quality of clean water supply services at PDAM Tirtanadi IPAM Sunggal which is increasing day by day and is urgently needed by the people of Medan Keywords : SCADA, PLC, HMI, Pump Abstrak Perkembangan teknologi dalam dunia industri merupakan contoh nyata dari perkembangan di zaman industri 4.0. SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) sangat dibutuhkan pada industri dan pabrik, dimana berbagai kelebihan yang dimilikinya seperti dalam hal biaya, perawatan, perbaikan, dan pemantauan. SCADA, PLC, dan HMI termasuk ke dalam jenis dunia otomatisasi yang sangat saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya, otomatisasi adalah suatu teknologi yang berhubungan dengan penerapan sistem mekanis, elektronik, dan juga sistem informasi yang berdasarkan komputer untuk bisa mengoperasikan dan juga mengendalikan produksi pabrik maupun industri. Dengan menerapkan teknologi sistem SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition), ruang lingkup operasi, perawatan, dan pengawasan terhadap proses kinerja pompa, mesin, dan peralatan listrik lainnya yang dapat di kendalikan dalam satu ruangan kendali dengan mudah oleh operator. Penerapan SCADA sebagai pengendali pompa untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan penyediaan debit air bersih pada PDAM Tirtanadi IPAM Sunggal yang semakin hari meningkat dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat kota Medan Kata Kunci: SCADA, PLC, HMI, Pompa
Analisa Gangguan Penghantar Berdasarkan Data Rekaman Relai Distance dan Rekaman DFR Bay Penghantar KSRAN-SMKEI 1 di PT PLN (Persero) Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk Kisaran Handayani, Miatri; J.P, M. Jusup
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jitl.v2i1.1647

Abstract

Sistem transmisi tenaga listrik merupakan salah satu bagian terpenting dalam penyaluran tenaga listrik. Salah satu komponen penting pada saluran transmisi yaitu sistem proteksi. Relai merupakan salah satu bagian penting dalam sistem proteksi saluran transmisi, maka harus mempunyai kemampuan mendeteksi adanya gangguan pada semua keadaan. Salah satu proteksi utama yang di gunakan untuk memproteksi saluran transmisi adalah rele jarak. Dalam sistem tenaga listrik tidak luput dari terjadinya gangguan, dan untuk menjaga keandalan sistem perlu mengetahui jenis gangguan yang terjadi untuk itu dibutuhkan peralatan bantu yang memonitor peralatan sistem tenaga listrik secara real time dan merekam gangguan/anomali yang terjadi. Data hasil rekaman tersebut menjadi sangat penting karena dapat digunakan untuk menganalisa penyebab dan akibat gangguan/anomali yang terjadi untuk mempercepat proses pemulihan gangguan. Data yang digunakan diperoleh melalui studi literature dan pengumpulan data yaitu data rekaman gangguan distance relay dan rekaman DFR. Dari analisa DFR dapat disimpulkan penyebab-penyebab gangguan dan penentuan lokasi gangguan pada SUTT melalui penunjukan fault locator dan perhitungan tegangan dan arus yang terganggu sehingga membuat pemulihan gangguan akan menjadi lebih cepat.
Rancang Bangun Mesin Pengering Biji Kopi Otomatis Menggunakan Sinar Ultraviolet Berbasis ESP 32 M, Syauqi Mar’I,
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jitl.v2i1.1651

Abstract

Tujuan pembuatan alat ini adalah untuk memudahkan atau membantu masyarakat dalam pengeringan biji kopi dalam kondisi cuaca yang kurang baik. Pengeringan biji kopi umumnya dijemur dibawah terik matahari. Hal ini tentu akan membutuhkan waktu yang cukup lama, Berdasarkan permasalahan itu, dibuatlah sebuah alat yang dapat membantu mengeringkan biji kopi tanpa adanya ketergantungan dengan sinar matahari, yaitu “Mesin Pengering Biji Kopi Otomatis Berbasis ESP 32” Alat ini akan bekerja secara otomatis dalam mengeringkan biji kopi dan dapat di kendalikan oleh smartphone, dimana setiap prosesnya akan ditampilkan melalui smartphone. Pengujian pengering biji kopi ini dilakukan secara konsisten dengan menggunakan 3 metode yaitu Heater dan Sinar lampu Ultra Violet – B, hanya menggunakan Heater, hanya menggunakan Sinar lampu Ultraviolet- B, dan membandingkan dengan menjemur di paparan sinar matahari.Pada metode ini mengkombinasikan antara heater dan lampu sinar ultra violet-B dan berhasil mendapatkan hasil yang lebih efisien dibandingkan dengan pengujian sebelumnya yakni hanya menggunakan Heater dan hanya menggunakan sinar lampu ultra Violet-B. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa alat ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif pengembangan, pembelajaran, sebagai upaya untuk meningkatkan hasil akhir yang efisien dan dapat diterapkan ditengah-tengah masyarakat.
Studi Pengaturan dan Proteksi Motor 6.6 KV Pada Recovery Boiler 2 PT. RAPP Putra, Attalarick Marcelino
Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Tenaga Listrik
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jitl.v3i1.1654

Abstract

Dalam proses produksi, energi listrik banyak dimanfaatkan dengan ditransformasi ke dalam bentuk energi gerak yaitu dengan penggunaan motor dengan jumlah yang signifikan. Sehingga diperlukan suatu fasilitas yang berfungsi sebagai proteksi dan pusat kontrol yaitu Motor Control Center (MCC). Dalam pengoperasiannya, motor memiliki beberapa macam starting, misalnya Direct On Line (DOL), Variable Speed Drive (VSD), dll. Studi ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengontrolan untuk motor 6,6 kV, mengetahui sistem proteksi untuk motor 6,6 kV, serta mengetahui perbedaan mengenai sistem proteksi dari motor 6,6 kV yakni terkhusus pada starting DOL dan VSD. Pada boiler, terdapat 3 syarat utama untuk proses pembakaran yakni air, udara dan pemantik. Motor 6,6 kV dimanfaatkan sebagai pemasok udara dan pemasok air yakni sebagai secondary air fan, teritary air fan, serta feed water pump. Hasil studi menyatakan bahwa sistem kontrol dari kedua starting motor memiliki perbedaan dimana DOL memiliki kecepatan putar yang konstan, sedangkan dengan menggunakan VSD kecepatan putar motor dapat diatur dengan perubahan frekuensi. Perbedaan sistem proteksi motor antara starting DOL dan VSD, yakni proteksi motor pada VSD lebih sensitif dari DOL (pengaturan waktu proteksi lebih cepat), dikarenakan motor dengan menggunakan starting VSD tidak memerlukan daya 100% dalam kebutuhannya sehingga dalam hal ini relay proteksi sekaligus melindungi VSD dari gangguan yang terjadi.

Page 2 of 4 | Total Record : 40