cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
REKA RACANA
ISSN : -     EISSN : 24772569     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 4: Desember 2017" : 26 Documents clear
Analisis Geoteknik pada Teknologi Corrugated Mortar Busa Pusjatan (CMP) dalam Perencanaan Flyover Antapani Sonny Riantama Bahari; Indra Noer Hamdhan
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 3, No 4: Desember 2017
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v3i4.70

Abstract

ABSTRAKJalan lintas atas (overpass) dapat dipilih untuk pengembangan jaringan jalan dalam mengurangi kemacetan yang diakibatkan oleh meningkatnya arus lalu lintas dan mengatasi konflik pada persimpangan sebidang. Pada tahun 2016 Puslitbang Jalan dan Jembatan (Pusjatan) telah melakukan sebuah Pilot Project Flyover Antapani di Kota Bandung dengan menggunakan teknologi struktur baja bergelombang yang dikombinasikan dengan mortar busa sebagai oprit jembatan, teknologi ini dikenal dengan nama Corrugated Mortar Pusjatan (CMP). Timbunan dengan menggunakan mortar busa dapat mengurangi besar penurunan yang terjadi dibandingkan dengan teknologi konvensional. Analisis dilakukan dengan menggunakan program PLAXIS 3D yang berbasis metode elemen hingga. Dari hasil analisis didapat bahwa penurunan seketika pada fondasi Flyover Antapani di Kota Bandung sudah memenuhi standar izin. Selain itu penggunaan teknologi CMP pada perencanaan Flyover Antapani yang digunakan pada jenis tanah lunak juga menunjukkan hasil serupa, sehingga efektif apabila dilaksanakan pada tanah lunak.Kata kunci: penurunan, mortar busa, teknologi CMP, PLAXIS 3D ABSTRACTOverpass can be choosen as road network development to reduce traffic jam caused by increasing traffic flow and resolve conflict on intersection. In 2016 Puslitbang Jalan dan Jembatan (Pusjatan) has done a Pilot Project Flyover Antapani in Bandung City using corrugated steel structure technology combined with foamed mortar as backfill, this technology was known as Corrugated Mortar Pusjatan (CMP). Foamed mortar embankment could reduce settlement compared to using conventional technology. Analysis was done using PLAXIS 3D program based on finite element method. It shows that immediate settlement on Flyover Antapani’s foundation in Bandung City met the necessary standard. On the other side the use of CMP technology in Flyover Antapani design which applied to soft soil resulting a similar output, which will be effective if applied to soft soil.Keywords: settlement, foamed mortar, CMP technology, PLAXIS 3D
Analisis Keandalan Tampungan Waduk Molintogupo untuk Kebutuhan Air Baku di Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo Heri Susanto; Yedida Yosananto
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 3, No 4: Desember 2017
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v3i4.127

Abstract

ABSTRAKWaduk Molintogupo direncanakan untuk memenuhi kebutuhan air baku masyarakat di 2 kecamatan di Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Penelitian ini mengkaji ulang perencanaan Waduk Molintogupo terhadap kebutuhan masyarakat. Pentingnya akan keandalan tampungan pada sebuah Waduk Molintogupo menjadi prioritas utama sebagai pemenuhan akan kebutuhan terhadap air baku. Penelitian ini menganalisis keandalan Waduk Molintogupo. Beberapa analisis yang dilakukan untuk mendapatkan hasil yang baik yaitu analisis frekuensi, analisis debit banjir rencana, analisis ketersedian air, analisis kebutuhan air, analisis sedimen dan analisis tampungan. Hasil analisis menunjukan bahwa dibutuhkannya Waduk, kekurangan air sebesar 1.555.200 liter atau selama 3 hari sepanjang tahun, kapasitas tampungan waduk yang memenuhi kebutuhan air baku sebesar 3.874,95 m3 membutuhkan tinggi spillway 5 m dan elevasi muka air + 183,5 m. Usia guna waduk selama 10  tahun harus bisa menampung angkutan sedimen sebesar 0,0000125 m3/detik.Kata kunci: keandalan waduk, air baku, usia guna waduk, tampungan ABSTRACTMolintogupo Reservoir is planned the meet domestic needs in two sud-districts in Bone Bolango regency of Gorontalo province. This study reviewed the planning of Molintogupo Reservoir to the meet domestic needs. The importance of the reliability of Molintogupo Reservoir to the reservoirs is a high priority as the fulfillment of the need for raw water. This study analyzed the Molintogupo Reservoir operation. There are several analyzes performed to obtain good results, which is frequency analysis, flood analysis, water availability analysis, water demand analysis, sediment analysis and storage analysis. The result of the analysis showed that the need of Reservoir, water shortage is 1,555,200 liter during 3 days per year, dam capacity that meet domestic needs as 3,874.95 m3. The dam has to designed with 5 m height of spillway and mean water level + 183.5 m. The dam that designed for ten years useful life has to carry sediment transport as 0.0000125 m3/sec.Keywords: reliability of reservoir, raw water, age of reservoir, storage
Studi Pengaruh Temperatur terhadap Modulus Kekakuan Campuran Menggunakan Aspal Berpolimer Bitu Bale Ricksan Rachdiaman Faroz; Herman Herman
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 3, No 4: Desember 2017
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v3i4.24

Abstract

ABSTRAKJalan merupakan infrastruktur dasar yang berperan sangat penting dalam menunjang kehidupan masyarakat sehari-hari. Untuk memenuhi peranan itu maka dikembangkan campuran beton aspal menggunakan aspal berpolimer BituBale, diharapkan campuran ini dapat mengurangi kerusakan yang diakibatkan oleh perubahan cuaca yang tidak menentu. Untuk menjaga ketahanan campuran beton aspal agar tercapai sesuai dengan kebutuhan selain dengan pemilihan jenis material adalah dengan memperhatikan tegangan dan regangan yang menunjukkan kekakuan dari suatu campuran. Dari hasil penelitian didapat persamaan modulus kekakuan campuran terhadap temperatur yaitu  untuk metode Shell, dan  untuk metode Nottingham. Nilai korelasi yang didapat antara modulus kekakuan campuran terhadap temperatur sangat baik sebesar 98,2% untuk metode Shell, dan 99,5% untuk metode Nottingham.Kata kunci: aspal polimare bitubale, modulus kekakuan campuran, temperatur ABSTRACTRoad is a basic infrastructure that have a very important role in supporting the daily life of society. To fulfill that role, a mixture of asphalt concrete using BituBale polymeryzed asphalt was developed, it is expected that this mixture can reduce the damage caused by unpredictable weather changes. To maintain the durability of the asphalt concrete mix in order to be fit as required in addition with the selection of the material is with consideration to the stress and strain that shows the stiffness of a mixture. From the research it was obtained that the equation of mixed stiffness modulus to temperature is  for Shell method, and  for Nottingham method. The value of the correlation obtained between the stiffness modulus of the mixture with the temperature was 98.2% for the Shell method, and 99.5% for the Nottingham method which was excellent.Keywords: polymeryzed asphalt bitubale, stiffness modulus mix, temperature
Analisis Keruntuhan Dinding Penahan Tanah Studi Kasus Condotel di Parongpong Bandung Rinto Zordin; Yuki Achmad Yakin
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 3, No 4: Desember 2017
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v3i4.82

Abstract

ABSTRAKDinding penahan tanah pada proyek pembangunan Condotel Kyriad Village Bandung mengalami keruntuhan pada akhir Desember 2016. Sebelum terjadinya keruntuhan, bagian puncak dinding penahan tanah mengalami perpindahan sebesar 82 cm. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis untuk mencari penyebab keruntuhan dari dinding penahan tanah tersebut. Metode yang digunakan dalam analisis ini menggunakan metode elemen hingga dengan Software PLAXIS 2D. Dari hasil analisis diperoleh faktor keamanan = 1,437, displacement = 52 cm, displacement  pada fondasi bagian kiri = 9 cm dan displacement  pada fondasi bagian kanan = 8 cm. Fondasi mengalami perpindahan yang menyebabkan bagian puncak fondasi juga ikut mengalami perpindahan yang lebih besar dan kemudian menyebabkan terjadinya keruntuhan.Kata kunci: dinding penahan tanah, runtuh, perpindahan ABSTRACTRetaining wall on the construction project Condotel Kyriad Village Bandung collapsed at the end of December 2016. Before the collapse, the top of the retaining wall experienced a displacement of 82 cm. Therefore, an analysis is needed to find the cause of the collapse of the retaining wall. The method used in this analysis uses finite element method with PLAXIS 2D Software. Analysis results safety factor = 1.437, displacement  = 52 cm, displacement  on the left foundation = 9 cm and displacement  on the right foundation = 8 cm. The foundation undergoes a movement that causes the top of the foundation experiencing greater displacement and then lead to collapse.Keywords: retaining wall, collapse, displacement
Analisis Teknis Operasional Light Rail Transit Kota Bandung Afif Nur Muhammad; Sofyan Triana
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 3, No 4: Desember 2017
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v3i4.36

Abstract

ABSTRAKJumlah permintaan masyarakat akan transportasi dari tahun ke tahun mengalami peningkatan sehingga volume kendaraan semakin padat dan menyebabkan terjadinya kemacetan. Untuk mengatasi hal tersebut pemerintah Kota Bandung membangun suatu sistem baru berupa transportasi massal berbasis rel yaitu Light Rail Transit (LRT). Data yang digunakan diperoleh dari Dinas Perhubungan Kota Bandung. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain potensi demand pada Tahun 2020, headway, load factor, waktu sirkulasi, kapasitas lintas dan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA). Berdasarkan hasil analisis operasional diperoleh total pergerakan Tahun 2020 sebesar 1.508 penumpang per hari, nilai headway sebesar 251 menit dari Stasiun Babakan Siliwangi s.d. Stasiun Leuwipanjang ataupun dari arah sebaliknya, load factor tertinggi sebesar 79%, waktu sirkulasi sebesar 54,72 menit, dan dengan nilai headway tersebut jumlah kereta yang dapat beroperasi sebesar 6 KA/hari.Kata kunci: LRT, demand, headway, load factor ABSTRACTThe number of people demand for transportation from year to year has increase so that the volume of vehicles getting crowded and led to traffic jams. To overcome this the Government of Bandung to build a new system of rail-based mass transportation that is Light Rail Transit (LRT). The data was obtained from Bandung Transportation Departement. Analyzes conducted in this study include potential demand in Year 2020, headway, load factor, circulation time, cross capacity and railway travel graph. Based on operational analysis results obtained total movement of 2020 for 1,508 passengers per day, headway value of 251 minutes from Babakan Siliwangi Station to Leuwipanjang Station or from the opposite direction, the highest load factor of 79%, a circulation time of 54.72 minutes, and with the headway value the number of trains that can operate is 6 KA/day.Keywords: LRT, demand, headway, load factor
Implementasi Konsep Green Campus di Kampus Itenas Bandung Berdasarkan Kategori Tata Letak dan Infrastruktur Nur Diyanti Santoso; Emma Akmalah; Ira Irawati
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 3, No 4: Desember 2017
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v3i4.139

Abstract

ABSTRAKGreen campus merupakan konsep yang mendukung pembangunan berkelanjutan dan  lahir dari kesadaran manusia akan pentingnya berbagai kegiatan ramah lingkungan di lingkungan kampus. Kampus dinilai sebagai sarana yang tepat untuk mempromosikan konsep pembangunan yang berkelanjutan kepada civitas academica dan juga masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konsep green campus dalam kategori tata letak dan infrastruktur di kampus Itenas. Observasi, pengukuran, dan wawancara  dilakukan untuk mendapatkan data yang diperlukan, sedangkan untuk pengolahan data digunakan  metode scoring dan mixed method research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Itenas mendapatkan poin sebesar 730 poin dari poin maksimalnya yaitu 1500 poin. Secara keseluruhan, kekurangan yang Itenas miliki adalah lahan yang kurang untuk tanaman hutan, ruang terbuka yang kurang dapat dimanfaatkan secara maksimal, dan area yang tidak dapat diresapi air yang cukup besar. Kata kunci: green campus, tata letak dan infrastruktur, scoringABSTRACTGreen campus is a concept that support sustainable development and come from human awareness about the importance of varied eco-friendly activities in campus. Campus is considered to be a proper place to promote sustainable development concept  implementation to its community and surrounding society. This research aims to examine about the implementation of the green campus concept in the category of setting and infrastructure at the Itenas campus. Observation, measurement, and interview were conducted to gather required data, and scoring as well as mixed method were used for data processing and analysis. The results showed that  Itenas earned 730 points from its maximum points of 1500 points. In general, the shortcomings that Itenas has are inadequate area for forest vegetation, open space that can not be utilized optimally, and large area on campus covered in non retentive surface. Keywords: green campus, setting and infrastructure, scoring

Page 3 of 3 | Total Record : 26