cover
Contact Name
Ade Kurniawan
Contact Email
mandalikapermata@gmail.com
Phone
+6282340701519
Journal Mail Official
mandalikapermata@gmail.com
Editorial Address
JL. KH. Mansyur VI No 9 Dasan Sari Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mandalika Education
ISSN : -     EISSN : 29873614     DOI : 10.36312/madu
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ilmiah Mandalika Education terbit 2 kali setahun pada bulan April dan Oktober. Jurnal Ilmiah Mandalika Education berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian di Bidang Pendidikan, Sains, Ilmu Terapan, dan Ilmu Sosial. Jurnal Ilmiah Mandalika Education di terbitkan oleh Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025): OKTOBER" : 9 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPAS PADA SISWA KELAS IV SDI MALAMUDE Sopo, Adriana Wea; Lawe, Yosefina Uge; Sito, Maria Anisiata
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 3 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penyebab kurangnya minat belajar siswa pada pembelajaran IPAS kelas IV SDI Malamude serta mengusulkan solusi yang dapat meningkatkan minat belajar mereka. Model pembelajaran berbasis masalah adalah pendekatan yang mengarahkan siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran melalui pemecahan masalah nyata. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDI Malamude. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan minat belajar IPAS siswa ditunjukkan dengan data pada siklus I siswa yang tekun adalah 11 orang atau 61, 1%, yang memiliki rasa ingin tahu sebanyak 15 orang atau sejumlah 83,3%, kerja sama sejumlah 13 orang atau sejumlah 72,2%, yang berdisiplin sejumlah 13 orang atau sebanyak 72,2% . Pada siklus II siswa yang tekun adalah 17 orang atau sejumlah 94,4%, yang memiliki rasa ingin tahu 26 orang atau sejumlah 88,9%, kerja sama sejumlah 17 orang atau sejumlah 94,4%, dan yang berdisiplin sejumlah 17 orang atau sebanyak 94,4%. Temuan ini mengindikasikan bahwa model pembelajaran berbasis masalah dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.
PERAN ETNOMATEMATIKA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA KURIKULUM 2013 Melkior Wewe; Heldiana Kori Yusman
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 3 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.169

Abstract

This study aims to describe the function of ethnomathematics in learning mathematics in the 2013 curriculum. This research uses library research, observation and documentation as its methods. Secondary data is information that has been collected and examined from various sources including research reports, books, journals, websites, and other related materials and pays attention to accurately data regarding ethnomathematics in learning mathematics. The three stages of data analysis used in this research are organization, synthesis, and identification. (1) Ethnomathematics helps the preservation and continuation of cultural traditions in mathematics education, according to research findings. (2) Because ethnomathematics is related to the notion of mathematics in society, it can be taught along with traditional mathematics. (3) Because it allows students' experiences as members of cultural communities to have contextual meaning, ethnomathematics in culture-based mathematics learning will be an interesting, entertaining, and novel learning approach.
UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA OPERASI HITUNG BILANGAN BERPANGKAT DUA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DI KELAS V SDN 078553 ORLIN Zebua, Zamaeli
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 3 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i2.216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas V di SDN 078553 Orlin dalam operasi hitung bilangan berpangkat dua dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari empat pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 20 siswa, terdiri atas 12 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Data dikumpulkan menggunakan tes pemahaman sebagai instrumen utama, serta dilengkapi dengan lembar observasi dan jurnal refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa terkait materi yang diajarkan. Pada akhir Siklus I, sebanyak 60% siswa berhasil mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), dengan peningkatan nilai rata-rata dari 58 menjadi 68. Setelah dilakukan perbaikan pada Siklus II, persentase siswa yang mencapai KKM meningkat menjadi 85%, dan nilai rata-rata siswa mencapai 78. Selain itu, keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran meningkat, yang ditandai dengan antusiasme dan kepercayaan diri lebih tinggi saat berpartisipasi dalam eksplorasi dan diskusi. Temuan ini memperkuat penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa Discovery Learning efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika serta partisipasi siswa. Penggunaan media visual juga mendukung siswa dalam memahami bilangan berpangkat dua dengan lebih mendalam. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa Discovery Learning adalah pendekatan yang efektif untuk memperkuat pemahaman dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merekomendasikan agar model ini dieksplorasi lebih lanjut pada topik matematika lain dan diterapkan pada jenjang pendidikan yang berbeda
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MENGGUNAKAN MEDIA CERITA BERGAMBAR DI KELAS III SDN 075044 SOEWE Zebua, Sediani
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 3 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i2.218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas III SDN 075044 Soewe melalui penggunaan media buku cerita bergambar. Desain penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan empat siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan membaca, observasi partisipasi siswa, serta wawancara dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan buku cerita bergambar efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa. Pada siklus pertama, terjadi peningkatan rata-rata skor kemampuan membaca dari 60 menjadi 70, atau sebesar 16,7%. Peningkatan ini berlanjut hingga siklus keempat dengan skor mencapai 90. Selain itu, jumlah siswa yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan membaca juga meningkat secara bertahap, dari 7 siswa sebelum intervensi menjadi 15 siswa pada akhir siklus. Peningkatan juga tercatat pada keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi siswa, yang tercapai melalui diskusi dan analisis teks yang dipandu oleh guru. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media cerita bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca, partisipasi aktif, dan keterampilan berpikir kritis siswa secara signifikan. Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan sebagai salah satu strategi pembelajaran membaca di sekolah dasar.
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS 5 DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI SD NEGERI 077786 TUHEMBARUZO MELALUI METODE PEMBELAJARAN INOVATIF Lawolo, Gesman Jaya
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 3 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i2.219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas 5 dalam pembelajaran IPAS di SD Negeri 077786 Tuhembaruzo, Kecamatan Bawolato, dengan menerapkan metode pembelajaran inovatif, yaitu Project-Based Learning (PjBL) dan gamifikasi. Minat belajar merupakan faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan akademik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melibatkan 23 siswa yang terdiri dari 12 laki-laki dan 11 perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta angket untuk mengukur minat belajar sebelum dan setelah intervensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum penerapan intervensi, minat belajar siswa tergolong rendah, yang diindikasikan oleh rendahnya partisipasi dan keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Setelah penerapan PjBL dan gamifikasi, terjadi peningkatan yang signifikan dalam minat dan keterlibatan siswa. Observasi menunjukkan siswa lebih aktif berpartisipasi dalam diskusi dan kegiatan kelompok, sementara wawancara mengungkapkan tanggapan positif terhadap metode pembelajaran yang digunakan. Hasil angket menunjukkan peningkatan skor minat belajar siswa setelah intervensi.Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode PjBL dan gamifikasi efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas 5. Oleh karena itu, disarankan bagi guru untuk terus mengembangkan dan menerapkan metode pembelajaran inovatif, serta untuk melibatkan orang tua dalam mendukung proses belajar anak.
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPA MENGGUNAKAN MEDIA ALAM SEKITAR UNTUK BELAJAR EKOSISTEM PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 078136 BOTOGO'O Ndraha, Salman Saleh Sentosa
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 3 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i2.220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan pemahaman belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada siswa kelas IV SD Negeri 078136 Botogo'o melalui penerapan pembelajaran ekosistem yang memanfaatkan media alam sekitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 20 siswa kelas IV yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, kuesioner minat belajar, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat belajar siswa, dari 50% pada awal siklus menjadi 85% pada akhir siklus ketiga. Selain itu, tingkat pemahaman siswa terhadap konsep ekosistem juga mengalami peningkatan, ditunjukkan dengan meningkatnya persentase siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dari 40% pada siklus pertama menjadi 80% pada siklus ketiga. Berdasarkan hasil penelitian ini, penggunaan media alam sekitar dalam pembelajaran ekosistem terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Disarankan agar guru mempertimbangkan penggunaan media alam sekitar untuk membuat pembelajaran IPA lebih menarik dan relevan bagi siswa.
ANALISIS SOAL BERBASIS KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PADA MATERI LINGKARAN Malalina; Firma Yenni, Rika
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 3 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i2.221

Abstract

Penggunaan soal yang mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi sangat penting dalam pendidikan karena dapat meningkatkan pola pikir, pemahaman masalah, serta kemampuan menyelesaikan soal matematika secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis soal kemampuan berpikir tingkat tinggi materi lingkaran. Metode penelitian ini menggunakan deskriftif kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah satu soal yang mengandung kemampuan berpikir tingkat tinggi yang mengandung tiga pertanyaan soal dengan materi lingkaran yaitu menentukan panjang lilitan minimal. Subjek peneitian ini adalah peserta didik SMP Tamansiswa Palembang yang berjumlah 3 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar instrumen soal. Analisis data dilakukan untuk mendapatkan pemahaman peserta didik terhadap soal kemampuan berpikir tingkat tinggi. Hasil penelitian peserta didik telah menunjukkan kemampuan yang baik dalam menyelesaikan soal kemampuan berpikir tingkat tinggi Peserta didik teah mampu untuk menganalisis, mengevaluasi dan mengkreasi. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa peserta didik telah menunjukkan kemampuan yang baik dalam menyelesaikan soal kemampuan berpikir tingkat tinggi. Meskipun peserta didik mampu menyelesaikan soal tersebut, peserta didik masih memerlukan ketelitian dalam memahami dan menyelesaikan soal.
PENGEMBANGAN LKPD BERDIFERENSIASI PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS BERBASIS TAKSONOMI BLOOM Juliangkary, Eliska; Pujilestari; Sri Yuliyanti
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 3 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v3i2.238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berdiferensiasi berbasis Taksonomi Bloom pada materi persamaan garis lurus untuk siswa kelas VIII SMP. Pengembangan dilakukan menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model Design-Based Research (DBR), melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, validasi ahli, uji coba terbatas, dan evaluasi. LKPD dirancang untuk mengakomodasi keragaman tingkat kognitif siswa dari C1 hingga C6, serta mengintegrasikan elemen pembelajaran kontekstual, visual, dan interaktif. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa LKPD memenuhi kelayakan isi, kebahasaan, dan konstruksi. Untuk mengukur efektivitas, digunakan desain kuasi-eksperimen dengan membandingkan hasil pretest dan posttest antara kelompok eksperimen yang menggunakan LKPD dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan nilai rata-rata siswa dari 61,2 menjadi 83,4, serta peningkatan proporsi siswa yang mencapai nilai ≥75 dari 26,6% menjadi 80%. Data observasi juga menunjukkan tingginya keterlibatan siswa dari berbagai tingkat kemampuan. LKPD berdiferensiasi ini terbukti mampu meningkatkan keterlibatan kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa, khususnya pada kelompok dengan kemampuan rendah dan sedang. Dengan demikian, LKPD yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran matematika yang inklusif dan adaptif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
EKSPLORASI HUBUNGAN ANTARA LITERASI NUMERASI, LITERASI FINANSIAL DAN EFIKASI DIRI MATEMATIKA PADA MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA Amalia Permata, Reny; Kurniawan, Ade; Zatadini, R.A. Diva
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 3 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v3i2.252

Abstract

Literasi numerasi dan literasi finansial merupakan kompetensi penting yang perlu dimiliki oleh mahasiswa calon guru matematika dalam menghadapi tantangan kehidupan dan pembelajaran abad ke-21. Literasi numerasi berperan dalam kemampuan memahami dan menggunakan informasi kuantitatif, sedangkan literasi finansial berkaitan dengan pengambilan keputusan keuangan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara literasi numerasi, literasi finansial dan efikasi diri matematika mahasiswa calon guru matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen tes literasi numerasi dan angket literasi finansial. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang tidak signifikan antara literasi numerasi, literasi finansialdan efikasi diri matematika mahasiswa calon guru matematika. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran matematika di LPTK perlu dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan numerasi dan efikasi diri, tetapi juga perlu mengintegrasikan konteks finansial secara eksplisit agar literasi finansial mahasiswa calon guru matematika dapat berkembang secara optimal.

Page 1 of 1 | Total Record : 9