cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia
ISSN : 14116502     EISSN : 27228649     DOI : -
Memuat informasi ilmiah bidang kimia dan pendidikan kimia berupa hasil penelitian, telaah pustaka, opini, makalah teknis, dan kajian buku
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2010)" : 8 Documents clear
Efektivitas Dess-Martin Periodinan Sebagai Pengoksidasi Alkohol Kiral Menjadi Aldehid Muharram .
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.212 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v11i1.335

Abstract

ABSTRAKDess-Martin Periodinan atau 1,1,1-triasetoksi-1,1-dihidro-1,2-benziodoksol-3(1H)-on merupakan pengosidasi yang stereoselektif dan mudah disintesis dengan bahan awal yang murah. Telah dilakukan oksidasi terhadap berbagai alkohol primer kiral menjadi aldehid dengan menggunakan Dess-Martin Periodinan sebagai oksidator. Konfigurasi atom C kiral pada alkohol sama dengan konfigurasi atom C kiral pada aldehid. Hasil oksidasi memperlihatkan rendemen yang tinggi, yaitu rata-rata di atas 90%. Senyawa 2(S)-metilhept-6-ena1 dan 2(R)-Metilhept-6-enal yang memiliki rendemen tertinggi dan yang terendah adalah (R)-(-)-2-fenilpropanal.Kata Kunci: Dess-Martin periodinan, Alkohol Kiral, StereoselektifABSTRACTDess-Martin Periodinane or 1,1,1-triacetoxy-1,1-dihydro-1,2-benziodoxol-3(1H)-one is the stereoslective oxidant and it is easy synthesized from the inexpensive material start. Some aldehyde was obtained from chiral primery alcohol with Dess-Martin Periodinane oxidant. The configuration of C-chiral in alcohol is not different with configuration of C-chiral in aldehyde. The oxidation products is obtained in high yields, namely more than 90%. 2(S)-methylhept-6-ena1 and 2(R)-methylhept-6-enal are the highest yields and (R)-(-)-2-phenylpropanal is the lowest yields.Key Word: Dess-Martin periodinane, Chiral Alchohol, Stereoselective
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Hiperteks pada Materi Struktur Atom dan Sistim Periodik Army Auliah; Iwan Dini
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.674 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v11i1.355

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan merancang media pembelajaran berbasis hiperteks pada materi pokok Struktur Atom dan Sistim Periodik. Rancangan media yang telah dibuat divalidasi oleh tiga orang ahli dan diujicoba terbatas pada siswa kelas X1 SMAN I Bajeng. Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran berbasis hiperteks berupa courseware pada materi struktur atom dan Sistim Periodik dalam bentuk compact disk (CD). Hasil uji coba dan validasi courseware menunjukkan bahwa media ini valid dan sangat diminati oleh siswa. Kata kunci: Media Pembelajaran Kimia, hiperteks, Hasil belajar ABSTRACTThis study was development research that aimed to construct chemical instruction media based on hypertext on Structure Atom and Periodic System material. The construction of media that has been made is validated by three valuators and tried out on students’ class X1 of SMAN I Bajeng. This research produces instruction media based on hypertext as a courseware of Atomic Structure and Periodic System material in Compact Disk (CD). The try out and validation result shows that this media is valid and more interested by students.Key words: chemistry Learning Media, Hypertext, Learning Achievement
Pengaruh Kemasan Terhadap Lama Penyimpanan Makanan Khas Tradisional Bugis-Makassar ”BAJE” Sitti Faika; Muhammad Syahrir; Muhammad Danial
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v11i1.387

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen di laboratorium dengan menggunakan uji organoleptik, berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa  makanan Baje yang dikemas dengan plastik memiliki lama penyimpanan lebih lama dibanding dengan lama penyimpanan makanan yang dikemas dengan daun pisang kering dan daun jagung kering serta  kertas minyak. Makanan yang dikemas dengan plastik memiliki umur simpan selama 5 hari dengan kondisi rasa manis, warna, aroma, dan tekstur cenderung stabil. Sedang makanan yang dikemas dengan daun pisang kering, daun kulit jagung, dan kertas minyak hanya dapat dilakukan penyimpanan makanan khas Bugis-Makassar ”Baje’  masing-masing  4 dan 5 hari dan cenderung menjadi tidak stabil. Kelebihan dari Baje yang dikemas dengan daun jagung dan daun pisang kering cukup digemari atau disukai warnanya oleh panelis dengan masing-masing 57,14 % suka dan  64,29 % sangat suka pada hari pertama uji coba tetapi sudah mulai berkurang tingkat kesukaan panelis pada hari ketiga dan kelima uji coba. Kata kunci; Baje, kemasan makanan, makanan tradisional ABSTRACT This research is a laboratory experiment using sensory test, according to the research results that Baje foods  are packed with plastic  has a longer storage time compared with the old food storage is packed with dried banana leaves and dry corn leaves  and paper oil. Foods that are packaged with plastics have a shelf life of over five days with the condition of the sweet taste, color, flavor, and texture tend to be stable. The food was packed with dried banana leaves, corn leaves, bark, paper oil can only be carried out larder typical Bugis-Makassar "Baje 'respective fourth and fifth days and tends to become unstable. Baje excess of maize leaves are packed with dried banana leaves and seemed very popular, or preferred color by each panelist with 57.14% and 64.29% prefer really like on the first day of trial, but had begun to decrease the level of the panelist's favorite on the third day and fifth trials. Key words; Baje, packaged food, traditional food
Pemanfaatan Zeolit dan Bokashi Ampas Tahu untuk Menekan Konsentrasi Logam Berat pada Tanah Podsolik Merah Kuning di Soroako Nur Anny Suryaningsih Taufieq
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.273 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v11i1.348

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian menentukan kemampuan zeolith dan bokashi ampas tahu menekan konsentrasi logamm berat di dalam lahan Podsolik Merah Kuning di Soroako. Kombinasi dua perlakuan menjadi model untuk meningkatkan mutu tanah podsolik merah kuning. Penelitian eksperimen ini menggunakan rancangan acak dengan tiga perlakuan. Perlakuan pertama tanpa zeolit dan bokasi ampas tahu sebagai kontrol. Kedua, zeolit dengan dosis 2 ton/ha dan bokasi ampas tahu 6 ton/ha. Ketiga, dosis yang sama tapi ditambahkan, pupuk N 100 g/ha, P 100 g/ha. Riset sedang menggunakan tiga blok dan suatu blok terdiri dari tiga plot masing-masing plot ukuran 1m x 2m. Data dianalisa dengan analisis varians dan disimpulkan bahwa penambahan zeolith 2 tons/ha dan bokashi ampas tahu 6 tons/ha efektif untuk mengurangi kadar nikel di dalam lahan dari 2.6% menjadi 1.4%; pnurunan al-dd tanah dari 0.645 cmol/kg menjadi 0.02 cmol/kg mengurangi Fe dalam lahan dari 24.58 ppm menjadi 15.32 ppm.Kata Kunci: bokashi, logam berat, tanah podsolik merah kuning, zeolit ABSTRACTThe aim of the study was to find out the ability of zeolith and bokashi of tofu waste to reduce heavy metal concentration in Yellow Red Podsolic soil. The combination of two treatments is the model to improve quality of marginal land. This research is an experimental, using Group Random Design with three treatments and three repetations. The first treatment was without zeolith and bokashi of tofu waste (control). The second treatment was zeolith with dosage 2 tons/ha and bokashi of tofu waste with dosage tons/ha. The third treatment was zeolith with dosage 2 tons/ha, bokashi of tofu waste with dosage 6 tons/ha, fertilizer of P with dosage 100 g/ha and fertilizer of N with dosage 100 g/ha. The research was using three blocks, a block consist of three plots. Each plot has size 1m x 2m. The data was analyzed by analysis of variance. The research result can be concluded that in general zeolith treatment of 2 tons/ha and bokashi of tofu waste of 6 tons/ha is effective to reduce nickel content in soil from 2.6% to 1.4%; decrease soil Al-dd from 0.645 cmol/kg to 0.02 cmol/kg;and reduce Fe content in soil from 24.58 ppm to 15.32 ppm.Key words: bokashi, heavy metal, yellow red podsolic soil, zeolith
Isolasi Steroid dari Ekstrak Metanol daun Bluntas (Plucea Indica L) Taty Sulastry; Nilam Kurniawati
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.074 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v11i1.388

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi steroid dari ekstrak methanol daun bluntas (Plucea Indica L). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan sampel penelitian diambil dari Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. Senyawa Steroid diperoleh dengan cara maserasi, Fraksinasi, Pemurnian dan identifikasi. Identifikasi senyawa dilakukan dengan Uji pereaksi Liebermann-Buchard, Uji Titik Leleh dan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa yang diperoleh dari daun Bluntas berupa Kristal putih berbentuk jarum dengan trayak titik leleh 120-1220C, Uji KLT dengan tiga system eluen yaitu eluen Kloroform: n-Heksan ( 9:1 )  Rf = 0,3 ; n-Heksan: etilacetat ( 7:3 ), Rf = 0,5 ; Kloroform ; etiacetat (5;5 ), Rf = 0,7 dan Kristal bereaksi positif dengan pereaksi Liebermann-Buchard memberikan warna hijau. Jadi senyawa yang diperoleh dari ektraks motenol daun bluntas diduga adalah senyawa sterol. Kata Kunci : Steroid, bluntas ABSTRACT This study aimed to isolate and identify the steroids from the methanol extract of bluntas leave (Plucea Indica L). This research is experimental research with research samples taken from the District Bontonompo Gowa. Steroid compounds were obtained by maceration, fractionation, purification and identification. Identification of compounds was done by Liebermann-Buchard test reagent, the melting point test and Thin Layer Chromatography (TLC of). The results showed that the compound obtained from the leaves Bluntas form of white needle-shaped crystals with a melting point trayak 120-1220C, Test TLC with eluent system tida ie Chloroform eluent: n-hexane (9:1) Rf = 0.3, n-hexane : etilacetat (7:3), Rf = 0.5; Chloroform; etiacetat (5,5), Rf = 0.7 and Crystal positive reaction with Liebermann-Buchard reagent gives a green color. These compounds can be predicted as sterol compounds.So Coumpound that obtaind from the methanol ekstraks of leafes is a coumpuon suspected of sterol Key Word: steroid, bluntas
Pengaruh Umur Biakan Acetobacter Cylinum terhadap Rendemen Nata Aren Hartati .; Muhiddin Palennari
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.854 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v11i1.390

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur starter terhadap rendemen nata nira aren. Penelitian ini terdiri dari 3 perlakuan yaitu perlakuan A1 (umur biakan 4 hari), A2 (umur biakan 6 hari), A3 (umur biakan 8 hari). Data yang diperoleh dengan variasi (uji F) untuk melihat pengaruh pada taraf kepercayaan α = 0,01. Bila hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh perlakuan maka pengujian dilanjutkan dengan uji BNT α  = 0.01. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur starter berpengaruh sangat nyata terhadap rendemen nata yang dihasilkan  dengan rendemen tertinggi pada perlakuan A1 (umur starter 4 hari) = 34,64 %. Sedangkan A2 dan A3 menghasilkan rendemen lebih rendah masing-masing 24,45%  dan 26,19%. Hasil penelitian ini diharapkan memberi informasi kemasyarakat khususnya yang memiliki potensi daerah pohon aren, agar dapat membuat nata dengan bahan dasar aren. Jadi aren yang diperoleh bukan hanya sebagai minuman segar atau dibuat gula tapi dapat dihasilkan nata aren dalam rangka peningkatan pendapatan petani aren. Kata kunci; Umur biakan, Acetobacter cylinum, Nata ABSTRACT This research aim to know the influence old age the starter to rendemen nata nira of sugar palm. This research is consisted of 3 treatment that is treatment A1 (breeding age 4 day), A2 (breeding age 6 day), A3 (breeding age 8 day). Data obtained with the variation of test F to see the influence of at belief level α = 0,01. If result of research showing is existence of treatment influence hence examination continued with the test BNT α = 0,01. Result of research indicate that the starter age have an effect on very real to rendemen nata yielded by rendemen is highest at treatment A1 (starter age 4 day) = 34,64 %. While A2 and A3 yield the lower rendemen each 24,45 % and 26,19 %.Result if this research is expected to give the information to society specially which owning of potency of area of sugar palm tree, so that be can make the nata with the elementary substance of sugar palm. So the sugar palm obtained not merely as pick me up or made a sugar but can be yieled by nata of sugar palm in order to increase of earnings os sugar palm farmer. Key word: Old age the breeding, Acetobacter cylinum, nata
Integrasi Model Pembelajaran Kimia Berbasis Teknologi Informasi dan Hiperteks Eda Lolo Allo; Sumiati Side; Anna Permanasari; Agus Setiabudi
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.243 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v11i1.358

Abstract

ABSTRAKPenelitian pengembangan telah dilakukan untuk menemukan model-model perkuliahan kimia berbasis hipeteks, dan dikembangkan dengan memperhatikan upaya peningkatan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Model perkuliahan dikembangkan interaktif dengan memanfaatkan software Swish Max2. Pengembangan model diawali dengan analisis konsep dan analisis keterampilan berpikir kritis yang potensial dikembangkan dalam perkuliahan. Hasil analisis menunjukkan sedikitnya ada lima pokok bahasan yang tingkat abstraksinya tinggi, yaitu elektrokimia, kesetimbangan kimia, larutan, energetika dan kinetika kimia. Jenis konsep yang teridentifikasi adalah konsep konkrit, konsep berdasarkan prinsip, konsep abstrak dengan contoh konkrit, dan konsep abstrak. Sementara itu, keterampilan berpikir kritis yang dapat dikembangkan dalam perkuliahan adalah (1) Mengidentifikasi/ merumuskan pertanyaan. (2) Mengidentifikasi kesimpulan, mengidentifikasi alasan yang dikemukakan, mengidentifikasi alasan yang tidak dikemukakan, menemukan persamaan dan perbedaan, mengidentifikasi hal yang relevan, menemukan struktur/rumus, merangkum. (3) Menjawab pertanyaan mengapa, menjawab pertanyaan tentang alasan utama, menjawab pertanyaan tentang fakta. (4) Menyesuaikan dengan sumber, memberikan alasan, kebiasaan berhati-hati. (5) Melaporkan berdasarkan pengamatan, melaporkan generalisasi eksperimen, mempertegas pemikiran, mengkondisikan cara yang baik. (6) Menginterpetasikan pertanyaan. (7) Menggeneralisasikan, meneliti. (8) Menerapkan prinsip/rumus, mempertimbangkan alternatif. (9) Menentukan strategi terdefinisi, menentukan definisi materi subyek. (10) Mengidentifikasi asumsi dari alasan yang tidak dikemukakan, mengkonstruksi pernyataan. (11) Merumuskan masalah, memilih kriteria untuk mempertimbangkan penyelesaian, merumuskan alternatif penyelesaian, menentukan hal yang dilakukan secara tentative, merangkum dengan mempertimbangkan situasi lalu memutuskan. (12) Menggunakan strategi logis Kata kunci: Model Pembelajaran Kimia, Teknologi Informasi, HiperteksABSTRACTThe research and development has been done to find models courses using hypertext model, and developed with attention to improve the mastery of concepts and critical thinking skills of students. The models were developed interactively on using Swish Max2 software. The development of models was begun with the concept analysis and critical thinking skills analysis those potentially developed in the course. The results of the analysis showed there were at least five subjects those had high level abstraction, namely electrochemistry, chemical equilibrium, solution, energetic and chemical kinetics. Types of concept those identified were concrete concept, concept based on principles, abstract concept with concrete examples and abstract concept. Meanwhile, critical thinking skills that can be developed in h course are 1) Identifying or formulating question; (2) Identifying conclusions, identifying reasons, seeing similarities and differences, identifying and handling irrelevance, seeing the structure of an argument and summarizing; (3) Answering the why question, primary reason question, and question with fact; (4) Judging the credibility of a source, ability to give reasons, careful habits; (5) Report by observer, report generalize experiment, and conditions of good access; (6) Question interpretation; (7) generalizing, researching; (8) Using principle/formula, considerate of alternative; (9) Determining define strategy, determining define subjects; (10) Identifying assume of not presented reason, construction of question; (11) Define the problem, select criteria to judge possible solutions, formulate alternative solutions, tentatively decide what to do, review, taking into account the total situations, and decide; (12) Using logical strategies.Key words: Chemistry models of teaching, Information Technology (IT), Hypertext
Penerapan Pembelajaran DRILL untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Mahasiswa Jurusan Kimia FMIPA UNM pada Perkuliahan Kimia Fisik 2 Tahun Akademik 2008/2009 Jusniar .; Sumiati Side
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v11i1.386

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk menemukan langkah-langkah pembelajaran DRILL yang dapat  meningkatkan aktivitas belajar mahasiswa semester IV program studi pendidikan kimia tahun akademik 2008/2009. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester IV kelas B program studi pendidikan kimia Jurusan Kimia FMIPA UNM sebanyak 40 mahasiswa. Data yang terkumpul dianalisis berdasarkan indiktor keberhasilkan sebagai kriteria keberhasilan penerapan pembelajaran yakni siswa dalam mengikuti proses pembelajaran paling sedikit 60% terlibat aktif seperti mengerjakan latihan terstruktur yang diberikan dalam bentuk work sheet, bertanya, meminta bimbingan pada dosen, mengerjakan soal pada white board, mengeluarkan pendapat (memberikan penjelasan tentang konsep penyelesaian latihan/soal) dan sebagainya. Kriteria keberhasilan dilihat dari tingkat pemahaman mahasiswa adalah pada setiap tes siklus (setiap selesai 1 materi pokok) adalah 60% siswa memperoleh nilai lebih dari 64. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar yang ditunjukkan oleh mahasiswa mengalami peningkatan  dari siklus 1 (61,4%)  ke siklus 2 (71,8%). sedangkan untuk tingkat pemahaman mahasiswa pada siklus 1 yakni yang memperoleh nilai lebih dari 64 adalah sebesar 60,5% dan pada siklus 2 sebesar 70,7%. Kata Kunci: Pembelajaran Drill, Aktivitas belajar. ABSTRACT This classroom action research is aimed to find Learning Drill Steps that’s can increasing learning activity of the IV semester student of chemistry education academic year 2008/2009. The subject of the research are 40 students of the class B of the IV semester of chemistry Department FMIPA UNM. The datas has been collected analyzed  based on kinerja indicator as keberhasilan criterium of learning applied. That is less 60% active like; do structural training that is given by work sheet, ask question, ask guides from lecturer, solving problem on the white board, give opinion, etc. keberhasilan criterium can be seen by students’s comprehension level in every cycle that 60% get score 64. the research result shows that student’s activity increasing from 61,4 %  in cycle 1 to 71,8% in cycle 2. while comprehension level increasing from 60,5% to 70,7.% Key  Word : Learning  Drill, Learning  activity

Page 1 of 1 | Total Record : 8