cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia
ISSN : 14116502     EISSN : 27228649     DOI : -
Memuat informasi ilmiah bidang kimia dan pendidikan kimia berupa hasil penelitian, telaah pustaka, opini, makalah teknis, dan kajian buku
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 2 (2018)" : 10 Documents clear
Analisis Kualitatif Fitikomia Kandungan Flavonoid Ekstrak Kayu Sepang (Caesalpinia Sappan L.) dari Ekstraksi Metode Ultrasonic Assisted Solvent Extraction Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar; M. Yasser
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v19i2.12772

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isolat dari ekstrak kayu sepang dengan menguji keberadaan kandungan Flavonoid pada ekstrak. Isolasi dilakukan dengan melakukan ekstraksi menggunakan sonikator yaitu Ultrasonic-Assisted Solvent Extraction dengan menggunakan pelarut organik yaitu Etanol. Proses etanolik ini digunakan untuk mengisolasi senyawa flavonoid pada kayu sepang dengan menggunakan konsentrasi pelarut yang optimum dengan variasi konsentrasi pelarut 85%, 90%, 95%, dan 99% serta variasi lama waktu ekstraksi sonikasi yaitu 15 menit, 20 menit, dan 25 menit. Hasil ekstraksi akan dikarakterisasi menggunakan Gas Chromatography Mass Spectrometry (GCMS) dengan terlebih dahulu dikarakterisasi awal melalui kadar air, kadar abu, serta uji kualitataif dari ekstrak. Hasil yang diperoleh adalah kadar air dan kadar abu masing-masing adalah 6% dan 98%. Hasil uji kualitatif menunjukkan bahwa terjadi perubahan warna ekstrak yang mencirikan bahwa terdapatnya senyawa Flavonoid pada ekstrak kayu sepang. Ekstrak yang mendekati larutan kontrol adalah pada konsentrasi 90% dimana perubahan warna terjadi menjadi merah keunguan sama dengan larutan kontrol (Kuersetin). Kata kunci: Kayu Sepang, UASE, Brazilin ABSTRACT This study aims to identify isolates from sappan wood extracts by examining the presence of Flavonoid content in the extract. Isolation is done by extraction using sonicator that is Ultrasonic-Assisted Solvent Extraction by using organic solvent that is Ethanol. This ethanolic process is used to isolate flavonoid compounds in sappan wood by using optimum solvent concentration with 85%, 90%, 95%, and 99% solvent concentration variations and variation of time of sonication extraction ie 15 minutes, 20 minutes, and 25 minutes. The extraction results will be characterized using Gas Chromatography Mass Spectrometry (GCMS) by first characterized by water content, ash content, and qualitative test of the extract. The results obtained are water content and ash content are 6% and 98%. The result of qualitative test indicate that there is a change of color of extract which characterizes that the presence of Flavonoid compound in the extract of sappan wood. The extracts close to the control solution were at a 90% concentration where the color change occurred to purplish red as well as the control solution (Kuersetin). Keywords: Kayu Sepang, UASE, Brazilin
Pengaruh Penambahan NaOH Terhadap Produksi Gula Pereduksi dari Tongkol Jagung (Zea mays L.) oleh Aspergillus niger Norman Adi Husain; Taty Sulastry; Sudding Sudding
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v19i2.12779

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menggunakan tongkol jagung (Zea mays L.) yang jarang dimanfaatkan dan menjadi limbah untuk menghasilkan glukosa dengan mengoptimalkan kadar NaOH sebagai bahan untuk delignifikasi. Tahap-tahapnya meliputi preparasi sampel, proses delignifikasi, perbanyakan kapang Aspergillus niger, pembuatan larutan nutrisi, produksi enzim, ekstraksi enzim, uji aktivitas enzim selulase, hidrolisis sampel, dan analisis kadar glukosa. Kadar optimum NaOH yang digunakan untuk mendelignifikasi sampel tongkol jagung adalah 10% dengan rendemen sebesar 29,8800 %. Aktivitas enzim selulase sebesar 0,00372 U/mL. Kadar Glukosa yang dihasilkan pada proses hidrolisis tongkol jagung hasil delignifikasi NaOH 10, 15, 20, 25, dan 30 % masing-masing sebesar 14,269 x 103 mg.Kg-1; 9,404 x 103 mg.Kg-1; 11,982 x 103 mg.Kg-1; 11,310 x 103 mg.Kg-1; dan 12,254 x 103 mg.Kg-1. Kata kunci : Selulosa, tongkol jagung, delignifikasi, kadar glukosa ABSTRACT This study uses corn cobs (Zea mays L.) that barely use and become waste to produce glucose by optimizing the concentration of NaOH as a material for delignification. The stages include of sample preparation, delignification process, multiplication of Aspergillus niger, nutrient solution preparation, production of enzymes, extraction of the enzyme, cellulase enzyme activity assay, hydrolysis of samples, and analyzes concentration of glucose. Optimum levels of NaOH for delignification is 10% with a yield of 29.8800 %. Cellulase enzyme activity is about 0.00372 U/mL. Concentration of Glucose produced in the process of hydrolysis of corn cob delignificated with NaOH 10, 15, 20, 25, and 30% respectively of 14.269 x 103 mg.Kg-1; 9.404 x 103 mg.Kg-1; 11.982 x 103 mg.Kg-1; 11.310 x 103 mg.Kg-1; and 12.254 x 103 mg.Kg-1. Key word : Cellulose, corn cobs, delignification, glucose level
Pengaruh Media Laboratorium Virtual Berbasis Android Mobile terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Biologi FKIP Universitas Muslim Maros pada Mata Kuliah Teknik Laboratorium Pertiwi Indah Lestari; Rahmawati Rahmawati
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v19i2.12768

Abstract

ABSTRAK Media laboratorium virtual berbasis android mobile merupakan alternatif media untuk mengatasi kertebatasan sarana dan prasarana praktikum dengan menggunakan perangkat mobile berbasis android. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media laboratorium virtual berbasis android mobile terhadap hasil belajar mahasiswa biologi FKIP Universitas Muslim Maros. Jenis penelitian ádalah penelitian eksperimen dengan subyek penelitian yaitu mahasiswa program studi pendidikan biologi yang sedang menempuh mata kuliah teknik laboratorium pada semester genap (VI) tahun akademik 2017/2018 yang berjumlah 32 orang. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik pemberian pretest-postest untuk hasil belajar. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS Versi 20 for Windows. Dari hasil analisis data diperoleh sampel berdistribusi normal dengan ketentuan Sig (0,715) > α (0,05) untuk kelas kontrol dan Sig (0,927) > α (0,05) untuk kelas eksperimen. Signifikansi (Sig) Based on Mean adalah sebesar 0,358 > 0,05, menunjukkan varians kelas kontrol dan kelas eksperimen adalah sama atau homogen. Nilai t hitung dan nilai Sig (2-tailed = 0,003) < ½ α (0,05) maka Ho ditolak. Jadi ada pengaruh positif penerapan media laboratorium virtual berbasis android mobile terhadap hasil belajar mahasiswa. Kata kunci: Media Laboratorium Virtual, Android Mobile, hasil belajar ABSTRACT Virtual media laboratory based android mobile is an alternative media to overcome the limitations of practicum facilities. This study aimed to determine the effect of the virtual media laboratory based android mobile towards students’ learning outcomes majoring in Biology Education at Faculty of Teacher Training and Education the University of Muslim Maros. This study was an experiment research. The subjects of the research were Biology Education students who were enrolled on the laboratory course. The number of students who were joining this research were 32 students. They were at the fourth semester in academic year 2017/2018. This research used pretest-posttest design as the techniques of data collection to examine students’ achievement in learning. The collected data then were analyzed using normality, homogeneity, and hypothesis test by using SPSS 20.0 for windows device. From the data analysis, the result showed that normal distribution of the sample was Sig (0,715) > α (0,05) for the control class and Sig (0,927)> α (0,05) for the experimental class. Significance (Sig) Based on Mean was 0.358> 0.05, showing that the variance of the control class and the experimental class were the same or homogeneous. The t-value and the p-value were (2-tailed = 0.003)
Isolasi Dan Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak n-Heksana Tumbuhan Cakar Ayam (Selaginella plana Hieron) Mitamoriska Mitamoriska; Sumiati Side; Pince Salempa
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v19i2.12775

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak n-heksana tumbuhan cakar ayam (Selaginella plana Hieron). Penelitian dilakukan melalui beberapa tahap yaitu preparasi sampel, maserasi dengan metanol, partisi dengan n-heksana, fraksinasi, pemurnian, dan identifikasi. Isolat diperoleh dalam bentuk kristal jarum berwarna putih dengan titik leleh 128 – 1300C dan memberikan hasil positif pada pereaksi Lieberman-Buchard. Dan spektrum IR isolat menunjukkan adanya gugus -OH (3425,58 cm-1), CH3- dan -CH2- alifatik (2958,80 cm-1; 2929,87 cm-1; 2895,15 cm-1; dan 2866,22 cm-1), C=C alkena (1641,42 cm-1), CH3- dan -CH2- tekuk (1462,04 cm-1 dan 1377,17 cm-1), C-O (1058,92 cm-1), =C-H (962,48 cm-1). Berdasarkan data tersebut disimpulkan bahwa isolat yang diperoleh merupakan golongan steroid. Kata kunci : Isolasi, Selaginella plana Hieron, Metabolit Sekunder, Steroid ABSTRACT The purpose of this research was to isolate and identifed the secondary metabolite compound from n-hexane extract of Cakar Ayam (Selaginella plana Hieron) plants. This research was carried out in several steps, they were preparation of sample, maceration with methanol, partition with n-hexane, fractination, purification, and identification. The isolate obtaned was white crystal needle shaped with melting point to 128-1300C and gave positive respon to the Liebermann-Buchard test. The IR spectrum of the isolate showed the presence of -OH (3425,58 cm-1),CH3- and -CH2- alifatic (2958,80 cm-1; 2929,87 cm-1; 2895,15 cm-1; and 2866,22 cm-1),C=C alkena (1641,42 cm-1),CH3- and -CH2- bending (1462,04 cm-1 and 1377,17 cm-1), C-O (1058,92 cm-1),=C-H (962,48 cm-1). Based on those result, it was concluded that the isolate was a steroid compound. Keywords : Isolation, Selaginella plana Hieron, Secondary Metabolites, Steroid
Pengaruh Mind Mapping dalam Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X SMAN 1 Sukamaju Kabupaten Luwu Utara (Studi pada Materi Pokok Reaksi Redoks) Nurul Amanda Hirman; Army Aulia; Sugiarti Sugiarti
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v19i2.12780

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh mind mapping dalam pembelajaran koperatif tipe STAD terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukamaju. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukamaju yang berjumlah 9 kelas. Sampel penelitian adalah kelas X1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa masing-masing 24 orang. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah mind mapping dalam model pembelajaran koperatif tipe STAD sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar siswa pada materi pokok reaksi redoks. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa mind mapping dalam model pembelajaran koperatif tipe STAD berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukamaju Kabupaten Luwu Utara pada materi pokok Reaksi Redoks. Kata Kunci : mind mapping, koperatif tipe STAD, hasil belajar, reaksi redoks ABSTRACT This research is a quasi-experimental study which aims to determine the effect of mind mapping in cooperative learning type STAD on the learning outcomes of class X students of SMA Negeri 1 Sukamaju. The population of this study were the X grade students of SMA Negeri 1 Sukamaju which amounted to 9 classes. The research sample is class X1 as an experimental class and class X2 as a control class with a total of 24 students, respectively. The independent variable in this study is mind mapping in the STAD type cooperative learning model while the dependent variable is the student learning outcomes in the subject matter of the redox reaction. Data analysis uses descriptive and inferential statistics to test the research hypothesis. The results of the study concluded that mind mapping in the STAD cooperative learning model had a significant effect on the learning outcomes of class X students of SMA Negeri 1 Sukamaju, North Luwu Regency in the subject matter of the Redox Reaction. Keywords: Mind mapping, cooperative learning models of STAD, student achievement, redox reaction
Perbandingan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMAN 1 Patimpeng Kab. Bone yang Diajar dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dan Stad (Studi Pada Materi Pokok Ikatan Kimia) Reski Nurvayanti; Muh. Yunus; Ramdani Ramdani
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v19i2.12770

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian komparatif yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa Kelas X SMAN 1 Patimpeng Kab. Bone yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan tipe STAD. Desain penelitian yang digunakan adalah “two group, posttest-only design”. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Patimpeng Kab. Bone yang terdiri dari empat kelas dengan jumlah siswa keseluruhan 142 yang terdiri atas 107 perempuan dan 35 laki-laki. Sampel penelitian adalah kelas X3 sebagai kelas eksperimen I dan kelas X1 sebagai kelas eksperimen II dengan jumlah siswa masing-masing 36 orang. Kelas eksperimen I dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan kelas eksperimen II dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Variabel bebas pada penelitian ini adalah pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan pembelajaran kooperatif tipe STAD dan variabel terikatnya yaitu hasil belajar. Pengambilan data hasil belajar dilakukan dengan pemberian posttest. Data hasil belajar yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas Jigsaw yaitu 77,36 dan kelas eksperimen II yaitu 70,28. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t diperoleh nilai thitung = 3,52 dan pada taraf signifikan α = 0,05 dengan dk = 70 diperoleh ttabel = 1,66. Oleh karena thitung tidak terletak diantara –t dan +t, maka H1 diterima dan H0 ditolak. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas X SMAN 1 Patimpeng Kab Bone yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan STAD, dimana hasil belajar kelas eksperimen 1 (jigsaw) lebih tinggi dibandingkan hasil belajar kelas eksperimen 2 (STAD). Kata kunci :Jigsaw, STAD, hasil belajar. ABSTRACT This study is a comparative study that aims to determine differences in learning outcomes of students of Class X SMAN 1 Patimpeng Kab. Bone that learned with cooperative learning model of Jigsaw and STAD type. The study design used is "two groups, posttest only-design". The study population was the students of class X SMAN 1 Patimpeng Kab. Bone consists of four classes with a total number of 142 students consisting of 107 women and 35 men. The research while the sample is a class X3 as an experimental class 1 and class 2 X1 as an experimental class with the number of students in each 36 peoples. Experiment with class 1 learning with model Jigsaw type. And the experimental class 2 learned cooperative learning model STAD type. The independent variable in this study is the Jigsaw type of cooperative learning and cooperative learning STAD type and the dependent variable is the learning outcomes. Data results of learning performed by administering the posttest. Learning outcome data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The results of analysis showed the average value of student learning outcomes of Jigsaw class is 77.36 and the experimental class 2, namely 70.28. The results of hypothesis testing using t-test obtained by value t = 3.52 and at significant level α = 0.05 df = 70 obtained t table = 1.66. Therefore t is not located between -t and + t, then H0 and H1 accepted. It shows that there are differences in the results of class X student of SMAN 1 Patimpeng Kab Bone that learned with cooperative learning model STAD jigsaw type, where the results of experimental class 1 (jigsaw) higher than the results of experimental class 2 (STAD). Keywords: Jigsaw, STAD, learning outcomes
Perbandingan Antara Metode Kerja Kelompok Dengan Metode Drill dalam Model Pembelajaran Guided Discovery Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI MS SMA Negeri 3 Lau Maros (Studi Pada Materi Pokok Larutan Penyangga) Miftahul Jannah; Muhammad Danial; Suriati Eka Putri
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v19i2.12776

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan metode kerja kelompok dengan siswa yang dibelajarkan dengan metode drill dalam model pembelajaran guided discovery. Populasi penelitian berjumlah 6 kelas XI SMA Negeri 3 Lau Maros dengan jumlah total siswa sebanyak 198 orang. Penarikan sampel dilakukan dengan metode random sampling. Sampel penelitian terpilih yaitu kelas XI MS 2 (33 siswa) sebagai kelas eksperimen I yang diterapkan metode kerja kelompok dan kelas XI MS 3 (29) siswa sebagai kelas eksperimen II yang diterapkan metode drill. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design. Data hasil penelitian berupa hasil belajar dari hasil posttest kedua kelas dianalisis dengan uji t. Hasil analisis statistika inferensial diperoleh thitung>ttabel pada ═ 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan metode kerja kelompok dengan siswa yang dibelajarkan dengan metode drill dalam model pembelajaran guided discovery pada materi larutan penyangga Kata kunci: guided discovery, drill, kerja kelompok ABSTRACT This research was a quasi-experimental that aimed to know the learning outcome comparison between students who studied with group-work method and student who studied with drill method in guided discovery learning model. The research population was 6 classes of grade XI SMA Negeri 3 Lau Maros with 198 students in total number. Samples was determined using random sampling technique. The samples was XI MS 2 (33 students) as experiment class I that applied group-work methods and XI MS 3 (29 Students) as experiment class II that applied drill method. Research design is posttest only control group design. Research data is the posttest result as learning outcome data of both sample that analyzed using t test. The inferential statistics analysis resulted tcount
Pengembangan Penuntun Praktikum Kimia Organik pada Pembuatan Bioetanol Berbasis Lingkungan Rezky Wahyuni Cemang; Muhammad Jasri Djangi; Muhammad Anwar
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v19i2.12778

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang bertujuan untuk mengembangkan penuntun praktikum kimia organik pada pembuatan bioetanol berbasis lingkungan yang layak digunakan ditinjau dari kevalidan dan kepraktisan. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa kimia FMIPA UNM sebanyak 15 orang yang terdiri dari 3 orang laki-laki dan 12 orang perempuan. Proses pengembangan penuntun praktikum kimia organik pada pembuatan bioetanol berbasis lingkungan melalui lima fase, yaitu: (a) Fase Investigasi Awal, (b) Fase Perancangan, (c) Fase Realisasi/ Konstruksi, (d) Fase Tes, Evaluasi, dan Revisi, dan (e) Fase Implementasi, pada akhirnya dihasilkan suatu produk akhir berupa penuntun praktikum kimia organik pada pembuatan bioetanol berbasis lingkungan yang valid dan praktis. Penuntun yang dimaksud adalah penuntun yang memiliki perbedaan yang dapat dilihat dari bahan dan prosedur kerja dengan penuntun yang ada selama ini. Dalam penuntun yang dikembangkan tidak dituliskan secara langsung bahan yang digunakan dan prosedur kerja berupa pertanyaan-pertanyaan yang mengarahkan mahasiswa untuk melakukan kegiatan praktikum tanpa menuliskan langsung langkah-langkah kegiatan praktikum secara terperinci. Hasil validasi dan praktisi dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Data kevalidan penuntun praktikum dengan menggunakan lembar validasi menunjukkan rata-rata total kevalidan 3,27 yang termasuk ke dalam kategori valid; (2) Lembar keterlaksanaan aktivitas mahasiswa berada dalam kategori terlaksana dengan nilai M ̅ = 1,8 dan angket persepsi mahasiswa menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa memberikan persepsi positif terhadap penuntun praktikum yang digunakan dengan persentase sebesar 86,67% dari keseluruhan aspek-aspek yang ditanyakan, maka penuntun praktikum kimia organik pada pembuatan bioetanol berbasis lingkungan termasuk ke dalam kategori sangat praktis dari segi persepsi mahasiswa. Kata Kunci : Penelitian Pengembangan, Penuntun Praktikum, Model Plomp ABSTRACT This research is development that aim to develop the organic chemistry practical guidance on the manufacture of bioethanol based on environment that decent used in terms of validity and practicality. Subject in this research is students of Chemistry FMIPA UNM as much as 15 students with compotition 3 males and 12 females. The development of this practical guide was conducted through five phases, namely: (a) The Preliminary Investigation Phase, (b) Design Phase, (c) Realization/ Construction Phase, (d) The Test, Evaluation, and Revision Phase, and (e) Implementation Phase, in the end a final product in the form of guilding organic chemistry practical guidance on the manufacture of bioethanol based on environment was produced, which was valid and practical. Guidance in question is a guide that has a difference that can be seen from the material and working procedures with existing guidance all this time. In guilding the development is not written directly materials used and working procedures in the form of questions that direct students to undertake practical activities without writing directly measures detailed practical activities. This results of the validation and practitioners of this research indicated that: (1) Validation data practical guide use validation papers that show totally average 3,27 that mean valid; (2) Student activity sheets observation being in the category of permorming value of (M ) ̅= 1,8 and generally perception student about questionnaire showed that positive perception to practical guide that used with a percentace is 86,67% from all of aspects in question, then the organic chemistry practical guidance on the manufacture of bioethanol based on environment include in the category of very practical in terms of student’s perception. Key Words: Research and Development, Practical Guide, Plomp Model
Green Sintesis Nanopartikel Emas menggunakan Ekstrak Ubi Jalar Ungu (Ipomea batatas) M. Yasser; Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v19i2.12766

Abstract

ABSTRAK Nanopartikel emas telah berhasil disintesis menggunakan teknologi Green Sintesis memanfaatkan Ekstrak Ubi Jalar Ungu (Ipomea batatas) sebagai agen pereduksi emas menjadi nanopartikel emas. Secara fisika terbentuknya nanopartikel emas ditandai dengan perubahan warna ketika larutan emas direaksikan dengan pereduksi ekstrak Ubi Jalar Ungu dari kuning menjadi merah anggur. Selain itu pengukuran menggunakan Spektroskopi UV-Vis juga menunjukkan bahwa telah terbentuk nanopartikel emas yang ditandai dengan terbentuk puncak pada kisaran panjang gelombang 500 – 600 nm. Pengukuran nanopartikel emas yang dihasilkan pada berbagai variasi waktu menunjukkan bahwa nanopartikel emas yang dihasilkan cukup stabil terhadap waktu yang ditandai dengan puncak yang terbentuk pada kisaran 541 – 544 nm. Kata kunci: Nanopartikel Emas, Green Sintesis, Ubi Jalar Ungu, Spektroskopi UV-Vis ABSTRACT Gold nanoparticles have been successfully synthesized using Green Synthesis technology utilizing Purple Sweet Potato Extract (Ipomea batatas) as a reducing agent of gold into gold nanoparticles. In physics the formation of gold nanoparticles marked with a color change when a solution of gold reacted with the reducing Purple sweet potato extract from yellow to red wine. Measurements using UV-Vis spectroscopy also showed that gold nanoparticles have been formed which is characterized by peaks formed in the wavelength range of 500-600 nm. Measurement of the gold nanoparticles produced at various times showed that gold nanoparticles produced quite stable over time characterized by peaks formed in the range of 541-544 nm. Keywords: Gold Nanoparticles, Green Synthesis, Purple Sweet Potato, UV-Vis Spectroscopy
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI MIA2 SMA Negeri 1 Masamba melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Materi Pokok Asam Basa Nurul Hidayah; Halimah Husain; Netti Herawaty
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v19i2.12774

Abstract

ABSTRAK Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan berpikir kritis siswa melalui model Pembelajaran Berbasis Masalah pada siswa kelas XI MIA2 SMA Negeri 1 Masamba pada materi pokok asam basa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA2 yang berjumlah 29 orang. Data hasil penelitian diperoleh dari hasil observasi selama proses pembelajaran untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis proses dan nilai tes hasil belajar untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis produk. Disimpulkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis proses siswa adalah 67,24% dikategorikan tinggi, dengan rincian indikator: 1) memberikan penjelasan sederhana sebesar 73,45% 2) membangun keterampilan dasar sebesar 70,34% 3) menyimpulkan sebesar 67,76% 4) memberikan penjelasan lanjut sebesar 63,97%, dan 5) mengatur strategi dan taktik sebesar 60,69%. Sedangkan rata-rata kemampuan berpikir kritis produk siswa adalah 26,94% dikategorikan sangat rendah. Persentase pencapaian siswa pada setiap indikator pembelajaran dengan materi asam basa yaitu: 1) menganalisis teori asam basa berdasarkan konsep Arrhenius, Bronsted Lowry dan Lewis adalah 36.25%, 2) menganalisis indikator yang dapat digunakan untuk membedakan asam basa adalah 70.94%, 3) memprediksi pH larutan dengan menggunakan beberapa indikator adalah 46.98%), 4) menghitung pH larutan asam/basa kuat dan asam/basa lemah adalah 22.13%, dan 5) menghubungkan asam/basa lemah dengan asam/basa kuat untuk mendapatkan derajat ionisasi (α) atau tetapan ionisasi adalah 7.50%. Kata kunci: Pembelajaran berbasis masalah, Berpikir kritis, Asam Basa ABSTRACT The aim of this deskriptif research is to determine how Student’s Critical Thinking Skill by Using Problem Based Learning Model to Students of Class XI MIA2 SMAN 1 Masamba in Material of Acid-Base. The subject of this research were students of XI MIA2 the counsist 29 studensts. The data was obtained by observation during the learning to know critical thinking skill of process and student’s learning achievement is to know critical thinking skill of product. It was concluded that the average critical thinking ability process of the students is 67.24% and categorized as high. Percentage of critical thinking process are: 1) elementary clarification indicator is 73,45%, 2) basic support indicator is 70,34%, 3) inferences indicator is 67,76%, 4) advance and clarification indicator is 63,97%, 5) and strategy and tactic indicator is 60,93% while the average product of students' critical thinking skills are 26,94% and categorized as very low. The percentage of student achievement on each indicator learning materials acid-base are: 1) indicator to analyze the theory of acids and bases is based on the concept of Arrhenius, Bronsted Lowry and Lewis was 36.25%, 2) indicators analyzing indicators that can be used to distinguish acid-base is 70.94%, 3) indicator predicts the pH of the solution using several indicators are 46.98%), 4) indicator calculates pH of strong acid/base and weak acid/base is 22.13%, and 5) indicators linking the weak acid/base with strong acid/base to obtain the degree of ionization (α) or constant ionization is 7.50%. Keywords: Problem based learning, Critical thinking, Acid-Base

Page 1 of 1 | Total Record : 10