cover
Contact Name
Admin Jurnal Competitor
Contact Email
competitor.journal@unm.ac.id
Phone
+6281342792949
Journal Mail Official
competitor.journal@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Wijaya KUsuma Raya No. 14 Kampus Banta-Bantaeng Telp. (0411)872602 Kode Pos 90222 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Competitor : Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga
ISSN : 20855389     EISSN : 26570734     DOI : 10.26858
Core Subject : Education,
Jurnal COMPETITOR diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri Makassar. Jurnal terbit tiga kali setahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober berisi artikel-artikel ilmiah tentang pengajaran pendidikan jasmani dan olahraga, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun Asing. Artikel yang dimuat berupa analisis, kajian dan aplikasi teori, hasil penelitian dan pembahasan kepustakaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 534 Documents
PENGARUH LATIHAN KNEE TUCK JUMP DAN LATIHAN HALF SQUAT JUMP TERHADAP KEMAMPUAN SMASH KEDENG DALAM PERMAINAN SEPAKTAKRAW Heriansyah, Heriansyah; Suhartiwi, Suhartiwi
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 11, No 3 (2019): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.661 KB) | DOI: 10.26858/com.v11i3.13399

Abstract

This study aims to determine the extent of the difference in effect between knee tuck jump and half squat jump training on the ability to smash kedeng in sepaktakraw games. By using the field experiment method. The population used is male students of Southeast Sulawesi SMANKO with a sample of 60 people taken by Proposive random sampling. The data analysis technique used is the t-test at 95% significance level. The results showed that; (1) There is a significant effect of knee tuck jump training on the ability to smash kedeng in sepaktakraw games on Southeast Sulawesi SMANKO students, proven to = 13,446> tt = 2,045. There is a significant effect of half squat jump training on the ability of the Kedeng smash in sepaktakraw games on Southeast Sulawesi SMANKO students, proven to = 10.478> tt = 2.045. There is a significant difference in effect between training on the ability to smash kedeng in sepaktakraw games on Southeast Sulawesi SMANKO students, proven, to = 9,970> tt = 2,000.
KONTRIBUSI DAYA LEDAK LENGAN, KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN DAN KELINCAHAN KAKI TERHADAP PUKULAN SMASH DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS PADA SISWA SMA NEGERI 2 BANTAENG Muhammad Ishak, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 3, No 2 (2011)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v3i2.668

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi daya ledak lengan, kelentukan pergelangan tangan dan kelincahan kaki terhadap pukulan smash dalam permainan bulutangkis pada siswa SMA Negeri 2 Bantaeng. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 2 Bantaeng dengan jumlah sampel penelitian 60 orang siswa putra yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 12.00 pada taraf signifikan 95% atau  a 0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) daya ledak lengan memiliki kontribusi terhadap pukulan smash dalam permainan bulutangkis pada siswa SMA Negeri 2 Bantaeng sebesar 69,4%, (2) kelentukan pergelangan tangan memiliki kontribusi terhadap pukulan smash dalam permainan bulutangkis pada siswa SMA Negeri 2 Bantaeng sebesar 58,9%, (3) kelincahan kaki memiliki kontribusi terhadap pukulan smash dalam permainan bulutangkis pada siswa SMA Negeri 2 Bantaeng sebesar 71,7%, dan (4) daya ledak lengan, kelentukan pergelangan tangan dan kelincahan kaki memiliki kontribusi terhadap pukulan smash dalam permainan bulutangkis pada siswa SMA Negeri 2 Bantaeng sebesar  78,4%. Kata Kunci: Daya ledak lengan, kelentukan pergelangan tangan, kelincahan kaki, pukulan smash bulutangkis ABSTRACT This study aims to determine the contribution arm of explosive power, flexibility and agility foot wrist to the smash hit in the game of badminton at SMA Negeri 2 Bantaeng students. This study includes a descriptive type of research. The study population was all students SMA 2 Bantaeng a sample of 60 students study a chosen son of random sampling. Data analysis technique used is the technique of regression analysis using the SPSS system version 12:00 on 95% or a significant level a of 0.05. Starting from the results of data analysis, the study concluded that: (1) explosive power arm has contributed to the smash hit in the game of badminton at the senior high school students 2 Bantaeng by 69.4%, (2) wrist flexibility have contributed to the smash hit game of badminton at the senior high school students 2 Bantaeng by 58.9%, (3) feet agility has contributed to the smash hit in the game of badminton at the senior high school students at 71.7% Bantaeng 2, and (4) explosive power arm, wrist flexibility and agility of the feet has contributed to the smash hit in the game of badminton at the senior high school students 2 Bantaeng of 78.4%. Keywords: Explosive power arm, wrist flexibility, agility leg, badminton smash hit
PENGARUH LATIHAN LARI MENDAKI BUKIT DAN LARI MENURUNI BUKIT TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KECEPATAN REAKSI KAKI Suriah Hanafi, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i1.701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap adanya pengaruh latihan lari mendaki bukit dan lari menuruni bukit terhadap peningkatan kekuatan otot tungkai dan kecepatan reaksi kaki. Penelitian ini adalah eksperimen lapangan. Rancangan penelitian ini adalah Randomized Group Pretest dan Posttest Populasi penelitian ini adalah mahasiswa putra FIK UNM. Subyek diambil secara proporsive sampling sebanyak 18 orang, dimana tingkat kesegaran jasmani, tinggi badan, berat badan dan status keatletan berada pada rentang yang sama. Sampel dibagi dalam 2 kelompok yang masing-masing terdiri dari 9 orang. Kelompok 1 (K1) adalah kelompok yang melakukan latihan lari mendaki bukit, dan kelompok 2 (K2) adalah kelompok yang melakukan latihan lari menuruni bukit. Sebelum malakukan program latihan tiap sample diambil data tes awal (pre tes) yakni  melakukan tes awal berupa lari 400 meter setelah itu semua sample melakukan latihan sesuai dengan kelompoknya masing-masing selama 16 minggu sesuai dengan program latihan yang telah dibuat. Setelah 16 minggu latihan kemudian dilakukan tes akhir (post tes) berupa lari 400 meter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: ada pengaruh yang signifikan latihan lari mendaki bukit terhadap kekuatan otot tungkai dan kecepatan reaksi kaki, begitu pula terhadap latihan lari menuruni bikit terhadap kecepatan reaksi kaki.     Kata Kunci: Lari Mendaki Bukit, Lari Menuruni Bukit       ABSTRACT This study aims to reveal the effects of exercise running up the hill and ran down the hill to the increase in leg muscle strength and reaction speed of the foot. The study was a field experiment. The study design was Randomized Group Pretest and posttest study population was the son of FIK UNM college students. The subjects taken proporsive sampling as many as 18 people, where the level of physical fitness, height, weight and status keatletan are in the same range. Samples were divided into two groups each consisting of 9 members. Group 1 (K1) is a group exercise running up the hill, and group 2 (K2) is a group exercise ran down the hill. Before the exercise program possibilities were taken of each sample test data early (pre test) the initial testing of the 400 meters after that exercises all the samples in accordance with each group for 16 weeks in accordance with an exercise program that has been made. After 16 weeks of exercise and then do a final test (post test) of 400 meters. These results indicate that: there is a significant influence exercise running up the hill to the leg muscle strength and reaction speed of foot, so did the practice run down to the speed of reaction bikit feet. Key Words: Run Up The Hill, Ran Down The Hill
PERBANDINGAN DAYA TAHAN OTOT LENGAN ANTARA ATLET DAYUNG CANO DAN DAYUNG KAYAK DI SULAWESI SELATAN Abraham Razak, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v2i1.609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara daya tahan otot lengan antara atlet dayung cano dan dayung kayak di Sulawesi Selatan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh atlet dayung yang terdiri dari 10 atlet dayung cano dan 10 atlet dayung kayak yang menjadi sampel dan dipilih secara clastrum random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis uji t tidak berpasangan pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Berdasarkan hasil pengujian analisis perbedaan daya tahan otot lengan antara atlet dayung cano dan atlet dayung kayak di Sulawesi Selatan yang tercantum pada tabel di atas. Diperoleh nilai µcano = 12,3000 < µkayak = 16,3500. Sedangkan nilai tobservasi ( t0 ) = 4,680 > nilai ttabel ( tt ) = 1,73 dengan tingkat probabilitas ( P ) < a0,05. Dengan demikian ada perbedaan yang signifikan daya tahan otot lengan antara atlet dayung cano dan atlet dayung kayak di Sulawesi Selatan. Dan daya tahan otot lengan atlet dayung kayak lebih baik dibandingkan daya tahan otot lengan atlet dayung cano di Sulawesi Selatan. Kata Kunci : Daya Tahan Otot Lengan, Dayung Cano, Dayung Kayak
PENGARUH LATIHAN SMASH TANPA BOLA DAN LATIHAN SMASH BOLA DIAM TERHADAP KEMAMPUAN SMASH BOLAVOLI Resa Sukardi Massa; Suprianto Kadir
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 11, No 2 (2019): Juni
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.195 KB) | DOI: 10.26858/com.v11i2.13389

Abstract

This research is a field experimental study that aims to find out the difference between the effects of non-ball smash exercises and silent ball smash exercises on the ability of volleyball smash on students of the FOK UNG Sports Coaching Education Study Program. The population and sample involved in this study were 60 students of the FOK UNG Sports Coaching Education Study Program. However, in accordance with the research design, two research groups were formed which consisted of ball-free smash exercises and silent ball smash exercises. The research was carried out for six weeks with frequency of exercise 3 times a week. Based on the results of data analysis using the paired t-test formula and the unpaired ttest at a significant level of 95%, it can be concluded as follows: There is a significant effect of smash training without the ball on the ability to do volleyball smash (to = 8,869> tt = 2,045 ). There is a significant effect of the silent ball smash exercise on the ability to do volleyball smash (to = 13,535> tt = 2,045). There is a significant difference in the effect between the smash ball practice without the ball and the silent ball smash exercise on the ability to do volleyball smash (to = 8,259> tt = 2,000)
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN SUDUT TAPAK KAKI DENGAN KECEPATAN LARI 50 METER MAHASISWA PRODI. PENJASKES FKIP UNMUL SAMARINDA Nurjamal, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v3i1.659

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lain (1) kekuatan otot tungkai dengan kecepatan lari 50 meter, (2) Untuk mengetahui hubungan sudut tapak kaki dengan kecepatan lari 50 meter, dan (3) Untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot tungkai dan sudut tapak kaki dengan kecepatan lari 50 meter. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FKIP Unmul Samarinda dengan jumlah sampel penelitian 40 orang siswa yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan kekuatan otot tungkai dengan kecepatan lari 50 meter, terbukti nilai r0 = 0.839 (P < a0,05), (2) Ada hubungan yang signifikan sudut tapak kaki dengan kecepatan lari 50 meter, terbukti nilai r0 = 0.811 (P < a0,05), dan (3) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dan sudut tapak kaki dengan kecepatan lari 50 meter, terbukti nilai R0 = 0.851 (P < a0,05). Tungkai sebagai penggerak utama saat lari sprint. Sudut tapak kaki yang ideal, memungkinkan untuk memiliki kemampuan bertumpu lebih luas. Dengan demikian nampak bahwa sudut tapak kaki memegang peranan penting dengan dukungan unsur fisik kekuatan otot tungkai akan mendukung dan menunjang kecepatan lari 50 meter. Penggabungan dengan kedua komponen akan lebih efesien sebab sudut tapak kaki yang besar dengan dukungan komponen fisik kekuatan otot tungkai, akan menghasilkan kecepatan maksimal pada lari sprint. Pada hakekatnya peranan sudut tapak kaki terhadap kecepatan lari sprint yaitu pada saat awalan yang beralih kemampuan maksimal atlet yang berhubungan dengan dasar pijakan, sehingga penekanan berat badan tidak seluruhnya dibebankan oleh tungkai, tetapi setelah menuju ke telapak kaki dan ujung kaki maka penekanan terjadi hingga arcus pedis berperan sebagai pegas yang kuat untuk ke arah ke depan dengan cepat. Kata Kunci : Kekuatan Otot Tungkai, Sudut Tapak Kaki, Kecepatan Lari 50 Meter ABSTRAC This study aims to determine the relationship between the other (1) leg muscle strength with a running speed of 50 meters, (2) To determine the relationship angle with the foot speed to run 50 meters, and (3) To determine the relationship between muscle strength of leg and foot angle the running speed of 50 meters. This study includes a descriptive type of research. The study population was all students of Physical Education and Health Studies FKIP Unmul Samarinda with a sample of the study 40 students chosen at random sampling. Data analysis techniques used were correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% or a significant level  of a0.05. Starting from the results of data analysis, the study concluded that: (1) There is a significant relationship with the leg muscle running speed of 50 meters, proved the value of r0 = 0,839 (P < a0.05), (2) There is a significant point of footprints with the running speed of 50 meters, proved the value of r0 = 0811 (P < a0.05), and (3) There is a significant relationship between musclea strength of leg and foot angle to the running speed of 50 meters, proved the value of R0 = 0851 ( P < a0.05). Leg as the prime mover while running sprints. The ideal foot angle, allowing for a broader based ability. Thus it appears that foot angle plays an important role in support of the physical elements of the leg muscle strength will support and sustain the running speed of 50 meters. Merging the two components would be more efficient because a large angle footprints with the support of the physical components of the leg muscle strength, will produce the maximum speed in sprinting. In effect the role of sole point of sprint running speed is at maximum capacity switch prefix athletes associated with the foundation, so the emphasis is not entirely the weight imposed by the leg, but after heading to the soles of the feet and toes then suppression occurs until the arcus pedis act as a strong spring to the direction of forward quickly.Keyword : Leg Muscle Strength, Angle Tread Foot, 50 Meters Run Speed
HUBUNGAN ANTARA DAYA LEDAK TUNGKAI, KEKUATAN OTOT PERUT, DAN PANJANG TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN JAUHNYA TENDANGAN DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA MAHASISWA FIK UNM Hasyim, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i1.692

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara daya ledak tungkai, kekuatan otot perut, dan panjang tungkai dengan kemampuan jauhnya tendangan dalam permainan sepakbola pada mahasiswa FIK UNM. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa FIK UNM Jurusan Penjas PGSD S1 yang telah memperogramkan mata kuliah tenis meja dengan jumlah sampel penelitian 40 orang mahasiswa yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a 0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan daya ledak tungkai dengan kemampuan jauhnya tendangan dalam permainan sepakbola pada mahasiswa FIK UNM, terbukti r0 = 0,867 (P < α0,05), (2) Ada hubungan yang signifikan kekuatan otot perut dengan kemampuan jauhnya tendangan dalam permainan sepakbola pada mahasiswa FIK UNM, terbukti r0 = 0,779 (P < α0,05), (3) Ada hubungan yang signifikan panjang tungkai dengan kemampuan jauhnya tendangan dalam permainan sepakbola pada mahasiswa FIK UNM, terbukti r0 = 0,832 (P < α0,05), dan (4) Ada hubungan yang signifikan antara daya ledak tungkai, kekuatan otot perut, dan panjang tungkai dengan kemampuan jauhnya tendangan dalam permainan sepakbola pada mahasiswa FIK UNM, terbukti R0 = 0,928 (P < α0,05)   Kata Kunci: Daya Ledak Tungkai, kekuatan Otot Perut, Panjang Tungkai, Jauhnya Tendangan Sepakbola ABSTRACT This study aims to determine the relationship between limb explosive power, strength of abdominal muscles, and leg length with the ability to kick away in the game of football at UNM student FIK. This study includes a descriptive type of research. The study population was all college students of FIK UNM Department Penjas PGSD S1 football courses have been programmed with a sample of the study 40 students chosen at random sampling. Data analysis techniques used were correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% or a significant level a of 0.05. Starting from the results of data analysis, the study concluded that: (1) There is a significant relationship with the explosive power leg kicks away the ability of the football game on FIK UNM college student, proved to r0 = 0.867 (P < α0,05), (2) There is significant relationship with the strength of your abdominal muscles kick away the ability of the football game on FIK UNM college student, proved to r0 = 0.779 (P < α0,05), (3) There is a significant relationship with long legs kicking away the ability in the game of football at UNM college student FIK , proved to be r0 = 0.832 (P < α0,05), and (4) There is a significant relationship between explosive power leg, abdominal muscle strength, and long legs to kick away the ability of the football game on FIK UNM college student, proved to R0 = 0.928 (P < α0,05).   Key Words: Explosive Power Leg, Abdominal Muscle Strength, Leg Length, Away Kick Soccer
ANALISIS KEMAMPUAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLAVOLI PADA SISWA SMA COKROAMINOTO TAMALANREA MAKASSAR (DITINJAU KEKUATAN LENGAN, KEKUATAN TUNGKAI DAN KOORDINASI MATA-TANGAN) Hikmad Hakim, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 3 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i3.726

Abstract

ABSTRAK Gerakan dasar dalam permainan bolavoli semuanya dilakukan dengan menggunakan lengan sebagai penggerak utama pada proses pelaksanaannya. Oleh karena itu passing bawah yang merupakan salah satu teknik yang paling sering digunakan harus memiliki kemampuan fisik kekuatan lengan. Sedangkan tungkai berfungsi untuk membantu pergerakan dalam pelaksanaan teknik dasar passing bawah. Posisi tungkai  dalam permainan bolavoli membentuk sebuah kuda-kuda dengan proses setengah jongkok. Hal ini dilakukan agar supaya proses pelaksanaan pantulan bola pada lengan untuk dapat diarahkan dengan baik. Kemampuan mengkoordinasikan gerak mata dan tangan adalah yang terjadi dari informasi yang diintegrasikan ke dalam gerak anggota badan. Semua gerakan tangan harus dapat dikontrol dengan penglihatan dan harus tepat sesuai dengan urutan yang direncanakan untuk melakukan passing bawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan lengan, kekuatan tungkai, dan koordinasi mata tangan dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA Cokroaminoto Tamalanrea Makassar. Namun populasi tersebut dibatasi pada siswa laki-laki saja agar mempunyai kesamaan sifat dalam hal jenis  kelamin dengan sampel yang diambil atau digunakan dalam penelitian ber-jumlah 60 orang dengan teknik pengambilan sampel random sampling atau secara undian. Data yang terkumpul tersebut perlu dianalisis secara statistik deskriptif maupun infrensial dengan taraf signifikan 95% atau a0,05. Berdasarkan hasil penelitian maka ditemukan jawaban sebagai berikut: (1) Ada hubungan yang signifikan kekuatan lengan dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli terbukti r0 = 0,612 (P < α0,05), (2) Ada hubungan yang signifikan kekuatan tungkai dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli terbukti r0 = 0,666 (P < α0,05), (3) Ada hubungan yang signifikan koordinasi mata tangan dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli terbukti r0 = 0,859 (P < α0,05), dan (4) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan lengan, kekuatan tungkai, dan koordinasi mata tangan dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli terbukti r0 = 0,860 (P < α0,05). Kata Kunci : Kekuatan Lengan, kekuatan Tungkai, Koordinasi Mata-Tangan, Passing Bawah Bolavoli ABSTRACT Basic movements in the game of volleyball are all done using the arm as a prime mover in the process of implementation. Therefore, passing down, which is one of the most commonly used technique must have the physical ability of arm strength. While the movement of the leg work to assist in the implementation of the basic techniques of passing down. The position of the legs in the game of volleyball to form an easel with the half-squat. This is done so that the process of implementation of the reflection of the ball on the arm to be well targeted. The ability to coordinate eye and hand movements are occurring from the information that is integrated into the motion of the limbs. All hand movements should be controlled by sight and must be appropriate to the planned order to make passing down. This study aimed to determine the relationship between the arm strength, leg strength, hand-eye coordination and the ability of passing down the volleyball game. The method used in this research is descriptive method. Population were all high school students Cokroaminoto Tamalanrea Makassar. However, the population is restricted to male students only in order to have the same properties in terms of gender, with samples taken or used in the study numbered 60 with a random sampling technique sampling or sweepstakes.  95% or α0,05. The collected data needs to be analyzed with descriptive statistics and infrensial significance level  Based on the research results found answers to the following: (1) There is a significant relationship of arm strength with the passing ability in the game of volleyball proved to be r0 = 0.612 (P < α0,05), (2) There is a significant strength of the leg with the passing ability in a volleyball game proved r0 = 0.666 (P < α0,05), (3) There is a significant relationship with the hand-eye coordination skills in passing the volleyball game proved r0 = 0.859 (P < α0,05), and (4) There is a relationship significantly between the arm strength, leg strength, and hand eye coordination with the passing ability in volleyball game proved r0 = 0.860 (P < α0,05). Keyword : Arm strength, leg strength, eye-hand coordination, Passing Down volleyball
HUBUNGAN DAYA LEDAK TUNGKAI DAN KOORDINASI MATA TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN SMASH BOLAVOLI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KEPELATIHAN OLAHRAGA FAKULTAS OLAHRAGA DAN KESEHATAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO Putra Duhe, Edy Dharma; Massa, Resa Sukardi
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 10, No 3 (2018): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.066 KB) | DOI: 10.26858/com.v10i3.13191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan daya ledak tungkai dan koordinasi mata tangan terhadap kemampuan smash bolavoli. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo dengan jumlah sampel penelitian 30 orang yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 20.0 pada taraf signifikan 95% atau α0,05. Bertolak dari hasil analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan daya ledak tungkai terhadap kemampuan smash bolavoli mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo, terbukti r0 = 0,823 (P < α0,05), (2) Ada hubungan yang signifikan koordinasi mata tangan terhadap kemampuan smash bolavoli Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo, terbukti r0 = 0,646 (P < α 0,05), (3) Ada hubungan yang signifikan daya ledak tungkai dan koordinasi mata tangan terhadap kemampuan smash bolavoli mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo terbukti R0 = 0,829 (P < α0,05).
PENGARUH LATIHAN KNEE TUCK JUMP DAN LATIHAN HALF SQUAT JUMP TERHADAP KEMAMPUAN SHOOTING DALAM PERMAINAN BOLABASKET PADA SISWA SMA NEGERI 8 MAKASSAR Wahyu Jayadi, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v2i2.650

Abstract

ABSTRAK Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui; (1) pengaruh latihan knee tuck jump terhadap kemampuan shooting dalam permainan bolabasket; (2) pengaruh latihan half squat jump terhadap kemampuan shooting dalam permainan bolabasket; (3) perbedaan pengaruh antara latihan knee tuck jump dan latihan half squat jump terhadap kemampuan shooting dalam permainan bolabasket. Sampel yang digunakan adalah siswa putra SMA Negeri 8 Makassar sebanyak 20 orang, teknik penentuan sampel adalah dengan pemiihan secara acak dengan cara undian (simple random sampling) yang selanjutnya di bagi menjadi dua kelompok yang masing-masing berjumlah 10 orang dengan cara matchid ordinat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh yang signifikan latihan knee tuck jump terhadap kemampuan shooting dalam permainan bolabasket dengan nilai t observasi = 38,559 > t  tabel = 2,262 pada taraf signifikan 95%; (2) Ada pengaruh yang signifikan latihan half squat jump terhadap kemampuan shooting dalam permainan bolabasket dengan nilai t observasi = 27,468 > t  tabel = 2,262 pada taraf signifikan 95%. Dan (3) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan knee tuck jump dan latihan half squat jump terhadap kemampuan shooting dalam permainan bolabasket dengan nilai t observasi = 6,277 > t  tabel = 2,101 pada taraf signifikan 95%. Kata Kunci : Knee Tuck Jump, Half Squat Jump, Shooting Bolabasket       ABSTRACT This descriptive study aimed to determine: (1) the effects of exercise on knee tuck jump shooting ability to play basketball, (2) the effects of exercise on the half squat jump shooting ability to play basketball, (3) the difference between the effect of exercise and training jump knee tuck half squat jump shooting ability in the basketball game. The sample used was the son of SMA Negeri 8 students Makassar as many as 20 people, sampling technique is to pemiihan randomly by lottery (simple random sampling) were further divided into two groups amounted to 10 people in a way matchid ordinate. The results showed that: (1) There was a significant effect of exercise on knee tuck jump shooting ability to play basketball with the value of t observed = 38.559> t table = 2.262 at the 95% significance level, (2) There was a significant effect of training half squat jump the ability of shooting the basketball game with the observed value of t = 27.468> t table = 2.262 at the 95% significance level. And (3) There is significant difference between the exercise knee tuck jump and jump squat exercise half of the ability of shooting the basketball game with the observed value of t = 6.277> t table = 2.101 at the 95% significance level. Keywords : Knee Tuck Jump, Half Squat Jump, Shooting Basketball