cover
Contact Name
Admin Jurnal Competitor
Contact Email
competitor.journal@unm.ac.id
Phone
+6281342792949
Journal Mail Official
competitor.journal@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Wijaya KUsuma Raya No. 14 Kampus Banta-Bantaeng Telp. (0411)872602 Kode Pos 90222 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Competitor : Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga
ISSN : 20855389     EISSN : 26570734     DOI : 10.26858
Core Subject : Education,
Jurnal COMPETITOR diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri Makassar. Jurnal terbit tiga kali setahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober berisi artikel-artikel ilmiah tentang pengajaran pendidikan jasmani dan olahraga, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun Asing. Artikel yang dimuat berupa analisis, kajian dan aplikasi teori, hasil penelitian dan pembahasan kepustakaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 534 Documents
HUBUNGAN DAYA LEDAK TUNGKAI DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN RENANG GAYA DADA PADA ATLET RENANG PR. GARUDA LAUT MAKASSAR Syam, Nadwi; Bismar, Ahmad Rum
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 10, No 2 (2018): Juni
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.845 KB) | DOI: 10.26858/com.v10i2.13185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan daya ledak tungkai dan kekuatan otot lenganterhadap kemampuan renang gaya dada pada matlet renang pr.garuda laut. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif korelasional dengan dua variabel bebas, yaitu, daya ledak tungkai, kekuatan otot lengan dan satu variabel terikat yaitu kemampuan renang gaya dada 20 meter. Populasi penelitian ini adalahatlet renang Pr. Garuda laut. Secara teknik simple random sampling di pilih sampel sebanyak 30 atlet renang Pr.garuda laut. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi tunggal dan ganda yang di analisis dengan menggunakan fasilitas komputer program SPSS. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil : (1) Ada Hubungan yang signifikan antara daya ledak tungkai terhadap kemampuan renang gaya dada, diperoleh nilai β = 0.760; dengan Sig.= 0,000 (P < 0.05). (2) Ada Hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan terhadap kemampuan renang gaya dada, diperoleh β = 0.807; dengan sig. = 0,000 (P < 0.05). (3) Ada hubungan yang signifikan antara daya ledak tungkai dan kekuatan otot lengan secara simultan terhadap kemampuan renang gaya dada 20 meter, diperoleh nilai Ro = 0.851; dengan sig. = 0,000 (P < 0.05).
PENGARUH MODEL LATIHAN BAYANGAN TERHADAP KEMAMPUAN VO2 MAX DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS Muhammad Ishak, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v2i2.644

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan bayangan berpola dan tidak berpola terhadap kemapuan VO2 Max Atlet Bulutangkis Kota.  Dengan menggunakan metode eksperimen lapangan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah atlet bulutangkis Kota Makassar dan yang menjadi sampel sebanyak 30 orang yang diambil secara acak.  Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t pada taraf signifikan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh yang signifikan latihan berpola terhadap kemampuan VO2 Max atlet bulutangkis Kota Makassar, terbukti to= 78,180 dengan tingkat propabilitas (0,000)<0,05; (2)  Ada pengaruh yang signifikan latihan tidak berpola terhadap kemampuan VO2 Max atlet bulutangkis Kota Makassar, terbukti to= 24,403 dengan tingkat propabilitas (0,000)<0,05; dan (3) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan berpola dan latihan tidak berpola   terhadap kemampuan VO2 Max atlet bulutangkis Kota Makassar, terbukti dengan nilai to= 8,207 Kata Kunci : Latihan Berpola, Latihan Tidak Berpola, kemampuan Vo2 Max   ABSTRACT This study aimed to determine the effects of exercise and not patterned patterned shadows on Traffic VO2 Max Athletes Badminton City. By using the method of field experiments. The population used in this study is a badminton athlete of Makassar and the sample of 30 people taken at random. The data analysis technique used is the t-test at 95% significance level. The results showed that: (1) There is a significant effect on the ability of patterned exercise VO2 Max badminton athletes Makassar, proved to propabilitas rate = 78.180 (0.000) <0.05, (2) There was a significant effect of exercise was not patterned on the ability VO2 Max badminton athletes Makassar, proved to propabilitas rate = 24.403 (0.000) <0.05, and (3) There is significant difference between the training patterns and exercise is not patterned on the ability of badminton athletes VO2 Max Makassar, as evidenced by the value of to = 8.207 Keywords : Patterned Exercise, Exercise No Patterned, the Ability of VO2 Max
ANALISISSIKAP FAIR PLAYPADA PERMAINAN FUTSALSMA SE-KOTA BINJAI Nurkadri, Nurkadri; Andriani, Rini; Munandar Hutagaol, Imam Aris
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 12, No 1 (2020): Februari
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.517 KB) | DOI: 10.26858/com.v12i1.13527

Abstract

This research is to find out how much is the understanding of the attitude of fair play in high school clubs in the city of Binjai. The research sample, namely the high school futsal club in the city of Binjai, among them are SMAN 1 Binjai, SMAN 2 Binjai, SMAN 4 Binjai, and SMAN 5 Binjai with 70 respondents. Data collection methods using questionnaire techniques that will be filled by respondents, the data were analyzed using descriptive analysis of percentages. Based on the results of the study note that the award for opposing players was 14.54%, cheating 5.3%, playing skills 9.3%, and respecting teammates 16.78%. It can be concluded that most of the futsal clubs in the city of Binjai are sufficient in understanding fair play. The researcher suggests to the school to pay more attention to improving the quality of coaching in futsal training in schools in giving a fair play attitude. The trainer must continue to improve teaching the understanding of fair play on an ongoing basis to their students. So that in the future an exciting and fun futsal game will be created,avoiding cheating and increasingly upholding the spirit of fair play.
PENGARUH LATIHAN HURDLE JUMP DAN LATIHAN KNEE TUCK JUMP TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK TUNGKAI PADA MAHASISWA FIK UNM MAKASSAR Abraham Razak, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 3, No 3 (2011)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v3i3.676

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen lapangan yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara latihan hurdle jump dan latuihan knee tuck jump terhadap peningkatan daya ledak tungkai pada mahasiswa FIK UNM Makassar. Populasi dan sample adalah mahasiswa FIK UNM Makassar Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga berjumlah 20 orang. Teknik analisis data adalah uji-t pada taraf signifikan 95%. Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan  bahwa: (1) Ada  pengaruh yang signifikan latihan hurdle jump terhadap peningkatan daya ledak tungkai pada mahasiswa FIK UNM Makassar (tobservasi = 14,993  > ttabel = 1,833). Ada pengaruh yang signifikan latihan knee tuck jump terhadap peningkatan daya ledak tungkai pada mahasiswa FIK UNM Makassar (tobservasi = 8,913 > ttabel = 1,833). Dan ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan hurdle jump dan latihan knee tuck jump terhadap peningkatan daya ledak tungkai pada mahasiswa FIK UNM Makassar (tobservasi =  4,707   >   ttabel = 2,086). Prediksi yang dapat dikemukakan bahwa kedua bentuk latihan ini memberikan pengaruh atau peningkatan yang positif terhadap peningkatan daya ledak tungkai, namun bila dibandingkan dengan melihat hasil yang diperoleh pada rata-rata tes akhir serta pengujian statistik uji-t tidak berpasangan, maka latihan hurdle jump lebih produktif dan efesien. Sebab didalam melakukan latihan ini lebih mengarahkan pada daya ledak tungkai yang maksimal, sebab pada pelaksanaannya dalam latihan hurdle jump memiliki target lompatan yang bervariasi yang dilompati sehingga dilaksanakan dengan merata dibandingkan dengan latihan knee tuck jump dengan melompat tanpa ada beban dari luar, sehingga kontraksi dan fungsi otot lebih besar bagi mereka yang dilatih hurdle jump serta kemampuan otot tungkai lebih cepat mendapat rangsangan dan mengotomatisasikan gerakan dalam melakukan tumpuan atau tolakan pada saat melakukan lompatan ke arah vertikal dengan baik. Dengan demikian hasil penelitian ini disarankan (1) Hendaknya latihan knee tuck jump dan latihan hurdle jump dapat dijadikan sebagai indikator dari beberapa bentuk latihan untuk meningkatkan peningkatan daya ledak tungkai, (2) Kepada para pelatih dan pembina olahraga, khususnya untuk atlet atau pemain tingkat pemula, agar dapat dijadikan bahagian dari isi program latihan yang dirancang, dan (3) Diharapkan adanya penelitian  lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar dalam penelitian yang relevan, agar hasil yang dicapai dalam penelitian ini dapat dijadikan sebagai disiplin ilmu keolahragaan,  khususnya dalam menentukan bentuk-bentuk latihan yang sesuai dengan tuntutan dan pola gerak dalam cabang olahraga setiap permainan. Kata Kunci: Hurdle Jump, Knee Tuck Jump, Daya Ledak TungkaiABSTRACT This research field is experimental research that aims to determine the effects difference between the exercise hurdle latuihan knee tuck jump and jump to the increase explosive power leg on FIK UNM college student Makassar. Student population and the sample is FIK Makassar UNM Department of Education Sports coaching amounted to 20 people. Techniques of data analysis is the t-test at significant level 95%. Analytical results obtained indicate that: (1) There were significant effects of increasing exercise hurdle jump explosive power leg on FIK UNM college student Makassar (tobservation = 14.993 > ttable = 1.833). (2) There is a significant influence knee tuck jump exercise to increase explosive power leg on FIK UNM college student Makassar (tobservation = 8.913 > ttable = 1.833). (3) And there are significant differences in effect between exercise and the exercise hurdle jump knee tuck jump to an increase in explosive power leg on FIK UNM college student Makassar (tobservation = 4.707 > ttable = 2.086). Predictions that can be argued that both forms of exercise provide a positive influence or a enhancement to increase explosive leg power, but when compared to seeing the results obtained in the final test average as well as the statistical test of unpaired t-test, then jump hurdle exercise more productive and efficiently. For in doing this exercise is more directed at the maximum explosive power leg, because the implementation in practice has a target jump hurdle jump jump so varied that performed equally compared with exercise knee tuck jump with a jump with no load from the outside, so that the contraction and function muscle was greater for those who are trained hurdle jump and the ability to more quickly get a leg muscle stimulation and automate the movement of the pedestal or repulsion do when making the leap to the vertical direction as well. Thus the results of this study suggested (1) should exercise knee tuck jump hurdle jump and exercise can be used as an indicator of some form of exercise to improve leg explosive power improvement, (2) To the coaches and sports coaches, especially for athletes or novice level players , that can be used as a portion of the contents of the training program was designed, and (3) It is hoped further research with larger samples in relevant research, so that the results achieved in this study can be used as a sports discipline, especially in determining the shape form in accordance with the demands of exercise and movement patterns in the sport every game. Keywords : Hurdle Jump, Knee Tuck Jump, Leg Explosive Power
STUDI KOMPARASI PERTUMBUHAN FISIK DAN KESEGARAN JASMANI ANTARA SISWA SMP PERKOTAAN DAN PEDESAAN DI KABUPATEN SIDRAP Ihcsani, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 2 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i2.709

Abstract

ABSTRAK Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen. Populasi pada penelitian adalah siswa SMP di perkotaan dan pedesaan yang dibatasi pada jenis kelamin laki dengan umur antara 13-15 tahun, sampel yang digunakan adalah siswa SMP di Kabupaten Sidrap sebanyak 120 orang yang dibagi menjadi dua yaitu untuk perkotaan adalah sebanyak 60 orang dan untuk pedesaan sebanyak 60 orang. Teknik pengambilan atau pemilihan sampel dalam penelitian ini yaitu berdasarkan cluster random sampling. Data penelitian berupa pertumbuhan fisik dan kesegaran jasmani dari kedua kelompok yaitu siswa di pedesaan dan perkotaan kabupaten Sidrap yang dianalisis dengan perhitungan statistik berupa: (1) Statistik deskriptif, memberikan gambaran umum pertumbuhan fisik dan ke-segaran jasmani tentang hasil rata-rata, standar deviasi dari variabel penelitian untuk kedua kelompok, dan (2) Menguji hipotesis penelitian dengan menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 95%. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada perbedaan yang signifikan pertumbuhan fisik siswa SMP antara perkotaan dan pedesaan di Kabupaten Sidrap terbukti nilai t observasi 3,628 (P < 0.05) dan nilai rata-rata menunjukkan bahwa rata-rata pertumbuhan fisik siswa SMP pedesaan di Kabupaten Sidrap lebih baik dibandingkan dengan siswa SMP perkotaan (µkota = 237,00 < µdesa = 262,8833); dan (2) Ada perbedaan yang signifikan kesegaran jasmani siswa SMP antara perkotaan dan pedesaan di Kabupaten Sidrap terbukti nilai t observasi 5,838 (P < 0.05) dan nilai rata-rata menunjukkan bahwa rata-rata kesegaran jasmani siswa SMP pedesaan di Kabupaten Sidrap lebih baik dibandingkan dengan siswa SMP perkotaan (µkota = 226,1833 < µdesa = 273,8333). Kata Kunci : Pertumbuhan Fisik, Kesegaran Jasmani       ABSTRACT The method used in this study is quasi-experimental methods. The population in the study were junior high school students in urban and rural areas are limited to the male gender with age between 13-15 years, the sample used is a junior high school students in the District Sidrap 120 people were divided into two, to as many as 60 people are urban and for rural as many as 60 people. Collection techniques or selection of samples in this study are based on random cluster sampling. The research data in the form of physical growth and physical fitness of the two groups of students in rural and urban counties Sidrap analyzed with statistical calculation as follows: (1) descriptive statistics, provides an overview of physical growth and the results of physical Segaran average, standard deviation of the study variables for both groups, and (2) test the hypothesis using a t-test at 95% significance level. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: (1) There are significant differences between the physical growth of junior high students in urban and rural Sidrap observation proved the value of t 3.628 (P <0.05) and the average value indicates that the average physical growth in rural junior high school students Sidrap better than urban junior high school students (μcity = 237.00 <μvillage = 262.8833), and (2) There is a significant difference of physical fitness between junior high school students in urban and rural Sidrap proven value observation t 5.838 (P <0.05) and the average value indicates that the average junior high school student physical fitness rural Sidrap better than urban junior high school students (μcity = 226.1833 <μvillage = 273.8333). Keyword : Physical Growth, Physical Fitness
ANALISIS STRUKTUR TUBUH TERHADAP KEMAMPUAN LARI 60 METER PADA MURID SD NEGERI BIRINGBALANG KABUPATEN GOWA Ricardo V. Latuheru, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 3 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i3.734

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi struktur tubuh tentang tinggi badan, berat badan, lingkar paha dan panjang tungkai terhadap kemampuan lari 60 meter pada Murid SD Negeri Biringbalang Kabupaten Gowa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh murid SD Negeri Biringbalang Kabupaten Gowa dengan jumlah sampel penelitian 40 orang murid putra yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi dengan menggunakan sistem pengolahan SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) kontribusi tinggi badan terhadap kemapuan lari 60 meter pada murid SD Negeri Biringbalang Kabupaten Gowa sebesar 74,7%, (2) kontribusi berat badan terhadap kemampuan lari 60 meter pada murid SD Negeri Biringbalang Kabupaten Gowa sebesar 71,6%, (3) kontribusi lingkar paha terhadap kemampuan lari 60 meter pada murid SD Negeri Biringbalang Kabupaten Gowa sebesar 77,7%, (4) kontribusi panjang tungkai terhadap kemampuan lari 60 meter pada murid SD Negeri Biringbalang Kabupaten Gowa sebesar 40,3%, dan (5) kontribusi antara tinggi badan, berat badan, lingkar paha, dan panjang tungkai terhadap kemampuan lari 60 meter pada murid SD Negeri Biringbalang Kabupaten Gowa sebesar 75,1%. . Ini membuktikan bahwa kemampuan lari 60 meter dipengaruhi oleh tinggi badan, berat badan, lingkar paha dan panjang tungkai. Struktur tubuh merupakan salah satu syarat mencari olahragawan yang berbakat untuk berprestasi. Bagi cabang olahraga atletik khususnya dinomor lari sprint. Seorang pelari, perlu ditunjang dengan komposisi tubuh atau struktur tubuh yang ideal. Sebagaimana yang telah diuraiakan disetiap hipotesis tentang tinggi badan, berat badan, lingkar paha dan panjang tungkai merupakan bagian-bagian struktur tubuh yang sangat mempengaruhi kemampuan dalam berlari, apalagi di nomor jarak pendek atau sprint. Dengan demikian struktur tubuh tentang tinggi badan, berat badan, lingkar paha, dan panjang tungkai memiliki kontribusi terhadap kemampuan lari 60 meter. Kata Kunci : Struktur Tubuh, Lari 60 Meter   ABSTRACT This study aims to determine the contribution of structure on height, weight, thigh circumference and leg length of the ability to run 60 meters in Elementary School Students Biringbalang Gowa. This research includes descriptive research. The population of this study were all primary school pupils Biringbalang Gowa with sample number 40 disciples chosen son random sampling. The data analysis technique used is the technique of regression analysis ausing SPSS Version 15:00 treatment system at 95% significance level or  0.05. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: (1) contribution of height to Traffic ran 60 yards on elementary school students Biringbalang Gowa by 74.7%, (2) contribute to weight gain ability to run 60 meters at elementary students State Biringbalang Gowa by 71.6%, (3) contribute to the ability of thigh circumference ran 60 yards to the elementary school students Biringbalang Gowa by 77.7%, (4) contribute to the ability to run the leg length of 60 meters to the elementary school students Biringbalang Gowa by 40.3%, and (5) contributions between height, weight, thigh circumference, and the length of the leg to the ability to run 60 meters to the elementary school students Biringbalang Gowa by 75.1%. . This proves that the ability to run 60 meters is affected by height, weight, thigh circumference and leg length. Body structure is one of the requirements seeking a talented athlete to excel. For athletic sports in particular under-run sprint. A runner, to be supported by body composition or structure of the ideal body. As already diuraiakan each hypothesis about height, weight, thigh circumference and leg length are the parts of the body structure that greatly affect the ability to run, especially in the short-distance number or sprint. Thus, the body structure of height, weight, thigh circumference, and limb length has contributed to the ability to run 60 meters.     Keyword : Body Structure, Run 60 Meters
HUBUNGAN ANTARA DAYA LEDAK TUNGKAI DAN KELENTUKAN TOGOK KE DEPAN DENGAN KEMAMPUAN LOMPAT JAUH PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN FKIP UNMUL SAMARINDA Nurjamal, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v2i1.638

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan daya ledak tungkai dan kelentukan togok ke depan dengan kemampuan lompat jauh. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan jasmani dan Kesehatan FKIP UNMUL Samarinda dengan jumlah sampel penelitian 40 orang mahasiswa putra yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a 0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan daya ledak tungkai dengan kemampuan lompat jauh, terbukti nilai ro = 0,860 (P < a 0,05); (2) Ada hubungan yang signifikan kelentukan togok ke depan dengan kemampuan lompat jauh, terbukti nilai ro = 0,735 (P < a 0,05); (3) Ada hubungan yang signifikan antara daya ledak tungkai dan kelentukan togok ke depan dengan kemampuan lompat jauh, terbukti nilai Ro = 0,868 (P < a 0,05). Kata Kunci : Daya Ledak Tungkai, Kelentukan Togok Ke Depan, Lompat Jauh
HUBUNGAN PANJANG LENGAN DAN KEKUATAN TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN RENANG Hardiyono, Bayu; Indah, Eka Purnama
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 11, No 3 (2019): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.364 KB) | DOI: 10.26858/com.v11i3.13398

Abstract

This study aims to determine the relationship between arm length and leg strength and swimming ability. This research is a descriptive correlational type of research. The study population was all students of the Sport Education Study Program FKIP Bina Darma University Palembang with a total sample of 80 people selected by proportional random sampling. The data analysis technique used is a simple and multiple correlation analysis technique. Based on the results of data analysis, this study concluded that: There was a significant relationship between arm length and swimming ability (ro = 0.585> rt = 0.220); There was a significant relationship between leg strength and swimming ability (ro = 0.673> rt = 0.220); There is a significant relationship between arm length and leg strength and swimming ability (Ro = 0.681> Rt = 0.220).
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN TUNGKAI DAN KELENTUKAN TUNGKAI DENGAN KECEPATAN TENDANGAN SABIT PADA OLAHRAGA PENCAKSILAT SISWA SMK NEGERI 2 BELOPA KABUPATEN LUWU Muhammad Arfan, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 3, No 2 (2011)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v3i2.667

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan tungkai dan kelentukan tungkai dengan kecepatan tendangan sabit pada cabang olahraga pencaksilat. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Negeri 2 Belopa Kabupaten Luwu dengan jumlah sampel penelitian 60 orang siswa putra yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a 0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: Ada hubungan yang signifikan kekuatan tungkai dengan kecepatan tendangan sabit pada cabang olahraga pencaksilat, terbukti nilai ro = 0,585 (P < a 0,05); Ada hubungan yang signifikan kelentukan tungkai dengan kecepatan tendangan sabit pada cabang olahraga pencaksilat, terbukti nilai ro = 0,649 (P < a 0,05); Ada hubungan antara  kekuatan tungkai dan kelentukan tungkai dengan kecepatan tendangan sabit pada cabang olahraga pencaksilat, terbukti nilai Ro = 0,653 (P < a 0,05). Kata Kunci: Kekuatan tungkai, kelentukan tungkai, kecepatan tendangan sabit ABSTRACT This study aims to determine the relationship between leg strength and leg flexibility with the speed of the crescent kick to the sport of martial arts. This study includes a descriptive type of research. The study population was all students SMK Negeri 2 Belopa Luwu a sample of 60 students study a chosen son of random sampling. Data analysis techniques used were correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% or a significant level a of 0.05. Starting from the results of data analysis, this study concludes that: There is a significant relationship with the speed of the power leg crescent kick in martial arts sport, proved the value of ro = 0.585 (P <a 0.05); There is a significant relationship leg strength with the speed of limb flexibility crescent kick in martial arts sport, proved the value of ro = 0.649 (P <a 0.05); There is a relationship between leg strength and leg flexibility with the speed of the crescent kick to the sport of martial arts, proved the value of Ro = 0.653 (P <a 0 , 05). Keywords: Leg strength, leg flexibility, speed crescent kick
PENGARUH LATIHAN SMALL SIDED GAMES DAN LATIHAN BERPASANGAN TERHADAP KEMAMPUAN PASSING ATAS DALAM PERMAINAN BOLAVOLI PADA MAHASISWA FIK UNM MAKASSAR Sahabuddin, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i1.700

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan small sided games dan latihan berpasangan terhadap kemampuan passing atas dalam permainan bolavoli. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen. Secara operasional didefinisikan sebagai berikut : (1) Latihan small sided games yang dimaksud dalam penelitian adalah kecakapan dalam sebuah kelompok yang terdiri dari lima orang perkelompok kemudian dari kelompok tersebut dibagi dua terdiri dari 2 lawan 3 untuk melakukan passing atas secara bergantian, (2) Latihan berpasangan yang dimaksud dalam penelitian adalah kecakapan dalam melakukan passing atas berdua dengan berhadapan langsung, dan (3) Kemampuan passing atas dalam permainan bolavoli adalah suatu teknik bermain bolavoli yaitu mengumpan bola kepada teman dengan jalan mengarahkan bola kedepan atas. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa putra Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNM yang telah memprogramkan mata kuliah bolavoli dengan jumlah sampel penelitian 20 orang yang dipilih secara random sampling, kemudian dilanjutkan pembagian kelompok dengan menggunakan machid ordinat. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis uji-t dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) ada pengaruh yang signifikan latihan small sided games terhadap kemampuan passing atas dalam permainan bolavoli, terbukti nilai t0 = 25,317 > tt = 2,262 atau (P < α0,05); (2) ada pengaruh yang signifikan latihan berpasangan terhadap kemampuan passing atas dalam permainan bolavoli, terbukti nilai t0 = 34,200 > tt = 2,262 atau (P < α0,05); dan (3) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan small sided games dan latihan berpasangan terhadap kemampuan passing atas dalam permainan bolavoli, terbukti nilai t0 = 3,647 > tt = 2,101 atau (P < α0,05). Kata Kunci: Small Sided Games, Berpasangan, Passing Atas Bolavoli ABSTRAC This study aims to determine the effect of small-sided training games and exercises for a couple of passing ability in the game of volleyball. This study includes the type of research experiments. Operationally defined as follows: (1) Exercise is small sided games in the study is the skill in a group of five people per group and then split from the group consisting of 2 versus 3 for alternately passing over, (2) Exercise pairs are defined in the study was to passing the proficiency in both the direct line of sight, and (3) The ability of passing on the game of volleyball is a technique that is playing volleyball with friends feeding the ball to direct the ball forward on the road. The study population was all students of the Department of Education's son coaching Sports FIK UNM courses that have been programmed volleyball with the number of sample 20 people chosen at random sampling, then continued division of the group by using machid ordinate.  of a0.05. Data analysis technique used is the t-test analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% or a significant level  Starting from the results of data analysis, the study concluded that: (1) no significant effect of exercise on the ability of small sided games passing the ball in the game of volleyball, proved the value of t0 = 25.317> tt = 2.262 or (P < α0,05); (2) no significant effect of exercise in pairs on the passing ability in the game of volleyball, proved the value of t0 = 34.200> tt = 2.262 or (P < α0,05), and (3) no significant difference in effect between training small sided games and practice in pairs on the passing ability in the game of volleyball, proved the value of t0 = 3.647 > tt = 2.101 or (P < α0,05). Keyword: Small Sided Games, Pair, Passing Up Volleyball

Page 9 of 54 | Total Record : 534