cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Gedung Graha Medika Lt. 1, Ruang 104
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Brawijaya
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 02169347     EISSN : 23380772     DOI : http://dx.doi.org/10.21776/ub.jkb
Core Subject : Health,
JKB contains articles from research that focus on basic medicine, clinical medicine, epidemiology, and preventive medicine (social medicine).
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 3 (2002)" : 9 Documents clear
Pengaruh Gelombang Ultrasonik Intensitas Rendah terhadap Percepatan Fungsionalisasi Osteoblas Dradjat, Respati Suryanto
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 18, No 3 (2002)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3107.521 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh gelombang ultrasonik intensitas rendah terhadap diferensiasi sel osteoblas, yaitu dalam hal morfologi, deposisi kalsium dan produksi osteokalsin sebagai pertanda spesifik terhadap aktivitas osteoblas. Penyembuhan fraktur telah terbukti dapat dipercepat dengan rangsangan gelombang ultrasonik intensitas rendah pada penelitian klinik dan percobaan binatang. Pengaruh gelombang ini melalui satu atau lebih jalur molekular, sehingga menimbulkan pengaruh biologi yang hingga saat ini belum diketahui mekanismenya. Kultur sel osteoblas manusia (NHOst CC-2538) dibiakkan menjadi 20 cawan, secara random dibagi menjadi kelompok yang dirangsang dengan gelombang ultrasonik intensitas rendah dan yang tidak dirangsang. Kultur sel ini dibiakkan pada inkubator dengan suhu udara 37°C, kadar CO2 5% sampai tercapai konfluensi 70%. Rangsangan gelombang ultrasonik dengan frekwensi 1MHz, 0,2 W/cm2, selama 3 menit pada hari ke 1, 3, dan 5. perubahan morfologi diamati dengan mikroskop fase kontras, deposisi regulator tulang dideteksi dengan Western blottting. dari hasil penelitian didapatkan bahwa rangsangan gelombang ultrasonik intensitas rendah mempercepat pembentukan nodul tulang (P<0.05). Klarifikasi dan produksi osteokalsin terbentuk lebih cepat dan lebih banyak dibandingkan tanpa rangsangan gelombang ultrasonik. Dapat disimpulkan bahwa gelombang ultrasonik intensitas rendah dapat mempengaruhi percepatan fungsionalisasi osteoblas.
Protektivitas In Vivo Protein Adh036 Salmonella typhi Isolat Malang pada Mencit Balb/c Santoso, Sanarto
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 18, No 3 (2002)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2699.686 KB)

Abstract

Pada penelitian terdahulu telah terbukti bahwa Salmonella typhi  memiliki protein adhesin afimbrial (AFA) yang berasal dari OMP (outer membrane protein) dengan berat molekul sekitar 36 kDa dan kemudian diberi nama protein AdhO36. Pada penelitian ini dilakukan uji protektivitas melalui perlakuan AdhO36, imunisasi per oral protein Adh036 disertai ajuvan CTB (Cholera Toxin sub unit B) kemudian diinfeksi Salmonella typhi  pada mencit Balb/C, dibandingkan dengan kontrol negatif, kontrol positif, dan perlakuan CTB. Yang diamati adalah hambat adhesi in vivo dengan cara menghitung jmlah koloni Salmonella typhi  yang tumbuh dari biakan usus mencit Balb/c  pada medium BSA (Bismuth Sulfite Agar). Pada perlakuan kontrol negatif sama sekali tidak ada pertumbuhan Salmonella typhi  pada medium BSA, hal ini menunjukkan bahwa pada usus mencit Balb/c tidak didapatkan Salmonella typhi  sebagai flora normal. Terdapat perbedaan yang sangat bermakna antara perlakuan AdhO36 dengan perlakuan kontrol positif atau perlakuan CTB (p=0,001) yang ditunjukkan dengan pertumbuhan koloni Salmonella typhi  yang sangat sedikit pada medium BSA. Hal ini membuktikan bahwa protein Adh036 adalah imunogen mukosal poten yang mampu menghambat proses adhesi sehingga tahap awal infeksi Salmonella typhi  dapat dicegah.
Pengaruh Iklan Rokok terhadap Kebiasaan Merokok Mahasiswa Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Malang Yueniwati, Yuyun; Yunus, M.; Djatmiko, Ahmad
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 18, No 3 (2002)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1548.417 KB)

Abstract

Hasil survey yang dilakukan oleh Badan Pusat statistik menunjukkan tingginya angaka perokok aktif di Indonesia, dari angka tersebut ternayata didapatkan bahwa lebih dari 50% perokok aktif tersebu mengawali merokok pada usia relatif muda. Data menunjukkan pula bahwa remaja yang merokok kebanyakan adalah remaja penggemar olah raga (melakukan olahraga dan atau penonton acara olahraga). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui iklan rokok pada olahraga dengan kebiasaan merokok mahasiswa Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Malang. Metode penelitian secara Cross Sectional Study dilakukan pada seluruh mahasiswa baru Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Malang tahun 2001, data yang didapat dianalisa secara deskriptif dan analisa dengan koefisien kontingensi C. Hasil penelitian menunjukkan bahawa28,6% dari seluruh mahasiswa tersebut adalah perokok aktif dan lebih 50%dari jumlah tersebut merokok sama dengan atau lebih dari 1 pak perhari. Usia mengawali merokok rata-rata 17 tahun. Olahraga yang paling diminati untuk dilakukan dan atay ditotnton adalah Formula 1 dan sepak bola. Analisa dengan koefisiensi kontingensi C menunjukkan adanya hubungan anatara iklan pada olahraga sepakbola dan formula 1 tersebut dengan kebiasaan merokok. Bila dibandingkan antara iklan rokok yang dikenakan pemain (kostum, tulisan pada mobil), iklan rokok pada arena pertandingan dan iklan rokok disela acara tayangan olahraga tersebut di televisi maka pengaruh yang paling kuat adalah iklan rokok yang dikenakan pemain (PF=0,89) didikuti iklan disela acara tayangan olahraga (PF=0,81) dan iklan pada arena pertandingan (PF=0,38). Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa ada pengaruh iklan rokok pada olahraga dengan kebiasaan merokok dikalangan mahasiswa Universitas Negeri Malang.
Fenomena "Pikun" pada Stres Psikologis dan Alzheimers? Mas'ud, Ibnu
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 18, No 3 (2002)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1737.466 KB)

Abstract

Gangguan memori atau hilangnya kemampuan mengingat kembali (pikun) dapat terjadi karena stres. Adapun mekanismenya diduga melalui induksi peningkatan aktivitas hypothalamic-hypophyseal-adrenocortical system dimana kartisol berperan dalam menstimulasi fenomena stress oxidatif di dalam neuronal wilayah hippokampal dan menyebabkan meningkatnya jumlah ROS dan gagalnya fungsi “antioxidant defense system” dalam menanggulanginya. Akhirnya, terjadilah kerusakan dan kematian sel neuron di wilayah hippokampal dan mengakibatkan hilangnya kemampuan untuk mengingat kembali. Hilangnya memori pada usia lanjut mungkin disebabkan karena kemampuan menanggulangi stres psikologi menurun sehingga lebih mudah terjadi peningkatan aktivitas hypothalamic-hypophyseal-adrenocortical system dengan segala akibatnya pada metabolisme oxidatif sel neuronal di wilayah hippokampal. Hal yang sama dapat terjadi pada “PTSD” (Post Traumatic Stress Disorder). 
Efikasi Obat Nyamuk Cair Minyak (Oil Liquid) Merk Shelltox, Vape, dan Mafu terhadap Aedes aedypti dan Anopheles aconitus di Laboratorium Boesri, Hasan; Ch.P, Blondie; Widyastuti, Umi
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 18, No 3 (2002)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1238.783 KB)

Abstract

Telah dilakukan uji efikasi dengan menggunakan obat nyamuk cair minyak (oil liquid) merk Shelltox, Vape, dan Mafu terhadap Aedes agypti dan Anopheles aconitus. Pengujian dengan menggunakan alat Glass Chamber dan Peet Grady Chamber dilakukan di Laboratorium Stasiun Penelitian Vektor Penyakit, Salatiga. Berdasarkan uji efikasi obat nyamuk cair minyak (oil liquid) merk Shelltox, Vape, dan Mafu dengan dosis pancaran  mendekati 0,70gr efektif membunuh nyamuk Aedes aegypti dan Anopheles aconitus masing-masing sebanyak 100%.
Kebijakan Program Pemberantasan Malaria dan Pelaksanaan yang Diharapkan dalam Era Otonomi Daerah (Desentralisasi) Garjito, Triwibowo Ambar
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 18, No 3 (2002)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1328.903 KB)

Abstract

Kebijakan Program Pemberantasan Malaria dan Pelaksanaan yang Diharapkan dalam Era Otonomi Daerah (Desentralisasi)
Perbandingan Uji Kepekaan Antibiotika Metode Primary Sensitivity Test dengan Metode Baku terhadap Isolat Bakteri dan Pus Dwidjatmika, Heri; Widjajanto, Edi; Sumarno, Sumarno
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 18, No 3 (2002)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3098.057 KB)

Abstract

Pengobatan terhadap penyakit infeksi sebaiknya didasarkan atas hasil tes kepekaan antibiotika. Tes kepekaan antibiotika yang biasa dikerjakan di laboratorium sentral seksi mikrobiologi Klinik RSSA Malang yang sudah dibakukan adalah selalu didahului oleh kultur bakteri. Untuk mengetahui hal tersebut memerlukan waktu yang cukup lama yakni anatar 3 sampai 4 hari. Metode Primary Sensitivity Test (PST) adalah metode tes kepekaan bakteri terhadap antibiotika yang hasilnya dapat diketahui dengan cepat yaitu 1 hari. Penelitian ini tujuannya adalah untuk mencari senditifitas dan spesivitas dari tes kepekaan metode PST dibandingkan dengan hasil tes kepekaan metode baku pada sampel pus. Pada spesimen pus metode PST dikerjakan dengan cara langsung dari bahan pemeriksaan. Spesimen pus digoreskan pada medium Disk Sensitivity Test (DST), yang selanjutnya pada permukaan medium DST tersebut diletakkan kertas yang berbentuk cakram yang didalamnya mengandung antibiotika tertentu. Hasil dari tujuan penelitian dianalisis dengan menggunakan program komputer Cat Maker. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa senditifitas tes kepekaan metode PST antibiotika amikacine, cefotaxime, ciprofloxacine, dan amoxicillin masing-masing berurutan adalah 77%, 71%, 74%, 64%, dan 35%. Hasil spesivitas tes kepekaan metode PST antibiotika  amikacim, cefotaxime, cefuroxime, ciprofloxacine, dan amoxcillin masing-masing berurutan adalah 83%, 85%, 85%, 85%, dan 90%. Kesimpulan dari hasil penelitian metode PST maka antibiotika amikacine, cefotaxime, dan cefuroxime dapat dijadika sebagai pegangan dalam penanganan penderita luka infeksi secara dini. Akan tetapi dalam penerapan klinik masih perlu penelitian lebih lanjut mengenai penggunaan hasil tes kepekaan metode PST.
Perbandingan Ekspresi Protein p53 pada Berbagai Derajat Histopatologi Karsinoma Sel Transitional Buli-buli Norahmawati, Eviana
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 18, No 3 (2002)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1740.424 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan memeriksa dan membandingkan ekspresi protein p53 pada berbagai derajat histopatologi (menurut Mostofi 1972) dari karsinoma sel transitional buli-buli (KSTB). Dilakukan penelitian terhadap 30 spesimen buli-buli dari biopsi dan transurethal reseksi yang terdiri dari urothelium normal (n=3), KSTB grade I (n=6), KSTB grade II(n=10), dan KSTB grade III(n=11). Sediaan dilabel dengan pengecatan immunohistokimia menggunakan antibodi terhadap p53 klon DO7. Dua ratus sel dari tiap lesi dihitung secara visual dan persentase sel yang positif ditabulasi tanpa mengetahui derajat histopatologinya. Dengan analisa statistik menggunakan ANOVA didapatkan perbedaan signifikan antara ekspresi protein p53 pada berbagai derajat histopatologi (p=0,001). Selanjutnya dengan prosedur “Least Significance Difference” didapatkan perbedaan ekspresi bermakna antara lesi urothelium jinak dengan grade II dan grade III, serta antara grade I dan II dengan grade III. Kesimpulan: Ekspresi protein p53 meningkat dari urothelium jinak sampai KSTB grade III. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapatnya perbedaan signifikan ekspresi protein p53 pada berbagai derajat histopatologi menunjukkan bahwa sistem derajat yang dipakai selama ini mengekspresikan perilaku biologis sel kanker dan overekspresi p53 dapat membantu diagnosa keganasan pada kasus-kasus sulit KSTB.
Ketepatan Diagnosis Apendisitis Berdasarkan Nyeri Titik McBurney, Hitung Netropil dan Hitung Lekosit Soemarko, H.M.
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 18, No 3 (2002)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1405.057 KB)

Abstract

Untuk mendapatkan cara pemeriksaan yang lebih tepat pada diagnosis dini akuta, dilakukan penelitian pada faktor-faktor yang terdapat secara klinis pada penderita dengan dugaan menderita suatu appendisitis akuta. Dilakukan analisis terhadap 105 penderita dengan diagnosis awala appendisitis akuta di RD Saiful Anwar Malang dari September 2002 sampai dengan April 2003. Dipelajari 3 variabel yang berkaitan dengan appendisitis akuta yaitu: Nyeri titik McBurney, hitung lekosit dan hitung netrofil. Dilakukan Study Cross Sectional Obsevasinal. Didapatkan hasil bahwa wanita 66,3%, dan pria 33,6%, dengan rerata usia 27,25 ± 11,88 tahun (15-70 tahun). Nyeri McBurney menunjukkan akurasi 81,90%, sensitifitas 96,39%, spesitifitas 27,27%. Hitung Lekosit menunjukkan akurasi 65,70%, sesnsitifitas 65,05%, spesitifitas 68,18%. Hitung netrofil menunjukkan akurasi 67,60%, sensitifitas 63,86%, spesitifitas 81,82%. Gabungan nyeri titik McBurney dan hitung netrofil menunjukkan akurasi 72,38%, sensitifitas 91,57%, dan spesitifitas 72,72%. Dapat disimpulkan bahwa gabungan nyeri titik McBurney dan hitung netrofil mempunyai akurasi, sensitifitas, dan spesitifitas yang tinggi untuk ketepatan diagnosis apendisitis akuta.

Page 1 of 1 | Total Record : 9