cover
Contact Name
Sandi Pradana
Contact Email
sandi652@gmail.com
Phone
+6285174320551
Journal Mail Official
sandi@synergizejournal.org
Editorial Address
BTN CEMPAKA ASRI BLOK 6 NOMOR 14-15, Desa/Kelurahan Parungsari, Kec.Sajira, Kab. Lebak, Provinsi Banten, Kode Pos: 42371
Location
Kab. lebak,
Banten
INDONESIA
Quantum Edukatif
Published by Madiha Press
ISSN : -     EISSN : 30893429     DOI : -
Core Subject : Education,
Quantum Edukatif: Jurnal Pendidikan Multidisiplin adalah wadah pengetahuan yang berfokus pada eksplorasi dan pemahaman mendalam terkait perkembangan terbaru dalam dunia pendidikan. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi platform bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan yang ingin membagikan temuan inovatif mereka dan berkontribusi pada kemajuan pemikiran di berbagai aspek pendidikan. Quantum Edukatif menyajikan artikel-artikel berkualitas tinggi yang mencerminkan keragaman pendekatan, metode, dan perspektif dalam pendidikan multidisiplin. Quantum Edukatif diterbitkan 3 kali dalam setahun yaitu bulan April, Agustus dan Desember. Quantum Edukatif mengundang kontribusi penelitian dalam berbagai bidang pendidikan, termasuk namun tidak terbatas pada: Pendidikan Inklusif: Strategi, metode, dan tantangan dalam menghadapi keberagaman siswa. Pendidikan Teknologi: Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan dan dampaknya pada proses pembelajaran. Kurikulum dan Pengajaran: Pengembangan, implementasi, dan evaluasi kurikulum serta strategi pengajaran inovatif. Pendidikan Karakter: Upaya pembentukan karakter dan nilai-nilai moral dalam pendidikan. Pendidikan Abad ke-21: Persiapan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan melalui pendekatan pendidikan modern. Kajian Multikulturalisme: Pengelolaan keberagaman budaya di lingkungan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2026): Quantum Edukatif" : 3 Documents clear
Peningkatan Kemampuan Anak Usia 3-4 Mengenal Ciptaan Tuhan Melalui Metode Storytelling Di KB Al Hikmah Banyuwangi Putri, Wilda Afkarina; Chandra, Ratnasari Dwi Ade; Munafiah, Nidaul
Quantum Edukatif: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): Quantum Edukatif
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter iman dan taqwa anak serta mengenal ciptaan Tuhan dengan menggunakan metode stotytelling pada anak usia 3-4 tahun di KB Al Hikmah Banyuwangi,. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dan satu pra siklus. Subjek penelitian adalah 12 anak Kelompok Bermain. Data dikumpulkan melalui observasi dan penilaian unjuk kerja, dengan fokus pada 5 aspek: mendengar, memahami, menginterpretasi, mengevaluasi, menanggapi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan menyimak anak setelah penerapan media storytelling pada pra-siklus menggunakan buku membaca dan siklus 1 menggunakana benda kongkorit dan siklus 2 menggunakan media kartu gambar dan dibantu laptop. Pada pra-siklus, hasil rekapitulasinya hanya menunjukkan 43,75 % (kurang), dan dilanjutkan dengan siklus I hasil dari rekapitulasinya menunjukkan peningkatan yaitu 52% (cukup), dilajutkan dengan siklus II dengan hasil rekapitulasinya yang meningkat dengan pesat yaitu 75% (baik). Dengan metode storytelling terbukti mampu meningkatkan kemampuan menyimak anak dengan lebih baik dan metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menyimak anak usia dini.
"Quiet Quitting" Guru Madrasah: Krisis Motivasi dan Manajemen Kesejahteraan Mental di Bawah Bayang-Bayang Pengabdian Wahyudi, Sugeng
Quantum Edukatif: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): Quantum Edukatif
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena quiet quitting di kalangan pendidik madrasah melalui lensa krisis motivasi dan manajemen kesejahteraan mental. Menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA, studi ini mensintesis 10 literatur teratas dari pangkalan data Google Scholar yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2026. Hasil analisis tematik menunjukkan bahwa quiet quitting, yakni bekerja sebatas kewajiban minimum formal, bukanlah cerminan kemalasan, melainkan mekanisme pertahanan psikologis yang rasional dari para guru terhadap beban kerja administratif yang eksesif dan kompensasi finansial yang jauh dari kata layak. Dalam konteks madrasah, krisis ini diperparah oleh adanya "eksploitasi simbolik", di mana etos spiritual "ikhlas beramal" kerap digunakan oleh institusi untuk menormalisasi ketidakadilan kesejahteraan. Kegagalan menyeimbangkan ekspektasi spiritual dan hak material ini memicu burnout yang berujung pada penarikan diri guru, sehingga secara langsung mengancam kualitas pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan adanya urgensi pergeseran paradigma Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) pendidikan ke arah tata kelola yang berpusat pada kesejahteraan (well-being), yang mencakup rasionalisasi beban administratif dan pemenuhan kompensasi yang berkeadilan.
Kurikulum "Healing" di Madrasah Ibtidaiyah: Respons Terhadap Epidemi Mental Health Siswa Gen Alpha Hapsyah, Dina Rahmawati
Quantum Edukatif: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): Quantum Edukatif
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi Alpha menghadapi kerentanan kesehatan mental yang belum pernah terjadi sebelumnya, dipicu oleh paparan digital sejak lahir, tekanan akademik dini, dan isolasi sosial. Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebagai lembaga pendidikan dasar Islam memiliki tanggung jawab sekaligus modal spiritual untuk merespons krisis ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengonseptualisasikan "Kurikulum Healing" di MI sebagai respons kurikuler dan sistemik terhadap epidemi kesehatan mental tersebut. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan Content Analysis dan Thematic Synthesis, penelitian ini mengintegrasikan kerangka Social-Emotional Learning (SEL) dengan konsep psikospiritual Islam, khususnya tazkiyatun nafs (penyucian jiwa). Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Healing bukanlah mata pelajaran tambahan, melainkan sebuah ekosistem pembelajaran trauma-informed yang diimplementasikan melalui tiga dimensi: pedagogis (play-based learning dan mindfulness Islami), kapasitas pendidik (guru sebagai emotional coach), dan integrasi lingkungan sekolah-rumah yang suportif. Penelitian ini menyimpulkan perlunya pergeseran paradigma dari sistem pendidikan yang over-academicization menuju soul-care education (pendidikan yang merawat jiwa). Fleksibilitas kebijakan Kurikulum Merdeka, khususnya melalui P5-PPRA, menawarkan peluang strategis untuk mengimplementasikan kurikulum ini guna mencapai kesejahteraan psikologis anak secara holistik.

Page 1 of 1 | Total Record : 3