cover
Contact Name
Alvin Syahril Fauzi
Contact Email
alvinsfauzi@gmail.com
Phone
+6282292009202
Journal Mail Official
macoa@itbmpolman.ac.id
Editorial Address
Jl. Poros Mamuju – Makassar, Sumberjo,Wonomulyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Indonesia
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 31235352     DOI : https://doi.org/10.59903/macoajurnalpkm.v2i3
Pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan UMKM, kewirausahaan, ekonomi kreatif, dan bisnis digital. Pendidikan dan literasi masyarakat, literasi digital, literasi keuangan, dan peningkatan mutu pendidikan. Teknologi tepat guna dan inovasi sosial untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Kesehatan masyarakat dan pelestarian lingkungan, mencakup kesehatan umum, gizi, sanitasi, dan konservasi sumber daya alam. Penguatan tata kelola dan kelembagaan masyarakat, termasuk pengembangan kapasitas pemerintah desa, organisasi sosial, dan lembaga keagamaan. Transformasi digital masyarakat, melalui implementasi sistem informasi, aplikasi, atau platform digital untuk pelayanan publik dan pengembangan wilayah. Pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal sebagai basis pembangunan masyarakat berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 81 Documents
Pelatihan Dan Pendampingan Sistem Informasi Layanan Terpadu Kepada Aparat Desa dan Kepala Dusun Desa Laliko Mewujudkan Desa Digital Basri Basri
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026): Macoa : Jurnal PKM
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/macoajurnalpkm.v3i2.344

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mentransformasi tata kelola administrasi di Desa Laliko dari sistem konvensional menuju ekosistem Desa Digital. Masalah utama yang dihadapi mitra adalah sistem pelayanan publik yang masih berbasis kertas (paper-based), risiko kerusakan data, serta adanya kesenjangan literasi digital di tingkat aparat desa dan Kepala Dusun. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan intensif dengan pendekatan learning by doing untuk memastikan transfer pengetahuan yang efektif. Hasil dari kegiatan ini adalah terinstalasinya Sistem Informasi Layanan Terpadu yang siap operasional serta peningkatan kapasitas SDM sebanyak 10 orang aparat desa dan seluruh Kepala Dusun dalam mengoperasikan sistem digital. Implementasi sistem ini diharapkan dapat mempercepat durasi pelayanan administrasi, mewujudkan sinkronisasi data kependudukan yang real-time antara tingkat dusun dan desa, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan desa. Melalui program ini, Desa Laliko diproyeksikan menjadi percontohan Desa Digital yang mampu mengelola data secara mandiri dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.