cover
Contact Name
Alvin Syahril Fauzi
Contact Email
alvinsfauzi@gmail.com
Phone
+6282292009202
Journal Mail Official
macoa@itbmpolman.ac.id
Editorial Address
Jl. Poros Mamuju – Makassar, Sumberjo,Wonomulyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Indonesia
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 31235352     DOI : https://doi.org/10.59903/macoajurnalpkm.v2i3
Pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan UMKM, kewirausahaan, ekonomi kreatif, dan bisnis digital. Pendidikan dan literasi masyarakat, literasi digital, literasi keuangan, dan peningkatan mutu pendidikan. Teknologi tepat guna dan inovasi sosial untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Kesehatan masyarakat dan pelestarian lingkungan, mencakup kesehatan umum, gizi, sanitasi, dan konservasi sumber daya alam. Penguatan tata kelola dan kelembagaan masyarakat, termasuk pengembangan kapasitas pemerintah desa, organisasi sosial, dan lembaga keagamaan. Transformasi digital masyarakat, melalui implementasi sistem informasi, aplikasi, atau platform digital untuk pelayanan publik dan pengembangan wilayah. Pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal sebagai basis pembangunan masyarakat berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 57 Documents
Workshop Literasi Digital Pemanfaatan Sosial Media sebagai Sarana Promosi UMKM dan Pariwisata Siti Nurfadilah; Hamsah
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/macoajurnalpkm.v2i3.234

Abstract

Digitalisasi telah menjadi salah satu katalisator utama dalam memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor pariwisata di era modern. Dalam konteks ini, workshop literasi digital bertema Pemanfaatan Sosial Media sebagai Sarana Promosi UMKM dan Pariwisata yang diselenggarakan oleh KKN Tematik ITBM Polma di Desa Laliko, merupakan upaya strategis untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital. Tujuan dari workshop ini adalah untuk memberikan pemahaman praktis kepada pelaku UMKM dan penggiat pariwisata tentang pentingnya platform media sosial sebagai alat promosi yang efektif dan terjangkau. Melalui pendekatan partisipatif, para peserta dilatih untuk menggunakan berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok untuk memperluas jangkauan promosi produk dan destinasi wisata lokal. Workshop ini juga membahas teknik pembuatan konten kreatif, analisis data media sosial, serta strategi pemasaran digital yang relevan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta mampu meningkatkan keterampilan dalam pembuatan konten digital yang menarik serta memahami pentingnya konsistensi dalam membangun identitas merek di media sosial. Selain itu, kolaborasi antara KKN Tematik ITBM Polman dan masyarakat Desa Laliko membuka peluang sinergi yang lebih besar untuk mengembangkan ekosistem digital di wilayah tersebut. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pengembangan UMKM dan sektor pariwisata, khususnya dalam memperkenalkan produk unggulan dan destinasi lokal ke pasar yang lebih luas. Workshop ini menjadi contoh implementasi nyata dari literasi digital sebagai sarana pemberdayaan masyarakat di era digital.
Digitalisasi UMKM Siammasei Pembuatan Kerupuk Magrove Oleh Masyarakat Desa Laliko Risal; Hamsah
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/macoajurnalpkm.v2i3.235

Abstract

Digitalisasi UMKM Siammasei Pembuatan Kerupuk Mangrove Oleh Masyarakat Desa Laliko bertujuan untuk mengkaji pentingnya penerapan teknologi digital dalam mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Laliko, khususnya dalam industri pembuatan kerupuk mangrove oleh kelompok usaha Siammasei. Desa Laliko, yang terletak di daerah pesisir, memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, salah satunya adalah mangrove, yang selama ini digunakan oleh masyarakat untuk menghasilkan kerupuk mangrove sebagai produk unggulan lokal. UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Sebagai sektor yang dominan, UMKM berkontribusi signifikan terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mendukung pemerataan pembangunan di berbagai daerah. UMKM juga dikenal sebagai sektor yang tangguh, mampu bertahan bahkan dalam kondisi ekonomi yang sulit, serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat. Digitalisasi UMKM kerupuk mangrove merujuk pada penerapan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dalam proses produksi, pemasaran, dan pengelolaan usaha kecil dan menengah (UMKM) yang berfokus pada produk berbahan baku mangrove. Potensi ekonomi mangrove dapat dimanfaatkan melalui pengolahan produk-produk bernilai tinggi, seperti madu mangrove, buah mangrove, kerupuk mangrove, serta produk olahan lainnya yang dapat dijual baik di pasar lokal maupun internasional. Selain itu, kawasan mangrove juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis ekowisata, yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pendapatan dari sektor pariwisata.
Pelatihan Pembuatan Konten Media Sosial dalam Meningkatkan Pemasaran UMKM di Desa Kunyi Nasriah; Iqbal Nur Aswad
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/macoajurnalpkm.v2i3.236

Abstract

Pelatihan pembuatan konten media sosial menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan pemasaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pengelolaan wisata di Desa Kunyi. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali pelaku UMKM dan pengelola wisata dengan kemampuan memproduksi konten yang kreatif, menarik, dan relevan yang dapat menjangkau lebih banyak audiens melalui platform digital. Pelatihan ini meliputi materi tentang strategi pemasaran digital, penggunaan aplikasi desain grafis, teknik fotografi dan videografi sederhana, serta cara mengelola akun media sosial.Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk lokal dan potensi wisata Desa Kunyi. Selain itu, keterampilan baru ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM dan menarik lebih banyak pengunjung ke desa wisata. Dengan pendekatan yang praktis dan interaktif, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui optimalisasi media sosialBagian Atas Formulir
Pembuatan produk UMKM produk KWT Mekar Desa Kunyi Suriana; Iqbal Nur Aswad
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan produk UMKM oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota melalui pengolahan hasil pertanian lokal menjadi produk bernilai tambah. Penelitian ini fokus pada pembuatan Gula cair Palla dan Baje Kacang yang diolah secara higienis dan efisien. Proses produksi meliputi pelatihan pengolahan, pengemasan, dan branding produk agar menarik bagi konsumen. Pemasaran dilakukan melalui pasar lokal dan platform e-commerce untuk menjangkau pasar lebih luas. Hasilnya, produk berhasil terjual sebanyak 50 botol dalam seminggu sedangkan baje kacang bisa 10-15 per/kemasan dalam sehari, meningkatkan pendapatan anggota KWT hingga 40%. Produk-produk KWT Mekar diproses secara higienis dengan mengutamakan kualitas ,sehingga mampu bersaing dipasar lokal maupun regional.Dukungan tekhnologi sederhana dan pelatihan berkala memastikan keberlanjutan usaha sekaligus menciptakan inovasi baru yang relevan dengan kebutuhan pasar.Proyek ini juga memberikan dampak positif dalam hal pemberdayaan perempuan dan peningkatan keterampilan kewirausahaan di tingkat desa.
Pemanfaatan Media Sosial sebagai Alat Promosi dalam Bisnis Depot Air Minum Isi Ulang “IRMANUR” Muhammad Nur Iqram Masdar; Miftahurrahman Hafid
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program KKN profesi merupakan upaya untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang sedang bekerja agar dapat tetap mengikuti KKN dan memperoleh pengalaman lapangan yang bermanfaat untuk pengembangan karir mereka di masa depan. Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) merupakan perusahaan yang memproduksi air minum  dalam bentuk curah dan tanpa kemasan untuk kebutuhan lokal. Air minum isi ulang menjadi salah satu alternatif  masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air minum sehari-hari. Kehadiran fasilitas penyimpanan air minum isi ulang terus meningkat seiring dengan  kebutuhan masyarakat akan air minum berkualitas  layak konsumsi. Media sosial menyediakan platform yang sempurna untuk ini. Misalnya, “IRMANUR” dapat menggunakan Whatsapp Businees, Instagram dan Facebook untuk memposting konten berkualitas tinggi yang menunjukkan keunggulan produk mereka, seperti proses penyaringan air yang aman dan harga yang kompetitif.
Penyuluhan Pengetahuan tentang Keluarga Berencana pada Poktan BKB, BKR, BKL, PIK-R dan UPPKA Halija; Miftahurrahman Hafid
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/macoajurnalpkm.v2i3.239

Abstract

Program Kerja Nyata (KKN) mengharuskan mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat, sehingga dapat melihat langsung realitas yang ada di dalamnya. Semua kegiatan praktik harus sesuai dengan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama masa perkuliahan, sehingga mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang diperolehnya melalui kerja nyata. Keterlibatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kemampuan mahasiswa dalam bekerja cermat, terampil, disiplin, kreatif, dan berintegritas dalam menanggapi berbagai permasalahan masyarakat. Kegiatan KKN diharapkan dapat menjadi metode pembelajaran yang efektif bagi mahasiswa, membimbing mereka dalam menerapkan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi serta berupaya memanfaatkannya secara optimal untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, khususnya deskriptif. Informan dipilih secara purposive sampling, melibatkan empat informan utama dan tiga informan tambahan. Program KKN berlangsung mulai 31 November selama 40 hari di Desa Tammajarra, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, dengan menggunakan teknik purposive. Metode pengumpulan data meliputi wawancara semi terstruktur dan observasi. Program KKN diharapkan dapat menjadi metode pembelajaran yang unggul dengan memberikan paparan dini terhadap permasalahan terkait keluarga berencana melatih dan mengembangkan softskill dan karakter mahasiswa, serta meningkatkan kompetensi mereka dalam kehidupan bermasyarakat.
Workshop Strategi Pemasaran Digital untuk Pelaku UMKM di Desa Nepo St. Aisya; Resky Faradibah Suhab
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/macoajurnalpkm.v2i3.240

Abstract

UMKM di Desa Nepo menghadapi tantangan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Banyak pelaku usaha masih mengandalkan metode pemasaran tradisional, yang membatasi potensi visibilitas produk mereka. Untuk mengatasi kendala tersebut, workshop ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai strategi pemasaran digital. Fokus utama adalah memanfaatkan media sosial dan platform digital sebagai sarana untuk memperluas jangkauan, membangun merek, menciptakan konten kreatif, serta menjangkau audiens dengan lebih efektif. Workshop ini menggunakan pendekatan blended learning yang menggabungkan teori, diskusi interaktif, dan studi kasus praktis, dipandu oleh seorang praktisi digital marketing berpengalaman. Kegiatan ini diikuti oleh 20 pelaku UMKM di Desa Nepo yang antusias mengembangkan bisnis mereka di ranah digital. Materi pelatihan mencakup penggunaan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business, pembuatan konten visual menarik, serta strategi pemasaran organik maupun berbayar. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta telah memperoleh pemahaman dasar yang baik mengenai pemasaran digital dan mulai merancang langkah-langkah untuk menerapkan ilmu yang diperoleh. Meski belum terdapat sesi praktik langsung, semangat peserta memperlihatkan kesiapan mereka untuk memanfaatkan peluang digital marketing guna mengembangkan usaha. Workshop ini berhasil memberikan dasar yang kuat bagi pelaku UMKM di Desa Nepo untuk meningkatkan daya saing mereka di era digital. Dengan pendampingan lanjutan, peserta diharapkan mampu mengoptimalkan strategi pemasaran digital yang telah dipelajari, memperluas pasar, meningkatkan visibilitas produk, dan memperkuat posisi bisnis mereka di lingkungan yang semakin kompetitif.
Pemanfaatan Media Digital untuk Mendukung Sektor Pariwisata Pantai Garassi Desa Nepo Kecamatan Wonomulyo St. Rabia; Resky Faradibah Suhab
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/macoajurnalpkm.v2i3.241

Abstract

Pariwisata memainkan peran krusial dalam perekonomian global dan nasional, dengan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, pertukaran budaya, dan pembangunan sosial. Laporan ini menyoroti pentingnya sektor pariwisata, khususnya di Pantai Garassi, Desa Nepo, Kecamatan Wonomulyo, yang memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan. Dengan pemanfaatan media digital, informasi mengenai destinasi ini dapat disebarluaskan secara efektif, meningkatkan visibilitas dan menarik lebih banyak pengunjung. Melalui identifikasi potensi wisata dan pelaksanaan workshop dengan masyarakat lokal, penelitian ini bertujuan untuk memperkuat interaksi antara wisatawan dan masyarakat. Namun, tantangan seperti aksesibilitas dan dampak lingkungan memerlukan pengelolaan yang berkelanjutan. Dengan strategi yang tepat, Pantai Garassi tidak hanya dapat dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi teknologi digital dalam upaya promosi dan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
Peran Pemerintah Desa dalam Peningkatan Pelayanan Sosial di Desa Bakka-bakka Nurzahrani; Nursan Safitri; Muhammad Alwi
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/macoajurnalpkm.v2i3.242

Abstract

Pemerintah desa memiliki peran yang sangat penting dalam peningkatan pelayanan sosial di tingkat lokal, terutama di Desa Bakka-bakka. Sebagai entitas yang paling dekat dengan masyarakat, pemerintah desa bertanggung jawab untuk memastikan tercapainya kebutuhan dasar warga desa, termasuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kesejahteraan sosial. Di Desa Bakka-Bakka, berbagai program sosial seperti pemberian bantuan langsung, program pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan, telah diimplementasikan untuk mendorong kesejahteraan warga. Namun, tantangan seperti keterbatasan anggaran dan infrastruktur yang masih perlu dikembangkan menjadi hambatan utama dalam optimalisasi pelayanan sosial. Untuk itu, pemerintah desa di Bakka-bakka perlu melakukan inovasi dalam pengelolaan sumber daya dan melibatkan masyarakat secara aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan program-program tersebut. Dengan pemanfaatan teknologi dan peningkatan kapasitas perangkat desa, pelayanan sosial di Desa Bakka-bakka dapat lebih efisien dan lebih mudah diakses oleh masyarakat. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak-pihak terkait sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan sejahtera bagi seluruh warga desa.
Membangun Lingkungan Sekolah Aman : Upaya Stop Perundungan Di SD 027 Labuang Fatmawati; Hamsah
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/macoajurnalpkm.v2i3.243

Abstract

Perundunganatau bullying di sekolah masih menjadi masalah yang signifikan dan berdampak pada perkembangan fisik, emosional, serta akademik siswa. Hal ini memerlukan perhatian serius dari seluruh pihak yang terlibat di dunia pendidikan, termasuk guru, siswa, orang tua, dan pihak sekolah. Oleh karenaitu kami mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik ITBM Polman melaksanakan Sosialisa stop perundingan di SD 027 Labuang dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan, dengan menyoroti program dan kebijakan yang diterapkan serta hasil yang dicapai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan survey untuk mengumpulkan data selain itu juga dilakukan observasi langsung di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan stop perundingan.Selain itu kami menapilkan materi edukasi stop perundingan dan dampak jika kita sering membully teman kita di sekolah maupun di luar sekolah.Tujuan kami melakukan sosialisai di SD 027 Labung mengenai stop perundungan adalah untuk meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah tentang bahaya perundungan, baik di kalangan siswa, guru, maupun orang tua. Kegiatan ini bertujuan agar semua pihak dapat memahami dampak negatif dari perundungan dan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua siswa. Selain itu, sosialisasi ini juga bertujuan untuk menumbuhkan sikap empati, saling menghargai, dan toleransi antar sesama siswa agar mereka dapat saling mendukung dalam menciptakan suasana yang positif di sekolah. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan informasi mengenai cara-cara mencegah perundungan dan bagaimana langkah yang tepat untuk mengatasi masalah perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta budaya sekolah yang bebas dari perundungan, di mana setiap siswa merasa aman, dihargai, dan memiliki ruang untuk berkembang dengan baik. Dan kami harapkan Hasil dari edukasi ini siswa dapat menunjukkan kesadaran mengenai stop perindungan. Selain itu diharapkan, orang tua dan guru juga lebih aktif memberikan pengawasan terhadap siswa agar stop perundingan. Kesimpulan dari penelitian ini Kesimpulan dari penelitiana dalah bahwa menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan dan kesadar stop perindungan .Upaya yang efektif dalam pencegahan perundungan melibatkan kerjasama antara siswa, guru, orang tua, Secara keseluruhan, keberhasilan dalam menghentikan perundungan