cover
Contact Name
Ihsanul Windasari
Contact Email
ihsanulwindasari@alqolam.ac.id
Phone
+6285649521034
Journal Mail Official
jurnalhasina@alqolam.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Putat Lor Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang 65174, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Hasina: Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah
Published by Universitas Al-Qolam
ISSN : -     EISSN : 31105971     DOI : https://doi.org/10.35897/hasina.v2i2.2036
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Hasina menerima artikel hasil penelitian ilmiah yang memiliki fokus pada bidang akuntansi, ekonomi manajemen, dan bisnis yang berbasis syariah maupun umum hasil riset penelitian interdisiplin, multidisiplin, maupun cross-dicipline. Tulisan yang kami harapkan dapat berupa artikel ilmiah maupun hasil review buku-buku keilmuan karya intelektual terkemuka yang memiliki konteks keindonesiaan beserta heteregonitas kultur dan sosialnya.
Articles 58 Documents
Anomaly Detection in Financial Data: Comparative Analysis of Statistical Methods and Machine Learning in Simulation Studies Sihombing, Pardomuan Robinson
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 3 No 1 (2026): Edisi 4
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v3i1.2340

Abstract

The increasing prevalence of financial fraud in the digital era demands the development of reliable and efficient detection methods. This study aims to conduct a systematic comparative analysis of the effectiveness and consistency of seven anomaly detection methods on simulated transactional financial data. The methods tested cover a broad spectrum, ranging from Benford's Law, robust statistical methods (based on MAD), supervised machine learning (Logistic Regression and Random Forest), to unsupervised machine learning (K-Means Clustering and Isolation Forest). Using a simulation study based on R software, a dataset with 20,000 transactions was generated, 5% of which were manipulated as fraud with clear scenarios. The analysis results show that almost all methods successfully detected anomalies with a high success rate. Supervised models, such as Binary Logistic Regression, showed near-perfect performance, while unsupervised methods such as K-Means and Robust Distance (MAD) also showed recall rates above 95%. Although all methods performed well, there were differences in the trade-off between recall and false positives, underscoring the importance of choosing a method that suits business objectives. This study concludes that a layered approach that combines statistical screening with advanced machine learning models is the most comprehensive approach to fraud mitigation
Dari Literasi Finansial ke Kesejahteraan UMKM: : Peran Literasi Finansial dalam Kinerja Usaha dan Pengentasan Kemiskinan Wibowo, Wahyu
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 3 No 1 (2026): Edisi 4
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v3i1.2342

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana literasi finansial berperan dalam meningkatkan kinerja UMKM dan bagaimana peningkatan kinerja tersebut berpotensi berkontribusi pada kesejahteraan serta pengentasan kemiskinan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka dengan menghimpun dan menyintesis temuan riset terbaru periode 2022 sampai 2025, diperkuat oleh data sekunder nasional untuk membangun konteks Indonesia. Literatur ditelaah untuk mengidentifikasi pola hubungan yang berulang, mekanisme pengaruh, dan faktor konteks yang membedakan temuan antar wilayah maupun karakteristik pelaku UMKM. Hasil sintesis menunjukkan bahwa literasi finansial tidak hanya memengaruhi kinerja usaha secara langsung, tetapi terutama melalui perbaikan praktik manajemen keuangan seperti pencatatan, penganggaran, pengelolaan arus kas, evaluasi pembiayaan, serta disiplin pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga. Temuan juga menegaskan pentingnya literasi finansial digital karena ekosistem pembayaran dan pembiayaan digital dapat memperkuat dampak literasi ketika UMKM mampu mengakses dan memanfaatkan layanan keuangan secara produktif dan aman. Pada level kesejahteraan, jalur yang paling konsisten menggambarkan bahwa stabilitas arus kas dan keberlanjutan usaha meningkatkan ketahanan pendapatan rumah tangga, menekan praktik bertahan yang merugikan, serta mengurangi kerentanan terhadap guncangan ekonomi yang dapat mendorong jatuh miskin. Artikel ini menawarkan model konseptual literasi, praktik keuangan, kinerja UMKM, dan kesejahteraan sebagai landasan rekomendasi kebijakan. Implikasi utama menekankan perlunya program literasi yang bersifat praktik, tersegmentasi, terintegrasi dengan pendampingan usaha, dan didukung perlindungan konsumen dalam layanan keuangan digital.
Kedudukan Ayat Muhkam Menentukan Prinsip Pengakuan Pengukuran Transaksi Bank Syariah Indonesia Adelia Nindya Putri; Hasyim Haddade; Muhammad Yahya
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 3 No 1 (2026): Edisi 4
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v3i1.2348

Abstract

Penelitian ini mengkaji kedudukan ayat muhkam dalam menentukan prinsip pengakuan dan pengukuran transaksi pada Bank Syariah Indonesia. Ayat muhkam, sebagai ayat yang memiliki makna jelas dan tegas dalam Al-Quran, menjadi landasan fundamental dalam penetapan standar akuntansi dan pelaporan keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka untuk menganalisis bagaimana ayat muhkam diterapkan dalam praktik pengakuan dan pengukuran transaksi perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat muhkam memberikan dasar hukum yang kuat dalam menentukan waktu pengakuan pendapatan, pengukuran aset dan kewajiban, serta perlakuan akuntansi untuk berbagai akad syariah. Penerapan ayat muhkam secara konsisten memastikan transparansi, keadilan, dan kepatuhan syariah dalam pelaporan keuangan bank syariah. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan standar akuntansi syariah yang lebih komprehensif dan relevan dengan kebutuhan industri perbankan syariah di Indonesia.
The Dynamics of Indonesian Democracy (2021-2024): A Nonparametric Comparative Analysis of Democracy Indices and Their Aspects Sihombing, Pardomuan Robinson
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 3 No 1 (2026): Edisi 4
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v3i1.2356

Abstract

Amidst the global discourse on democratic regression, the state of democracy in Indonesia post-reform continues to show complex dynamics. This study will conduct a longitudinal comparative analysis of the Indonesian Democracy Index (IDI) and its three components—Freedom, Equality, and Capacity of Democratic Institutions from 2021 to 2024 in 34 provinces. Given that the data is not normally distributed based on the Shapiro-Wilk test, the methodology used is the Friedman nonparametric test, followed by the Durbin-Conover post-hoc test for paired comparisons. The results show a statistically significant increase in the composite IDI score (χ2=15.8, p=0.001), the Equality aspect (χ2=21.5, p<0.001), and the Capacity of Democratic Institutions aspect (χ2=29.9, p<0.001) during the observation period. However, a crucial finding shows no statistically significant change in the Freedom aspect (χ2=6.53, p=0.089). This study argues that statistical improvements in several aspects likely reflect procedural and administrative progress driven by government policies. However, this progress can potentially obscure the reality of a more complex and sometimes contradictory substantive democracy, particularly in civil liberties and institutional integrity.
Transformasi Manajemen Bisnis Syariah di Era Digital: Implikasi bagi Industri Halal Sunarta, Desy Arum; Tapparang, Amalia S; Novianti, Dian
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 3 No 1 (2026): Edisi 4
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v3i1.2376

Abstract

This study examines the transformation of Islamic business management in the digital era and its implications for the development of the halal industry. The rapid advancement of digital technologies has reshaped managerial practices across sectors, including Islamic business, where technological innovation must be aligned with Islamic values and principles. The primary objective of this study is to analyze patterns of digital transformation in Islamic business management and to explore how such transformation supports sustainability and competitiveness within the halal industry. This research adopts a literature review approach by synthesizing peer-reviewed academic publications indexed in reputable databases. The review integrates systematic literature review as the main method, supported by scoping review and bibliometric perspectives to map research trends, dominant themes, and conceptual developments in Islamic business management and digital transformation. The findings reveal that digital transformation in Islamic business management is characterized by the integration of technologies such as artificial intelligence, blockchain, and digital platforms to enhance operational efficiency, transparency, and accountability while maintaining compliance with Islamic principles. Digitalization also drives innovation in business models, strengthens organizational resilience, and facilitates inclusive financial services within the halal industry. Furthermore, the integration of Islamic values, including justice, compliance, and social benefit, positions digital business practices as instruments for achieving the objectives of maqashid shariah and long-term sustainability. This study concludes that digital transformation provides a strategic opportunity to advance Islamic business management beyond normative discourse toward a value-based and technology-enabled managerial framework. Theoretical contributions include the conceptualization of a maqashid shariah-oriented digital management framework and an ecosystem perspective on halal industry development. These insights offer practical implications for policymakers, practitioners, and academics, while also highlighting the need for future empirical and cross-country research to strengthen theory and practice in Islamic business management.
Analisis Perbandingan Pembiayaan Istishna pada Bank KB Bukopin Syariah Tahun 2022, 2023, dan 2024 Rismawati, Nurul Falah; Nurhaniah, Najwa
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 3 No 1 (2026): Edisi 4
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v3i1.2409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan perkembangan pembiayaan istishna’ pada Bank KB Bukopin Syariah selama periode 2022–2024. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode komparatif, berdasarkan data sekunder yang bersumber dari Annual Report Bank KB Bukopin Syariah serta publikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Teknik analisis dilakukan melalui analisis deskriptif dan komparatif dengan mengamati nilai piutang istishna’, rasio pembiayaan istishna’ terhadap total pembiayaan, serta tren pendapatan istishna’ dari tahun ke tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan istishna’ di Bank KB Bukopin Syariah mengalami penurunan yang signifikan dan konsisten selama periode penelitian, baik dari sisi piutang maupun pendapatan. Penurunan tersebut mengindikasikan adanya perubahan strategi bank yang lebih berhati-hati dalam menyalurkan pembiayaan berbasis proyek, sejalan dengan meningkatnya risiko dan ketidakpastian ekonomi. Temuan ini memperkuat teori dan penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa pembiayaan istishna’ sangat sensitif terhadap risiko proyek dan kebijakan manajemen risiko bank. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam pengembangan kajian pembiayaan syariah serta menjadi bahan pertimbangan praktis bagi perbankan syariah dalam mengoptimalkan pengelolaan pembiayaan istishna’.
Pengaruh Good Corporate Governance, Liquidity Ratio, dan Debt Ratio terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Nisa, Riza Zahrotun; Sabela, Mila
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 3 No 1 (2026): Edisi 4
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v3i1.2413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mekanisme Good Corporate Governance (GCG) dan rasio likuiditas terhadap kinerja keuangan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA), sedangkan mekanisme GCG diukur melalui ukuran dewan direksi, ukuran dewan komisaris, komite audit, dan kepemilikan institusional. Rasio likuiditas diukur menggunakan current ratio dan debt ratio. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Sampel penelitian terdiri dari 13 perusahaan BUMN yang terdaftar di BEI selama periode 2020–2024, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan laporan tata kelola perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel mekanisme GCG dan rasio likuiditas berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan BUMN. Secara parsial, komite audit dan current ratio berpengaruh positif signifikan terhadap ROA, sedangkan debt ratio berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA. Sementara itu, ukuran dewan direksi, ukuran dewan komisaris, dan kepemilikan institusional tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan sebesar 59,9% variasi kinerja keuangan BUMN, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas pengawasan internal dan pengelolaan struktur keuangan yang optimal memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja keuangan BUMN.
Analisis Jumlah Objek Wisata, Akomodasi Hotel Berbintang dan Tidak Berbintang terhadap Jumlah Wisatawan di 34 Provinsi di Indonesia Tahun 2024 Evansyah Hadyan Indrastata; Vania Meisya Putri Ariyanto; Achmad Rafi Khairullah; Dias Puji Alvianto; Pardomuan Robinson Sihombing
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 3 No 2 (2026): Edisi 5
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v3i2.2581

Abstract

Baru-baru ini Indonesia mendapat penghargaan sebagai negara Top Destination (Negara dengan tujuan wisata utama) bersanding dengan negara-negara lainya seperti Australia, Maladewa, Turki, dll. Hal ini menunjukkan bahwa Pariwisata menjadi sektor yang penting bagi negara Indonesia termasuk perekonomian terutama dalam penerimaan devisa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah objek wisata, akomodasi hotel berbintang, dan akomodasi hotel non-berbintang terhadap jumlah wisatawan di 34 provinsi di Indonesia pada tahun 2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi STATA, disertai uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, heteroskedastisitas, dan multikolinearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap jumlah wisatawan, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,7675 yang berarti model mampu menjelaskan 76,75% variasi jumlah wisatawan. Namun, secara parsial masing-masing variabel tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa keberadaan objek wisata serta akomodasi hotel berbintang dan non-berbintang tetap berkontribusi dalam meningkatkan jumlah wisatawan, tetapi pengaruhnya menjadi lebih kuat ketika dipertimbangkan secara bersama-sama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa infrastruktur pariwisata memiliki peran penting dalam menarik wisatawan, namun perlu didukung oleh faktor lain seperti kualitas layanan, promosi, dan aksesibilitas untuk meningkatkan efektivitasnya.
AKUNTABILITAS DAN PENGUNGKAPAN PELAPORAN KEUANGAN GREEN SUKUK: PENDEKATAN AKUNTANSI LINGKUNGAN BERBASIS SYARIAH Cici Carnila Sitepu; Inda Helena Situmorang; Akmal Huda Nasution; Chairunnisa Zakina Adibara; Sakina Balqis
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 3 No 2 (2026): Edisi 5
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v3i2.2625

Abstract

Pertumbuhan instrumen keuangan hijau, khususnya Green Sukuk, menjadi respons signifikan dari industri keuangan syariah terhadap tantangan krisis iklim global dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Meskipun pasar menunjukkan antusiasme yang tinggi, terdapat celah fundamental dalam standarisasi pelaporan keuangan yang secara khusus mengintegrasikan aspek keberlanjutan ekologis dengan kepatuhan syariah (sharia compliance). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam konsep akuntabilitas dan mekanisme pengungkapan (disclosure) pada pelaporan keuangan Green Sukuk melalui pendekatan akuntansi lingkungan berbasis syariah. Menggunakan metode kualitatif berupa studi literatur, penelitian ini mengkaji ragam jurnal, buku, dan pedoman standar pelaporan dalam rentang waktu terkinian. Analisis dilakukan dengan membedah kelemahan akuntansi konvensional dalam menginternalisasi biaya lingkungan dan bagaimana filosofi syariah dapat mengisi kekosongan tersebut. Hasil sintesa menunjukkan bahwa akuntansi lingkungan berbasis syariah berlandaskan pada trinitas filosofis: tauhid, khalifah fil ardh (manusia sebagai penjaga bumi), dan maqashid syariah yang secara spesifik mencakup hifz al-biah (perlindungan lingkungan). Implikasi dari penelitian ini merumuskan bahwa akuntabilitas dalam Green Sukuk tidak hanya bersifat keagenan finansial, melainkan dualistik: vertikal kepada Sang Pencipta dan horizontal kepada alam semesta. Pengungkapan pelaporan keuangan yang ideal mensyaratkan integrasi laporan penggunaan dana (use of proceeds), opini dewan pengawas syariah, serta kuantifikasi dampak lingkungan yang diaudit secara independen. Sintesa penelitian ini menawarkan model pelaporan hibrida yang memitigasi risiko greenwashing sekaligus menjaga integritas spiritual dan material dari instrumen Green Sukuk.
Perilaku Pengelolaan Keuangan Digital dan Mekanisme Kontrol Diri pada Mahasiswa Indekos Luviah Permadhani; Aulia Nazwa; Azzizah Azzahra; Uswatun Hasanah
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 3 No 2 (2026): Edisi 5
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v3i2.2642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami perilaku pengelolaan keuangan digital dan mekanisme kontrol diri pada mahasiswa indekos dalam penggunaan dompet digital dan belanja online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan mahasiswa indekos yang menggunakan dompet digital, mobile banking, dan aplikasi belanja online dalam aktivitas keuangan sehari-hari. Data dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan mengidentifikasi tema-tema utama dari hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa indekos menggunakan dompet digital untuk berbagai kebutuhan, seperti pembelian makanan, pembayaran laundry, transportasi online, pulsa, token listrik, dan belanja kebutuhan pribadi. Penggunaan dompet digital memberikan kemudahan transaksi, tetapi juga berpotensi membuat pengeluaran menjadi kurang terasa. Temuan juga menunjukkan bahwa promo, cashback, gratis ongkir, dan flash sale dapat berfungsi sebagai sarana penghematan, tetapi juga dapat mendorong perilaku konsumtif apabila tidak disertai kontrol diri. Mekanisme kontrol diri yang dilakukan mahasiswa meliputi pencatatan pengeluaran, pembatasan top-up dompet digital, penentuan batas belanja online, mematikan notifikasi promo, menghapus aplikasi sementara, dan membedakan kebutuhan dengan keinginan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kontrol diri menjadi faktor penting dalam pengelolaan keuangan digital mahasiswa indekos. Temuan ini berkontribusi dalam memperkaya kajian perilaku keuangan mahasiswa dalam konteks transaksi digital.