cover
Contact Name
Saddam Askara
Contact Email
athapublishingglobalindo@gmail.com
Phone
+6281775422923
Journal Mail Official
journalorganizationalanalysisp@gmail.com
Editorial Address
Jl. Alamanda Estate Jl. Cluster Jasmine No.215, Kembangan, Sumberrejo, Kec. Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah 56172, Indonesia
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Organizational Analysis and Performance
ISSN : -     EISSN : 31098878     DOI : 10.64845/optimanus.v2i1
Core Subject : Economy, Science,
Journal of Organizational Analysis and Performance is an academic journal that accommodates scientific works containing thoughts, empirical studies, and research results on the theme of Management and Accounting. Journal of Organizational Analysis and Performanceis published by the independent institution Athallah Publishing with the aim of becoming a forum for discussion and publication of research results by academics, researchers, and practitioners in the fields of accounting and management that provide significant contributions to the development of accounting practices, the accounting profession, and the managerial profession in Indonesia and the world. In accordance with its objectives, Journal of Organizational Analysis and Performance provides insights in the fields of accounting, finance, and management for academics, practitioners, researchers, regulators, students, and other parties interested in the development of accounting practices, the accounting profession, and the managerial profession.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2026)" : 20 Documents clear
Teknologi Informasi dalam Pengambilan Keputusan Strategis Setiadi, Dedy; Zikrillah, Muhammad; Elfona, Fadia
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i2.208

Abstract

Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif peran teknologi informasi dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pengambilan keputusan strategis di berbagai organisasi. Melalui pendekatan tinjauan literatur sistematis, penelitian ini menganalisis berbagai publikasi ilmiah, artikel jurnal, dan studi kasus yang diterbitkan dalam rentang periode 2015-2025 untuk memahami perkembangan terkini dan dampak TI terhadap manajemen strategis.  Hasil tinjauan menunjukkan bahwa teknologi informasi memberikan kontribusi signifikan dalam empat dimensi utama pengambilan keputusan strategis. Pertama, sistem pendukung keputusan (Decision Support Systems/DSS) dan sistem kecerdasan bisnis (Business Intelligence/BI) memungkinkan organisasi untuk mengakses, menganalisis, dan memproses data secara real-time, sehingga meningkatkan kecepatan dan akurasi dalam pengambilan keputusan. Kedua, implementasi analitik data besar (Big Data Analytics) dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memberikan kemampuan prediktif yang memungkinkan organisasi mengantisipasi tren pasar, memahami perilaku konsumen, dan mengidentifikasi peluang bisnis baru dengan lebih tepat. Ketiga, teknologi informasi memfasilitasi pengambilan keputusan berbasis data (Data-Driven Decision Making/DDDM) yang mengurangi ketergantungan pada intuisi semata dan meningkatkan objektivitas dalam proses strategis. Keempat, integrasi TI dengan sumber daya komplementer organisasi menciptakan keunggulan kompetitif berkelanjutan melalui peningkatan efisiensi operasional, inovasi produk dan layanan, serta responsivitas terhadap perubahan lingkungan bisnis.
Peran Sistem Manajemen Kinerja dan Komitmen Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Amalia Hazyyati; M Haris Ghifari; Putri Camelia
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i2.242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sistem manajemen kinerja dan komitmen organisasi dalam meningkatkan kinerja karyawan. Sistem manajemen kinerja yang efektif berfungsi sebagai mekanisme strategis untuk menyelaraskan tujuan individu dengan tujuan organisasi melalui proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan umpan balik kinerja yang berkelanjutan. Di sisi lain, komitmen organisasi mencerminkan tingkat keterikatan emosional, keterlibatan, dan loyalitas karyawan terhadap organisasi yang berimplikasi pada kesediaan untuk memberikan kontribusi optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap karyawan pada suatu organisasi/perusahaan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen kinerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Komitmen organisasi juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi yang kuat dalam menjelaskan variasi kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa organisasi perlu mengoptimalkan implementasi sistem manajemen kinerja yang transparan, adil, dan berbasis umpan balik berkelanjutan, serta membangun komitmen organisasi melalui kepemimpinan yang suportif dan budaya kerja yang kondusif.
Model Integratif Inovasi Produk, Strategi Pemasaran, dan Kualitas Layanan terhadap Peningkatan Kinerja Organisasi Ragesta Utama; Ralfa Ilhamdi
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i2.246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis model integratif yang menjelaskan hubungan antara inovasi produk, strategi pemasaran, dan kualitas layanan terhadap peningkatan kinerja organisasi. Dalam era persaingan bisnis yang semakin dinamis dan berbasis nilai pelanggan, organisasi dituntut untuk mampu mengintegrasikan berbagai elemen strategis guna menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Inovasi produk menjadi faktor penting dalam menciptakan diferensiasi dan nilai tambah, sementara strategi pemasaran berperan dalam memastikan produk dan layanan tersampaikan secara efektif kepada pasar sasaran. Di sisi lain, kualitas layanan menjadi penentu utama dalam membangun kepuasan dan loyalitas pelanggan yang berdampak langsung pada kinerja organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap responden yang merupakan pelanggan dan/atau manajer pada organisasi sektor jasa dan manufaktur. Data dianalisis menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan langsung maupun simultan antarvariabel dalam model integratif yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk, strategi pemasaran, dan kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi, baik secara parsial maupun simultan. Selain itu, kualitas layanan terbukti memperkuat pengaruh inovasi produk dan strategi pemasaran terhadap peningkatan kinerja organisasi.  
Penguatan Kinerja Pegawai melalui Strategi Pengembangan SDM dan Budaya Organisasi Aniqotul Wardah; Putri Abdiani Timorty; Misbakhul Ikhsan
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i2.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan penguatan kinerja pegawai melalui strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan budaya organisasi dalam perspektif manajemen strategik. Kinerja pegawai merupakan faktor kunci dalam menentukan keberhasilan organisasi dalam menghadapi dinamika lingkungan yang kompetitif dan perubahan yang cepat. Oleh karena itu, organisasi dituntut untuk merancang strategi pengembangan SDM yang sistematis serta membangun budaya organisasi yang adaptif dan berorientasi pada kinerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pegawai pada suatu organisasi/instansi (disesuaikan dengan objek penelitian). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disusun berdasarkan indikator pengembangan SDM, budaya organisasi, dan kinerja pegawai. Data dianalisis menggunakan analisis regresi berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antarvariabel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Program pelatihan, peningkatan kompetensi, pengembangan karier, serta evaluasi kinerja yang terstruktur terbukti mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja pegawai. Selain itu, budaya organisasi yang kuat. ditandai dengan nilai-nilai kerja sama, komitmen, integritas, dan orientasi pada hasil juga berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, pengembangan SDM dan budaya organisasi memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkuat kinerja pegawai.
Model Integratif Pengembangan SDM dan Budaya Organisasi dalam Penguatan Kinerja Karyawan Nila Putri Maharani; Fahrul Aji Rohmana; Dini Hasri Sudiro Atmojo; Maulana Ahmad Primasetya; Hilman Bilhikmah
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i2.248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan menganalisis model integratif pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan budaya organisasi dalam penguatan kinerja karyawan. Dalam lingkungan organisasi yang semakin kompetitif dan dinamis, kinerja karyawan menjadi faktor kunci keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan strategisnya. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang tidak parsial, melainkan integratif, yang mampu menyelaraskan peningkatan kompetensi individu dengan pembentukan sistem nilai dan budaya kerja yang mendukung produktivitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-eksploratif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pimpinan serta karyawan pada objek penelitian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis untuk mengidentifikasi pola hubungan antara strategi pengembangan SDM, budaya organisasi, dan kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan SDM yang meliputi pelatihan berkelanjutan, pengembangan kompetensi, pembinaan karier, dan evaluasi kinerja berkontribusi langsung terhadap peningkatan kemampuan teknis dan nonteknis karyawan. Di sisi lain, budaya organisasi yang ditandai dengan nilai integritas, kerja sama, tanggung jawab, dan orientasi pada hasil berperan sebagai penguat perilaku kerja positif. Integrasi kedua aspek tersebut menghasilkan sinergi yang mampu memperkuat kualitas kerja, produktivitas, komitmen, serta adaptabilitas karyawan terhadap perubahan lingkungan kerja.
Optimalisasi Kinerja Karyawan melalui Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Transformasi Budaya Organisasi Biyanka Azizah Pratiwi; Ibrahim Hanifah; Virgi Maudy Okta Berliani
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i2.249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan optimalisasi kinerja karyawan melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan transformasi budaya organisasi. Dalam menghadapi dinamika persaingan dan perubahan lingkungan bisnis yang semakin kompleks, organisasi dituntut untuk mampu meningkatkan kualitas kinerja karyawan secara berkelanjutan. Pengembangan SDM dan transformasi budaya organisasi menjadi dua faktor strategis yang diyakini mampu mendorong terciptanya kinerja yang unggul, produktif, dan adaptif terhadap perubahan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pimpinan dan karyawan. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara sistematis untuk mengidentifikasi pola hubungan antara pengembangan SDM, transformasi budaya organisasi, dan kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan SDM yang dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan kompetensi, pembinaan karier, serta evaluasi kinerja berbasis indikator yang terukur mampu meningkatkan kemampuan teknis dan nonteknis karyawan. Sementara itu, transformasi budaya organisasi yang menekankan nilai profesionalisme, disiplin, kolaborasi, dan orientasi pada hasil berperan dalam membentuk perilaku kerja yang positif serta meningkatkan komitmen dan motivasi kerja. Integrasi antara pengembangan SDM dan transformasi budaya organisasi menghasilkan sinergi yang berdampak pada peningkatan produktivitas, kualitas kerja, serta kepuasan pelanggan.
Budaya Organisasi sebagai Faktor Penentu dalam Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik Astuti Wulan Cahyani; Yussy Ayu Maharani; Febrian Dwi Janarko3; Dyah Eka Pratiwi; Titan Yogeswara
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i2.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya organisasi sebagai faktor penentu dalam implementasi manajemen sumber daya manusia strategik (MSDM strategik). Dalam era persaingan global dan perubahan lingkungan bisnis yang dinamis, organisasi dituntut untuk mengelola sumber daya manusia secara strategis agar selaras dengan visi, misi, dan tujuan jangka panjang perusahaan. Namun, keberhasilan implementasi MSDM strategik tidak hanya ditentukan oleh perumusan kebijakan dan sistem formal, melainkan juga oleh budaya organisasi yang menjadi landasan nilai dan perilaku kerja anggota organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif untuk menggali secara mendalam bagaimana budaya organisasi memengaruhi proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan MSDM strategik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pimpinan serta karyawan yang terlibat dalam pengelolaan SDM. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara sistematis guna mengidentifikasi pola hubungan antara budaya organisasi dan efektivitas implementasi MSDM strategik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi yang kuat, adaptif, dan berorientasi pada kinerja berperan signifikan dalam mendukung implementasi MSDM strategik. Nilai-nilai seperti profesionalisme, integritas, kolaborasi, dan orientasi pada hasil mendorong konsistensi dalam pelaksanaan kebijakan SDM, mulai dari rekrutmen, pelatihan, penilaian kinerja, hingga pengembangan karier.
Penguatan Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Peningkatan Mutu Layanan Jovita Rahma Edria; Amalina Ayu Fahmidah; Purwito Adi Nugroho
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i2.251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan manajemen sumber daya manusia (MSDM) dalam mendukung peningkatan mutu layanan organisasi. Dalam era persaingan yang semakin kompetitif dan meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan, organisasi dituntut untuk menghadirkan layanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. Salah satu faktor kunci dalam mencapai mutu layanan yang optimal adalah pengelolaan sumber daya manusia yang efektif, terencana, dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif untuk menggali secara mendalam bagaimana penguatan fungsi MSDM—meliputi perencanaan SDM, rekrutmen dan seleksi, pelatihan dan pengembangan, manajemen kinerja, serta sistem penghargaan—berkontribusi terhadap peningkatan mutu layanan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumentasi, kemudian dianalisis secara sistematis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan MSDM yang terintegrasi dengan visi dan standar pelayanan organisasi mampu meningkatkan kompetensi, motivasi, dan komitmen karyawan dalam memberikan layanan yang berkualitas. Program pelatihan berbasis kebutuhan, sistem evaluasi kinerja yang transparan, serta budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan terbukti berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan pelanggan dan efektivitas layanan. 
Implementasi Konsep Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Mewujudkan Kesejahteraan Karyawan Much. Rizky Novialdi; Sabilal Alif; Muhammad Farras abdillah
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i2.253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi konsep manajemen sumber daya manusia (MSDM) dalam mewujudkan kesejahteraan karyawan di organisasi. Kesejahteraan karyawan merupakan aspek strategis yang tidak hanya berdampak pada kepuasan kerja, tetapi juga pada produktivitas, loyalitas, dan keberlanjutan organisasi. Implementasi MSDM yang efektif mencakup perencanaan tenaga kerja, rekrutmen dan seleksi, pelatihan dan pengembangan, sistem kompensasi, penilaian kinerja, serta hubungan industrial yang harmonis. Melalui pendekatan yang terintegrasi, organisasi dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, adil, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi konsep MSDM yang sistematis dan berorientasi pada kebutuhan karyawan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan, baik secara finansial maupun non-finansial. Faktor pendukung utama meliputi komitmen manajemen, komunikasi yang efektif, dan kebijakan organisasi yang transparan. Sementara itu, kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan anggaran dan resistensi terhadap perubahan.
Penguatan Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi dalam Reformasi Pelayanan Publik Tri Wahyuni; Rissa Rusmawati Dewi; Ahmad Syafi'i Mufid; Sulis Setiyaningsih; Nanda Irti Ulfian
Journal of Organizational Performance and Analysis Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Athallah Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/optimanus.v2i2.254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan sistem manajemen sumber daya manusia (MSDM) berbasis kompetensi dalam mendukung reformasi pelayanan publik. Reformasi pelayanan publik menuntut peningkatan profesionalisme, efisiensi, dan kualitas layanan kepada masyarakat, yang hanya dapat dicapai melalui pengelolaan sumber daya manusia yang kompeten dan terintegrasi. Sistem MSDM berbasis kompetensi menjadi instrumen strategis untuk memastikan bahwa setiap pegawai memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang sesuai dengan standar pelayanan publik yang ditetapkan. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pejabat pengelola sumber daya manusia, kepala unit pelayanan, dan pegawai yang terlibat langsung dalam pelaksanaan layanan publik. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai implementasi MSDM berbasis kompetensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan MSDM berbasis kompetensi berkontribusi signifikan terhadap profesionalisme pegawai, kepuasan masyarakat, dan efektivitas layanan publik. Faktor pendukung utama meliputi komitmen manajemen puncak, pelatihan dan pengembangan berkelanjutan, sistem evaluasi kinerja yang transparan, serta budaya organisasi yang mendukung inovasi dan kolaborasi.

Page 1 of 2 | Total Record : 20