cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen
ISSN : 23032065     EISSN : 25025430     DOI : 10.21831
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 276 Documents
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PENGGUNAAN ELECTRONIC MONEY: INTEGRASI MODEL TAM – TPB DENGAN PERCEIVED RISK Rahmatika, Ula; Fajar, Muhammad Andryzal
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 8 No. 2 (2019): Nominal September 2019
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.22 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v8i2.26557

Abstract

Abstrak : Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Minat Penggunaan Electronic Money : Integrasi Model TAM – TPB dengan Perceived Risk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat penggunaan e-money. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah 260 responden mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta. Sampel diambil menggunakan teknik convinience sampling. Metode analisis yang digunakan yaitu Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap, persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku mempengaruhi minat penggunaan e-money, sementara persepsi risiko kinerja, risiko sosial, risiko waktu, risiko keuangan, dan risiko keamanan tidak menunjukkan adanya pengaruh terhadap minat penggunaan e-money.Kata kunci: Model Penerimaan Teknologi (TAM), Teori Perilaku Rencanaan (TPB), Uang Elektronik, Persepsi Risiko
PENGARUH NEGATIVE FRAMING DAN ADVERSE SELECTION TERHADAP ESKALASI KOMITMEN Arimawan, Muhammad Sandi; Sukirno, Sukirno
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 3 No. 1 (2014): Nominal April 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.316 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v3i1.2150

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh negative framing terhadap eskalasi komitmen, (2) Pengaruh adverse selection terhadap eskalasi komitmen, (3) Pengaruh negative framing dan adverse selection secara bersama-sama terhadap eskalasi komitmen, (4) Pengaruh negative framing terhadap eskalasi komitmen dimoderasi locus of control, (5) Pengaruh adverse selection terhadap eskalasi komitmen dimoderasi locus of control, (6) Pengaruh negative framing dan adverse selection secara bersama-sama terhadap eskalasi komitmen dimoderasi locus of control. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian eksperimen dengan desain eksperimen factorial 2x2 beetwen subject. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa sebagai pengganti manager yang sesunguhnya dengan jumlah populasi adalah 171 mahasiswa dari 2 kelas Pendidikan Akuntansi angkatan 2010 dan 2 kelas Akuntansi angkatan 2011. Teknik untuk pengambilan sampel digunakan metode Gay (1992). Sebelum penelitian yang sesungguhnya, dilakukan pilot test untuk mengetahui apakah kasus yang akan digunakan dapat dimengerti subjek atau tidak. Alat uji yang digunakan dengan menggunakan uji prasyarat analisis yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis two ways anova. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) negative framing terbukti berpengaruh terhadap eskalasi komitmen, hal ini ditunjukan dengan Pvalue signifikan 0,000 (<0,05), (2) adverse selection terbukti berpengaruh terhadap eskalasi komitmen, hal ini ditunjukan dengan Pvalue signifikan 0,000 (<0,05), (3) negative framing dan adverse selection secara bersama-sama terbukti berpengaruh terhadap eskalasi komitmen, hal ini ditunjukan dengan Pvalue signifikan 0,000 (<0,05), (4) pengaruh negative framing terhadap eskalasi komitmen tidak terbukti dimoderasi locus of control, hal ini ditunjukan dengan Pvalue signifikan 0,926 (>0,05), (5) pengaruh adverse selection terhadap eskalasi komitmen tidak terbukti dimoderasi locus of control, hal ini ditunjukan dengan Pvalue signifikan 0,462 (>0,05), (6) pengaruh negative framing terhadap eskalasi komitmen terbukti dimoderasi locus of control, hal ini ditunjukan dengan Pvalue signifikan 0,007 (<0,05).   Kata Kunci : Adverse selection, Negatif Framing, Locus of control, Eskalasi Komitmen, Pengambilan keputusan.
ANALISIS PREDIKSI FINANCIAL DISTRESS DENGAN METODE SPRINGATE (S-SCORE) PADA PT GARUDA INDONESIA TBK Fitriani, Marisa; Huda, Nurul
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 9 No. 1 (2020): Nominal April 2020
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1039.517 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v9i1.30352

Abstract

Abstrak: Analisis Prediksi Financial Distress Dengan Metode Springate (S-Score) Pada PT Garuda Indonesia Tbk Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besarnya prediksi financial distress dan potensi kebangkrutan pada PT Garuda Indonesia Tbk. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah laporan keuangan PT Garuda Indonesia Tbk yang diakses melalui website www.idx.co.id dalam bentuk laporan neraca (posisi keuangan) dan laba rugi selama delapan tahun terakhir yaitu tahun 2011-2018. Teknik sampling yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dengan memperoleh sampel selama tujuh tahun terakhir yaitu tahun 2012-2018. Teknik analisis yang digunakan yaitu metode Sprigate Score (S-score) yang menggunakan empat rasio yaitu rasio modal kerja terhadap total aset (X1), rasio laba sebelum bunga dan pajak terhadap total aset (X2), rasio laba sebelum pajak terhadap total liabilitas (X3), dan rasio penjualan terdapap total aset (X4) serta menggunakan uji t-test one sample. Hasil penelitian ini diperoleh nilai thitung lebih kecil dari pada ttabel (-3.628<1.943). sehingga hipotesis Ho yang berbunyi yaitu:   Sprigate Score (S-Score) pada PT Garuda Indonesia Tbk kurang dari 0.862 dari yang diharapkan diterima yang artinya bahwa PT Garuda Indonesia, Tbk dikategorikan dalam kondisi financial distress dan berpotensi mengalami kebangkrutan selama tujuh tahun terakhir yaitu dari tahun 2012-2018.Kata Kunci: Financial Distress, Kebangkrutan, Springate Score.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN MANAJER DAN KEEFEKTIFAN MONITORING CONTROL TERHADAP ESKALASI KOMITMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI Jasrul, Novi Astuti
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 1 (2015): Nominal April 2015
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.99 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v4i1.6891

Abstract

Abstrak: Pengaruh Gaya Kepemimpinan Manajer dan Keefektifan Monitoring Control terhadap Eskalasi Komitmen dalam Pengambilan Keputusan Investasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Gaya Kepemimpinan Manajer, Keefektifan Monitoring Control terhadap Eskalasi Komitmen dalam Pengambilan Keputusan Investasi. Gaya Kepemimpinan Manajer yang digunakan dalam penelitian ini adalah Gaya Kepemimpinan Manajer Otokratis dan Demokratis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian factorial 2x2 between subject. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Prodi MAKSI FEB UGM dengan jumlah populasi 92 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Gay (1992). Penelitian ini menggunakan pilot test pada 30 mahasiswa Prodi Akuntansi 2011 FE UNY. Metode analisis data yang digunakan adalah Two-Way anova dengan uji normalitas dan homogenitas sebagai prasyarat. Penelitian eksperimen ini dibantu dengan menggunakan Program SPSS versi 16. Hasil dari penelitian eksperimen ini menunjukkan bahwa Gaya Kepemimpinan Manajer terbukti tidak berpengaruh terhadap Eskalasi Komitmen dalam Pengambilan Keputusan Investasi dengan melihat hasil Pvalue signifikan 0,668 (P > 0,05) atau Fhitung 0,185 (<3,98), Keefektifan Monitoring Control terbukti tidak berpengaruh terhadap Eskalasi Komitmen dalam Pengambilan Keputusan Investasi dengan melihat hasil Pvalue signifikan 0,816 (P > 0,05) atau Fhitung 0,055 (<3,98), dan Gaya Kepemimpinan Manajer dan Keefektifan Monitoring Control secara bersama-sama terbukti berpengaruh terhadap Eskalasi Komitmen dalam Pengambilan Keputusan Investasi dengan hasil Pvalue signifikan 0,044 (P<0,05) atau Fhitung 4,226 (>3,98).   Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan Manajer Otokratis dan Demokratis, Keefektifan Monitoring Control, Eskalasi Komitmen, Pengambilan Keputusan Investasi.
EVALUASI KESIAPAN KERJA MAHASISWA AKUNTANSI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA MENGHADAPI ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 Hanani, Tri; Sukirno, Sukirno
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2016): Nominal April 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.714 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v5i1.11475

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui: (1) kesiapan kerja mahasiswa akuntansi ditinjau dari ethical competency. (2) Kesiapan kerja mahasiswa akuntansi ditinjau dari knowledge competency. (3) Kesiapan kerja mahasiswa akuntansi ditinjau dari capability competency. (4) Kesiapan kerja mahasiswa akuntansi ditinjau dari respect about human right and value. (5) Serta kesiapan kerja mahasiswa akuntansi ditinjau dari analysis competency. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian evaluatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa akuntansi UNY.  Pemilihan  sampel  menggunakan metode   purposive   sampling.   Berdasarkan   kriteria   yang   telah   ditentukan diperoleh sampel sebanyak 162 mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kesiapan kerja mahasiswa akuntansi ditinjau dari aspek ethical competency termasuk dalam kategori siap yakni (73,46%). (2) Kesiapan kerja mahasiswa Akuntansi ditinjau dari aspek knowledge competency termasuk dalam kategori siap dengan persentase sebesar (75,93%). (3) Kesiapan kerja ditinjau dari aspek capability competency termasuk dalam kategori siap dengan pencapaian persentase sebesar (59,26%). (4) Kesiapan kerja ditinjau dari aspek respect about human right and value mahasiswa termasuk dalam kategori siap (67,9%). (5) Kesiapan kerja ditinjau dari aspek analysis competency mahasiswa termasuk dalam siap, dengan pencapaian persentase sebesar (69,14%).Kata Kunci: Kesiapan Kerja, Mahasiswa akuntansi, Masyarakat Ekonomi ASEAN
PENGARUH PERSEPSI WAJIB PAJAK TENTANG PENERAPAN PP NO. 46 TAHUN 2013, PEMAHAMAN PERPAJAKAN, DAN SANKSI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DI KOTA YOGYAKARTA Imaniati, Zaen Zulhaj; Isroah, Isroah
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2016): Nominal September 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.485 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v5i2.11730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh: (1) Persepsi Wajib Pajak Tentang Penerapan PP No. 46 tahun 2013 terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM, (2) Pemahaman Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM, (3) Sanksi Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM, serta (4) Persepsi Wajib Pajak Tentang Penerapan PP No. 46 Tahun 2013, Pemahaman Perpajakan, dan Sanksi Perpajakan secara bersama-sama terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Yogyakarta. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat analisis data dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan: persepsi wajib pajak tentang penerapan PP No. 46 tahun 2013 berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM, ditunjukkan dengan angka koefisien regresi bernilai positif yaitu 0,582 dan t hitung 3,071 > t tabel 1,66123. Pemahaman perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM, diunjukkan dengan nilai koefisien regresi bernilai positif yaitu 0,708 dan t hitung 5,894 > t tabel 1,66123. Sanksi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi bernilai positif yaitu 1,066 dan t hitung 3,746 > t tabel 1,66123. Persepsi wajib pajak tentang penerapan PP No. 46 tahun 2013, pemahaman perpajakan, dan sanksi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Hal tersebut dibuktikan dari nilai koefisien regresi yang bernilai positif yaitu 0,278; 0,726; 0,497 dan nilai F hitung 12,761 > F tabel 1,66123.Kata Kunci: Kepatuhan Wajib Pajak, Persepsi Wajib Pajak Tentang Penerapan PP No. 46 Tahun 2013, Pemahaman Perpajakan, Sanksi Perpajakan.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANAJAMEN LABA PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI INDONESIA A, Hafidza Ulfa; sukirno, sukirno
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 6 No. 2 (2017): Nominal September 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.647 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v6i2.16651

Abstract

Abstrak: Faktor yang Mempengaruhi Manajamen Laba pada Perusahaan Perbankan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mngetahui: (1) Pengaruh Leverage terhadap Manajemen Laba; (2) Pengaruh Leverage terhadap Manajemen Laba dengan Dewan Komisaris Independen sebagai variabel moderasi; (3) Pengaruh Leverage terhadap Manajemen Laba dengan Kualitas Auditor sebagai variabel moderasi.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode pengumpulan data dokumentasi. Pengumpulan data penelitian melalui analisis terhadap isi dari catatan atau dokumen perusahaan yang sesuai dengan data yang diperlukan. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari laporan keuangan perusahaan sektor perbankan di BEI yang telah diaudit periode 2011-2015. Laporan keuangan tersebut diunduh dari situs www.idx.co.id. Teknik analisis yang digunakan adalah kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba dengan koefisien regresi sebesar 0,802 dan t hitung < t tabel (-4,544 < -1.97756); (2) Dewan Komisaris Independen memperkuat pengaruh Leverage terhadap Manajemen Laba dengan koefisien regresi sebesar 6,942 dan t hitung > t tabel (4,490 > 1,97756); (3) Kualitas Auditor memperkuat pengaruh Leverage terhadap Manajemen Laba dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,251 dan t hitung > t tabel (5,812 > 1,97756).Kata Kunci: Leverage, Manajemen Laba, Corporate Governance, Dewan Komisaris Independen, Kualitas Audit.
PENGARUH FAKTOR-FAKTOR PEREKONOMIAN MAKRO TERHADAP KINERJA REKSADANA PENDAPATAN TETAP PERIODE 2015-2017 Rahmawati, Setya Ayu; Nuris, Dudung Ma'ruf
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 7 No. 2 (2018): Nominal September 2018
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.202 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v7i2.21346

Abstract

Penelitian in bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor perekonomian makro terhadap kinerja reksadana pendapatan tetap. Indikator makro ekonomi yng digunakan adalah indeks suku bunga SBI, nilai tukar rupiah, harga minyak dunia, dan tingkat inflasi dengan periode data penelitian pada 2015-2017. Penelitian ini merupakan penelitian explanatory dengan 30 sampel yang terdaftar di OJK dan diolah menggunakan analasis regresi berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa hipotesis diterima yaitu variable makro memberikan pengaruh pada kinerja reksadan tetap baik secara simultan maupun parsial. Kata kunci: reksadana pendapatan tetap, indeks suku bunga SBI, nilai tukar Rupiah, harga minyak dunia, inflasi
PERANCANGAN SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN TUNAI TERKOMPUTERISASI PADA APOTEK GEDONG KUNING Hasanah, Nuurul Fitri
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 1 No. 1 (2012): Nominal April 2012
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.474 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v1i1.990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui sistemakuntansi penjualan tunai yang telah diterapkanApotek Gedong Kuning; (2) merancang sistemakuntansi penjualan tunai terkomputerisasi yangsesuai dan layak diterapkan untuk Apotek GedongKuning; (3) mengetahui implementasi dariperancangan sistem akuntansi penjualan tunaiterkomputerisasi yang tepat dan sesuai untukApotek Gedong Kuning.Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan.Subjek penelitian ini adalah ApotekGedong Kuning yang beralamat di Jalan GedongKuning JG IV/6, Banguntapan, Yogyakarta. Objekpenelitian yaitu sistem akuntansi penjualantunai. Metode pengumpulan data yang digunakanyaitu metode wawancara, metode observasi, danmetode dokumentasi. Teknik pengembangan sistemyaitu metode System Development Life Cycle(SDLC). Tahap analisis sistem yaitu analisis sistemlama dengan metode PIECES, analisis kebutuhansistem yaitu kebutuhan fungsional dan nonfungsional,dan analisis kelayakan sistem denganmenganalisis aspek teknis, operasional, ekonomi,dan hukum; (2) Tahap desain dan perancangan,terdiri dari pemodelan database denganmenggunakan ER_D, pemodelan proses denganflowchart, dan desain interface; (3) Implementasisistem dengan menggunakan konversi paralel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sistemakuntansi penjualan yang diterapkan ApotekGedong Kuning masih bersifat manual. Meliputifungsi yang terkait, dokumen yang terkait dan catatanterkait, jaringan prosedur dan unsur pengendalianintern; (2) Analisis sistem akuntansi penjualanyaitu analisis kelemahan sistem menunjukkan sistemlama memiliki kelemahan yang menyebabkanoutput berupa informasi tidak akurat, relevan danup to date, analisis kebutuhan sistem, dan analisiskelayakan sistem yang menunjukan penerapan sistemakuntansi terkomputerisasi ini telah memenuhikebutuhan minimum dan layak untuk diterapkan;(3) Perancangan sistem akuntansi penjualan tunaiterkomputerisasi meliputi pemodelan database yaitutabel login, tabel input, tabel karyawan, tabelpemasok, tabel barang, tabel jenis, tabel kategori,tabel penjualan dan tabel penjualan detail. Pemodelanproses yaitu proses login, proses pencarianidentitas perusahaan, proses pengelolaan data master,proses transaksi penjualan tunai, dan prosespencarian laporan. Desain interface yaitu formmenu utama, form menu file, form menu masterdata, form menu transaksi, dan laporan; (4) Implementasisistem akuntansi penjualan tunai terkomputerisasimeliputi pemilihan dan pelatihan personilyaitu karyawan yang telah ada, pelatihan dilakukansecara prosedural. Memilih dan mempersiapkantempat dan instalasi sistem yaitu tempatpenjualan, instalasi dilakukan dengan menginstalbeberapa software. Melakukan pengujian sistemdan konversi sistem dengan menerapkan konversiparalel. Hasil implementasi yaitu karyawan mampumengoprasikan sistem dengan baik, sistem terkomputerisasiini dapat dijalankan suauai harapan.Kata Kunci : Perancangan, System DevelopmentLife Cycle, Sistem Akuntansi, Penjualan Tunai,Terkomputerisasi
THE EFFECT OF FINANCIAL INCENTIVES SCHEME TOWARD INTENTION TO DISCLOSE FRAUD Kartika, Ikhsanti Dian; Sari, Ratna Candra
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 8 No. 1 (2019): Nominal April 2019
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.749 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v8i1.24501

Abstract

Abstract : The Effect of Financial Incentives Scheme toward Intention to Disclose Fraud. The purposes of this research is to examine the effect of financial incentive scheme toward intention to disclose fraud. This research is an experimental research using experimental factorial design 1x1 between subject. The population of this study was 81 Undergraduate Accounting Students of the Faculty of Economics, Yogyakarta State University, year 2016. Validity test using Face Validity. The research hypothesis was processed using a One-Way ANOVA statistical test.The result of this research showed that there is an effect of financial incentives scheme on the intention to disclose fraud with a significance value of 0.000. Keywords : Financial Incentives Scheme, Disclosing Fraud, Whistleblowing

Page 10 of 28 | Total Record : 276