cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen
ISSN : 23032065     EISSN : 25025430     DOI : 10.21831
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 276 Documents
FAKTOR DETERMINAN FINANCIAL DISTRESS UNTUK PERUSAHAAN PERTAMBANGAN DI INDONESIA DAN MALAYSIA Prasetyo, Arief Bagas; Kristanti, Farida Titik
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 10 No. 2 (2021): Nominal September 2021
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/nominal.v10i2.35763

Abstract

Abstrak: Faktor determinan Financial Distress Untuk Perusahaan Pertambangan Di Indonesia dan Malaysia. Studi ini bermaksud untuk mengetahui dampak likuiditas, leverage, operating capacity, instittutional ownership, managerial ownership, sertakomisaris independen padaFinancial Distress. Penelitian ini memakai penelitian deskriptif. Populasi serta sampel pada studi ialah perseroan sektor pertambangan yang tercatat di BursaEfek Indonesia dan Bursa Malaysia 2014-2018. Studi ini memakai purposive sampling serta diperoleh 12 perseoran di Indonesia dan 22 perseroan di Malaysia. Olah data yang dipakai studi ini memakai logistic regression. Studi menunjukkan pada perseroan pertambangan di Indonesia bahwa operatingcapacity scara parsial mempunyai pengaruh signifikan negatif pada financial distress. Sedangkan liquidity ,leverage, institutional ownership, managerial ownership, dan independent comissioner secara parsial tidak mempunyai pengaruh pada financial distress. Kemudian pada perseroan pertambangan di Malaysia menunjukkan bahwa liquidity, Managerial Ownership, dan Independent Commissioner secara parsial mempunyai pengaruh signifikan negatif pada financial distress. Sedangkan operating capacity,leverage, dan  Institutional Ownership secara parsial tidak mempunyai pengaruh pada financial distress.Kata kunci: Liquidity, Leverage, OperatingCapacity, Institutional Ownership, Managerial Ownership, Independent Commissioner, Financial DistressAbstract: Determinants ofFinancial Distressfor Mining Companies in Indonesia and Malaysia. Research intend todetermine the impact ofliquidity, leverage, operatingcapacity, institutional ownership, managerialownership, and independent commissioner onfinancial distress. This research uses descriptive research. Thepopulation and sample are miningsector firm registered onthe IDX and Malaysia Exchange 2014-2018. This study uses purposivesamplingmethod acquired 12 companies in Indonesia and 22 companies in Malaysia. The data processing techniques used logisticregression. Research showed mining companies in Indonesia that their operating capacityhas a negative impact on financial distress. Whereas, liquidity,leverage, institutionalownership, managerialownership, and the independentcommissioner didn't have affects onfinancial distress. Then the mining companies in Malaysia showed that liquidity, Managerial Ownership, and Independent Commissionerhave a negative impact onfinancial distress. Meanwhile, operating capacity, leverage, and institutional ownership didn't have affects on financial distress.Keywords: Liquidity, Leverage, OperatingCapacity, Institutional Ownership, Managerial Ownership, Independent Commissioner, Financial Distress
THE EFFECT OF LOCUS OF EXTERNAL INTERNAL CONTROL, FINANCIAL ATTITUDE, POCKET MONEY AND LIFESTYLE ON THE USE OF E-MONEY Anggari, Alya Nurul; Dewanti, Patriani Wahyu
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 10 No. 2 (2021): Nominal September 2021
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/nominal.v10i2.41429

Abstract

Abstract: The Effect of Locus of External and Internal Control, Financial Attitude, Pocket Money and Lifestyle on The Use of E-Money. This study aims to determine the influence of Locus of external internal control, financial attitude, pocket money and lifestyle on the use of e-money in accounting students in Yogyakarta. The population is all students of accounting study programs that are still active in 4 universities in Yogyakarta with a total of 200 respondents and 134 is a sample of this research. This study was conducted by questionnaires using multiple liner regression tests. The results showed that the locus of external control and lifestyle positively influenced the locus of internal control, financial attitude and pocket money of students had no effect on the use of e-money in accounting students of the University in Yogyakarta.Keywords: Locus of control external and internal, Financial attitude, Pocket Money, Lifestyle, E- MoneyAbstrak: Pengaruh Locus Of Control Eksternal Dan Internal, Financial Attitude, Uang Saku, Dan Lifestyle Terhadap Penggunaan E-Money. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhl Locus of control external dan internal, financial attitude, uang saku dan lifestyle terhadap penggunaan e-money pada mahasiswa akuntansi di Yogyakarta. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa program studi akuntansi aktif di 4 universitas di Yogyakarta dengan total 200 orang dan 134 merupakan sample penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online dengan uji regresi liner berganda. Hasil penelitian menunjukkan locus of control external dan lifestyle berpengaruh positif sedangkan locus of control internal, financial attitude dan uang saku tidak berpengaruh terhadap penggunaan e-money pada mahasiswa akuntansi Universitas di Yogyakarta. Kata Kunci : Locus of control external dan internal, Financial attitude, Uang Saku, Lifestyle, E- Money
PENGARUH PEMBIAYAAN BAGI HASIL DAN TINGKAT KESEHATAN BANK TERHADAP KINERJA KEUANGAN DENGAN PEMBIAYAAN BERMASALAH SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI Utami, Dian Ratri; Utami, Tri
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 10 No. 2 (2021): Nominal September 2021
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/nominal.v10i2.30282

Abstract

Abstrak: Pengaruh Pembiayaan Bagi Hasil Dan Tingkat Kesehatan Bank Terhadap Kinerja Keuangan Dengan Pembiayaan Bermasalah Sebagai Variabel Pemoderasi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari variabel independent yaitu pembiayaan bagi hasil dan tingkat kesehatan bank terhadap kinerja keuangan dengan pembiayaan bermasalah sebagai variabel pemoderasi. Populasi yang menjadi obyek dalam penelitian ini adalah Bank Umum Syariah di Indonesia sebanyak 14 Bank yang terdaftar dalam Bank Indonesia. Pengumpulan data dengan metode purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah 11 Bank Umum Syariah yang memiliki data sesuai dengan variabel yang dibutuhkan. Metode analisis data yang digunakan yaitu Moderated Regression Analysis (MRA). Penelitian ini menunjukan 1) Pembiayaan bagi hasil tidak memiliki pengaruh tehadap kinerja keuangan (ROA). 2) Tingkat kesehatan bank memiliki pengaruh positif signifikan pada profitabilitas kinerja keuangan perusahaan. 3) Pembiayaan bermasalah (NPF) secara simultan tidak berhasil memperkuat pengaruh pembiayaan bagi hasil terhadap kinerja keuangan. 4) Pembiayaan bermasalah (NPF) secara simultan juga tidak dapat memperkuat pengaruh tingkat kesehatan bank terhadap kinerja keuangan.Kata kunci: Pembiayaan Bagi Hasil, Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Financing (NPF), Retun On Asset (ROA)Abstract: Effect of Profit Sharing Financing and Bank Health Level on Financial Performance with Problem Financing as Moderating Variables. This study aims to determine the effect of the independent variable, profit sharing financing and bank soundness on financial performance with problem financing as a moderating variable. The population that is the object of this study is 14 Sharia Commercial Banks in Indonesia, which are registered with Bank Indonesia. Data collection using purposive sampling method. The sample used was 11 Islamic Commercial Banks that have data in accordance with the required variables. The data analysis method used is Moderated Regression Analysis (MRA). This study shows 1) Profit sharing financing has no influence on financial performance (ROA). 2) The level of soundness of a bank has a significant positive effect on the profitability of a company's financial performance. 3) Simultaneous financing (NPF) does not succeed in strengthening the effect of profit sharing financing on financial performance. 4) Simultaneous financing (NPF) also cannot strengthen the effect of bank soundness on financial performance.Keywords: Profit Sharing Financing, Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Financing (NPF), Retun On Asset (ROA)
STUDENT'S ETHICAL JUDGMENT TOWARDS ACCOUNTING FRAUD: DOES FORENSIC ACCOUNTING COURSE MATTER? Dewi, Herlina Rahmawati; Mahmudi, Mahmudi; Sekardevi, Arienda Sausan
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 10 No. 2 (2021): Nominal September 2021
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/nominal.v10i2.38878

Abstract

Abstrak: Penilaian Etis Mahasiswa Terhadap Kecurangan Akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mata kuliah akuntansi (audit) forensik, status sosial ekonomi, kinerja akademik, dan jenis kelamin pada penilaian etis mahasiswa tentang kecurangan akuntansi. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa akuntansi aktif angkatan tahun 2014-2016 di Fakultas Bisnis dan Ekonomi Universitas Islam Indonesia. Penelitian ini menggunakan data dari sampel sebanyak 120 responden yang dikumpulkan menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Studi ini menemukan bahwa mata kuliah akuntansi forensik (audit), status sosial ekonomi, dan kinerja akademik memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penilaian etis mahasiswa tentang kecurangan akuntansi. Sebaliknya, jenis kelamin tidak mempengaruhi penilaian etis mahasiswa tentang kecurangan akuntansi. Hasil penelitian ini memberikan pencerahan bahwa mata kuliah akuntansi forensik memiliki peran yang sangat penting dalam memperbaiki pertimbangan etis mahasiswa terhadap kecurangan akuntansi. Selain itu, mahasiswa dengan kemampuan akademik yang tinggi dan tingat sosial ekonomi yang tinggi cenderung memiliki pertimbangan etika yang lebih baik. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan bernalar yang baik dan rasional serta kecukupan ekonomi dapat menurunkan kecurangan akuntansi. Kata kunci: mata kuliah akuntansi forensik, status sosial ekonomi, kinerja akademis, jenis kelamin, penilaian etis, kecurangan akuntansi Abstract: Student's Ethical Judgment Towards Accounting Fraud. This study aims to determine whether forensic accounting (audit) courses, socioeconomic status, academic performance, and gender affect students' ethical judgments concerning accounting frauds. This study's population was all active accounting students from 2014-2016 at the Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia. This study uses the purposive sampling method and collects the data from 120 respondents. The data analysis technique used in this study is multiple linear regression analysis. This study found that forensic accounting (audit) courses, socioeconomic status, and academic performance positively and significantly influence students' ethical judgments concerning accounting fraud. In contrast, gender did not affect the students' ethical judgments concerning accounting frauds. The results of this study provide insight that forensic accounting course have a very crucial role in improving students' ethical judgment against accounting fraud. In addition, students with high academic abilities and high socioeconomic levels tend to have better ethical judgments. This means that good and rational reasoning ability and economic adequacy can reduce accounting fraud. Keywords: forensic accounting course, socioeconomic status, academic performance, gender, ethical judgment, accounting fraud
PENGARUH SERAPAN ANGGARAN, KEPEMIMPINAN ETIS, TINDAK LANJUT TEMUAN BPK, DAN KEEFEKTIFAN AUDIT INTERNAL PADA HASIL AUDIT LKPD Nusa, Nabella Duta; Muslihah, Siti
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 10 No. 2 (2021): Nominal September 2021
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/nominal.v10i2.35936

Abstract

Abstrak: Pengaruh Serapan Anggran, Kepemimpinan Etis, Tindak Lanjut Temuan BPK, dan Keefektifan Audit Internal pada Hasil Audit LKPD. Pengelolaan anggaran merupakan aktivitas yang sangat krusial dikarenakan di dalamnya terdapat pemaparan strategi dan rencana atas pengelolaan pendapatan dan belanja sebuah instansi. Ditambah lagi dengan kenyataan bahwa aktivitas belanja Pemerintah Daerah (Pemda) harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Penelitian ini menguji secara empiris tentang pengaruh aspek keuangan berupa serapan anggaran dan aspek non keuangan berupa kepemimpinan etis, tindak lanjut temuan BPK, dan keefektifan audit internal terhadap hasil audit laporan keuangan pemerintah daerah di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dari responden yang terdiri dari seluruh Pemda yang berada di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk menarik kesimpulan penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa serapan anggaran dan tindak lanjut temuan BPK tidak mempengaruhi pemerolehan opini audit WTP, sedangkan kepemimpinan etis dan keefektifan audit internal memiliki pengaruh positif.Kata kunci: opini audit, anggaran, kepemimpinan, audit internal, temuan audit, pemerintah daerahAbstract: The Effect of Budget Absorption, Ethical Leadership, Follow-up to BPK findings, and Effectiveness of internal audits on the Results of Audits of LKPD. Budget management is a very crucial activity because it contains a strategy and plan for managing revenue and expenditure of an institution. Coupled with the fact that the expenditure activities of Regional Government (Pemda) must be accountable to the public. This study empirically examines the influence of financial aspects in the form of budget absorption and non-financial aspects in the form of ethical leadership, follow-up to BPK findings, and the effectiveness of internal audits on the results of audits of local government financial reports in Central Java Province and Yogyakarta Special Region. This study uses primary and secondary data from respondents consisting of all local governments in the province of Central Java and Yogyakarta. The results of this study indicate that budget absorption and the follow-up of BPK findings do not affect on how the institution gets a WTP audit opinion, while ethical leadership and internal audit effectiveness have a positive effect.Keywords: audit opinion, budget, leadership, internal audit, audit findings, regional government
MANFAAT DAN RISIKO YANG MEMPENGARUHI KELANJUTAN NIAT PENGGUNAAN FINTECH PEMBAYARAN SELULER Putritama, Afrida
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 10 No. 2 (2021): Nominal September 2021
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/nominal.v10i2.38393

Abstract

Abstrak: Manfaat dan risiko yang mempengaruhi kelanjutan niat penggunaan Fintech pembayaran seluler. Tujuan penelitian ini adalah menemukan bagaimana manfaat persepsian dan risiko persepsian mempengaruhi kelanjutan niat penggunaan Fintech pembayaran seluler dengan mendasarkan kepada Theory of Reasoned Action (TRA). Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 104 responden. Pengujian hipotesis menggunakan Structural Equation Model (SEM) dengan alat ukur Partial Least Square (PLS). Penelitian ini menemukan bahwa manfaat persepsian lebih kuat dibandingkan risiko persepsian dalam mempengaruhi kelanjutan niat penggunaan Fintech pembayaran seluler. Faktor terkuat yang mempengaruhi manfaat persepsian adalah kenyamanan. Transaksi seamless dan manfaat ekonomi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap manfaat persepsian. Faktor terkuat yang mempengaruhi risiko persepsian adalah risiko keuangan. Faktor terkuat kedua yang mempengaruhi risiko persepsian adalah risiko hukum. Risiko keamanan dan risiko operasional memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap risiko persepsian.Kata kunci: Fintech pembayaran seluler, manfaat persepsian, risiko persepsianAbstract: Benefits and risks that affect the continued use of mobile payments Fintech. The purpose of this research is to find out how the perceived benefit and perceived risks affect the continuation of the intention to use Fintech mobile payments based on the Theory of Reasoned Action (TRA). Research data collection using a questionnaire with a purposive sampling method with a total sample of 104 respondents. Hypothesis testing uses the Structural Equation Model (SEM) with the Partial Least Square (PLS) measuring instrument. This study found that the perceived benefit is stronger than the perceived risk in influencing the continuation of the intention to use mobile payment Fintech.  The strongest factor affecting the perceived benefit is convenience. Seamless transactions and economic benefits have a positive but insignificant effect on perceived benefits. The strongest factor affecting perceived risk is financial risk. The second strongest factor affecting perceived risk is legal risk. Security risk and operational risk have an insignificant positive effect on perceived risk.Keywords: Fintech mobile payments, perceived benefits, perceived risks
Analisis Faktor Adopsi E-Wallet Gopay, OVO, dan DANA dengan Model UTAUT2 pada Masyarakat Jawa Barat Saragih, Yulia Wahyuni; Rikumahu, Brady
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 11 No. 1 (2022): Nominal April 2022
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/nominal.v11i1.43075

Abstract

Analysis of the Gopay, OVO, and DANA E-Wallet Adoption Factors with the UTAUT2 Model in the West Java. Fintech is changing the banking industry, reshaping business, and changing the way consumers manage and use money. This study's purpose is to examine the factors that affect the adoption of e-wallet, a product of fintech in West Java using the UTAUT 2 model. This study used data collection techniques in the form of surveys by distributing online and manual questionnaires. The respondents of this research are 400 users from Gopay, OVO, or DANA, domiciled in West Java, and ranging in age from 18-40 years. This study used the PLS-SEM model. The results showed that there were three accepted hypotheses. Only the Habit variable (H7a) has a positive significant effect on the Behavioral Intention, while the other variables have no significant effect. Also, it was found that the variables of Facilitating Conditions (H4b) and Behavioral Intention (H8) had a significant positive effect on Use Behavior. In addition, only the Gender variable moderates the independent variable with the dependent variable. ABSTRAKAnalisis Faktor Adopsi E-wallet Gopay, OVO, dan DANA dengan Model UTAUT2 pada Masyarakat Jawa Barat. Fintech telah mengubah industri perbankan, membentuk kembali bisnis, dan mengubah cara konsumen mengatur dan menggunakan uang mereka. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi e-wallet yang merupakan produk dari fintech pada masyarakat Jawa Barat menggunakan model UTAUT 2. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan data berupa survei dengan menyebarkan kuesioner secara online dan manual. Responden penelitian ini merupakan 400 pengguna dari Gopay, OVO, atau DANA, berdomisili di Jawa Barat, dan berusia 18-40 tahun. Penelitian ini akan menggunakan model PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga hipotesis yang diterima. Hanya variabel Kebiasaan (H7a) yang berpengaruh signifikan positif dengan niat menggunakan, sedangkan variabel lainnya tidak berpengaruh signifikan. Kemudian ditemukan bahwa variabel Kondisi Pendukung (H4b) dan Niat Menggunakan (H8) berpengaruh signifikan positif dengan perilaku menggunakan. Kemudian, hanya variabel jenis kelamin yang memoderasi variabel independen dengan variabel dependen.
Persepsi Karyawan di Direktorat Pengelolaan Kas Negara Kementerian Keuangan Jakarta pada Fenomena Bystander Effect dan Whistleblowing Terhadap Fraud Akuntansi Azizah, Latifatul; Priantinah, Denies
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 11 No. 1 (2022): Nominal April 2022
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/nominal.v11i1.41108

Abstract

Abstrak: Persepsi Karyawan di Direktorat Pengelolaan Kas Negara Kementerian Keuangan Jakarta pada Fenomena Bystander Effect dan Whistleblowing Terhadap Fraud Akuntansi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari sikap bystander effect terhadap terjadinya fraud akuntansi dan untuk mengetahui pengaruh dari sikap whisteleblowing terhadap terjadinya fraud akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua karyawan yang bekerja di Direktorat Pengelolaan Kas Negara Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Jakarta. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling dengan metode convenience sampling dan jumlah sampelnya adalah 68 karyawan. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji non parametrik yaitu, uji chi square, uji rank spearman, dan uji friedman. Hasil penelitian dari persepsi karyawan Direktorat Pengelolaan Kas Negara Kementerian Keuangan Jakarta menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif pada bystander effect terhadap terjadinya fraud akuntansi dengan nilai signifikan chi-square 0,000, rank-spearman 0,000, dan friedman 0,001. (2) terdapat pengaruh negatif pada whistleblowing terhadap terjadinya fraud akuntansi dengan nilai signifikan chi-square 0,000, rank-spearman 0,000, dan friedman 0,001Kata kunci: Bystander Effect, Whistleblwoing, Fraud Akuntansi.Abstract: Perception of Employees in the Directorate of State Cash Management the Ministry of Finance Jakarta on the Bystander Effect and Whistleblowing Phenomenon Toward Accounting Fraud. The purpose of this study was to determine the effect of the bystander effect on accounting fraud and to determine the effect of whistleblowing attitudes on accounting fraud. The population in this study were all employees who worked in the Directorate of State Treasury Management, Directorate General of Treasury, Ministry of Finance Jakarta. The sampling technique used in this study is non probability sampling with the convenience sampling method and the sample size is 68 employees. Hypothesis test used is non-parametric test, namely chi-square test, rank-spearman test, and Friedman test. The results of the research on the perceptions of employees of the Directorat of State Management the Ministry of Finance Jakarta show that: (1) there was a positive influence on the bystander effect on the occurrence of accounting fraud with a significant value of chi-square 0,000, rank-spearman 0,000, and Friedman 0.001. (2) there is a negative effect on whistleblowing on the occurrence of accounting fraud with a significant value of chi-square 0,000, rank-spearman 0,000, and Friedman 0.001.Keywords: Bystander Effect, Whistleblowing, Accounting Fraud.
Pandemi Covid 19: Peran Good Corporate Governance terhadap Kinerja Perbankan Gozali, Efva Octavina Donata; Hamzah, Ruth Samantha; Pratiwi, Chomsah Novianti
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 11 No. 1 (2022): Nominal April 2022
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/nominal.v11i1.43908

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid 19: Peran Good Corporate Governance terhadap Kinerja Perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh good corporate governance (GCG) terhadap kinerja keuangan sektor perbankan yang diproksikan dengan return on assets (ROA) dan return on equity (ROE) pada saat wabah Covid 19 merebak di tahun 2020. GCG diproksikan dengan kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komite audit dan komisaris independen. Sampel penelitian ini terdiri dari 30 perusahaan perbankan yang seluruhnya terdiri dari perbankan konvensional. Data diperoleh dari data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diakses melalui database resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan periode pengamatan di tahun 2020, sehingga data yang diobservasi merupakan data cross section. Metode sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan data diolah menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proksi dari GCG yaitu kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komite audit dan komisaris independen secara tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA maupun ROE. Hasil ini memberi arti bahwa GCG tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perbankan pada masa pandemi Covid 19. Manajemen maupun pemerintah perlu membuat kebijakan yang efektif dan efisien terkait tata kelola perusahaan sektor perbankan dalam mengatasi kemerosotan kinerja yang diakibatkan oleh ketidakpastian ekonomi maupun lingkungan, seperti wabah Covid 19.Kata kunci: Good Corporate Governance, Kinerja Keuangan Perbankan, Pandemi Covid 19, ROA, ROEAbstract: Covid 19 Pandemic: The Role of Good Corporate Governance on Banking Performance. This study aims to investigate the effect of good corporate governance (GCG) on the financial performance of the banking sector which measured by return on assets (ROA) and return on equity (ROE) during the Covid 19 outbreak in 2020. GCG is proxied by managerial ownership, institutional ownership, audit committees and independent commissioners. Further, the data is obtained from the official database of Indonesia Stock Exchange (IDX) which consists of 30 conventional banks as samples. The sampling and analysis method are purposive sampling and cross sectonal-multiple regression, respectively. The results show that all proxies of GCG, namely managerial ownership, institutional ownership, audit committee and independent commissioners partially have no significant effect on ROA and ROE. This result implies that GCG does not have a significant influence on banking financial performance during the Covid 19 pandemic. Management and government have to elaborate effective and efficient policies related to corporate governance in banking industries in regard to overcome financial distress which caused by economic and environmental uncertainties, such as the Covid 19 pandemic.Keywords: Good Corporate Governance, Banking Financial Performance, Covid 19 Pandemic, ROA, ROE 
Student Academic Fraud: Fraud Diamond Dimensions and Locus of Control Marfuah, Marfuah; Dinar, Canita Rismatika; Ardiarmi, Kinanthi Putri; Prasetyo, Priyono Puji
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 11 No. 1 (2022): Nominal April 2022
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/nominal.v11i1.36986

Abstract

Abstract: Student Academic Fraud: Fraud Diamond Dimensions and Locus of Control. This study aims to determine the effect of the fraud diamond and locus of control dimensions on academic fraud behavior. The population of this research is accounting students at the Faculty of Business and Economics, Islamic University of Indonesia, Academic Year 2020/2021 as many as 1,783 students. By using the Slovin formula, the minimum number of samples that meet the Slovin criteria is 95 participants. The sampling method used is convenience sampling by distributing questionnaires via google form so that 261 respondents are collected. The analytical method used to test the research hypothesis is multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that the variables of pressure, opportunity, rationalization, and external locus of control have a significant positive effect on student academic fraud behavior. The ability variable was not proven to have a significant positive effect on academic fraud behavior. While the internal locus of control variable proved to have a significant negative effect on academic fraud behavior. The results of this study have implications for higher education institutions to make policies that can reduce student academic fraud.Keywords: Academic Fraud, Pressure, Opportunity, Rationalization, Capability, Locus of ControlAbstrak: Kecurangan Akademik Mahasiswa: Dimensi Fraud Diamond dan Locus of Control. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dimensi fraud diamond dan locus of control terhadap perilaku kecurangan akademik. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa akuntansi di Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia Tahun Akademik 2020/2021 sebanyak 1.783 mahasiswa. Dengan menggunakan rumus Slovin, jumlah minimal sampel yang memenuhi kriteria Slovin adalah 95 partisipan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah convenience sampling dengan menyebarkan kuisioner melalui google form sehingga terkumpul 261 responden. Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis peneltian adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel tekanan, kesempatan, rasionalisasi dan locus of control eksternal terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku kecurangan akademik mahasiswa. Variabel kemampuan tidak terbukti berpengaruh positip signifikan terhadap perilaku kecurangan akademik. Sedangkan variabel locus of control internal terbukti berpengaruh negatif signifikan terhadap perilaku kecurangan akademik. Hasil penelitian ini mempunyai implikasi bagi institusi Perguruan Tinggi untuk membuat kebijakan yang mampu mengurangi tindak kecurangan akademik mahasiswa.Kata kunci: Kecurangan Akademik, Tekanan, Kesempatan, Rasionalisasi, Kemampuan, Locus of Control