cover
Contact Name
Aprianto Guntur Irawan
Contact Email
apri@uym.ac.id
Phone
+6221-55725974
Journal Mail Official
lppm@uym.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.uym.ac.id/index.php/JMM/about/editorialTeam
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
JMM (Journal of Midwifery Madani)
ISSN : -     EISSN : 31235883     DOI : https://doi.org/10.37048
Core Subject : Health,
Journal of Midwifery Madani merupakan jurnal yang diterbitkan oleh program studi diploma III kebidanan universitas yatsi madani sebagai sarana untuk menyajikan pengembangan terupdate dalam ilmu pengetahuan dan teknologi pada pelayanan kebidanan berbasis siklus kehidupan.
Articles 20 Documents
Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Intensitas Nyeri Luka Jahitan Perineum Pada Ibu Post Partum Di RSUD Balaraja Nurry Ayuningtyas Kusumastuti; Rista Ramadianti; Lastri Mei Winarni
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 1 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Luka perineum adalah robekan perenium bisa terjadi karena tindakan episiotomi bisa juga spontan. Mobilisasi dini merupakan faktor penting dalam upaya penyembuhan luka post partum pada luka jahitan perineum dan pencegah perdarahan. Mobilisasi dini merupakan salah satu cara untuk menurunkan intensitas nyeri ibu post partum pada luka jahitan perineum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap intensitas nyeri pada luka jahitan perineum di RSUD Balaraja. Metode penelitian: pre eksperimen design dengan pendekatan one group pre test dan post test. Sampel penelitian adalah 30 ibu post partum luka jahitan perineum di RSUD Balaraja dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian dalam mengukur intensitas nyeri, yaitu numerical rating scale, dan instrumen mobilisasi dini menggunakan lembar checklist. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian: menunjukkan rata-rata intensitas nyeri sebelum mobilisasi dini sebesar 3,70 dan setelah mobilisasi dini menjadi 2,60. Hasil statistik diperoleh nilai Z score= -4.963 dengan p-value = 0,000. Kesimpulan: ada pengaruh mobilisasi dini terhadap intensitas nyeri pada ibu post partum pada luka jahitan perineum.
Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Manis Jaya Siti Haeriyah; Lastri Mei Winarni; Chelsy Bintang Agustin
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 1 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Menurut United Nations Children’sFund (UNICEF) menyebutkan bahwa ibu yang mengalami masalah dalam persalinan sekitar 12.230.142 jiwa dari 30% diantaranya karena kecemasan sebab hamil pertama.Terdapat beberapa negara berkembang didunia yang beresiko tinggi terjadinya kecemasan sedang pada ibuhamil (15,6%) dan ibu pascapersalinan (19,8%) yaitu Ethiopia, Nigeria, Senegal, AfrikaSelatan, Uganda dan Zimbabwe.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh musik klasik terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Manis Jaya. Metode: Menggunakan desain atau rancangan quasy experiment. Populasi adalah ibu hamil trimester III sebanyak 30 responden. Teknik pengambilan sampel ini dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar kuesioner. Teknik analisis diatas menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan Uji Mann Whitney. Hasil:Terdapat nilai rata-rata mean pada kelompok intervensi 1.25 dan pada kelompok Kontrol 1.67 dan Dintervensi 112 dan tidak intervensi 167. Hasil nilai P Pada kecemasan sebesar 0.004 pada ibu hamil trimester III Kesimpulan:Terdapat pengaruh terapi musik klasik terhadap kecemasan ibu hamil trimester III di Puskesmas Manis Jaya. Saran: Agar dapat merelaksasi bagi ibu-ibu hamil,menstimulasi dini pada janin, serta dapat menjalin keterikatan emosional antara ibu hamil dan janinnya sehingga dapat mengurangi nyeri dalam persalinan, serta mampu membantu ibu untuk rileks dan nyaman
Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Usia 3-5 Tahun Di PAUD Istiqomah Desa Kampung Besar Rini Sartika; Lauhil Mahfuzoh
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 1 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Pentingnya dalam memenuhi kebutuhan gizi pada anak akan membantu mencegah terjadinya penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan, berkurangnya tingkat kecerdasan, serta dapat mengakibatkan stunting pada anak. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia 3-5 tahun di PAUD Istiqomah Desa Kampung Besar Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian : Menggunakan metode penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa dan siswi di PAUD Istiqomah sebanyak 60 responden. Teknik sampling ini dengan menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan berupa Z-score dan lembar DDST II. Analisis bivariat menggunakan uji spearman rank. Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden pada penelitian ini memiliki status gizi baik dengan perkembangan motorik kasar yang sesuai sebanyak 34 responden (56,68%), status gizi lebih dengan perkembangan motorik kasar yang penyimpangan sebanyak 2 responden (3,33%). Analisis statistik pada penelitian ini menggunakan uji korelasi spearman rank yang menunjukkan bahwa nilai p-value sebesar 0,01 < 0,05 dan r = 0,700. Kesimpulan : Ada hubungan status gizi dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia 3-5 tahun di PAUD Istiqomah Desa Kampung Besar Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang.
Hubungan Regulasi Emosi Terhadap Tingkat Stress Pada Ibu Rumah Tangga Lastri Mei Winarni; Silvia Aprianti Dewi; Ayu Pratiwi
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 1 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang Di Indonesia tercatat sekitar 10% dari total penduduk Indonesia mengalami stress. Prevalensi gangguan mental emosional atau stress di provinsi Banten mencapai 14%, hal ini menunjukan bahwa kejadian stress di Provinsi Banten tinggi karena prevalensinya sudah melebihi angka nasional yaitu 10%. Tujuan Untuk mengetahui hubungan regulasi emosi terhadap tingkat stress pada ibu rumah tangga di Desa Kebon Nangka Rt 02/Rw 01. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah populasi sebanyak 154 dan sampel sebanyak 111 responden. Instrumen yang digunakan adalah Emotion Regulation Questionnare (ERQ) dan Perceived Stress Scale (PSS) yang telah diterjemahkan dan diadaptasi dalam Bahasa Indonesia. Analisis data menggunakan analisis univariat dan uni Chi-Square. Hasil diperoleh bahwa regulasi emosi pada ibu rumah tangga sebagian besar baik (62,2%), tingkat stress pada ibu rumah tangga sebagian besar ringan (54,1%). Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi regulasi emosi makan akan semakin rendah tingkat stress pada ibu rumah tangga dan sebaliknya. Menunjukan hasil analisis pengaruh regulasi emosi dengan tingkat stress didapatkan hasil p-value 0,008 (< 0,05) yang artinya terdapat pengaruh regulasi emosi dengan tingkat stress. Kesimpulan pada penelitian ini adalah tenaga kesehatan dapat mengajarkan manajemen stress pada ibu rumah tangga agar regulasi emosi baik sehingga terciptanya tingkat stress yang rendah.
Hubungan Kekurangan Energi Kronik Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Septy Ariani; Martini Zalukhu; Lastri Mei Winarni
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 1 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekurangan Energi Kronik merupakan masalah gizi yang dialami oleh ibu hamil. Anemia merupakam kondisi sel darah merah menurun atau menurunnyal kadar halemoglobin. WHO mencatat 41,8% kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan anemia. Anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan resiko kelahiran premature, kematian ibu dan anak, penyakit infeksi, janin lambat dan tidak berkembang, berat badan lahir rendah serta cacat bawaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan Kekurangan Energi Kronik dengan Kejadian Anemia pada Ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelalsi dengaln ralncalngaln cross sectionall. Populasi diperoleh dari data rekam medik ibu hamil yang telah melakukan pemeriksaan Antenatal Care dan laboratorium pada bulan Januari-April tahun 2023. Populasi sebanyak 182 responden dan sampel 125 responden dengan teknik Insidental salmpling. Data dianalisa secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan dari 86 (69%) ibu hamil yang mengalami anemia mayoritas mengalami KEK sebanyak 47 (38%), sedangkan dari 39 (31%) ibu hamil yang tidak anemia sebagian besar tidak mengalami KEK sebanyak 78 (62%). Hasil chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan kekurangan energi kronik dengan anemia pada ibu hamil dengan nilai p= 0,000. Artinya nilai p-value 0,000<0,005. Terdapat kesimpulan yaitu Ada hubungan kekurangan energi kronik dengan kejadian anemia pada ibu hamil.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Dengan Media Booklet Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pada Remaja Putri Era Milenyea; Rini Sartika; Ria Setia Sari
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 2 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus anemia sangat menonjol pada remaja putri karena pada masa ini terjadi peningkatan kebutuhan zat besi akibat adanya pertumbuhan dan mensturasi. Anemia merupakan suatu keadaan adanya penurunan kadar hemoglobin, hematokrit dan jumlah eritrosit di bawah normal, anemia pada remaja dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan penurunan imunitas tubuh, prestasi belajar menjadi menurun, lemas, lesu dampak jangka panjang anemia pada remaja putri dapat menyebabkan resiko kematian saat melahirkan, dan bayi lahir prematur. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan dengan media booklet terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan anemia pada remaja putri di SMP Negeri I Jayanti. Metode Penelitian: Metode penelitian menggunakan sampel berjumlah 30 responden 15 kelompok intervensi, 15 kelompok kontrol dengan teknik purpose sampling. Populasi penelitian ini adalah semua siswi sebanyak 616 siswi. Sampel penelitian ini adalah semua siswi yang anemia sebanyak 30 siswi. Data yang dikumpulkan yaitu data sebelum intervensi (pretest) dan sesudah intervensi (posttest). Analisis bivariat menggunakan uji mann whitney. Hasil menunjukan Sebelum penyuluhan semua siswi tergolong pengetahuannya kurang, dengan rata-rata skor pengetahuan 7,25 dan standar deviasi 1,81.Sedangkan setelah penyuluhan pengetahuan meningkat menjadi pengetahuan cukup baik dengan rata-rata skor 11,68 dengan standar deviasi 2,07. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian penyuluhan dengan media booklet terhadap pengetahuan siswi tentang anemia dengan nilai (p =0,000 < 0,05 ). Saran : diharapkan remaja putri dapat meningkatkan pola hidup sehat untuk mencegah anemia sedini mungkin dengan mengaplikasikan pengetahuan yang di dapat melalui booklet
Pengaruh Pemberian Buah Pepaya Terhadap Kelancaran Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Acih Suarsih; Putri Solida; Lastri Mei Winarni M.Keb
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 2 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang Menurut World Health Organization (WHO) merekomendasikan dua hal penting yang harus dilakukan yaitu, pertama memberikan air susu ibu kepada bayi segera dalam waktu 30 menit setelah bayi lahir, kedua memberikan hanya air susu ibu (ASI) saja atau pemberian ASI secara eksklusif sejak lahir sampai bayi berusia 6 bulan. ASI adalah cairan berfungsi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada bayi dan melindunginya dari serangan penyakit. Tujuan : Untuk mengetahui efektifitas pemberian rebusan daun kelor terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu nifas. Metode Penelitian : Desain penelitian ini menggunakan quasy experimental dengan pendekatan two group pre-test dan post-test group design. Total populasi 30 responden dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan lembar observasi sebelum dan sesudah pemberian buah pepaya pada ibu nifas. Dengan desain Uji Man Whitney. Hasil : Berdasarkan output spss "Test Statistics" diketahui Asymp. Sig (2-tailed) pada pretest dan post test pemberian buah pepaya 0.000. karena nilai 0.000 lebih kecil dari < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima, artinya ada pengaruh pemberian buah pepaya terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu nifas. Kesimpulan terdapat hubungan antara pengaruh pemberian buah pepaya terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu nifas di Puskesmas Mauk.
Hubungan Dukungan Orang Tua Dan Sikap Remaja Putri Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Pada Siswi SDN Lastri Mei Winarni; Shinta Rizki Utami; Ayu Pratiwi; Nuryanti; Acih Suarsih
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 2 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Menurut World Health Organization (WHO), 20% perempuan sejak usia 10 tahun telah mengalami menarche. Di Indonesia, Kementerian Kesehatan melaporkan 30% usia 13 tahun sudah mengalami menarche. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan orang tua dan sikap remaja putri dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi di SDN Periuk Kota Tangerang. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dilakukan di SDN Periuk, waktu pengumpulan data Juni-Juli 2023. Populasi sebesar 138 responden, dan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang mengukur dukungan orang tua, sikap, dan kesiapan menghadapi menarche. Analisis menggunakan Chi-square digunakan. Hasil: Mayoritas remaja putri memiliki dukungan orang tua yang baik (50,7%), sikap positif terhadap menarche (50%), dan kesiapan yang baik (54,3%). Uji Chi-Square menemukan hubungan signifikan antara dukungan orang tua dan kesiapan menghadapi menarche (p-value 0,007 < 0,05). Hubungan signifikan juga terlihat antara sikap remaja putri dan kesiapan menghadapi menarche (p-value 0,0001 < 0,05). Kesimpulan: Dukungan orang tua dan sikap remaja putri berhubungan positif dengan kesiapan menghadapi menarche, menunjukkan peran penting keduanya dalam persiapan menghadapi tahapan ini. Disarankan sekolah dapat bekerja sama dengan orang tua untuk memberikan edukasi mengenai kesiapan menarceh pada siswi.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Seimbang Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Septy Ariani; Anandhita Aflilia; Fila Fildilla
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 2 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: berdasarkan data WHO, prevalensi stunting secara global adalah 22,2%, atau sekitar 150,8 juta anak di bawah usia lima tahun. Pada tahun 2019 angka kejadian stunting di Kabupaten Tangerang sebesar 16,4% dan meningkat menjadi 23,3% pada tahun 2020. Anak yang mengalami stunting akan berdampak pada gangguan perkembangan otak, kecerdasan, pertumbuhan fisik dan gangguan metabolisme dalam tubuh. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan kejadian stunting pada balita. Metode: Desain penelitian menggunakan metode cross sectional, dilakukan langsung kepada ibu yang mempunyai anak usia 0-60 bulan dengan populasi 151 responden, menggunakan rumus slovin sampel yang di dapat sebanyak 110 responden dengan teknik random sampling. Hasil: Hubungan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan stunting balita menunjukan hasil chi square p value 0,001< 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan kejadian stunting balita.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Breasfeeding Self Aficacy (BSE) dalam Pemberian ASI Ekslusif Rini Sartika; Siti Nuril Fadilah; Lastri Mei Winarni
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 2 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Angka pemberian ASI ekslusif yang masih rendah dapat disebabkan oleh berbagai faktor antara lain berasal dari ibu, bayi, dan lingkungan. Salah satu faktor dari ibu yang mempengaruhi keberhasilan menyusui yang telah disebutkan di atas adalah keyakinan ibu (Breastfeeding Self Efficacy). Tujuan Penelitian: Mengidentifikasi faktor tingkat pengetahuan, pengalaman menyusui, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan terhadap BSE dalam pemberian ASI eksklusif. Metode Penelitian : Bentuk penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional, dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Populasinya ialah semua ibu hamil trimester III multigravida di PMB Rahmawati dari bulan Agustus – September tahun 2022 sebanyak 80 orang. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 66 orang (82,5%) dengan tingkat BSE tinggi, 14 orang (17,5%) dengan tingkat BSE sedang, dan tidak ada responden dengan tingkat BSE rendah. Kesimpulan : Semua faktor berhubungan dominan dengan BSE dalam pemberian ASI eksklusif adalah tingkat pengetahuan, pengalaman menyusui, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan.

Page 1 of 2 | Total Record : 20