cover
Contact Name
Andri Maijar
Contact Email
andrimaijar@uinmybatusangkar.ac.id
Phone
+6281267881717
Journal Mail Official
kinema@uinmybatusangkar.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No.137, Limo Kaum, Kec. Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat 27217
Location
Kab. tanah datar,
Sumatera barat
INDONESIA
KINEMA
ISSN : 29639883     EISSN : 29639883     DOI : https://doi.org/10.31958/kinema
KINEMA: Journal of Communication and Broadcasting is a scholarly journal published by Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. The journal aims to advance knowledge in communication and broadcasting from an Islamic perspective. It features research articles, analyses, and contemporary concepts that explore various aspects of the field through the lens of Islamic values and principles.
Articles 69 Documents
FILM SEBAGAI MEDIA DAKWAH PERFEKTIF MAHASISWA UIN MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR Jihan Sri Mutia Julianty; Riki Rikarno
KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Vol. 2 No. 2 (2023): KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/kinema.v2i2.9055

Abstract

Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana film dijadikan sebagai media dakwah menurut tanggapan mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar lebih tepatnya mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Penelitian ini bertujuan :1)Untuk mengetahui Film apa saja yang di tonton oleh mahasiswa di Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar khususnya mahasiswa di jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam.2)Untuk mengetahui tanggapan mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam di Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar terhadap film sebagai media dakwah dalam mempelajari nilai-nilai dakwah. Peneliti menggunakan Jenis penelitian lapangan dengan metode pendekatan deskriptif Kualitatif. Data yang telah terkumpul akan dianalisis dengan memilih sampel dari populasi tertentu. Teknik penggumpulan data yang digunakan adalah wawancarayang dilakukan secara langsung dan secara online melalui media social seperti whats-up dan telegram, guna memperoleh data yang kongret mengenai tanggapan mahasiswa terhadapa film sebagai media dakwah, berdasaekan hasil penelitian ditemukan bahwa mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam di UIN Mahmud Yunus Batusangkar menyatakan bahwa film dapat dijadikan sebagai media dakwah yang cukup menarik dikarenakan dakwah yang dilakukan dipadukan dengan alur cerita yang menarik dan juga tidak akan berkesan seperti menggurui. Serta film juga berperan cukup baik sebagai media dakwah jika film yang di jadikan media dakwah di sesuaikan untuk target dakwahnya seperti film kartun untuk anak-anak dan film cerita serta documenter unuk yang usianya sudah lebih dewasa.Kata Kunci : Film, Media Dakwah, Perfektif 
BUDAYA KOMUNIKASI PENGGUNA FACEBOOK DI ERA NEW MEDIA PADA MASYARAKAT JORONG CARANO BATIRAI NAGARI RAO-RAO Fadila Lutfi
KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Vol. 2 No. 1 (2023): KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/kinema.v2i1.9092

Abstract

Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah tentang perubahan bentuk budaya komunikasi digital native pada penggunaan media sosial facebook di era media baru pada masyarakat Jorong Carano Batirai dan proses budaya komunikasi yang terjadi dari masyarakat Jorong Carano Batirai dalam menggunakan facebook oleh digital native.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data yang telah terkumpul akan di analisis menggunakan metode Purposive Sampling yaitu memilih sampel dari populasi tertentu.Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data diolah melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa masyarakat Jorong Carano Batirai telah mengalami perubahan budaya dan komunikasi setelah mengganti telepon genggam nya ke Smartphone. Facebook digunakan masyarakat Jorong Carano Batirai sebagai media komunikasi yang dilengkapi berbagai fitur yang mampu memberikan banyak kemudahan dan kecepatan untuk berinteraksi. Dan sejak terbentuknya grup ikrar sedunia masyarakat mudah mendapatkan informasi suka maupun duka dari grup ikrar sedunia tersebut. 
ANALISIS ISU MELALUI MEDIA SOSIA INSTAGRAM OLEH BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SUMATERA BARAT Oktaviyani, Nadia; Marhen, Marhen
KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Vol. 3 No. 1 (2024): KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/kinema.v3i1.9256

Abstract

AbstrakPokok permasalah dalam skripsi ini adalah isu pada media sosial instagram BiroAdministrasi Pimpinan Sektretariat Dareah Provinsi Sumatera Barat. Tujuan untuk identifikasi bentuk isu yang sering muncul di media sosial instagram Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat dan untuk mendeskripsikan Peran Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat dalam memanajemen isu melalui media sosial instagram. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah pendekatan kualitatif. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Metode penggumpulan data yang penulis gunakan yaitu observasi dilakukan dengan cara mangamati objek penelitan secara lansung yaitu pada admin instagram @humas.sumbar, wawancara dengan informan 1 dan 2 selaku admin dari instagram Biro Administarsi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian di temukan bahwa isu-isu yang ada di media sosial instagram Biro Administrasi Pimpinan Sekretatiat Daerah Provinsi Sumatera Barat adalah isu-isu tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD), cupcapil, dinas pedidikan, dinas kesehatan, tentang peternakan dan pangan. dan untuk menanajemen sebuah isu yang ada dalam media sosial instagram @humas.sumbar admin perperan penting dalam mengupload isu yang di butuhkan oleh khalayak banyak.Kata Kunci: Isu, Media Sosial, Instagram
PERAN REMAJA DALAM PENGEMBANGAN DAKWAH DI MASJID RAYA RAMBATAN Sonia Dwi Putri; Syafriwaldi Syafriwaldi
KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Vol. 2 No. 2 (2023): KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/kinema.v2i2.9257

Abstract

AbstrakGenerasi muda dalam pandangan cendikiawan Islam adalah muslim muda harapan seluruh umat yang pandai menentukan sikap, tidak terbawa arus, dan insan qurÔÇÖani yang mampu menjadi tauladan untuk keluarga dan orang yang ada di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran remaja dalam kegiatan dakwah di Masjid Raya Rambatan dan mengetahui kendala yang dihadapi oleh remaja dalam pelaksanaan kegiatan dakwah di Masjid Raya Rambatan. dalam penelitian ini diharapkan pemuda bisa berperan penting dalam pelaksanaan kegiatan dakwah untuk masyarakat, dan bisa memanfaatkan fasilitas masjid sebagai wadah pendukung untuk kegiatan mereka, serta mengembalikan fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan deskriptif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memapatkan melalui kalimat yang efektif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran remaja Karang Taruna dan Masjid Raya Rambatan cukup berpengaruh dilihat dari banyaknya program kerja yang di jalankan, tetapi beberapa kendala yang sering muncul yaitu dari motivasi remaja, interaksi sosial dan sarana prasarana, namun demikian organisasi remaja ini tetap menjalankan tugas yang diembankan kepada mereka, jika muncul permasalahan mereka cenderung langsung mendiskusikan melalui rapat bersama yang dihadiri oleh seluruh anggota. Selain itu mereka juga melakukan pengumpulan dana kegiatan dengan cara meminta sumbangan ke masyarakat, masuk ke pasar tradisional serta pengajuan proposal ke pemerintah.Kata kunci: Peran, Remaja, Pengembangan Dakwah
PERSEPSI KHALAYAK FTV SUARA HATI ISTRI DI JORONG LUMBUNG BAPERENG NAGARI RAO-RAO Arinda, Monica; Uyun, Zafirah Quroatun
KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Vol. 3 No. 1 (2024): KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/kinema.v3i1.9304

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah banyaknya khalayak yang menonton FTV Suara Hati Istri. Dan sudah dapat merubah pola pikirnya tumbuh rasa saling setia, tolong menolong, saling menghargai sama lain dan sudah berani memberikan pendapatnya. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi bagaimana persepsi khlayak FTV Suara Hati Istri di Jorong Lumbung Bapereng Nagari Rao-Rao terhadap makna rumah tangga, interpretasi nilai-nilai dan penafsiran siaran TV yang ada di tayangan FTV Suara Hati Istri. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Pengolahan data menggunakan teknik yang dikembangkan oleh Miles dan Husberman, dengan uji keabsahan data melalui triangulasi. Sumber data yang penulis gunakan adalah sumber data primer yaitu data yang diperoleh dari masyarakat dan sumber data sekunder yaitu youtube streaming dan buku-buku yang terkait dengan persepsi. Hasil penelitian menemukan : (a) Khalayak di Jorong Lumbung Bapereng telah berubah pola pikirnya setelah menonton tayang FTV Suara Hati Istri tentang persepsi makna rumah tangga dan kemudian kecanduan menonton FTV yang durasinya yang lama. (b) Khalayak di Jorong Lumbung Bapereng menginterprestasi nilai-nilai yang terkangdung dalam tayangan FTV Suara Hati Istri, sudah tumbuh rasa seperti ingin membantu, saling setia, kasih sayang, tolong-menolong dan saling mengahargai satu sama lainnya. (c) Khalayak di Jorong Lumbung Bapereng telah menafsirkan FTV Suara Hati Istri, karena dengan menonton itu mereka telah berani mengeluarkan pendapat.
ETIKA KOMUNIKASI VERBAL DALAM FILM SERIGALA TERAKHIR FULL MOVIE KARYA UPI AVIANTO Anugrah Ramadhana; Siti Fadilla
KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Vol. 2 No. 1 (2023): KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/kinema.v2i1.9314

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh Etika Komunikasi Verbal dalam Film Serigala Terakhir Karya Upi Avianto yang lebih berfokus kepada adegan-adegan yang menampilkan komunikasi verbal yang negatif yang menjadi pemicu film Serigala Terakhir layak untuk diteliti kerena secara teori penonton dikalangan remaja dan anak-anak cenderung mengimitasi (teori pembelajaran sosial). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian literatur. Jenis penelitian ini dilihat dari sumber data utama yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah. Untuk penelitian literatur (Archieval Research) menggunakan sumber berupa teks, dokumen, atau arsip yang digunakan sebagai sumber utama penelitian. Dokumentasi yang digunakan berupa laptop, film, pena, buku, dan lain-lainnya yang mendukung didalam penelitian tersebut. Penggunaan analisis isi pada penelitian kualitatif ini, tidak jauh berbeda dengan pendekatan lainnya. Awalnya harus ada objek komunikasi yang dapat dilihat permasalahannya agar peneliti dapat merumuskan dengan tepat apa yang akan diteliti dan harus sesuai dan didasarkan dengan tujuan yang sudah ditentukan. Selanjutnya memilih unit analisis yang akan dikaji, dan memilih objek penelitian yang akan menjadi sasaran analisis. Dapat disimpulkan bahwa didalam menonton film serigala terakhir sebaiknya dilihat apakah film tersebut layak untuk di tonton atau tidak karena kebanyakkan yang menonton di dikalangan anak-anak. Karena bijak menonton sangat perlu untuk diperlihatkan dengan baik.
USAHA CREW DALAM MENGELOLA PROGRAM UNGGULAN BAGURAU DI UDARO DI RADIO LUHAK NAN TUO Putra, Ade; Irman, Irman
KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Vol. 3 No. 1 (2024): KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/kinema.v3i1.9464

Abstract

The main problem in this research is the management of the superior bagurau program on air on Radio Luhak Nan Tuo. This research aims to describe the efforts of the Luhak Nan Tuo radio crew in managing the superior program bagurau on air. The research uses a qualitative descriptive method, namely explaining objectively about the crew's efforts in managing the Bagurau diudaro program. Data collection was carried out by analyzing interview data with broadcasters and program directors, observation and documentation in the field and drawing conclusions. Based on the research results, it can be concluded that CrewRadio Luhak Nan Tuo, in implementing the program so that it does not deviate and remains popular with the public, the crew manages the program using broadcast management. Broadcasting management includes Planning, Organizing, Actuating, Supervision.
PERSEPSI SISWA SMP 3 BATUSANGKAR TERHADAP FILM PENGKHIANATAN G-30S/PKI Habibullah Habibullah; Marhen Marhen
KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Vol. 2 No. 1 (2023): KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/kinema.v2i1.10443

Abstract

This study aims to determine the students' perception of SMP 3 Batusangkar on the film betrayal of G30S/PKI. The type of research that the author uses is descriptive qualitative research. The data collection technique that the author uses is through observation, documentation and interviews. The betrayal of G30S/PKI is a documentary type of film. The film G30S/PKI is very good for the general public to watch, because this film tells the history of Indonesia during the coup carried out by the PKI. But this film contains many violent scenes. Second: The value of the struggle in the G30S/PKI film is very meaningful and worthy of our example. In this film, we can see the struggle in overcoming the betrayal of the G30S/PKI. We as the younger generation must also know the history of Indonesia and there are many positive things that we should emulate from Indonesian heroes.
STRATEGI KOMUNIKASI DUTA GENRE KABUPATEN TANAH DATAR DALAM UPAYA PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN DI KECAMATAN LIMA KAUM Ryan Hajusa Karilda; Syafriwaldi Syafriwaldi
KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Vol. 2 No. 1 (2023): KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/kinema.v2i1.10444

Abstract

The main problem of this research is how communication strategy of the Tanah Datar Genre Ambassador on maturing the age of marriage in the Lima Kaum District. This research aims to find out and explain what are the efforts to mature marriage in Lima Kaum District, the media used and what are the supporting and inhibiting factors of it. This research uses the descriptive qualitative method. The data was collected with observation, documentation and interviews. From this research, it can be concluded that, Firstly, the communication strategy of the Tanah Datar Genre Ambassador in disseminating work programs about efforts to mature the marriage age in Lima Kaum District is to carry out the Tanah Datar Genre Ambassador flagship program in the form of socialization to schools, information centers for adolescent and society counseling in the family planning village in Lima Kaum Disct so that the desired goals are achieved. Secondly, because of the Covid19 pandemic state, the media used such as Instagram in informing related lessons, need to be upgraded. Thirdly, the inhibiting factor is the socialization is still not optimal on the marriage age maturation program, the covid19 pandemic becomes an obstacle too. Meanwhile, the supporting factors include support from the government such as the village community empowerment service, population control and family planning, as well as support from various figures and parties
KOMUNIKASI INTERPERSONAL MASYARAKAT NAGARI SALIMPAUNG DALAM MEMAHAMI COVID-19 Ramona Putra; Ali Nupiah
KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Vol. 2 No. 1 (2023): KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/kinema.v2i1.10445

Abstract

The main problem in the research on Interpersonal Communication of the Nagari Salimpaung Community in understanding Covid-19. The objectives of this research are: 1) What is the form of communication used by the Salimpaung Community to understand information about Covid-19, 2) to find out the forms and barriers of communication for the Salimpaung Community in understanding information about Covid-19. This research uses field research with a qualitative approach. The author will describe the data obtained through direct observation and interviews with the informants in the form of a written report that is supported by various kinds of documents needed in this study. There were five informants in this study. The data analysis technique uses the theory of Miles and Hubberman. The technique of guaranteeing the validity of the data uses triangulation. Based on research findings, the public already understands what Covid-19 is and how it spreads. But there are still people who still don't understand what Covid-19 is and there are also some people who are indifferent to Covid-19 due to economic demands. It is also understandable that currently there are some people who still ignore health protocols because they still don't feel the dangers of Covid-19.