cover
Contact Name
Fiqru
Contact Email
jurnaljagadpustaka@gmail.com
Phone
+6282142565631
Journal Mail Official
jurnaljagadpustaka@gmail.com
Editorial Address
Yayasan Jagad Aksara Kita Jl. Danau Tondano Cluster Tondano View 10 Tegalgede, Sumbersari, Jember, Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
ISSN : 30324947     EISSN : 30324823     DOI : https://doi.org/10.71333/xyqv9j47
Core Subject : Science,
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (pISSN: 3032-4947 | eISSN: 3032-4823) merupakan jurnal yang menerbitkan artikel hasil penelitian (baik penelitian lapangan maupun studi pustaka) di bidang (utama tapi tidak terbatas) Ilmu Perpustakaan, Arsip, Dokumentasi, Ilmu Informasi, Teknologi Informasi, dan ilmu-ilmu yang berkaitan. Jurnal ini diterbitkan oleh Yayasan Jagad Aksara Kita sejak tahun 2024.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2024)" : 5 Documents clear
AYAH ASI: Literasi ASI untuk Ayah lewat Dunia Maya Fiqru Mafar; Widiyastuti; Khoirul Maslahah; Endah Susilowati; Umi As'adah; Paiman; Mecca Arfa; Ika Krismayani
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/41vyn991

Abstract

Berkembangnya situs jejaring sosial telah membentuk fenomena baru. Fenomena yang dikenal dengan istilah komunitas maya. Istilah ini digunakan untuk mengacu kepada fenomena yang menunjukkan bahwa terdapat kecenderungan terbentuknya komunitas-komunitas tertentu dalam dunia maya yang digunakan sebagai wahana bersosialisasi di antara anggotanya.
Denda di Perpustakaan: Analisa Hukuman dan Disiplin dalam Pandangan Foucault Aisatun Nurhayati
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/7zffa494

Abstract

Pendahuluan Penerimaan pemustaka terhadap aturan yang berlaku di perpustakaan tentu berbeda. Artikel ini akan mendiskusikan penerapan denda di perpustakaan sebagai hukuman dan pendisiplinan dalam pandangan Foucalt, yakni menjelaskan cara kerja, pokok perhatian dan pemikiran Foucalt dikaitkan dengan denda di perpustakaan. Perpustakaan yang dimaksud dalam artikel ini hanya perpustakaan perguruan tinggi. Metode Pengumpulan Data. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Metode pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan metode kepustakaan dan survey. Pandangan-pandangan Foucalt digunakan untuk mengkaji aturan berupa denda yang berlaku di perpustakaan. Hasil Analisa dideskripsikan untuk menggambarkan bagaimana pandangan Foucalt terhadap denda di perpustakaan. Hasil dan Diskusi. Penerapan denda di perpustakaan sebagai upaya pendisiplinan dapat mengadopsi panopticon oleh Foucalt. Upaya pendisiplinan tersebut hendaknya dilakukan secara berjenjang berdasarkan latar belakang individu yang dilayani. Simpulan. Konsep panopticon Foucalt dapat dipertimbangkan sebagai dasar untuk mengembangkan sistem hukuman dan kedisiplinan yang lebih baik di perpustakaan. Hukuman di perpustakaan seyogyanya bukan vindikatif (balas dendam), namun bersifat korektif dan restitutif sehingga lebih produktif.
Peran Pustakawan dalam Menghadapi Hoax: Studi Kasus Pustakawan Unsoed Purwokerto Fathu Rahman Rosyidi
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/tsaxxy47

Abstract

Pendahuluan. Artikel ini mengkaji peran pustakawan dalam menghadapi hoax. Kajian ini menitik beratkan pada peran pustakawan Unsoed dalam menghadapi penyebaran informasi berkategori hoax di kalangan masyarakat yang mereka layani. Metode Pengumpulan Data. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi Pustaka dan survey sebagai metode pengumpulan datanya. Hasil pengumpulan data dianalisa melalui perbandingan antara teori-teori yang ada dengan hasil observasi berupa hal-hal yang telah dilakukan  oleh pustakawan Unsoed. Hasil tersebut kemudian disajikan secara deskriptif untuk menggambarkan peran pustakawan Unsoed dalam menghadapi penyebaran hoax. Hasil dan Diskusi. Perkembangan teknologi semakin tak terkendali terutama di medis sosial, seperti facebook, instagram, youtube, sehingga semua orang bisa membuat berita dan juga menyebarkan informasi yang mereka dapatkan secara terus menerus. Perkembangan tersebut perlu adanya antisipasi bagi dunia perpustakaan yang notabene merupakan gudangnya informasi yang akurat dan dapat dipertanggung jawabkan. Untuk itu lah peran pustakawan perlu hadir ditengah masyarakat dalam memberikan edukasi pentingnya saring sebelum sharing informasi, agar informasi yang tidak benar atau hoax tidak menyebar. Simpulan. Peran pustakawan diperlukan untuk membendung informasi hoax yang terjadi dimasyarakat lingkungannya sesuai dengan tugas dan wewenangnya. Peran pustakawan Unsoed dalam menghadapi hoax diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan berbagai kegiatan, seperti library tour, bergabung ke dalam IPI, pelatihan pencarian informasi, serta pendampingan masyarakat.
Problematika dan Tantangan dalam Penyajian Koleksi Kitab Klasik di Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam Asyfiya Qurratal Jamilah; Anis Masruri; Bagas Aldi Pratama; Machsun Rifauddin
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/qvbrv848

Abstract

Pendahuluan Koleksi kitab klasik seringkali menjadi fokus utama dalam warisan intelektual dan budaya, namun mengelola koleksinya melibatkan beberapa masalah yang memerlukan penanganan strategis. Perpustakaan perguruan tinggi Islam sering kali menghadapi kendala terkait usia kitab, nilai historis yang tinggi, dan kerapuhan fisiknya yang rentan terhadap kerusakan. Metode Pengumpulan Data. Peneliti menggunakan tinjauan pustaka untuk menganalisis informasi yang dikumpulkan dari buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan topik penelitian. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dan Diskusi. Pemeliharaan fisik, aksesibilitas, penggunaan teknologi, dan digitalisasi menjadi permasalahan dalam pengelolaan koleksi kitab klasik. Digitalisasi koleksi, pengemasan ulang informasi, kolaborasi dengan para ahli, dan peran strategis pustakawan dalam pengelolaan koleksi dan aksesibilitas diperlukan untuk menjamin nilai intelektual dan kekayaan budaya yang terkandung dalam buku klasik untuk generasi mendatang. Simpulan. Keterlibatan aktif pustakawan diperlukan untuk memastikan nilai intelektual koleksi kitab klasik di perpustakaan universitas Islam dapat diakses secara berkelanjutan.
Ketersediaan Koleksi Perpustakaan Madrasah Aliyah Negeri I Kota Probolinggo Rizka Ayu Maryanti
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/k1ynjp13

Abstract

Pendahuluan. Stigma bahwa minat baca yang rendah masih muncul di masyarakat. Sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca tersebut adalah melalui penyediaan koleksi perpustakaan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketersediaan koleksi yang ada di Madrasah Aliyah Negeri I Kota Probolinggo. Metode Pengumpulan Data. Penelitian kuantitatif berjenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode peneltian survey yang dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri I Kota Probolinggo. Penelitian difokuskan pada siswa kelas XI sehingga populasinya 125 siswa. Selanjutnya diambil sampel sebanyak 56 siswa. Angket digunakan untuk mengumpulkan angket kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan SPSS version 23 for windows. Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Ketersediaan koleksi perpustakaan yang ada di Madrasah Aliyah Negeri I Kota Probolinggo memiliki kategori sangat tinggi sebesar 71%, kategori tinggi sebesar 25%, kategori sedang sebesar 4%. Simpulan. Berdasarkan hasil dan diskusi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa menyatakan bahwa ketersediaan koleksi perpustakaan Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Probolingo berada dalam kategori tinggi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5