cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran
ISSN : 25805525     EISSN : 25805533     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
The journal publishes articles about the research results in the field of education both in the broad sense (general education) or specific (refers to certain fields of study).
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 28, No.1 (1998) EDISI KHUSUS DIES NATALIS" : 12 Documents clear
ANALISIS BUTIR DENGAN TEORI TES KLASIK DAN TEORI RESPONS BUTIR Djemari Mardapi
Jurnal Kependidikan Vol. 28, No.1 (1998) EDISI KHUSUS DIES NATALIS
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6390.222 KB) | DOI: 10.21831/jk.v28i1.7244

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan tingkat konsistensi hasil analisis butir tes, estimasi kehandalan tes, dan estimasi kemampuan antara teori klasik dan teori respons butir. Populasi penelitian ini adalah sekkor tes kuasa (power test) sedanngcuplikannya adalah sekor hasil tes potensi belajar mahasiswa baru FPTK IKIP Yogyakarta angkatan 1992. Tes potensi belajar ini dirancang untuk seleksi masuk ke perguruan tinggi yang dikemabangkan oleh Pusat Pengembangan Sistem Pengujian Balitbang Depdikbud. Teknik analisis data yang digunakan adalah paket program MicroCat. Kesimpulan penelitian ini adalah: 1) jumplah   butir yang ditolak menutur teori tes klasik lebih banyak disbanding menurut teori respon butir 2) indeks konsistensi hasil analisi butir adalah rendah 3) terdapat hubungan yang tinggi antara hasil estimasi kemampuan pada kedua teori tersebut yaitu, 0,99 dan 0,98 untuk perangkat 1 dan perangkat 2, 4)indeks kehandalan tes menurut teori tes klasik dan teori respons butir sama-sama tinggi, dilihat dari besarnya kesalahan baku pengukuran. Selanjutnya disarankan agar para pengembang test untuk tinngkat regional mencoba menggunakan teori trespons butir dalam mengembangkan tes, dan perlu penelitian yang sejenis dengan data yang berbeda dan dengan paket program  yang baru.
HAMBATAN GURU DALAM MELAKSANAKAN KURIKULUM EKONOMI SMU 1994 Suyanto Suyanto
Jurnal Kependidikan Vol. 28, No.1 (1998) EDISI KHUSUS DIES NATALIS
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3040.421 KB) | DOI: 10.21831/jk.v28i1.7252

Abstract

Abstrak Kurikulum 1994 untuk mata pelajaran Ekonomi di Sekolah Menengah Umum (SMU) telah dilaksanakan secara menyeluruh sejak tahun 1996. Dalam pelaksanaan tersebut, guru memegang peran yang sangat penting . oleh karena itu hambatan yang mungkin dihadapi oleh guru ekonomi dalam melaksanakan Kurikulum 1994 akan sangat merugikan bagi pencapaina hasil dari proses belajar mengajar mata pelajaran Ekonomi di SMU. Penelitian ini bertujuanuntuk melakukan eksplorasi terhadap berbagai hambatan (kesulitan) yang dihadapi oleh guru Ekonomi SMU dalam melaksanakan Kurikulum 1994. Penelitian ini dilaksanakan pada akhir tahun 1996 dengan menggunakan desain survey. Populasi penelitian ini meliputi seluruh guru Ekonomi SMU di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Besarnya sampel ditentukan berdasarkan table Krejcie dan Morgan. Berdasarkan table tersebut bersarnya sampel dalam penelitian ini adalah 168 orang guru Ekonomi SMU. Pemilihan sampel tersebut dilakukan dengan menggunakan teknik purposive snowball melalui key informan yang berasal dari pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi di kabupaten-kabupaten : Sleman, Gunung Kidul. Kulon Progo, Bantul, dan Kota Madya Yogyakarta. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengn menggunakan self-administered questinnaire yang dikonstruksikan secara terbuka dan tetutup. Analisi data dilakukan dengan menggunakan teknik statistic univariate dan bivariate. Hasil analisis data menunjukan bahwa: (1) sebagian besar guru Ekonomi SMU (81,20%) menganggap bahwa Kurikulum Ekonomi 1994 memiliki muatan materi ajar yang terlalu sarat (2) sebagian besar guru (88,20%) mengalami kesulitan dalam mengajarkan Kurikulum Ekonomi 1994, yang disebabkan oleh: belum tersedianya buku pegangan bagi guru, belum tersedianya buku Pelajaran Ekonomi yang sesuai dengan GBPP, adanya materi baru yang harus diajarkan, dan tidak terincinya GBPP; (3) dalam memecahkan masalah yang dihadapi, guru meminta bantuan kepada teman sesame guru, dosen dari perguruan tinggi, dan ahli ekonomi yang ada dalam masyarakat.
MENGHINDARI KESESATAN DALAM SAMPLING Suryanto Suryanto
Jurnal Kependidikan Vol. 28, No.1 (1998) EDISI KHUSUS DIES NATALIS
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7782.184 KB) | DOI: 10.21831/jk.v28i1.19001

Abstract

Akhir-akhir ini sering terjadi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa. Salah satu tuntutan yang diajukan oleh para demonstran adalah reformasi ekonomi dan reformasi politik.Misalkan pola suatu saat para pengusul reformasi menghen- daki dicabutnya undang-undang Nomor 1998 Tatrun  X, dan menyatakan bahwa tututannya itu merupakan kehendak dari 90% mahasiswa di seluruh tanah air, tetapi ada pihak yang meragukan pernyataan tentang  jumlah  90% itu, dan pihak yang meragukan pernyataan  itu berpendapat bahwa jumlah mahasiswa yang menghendaki pencabutan Undang- Undang Nomor 1998 itu jauh di bawat  90%.
KEMAMPUAN BIOMOTORANAK NORMAL DAN ANAK TUNA RUNGU Sukadiyanto Sukadiyanto
Jurnal Kependidikan Vol. 28, No.1 (1998) EDISI KHUSUS DIES NATALIS
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7223.986 KB) | DOI: 10.21831/jk.v28i1.7247

Abstract

Abstrak Kemampuan biomotor merupakan komponen dasar dalam aktivitas olahraga bagi semua anak, baik anak normal maupun anak tunarungu. Pertumbuhan dan perkembangan antara anak normal dan tuna rungu tampak tidak ada perbedaan, sehingga sampai saat ini belum ada guru atau pelatih olah raga yang khusus dipersiapkan untuk para penyandang cacat tersebut. Artinya dalam proses pelatihan dan pengajaran olahraga bagi anak tunarungu diperlakukan sama dengan anak yang normal. Untuk itu, penelitia ini bertujuan untuk mengetahui status kemampuan biomotor anak normal dan anak tunarungu. Populasi penelitian ini adalah anak anak Sekolah Dasar dan anak anak tunarungu SLB PGRI Yogyakarta bagian B. Teknik pencuplikam dilakukan dengan purposive sampling, yaitu anakSekolah Dasar kelas V dan VI serta anak SLB bagian B yang berusia 12-15 tahun. Besar cuplikan 68 yang terdiri atas 34 anak normal dan 34 anak tuna rungu. Metode penelitian yang diguakan dengan cara survai dan teknik pengumpulan data dengan tes. Untukmengukur kemampuan biomotor menggunakan tes kelentukan, kekuatan, kecepatan, power, dan kelincahan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan ststus kemampuan biomotor antara anak normal dan anak tunarungu. Rerata sesuaian anak normal (435,94) lebih besar daripada rerata sesuaian (359,59) anak tunarungu. Dengan demikian status kemampuan biomotor anak normal lebih baik dari  pada anak tunarungu. Untuk itu, dalam proses pelatihan dan pengajaran olahraga memerlukan cara dan jenis yang berbeda antara anak normal dan anak tunarungu. Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia tunarungu secara fisik, maka diperlukan pelatih dan guru olahraga yang memiliki bekal pengetahuan dan ketrampilan khusus tentang kondisi anak tuna rungu.
PENGEMBANGAN MODEL PENGAJARAN FISIKA BERBANTUAN KOMPUTER Suharyanto Suharyanto
Jurnal Kependidikan Vol. 28, No.1 (1998) EDISI KHUSUS DIES NATALIS
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6692.615 KB) | DOI: 10.21831/jk.v28i1.7249

Abstract

Abstrak Keberadaan computer di sekolah-sekolah maupun di perguruan tinggi belum dimanfaatkan secara optimal untuk keperluan proses belajar mengajar Fisika. Hal tersebut antara lain disebabkan oleh belum tersedianya perangkat lunak dan belum adanya kemampuan dan atu kemauan para pengajar untuk mengembangkan sendiri perangkat lunak pengajaran Fisika berbantuan computer. Tulisan ini menyajikan suatu model pengajaran Fisika berbantuan computer yang dibuat dengan bahasa pemprogramaman Turbo Pascal. Model pembelajaran Fisika yang dikembangkan merupakan pengajaran remidi, karena pengajaran atau program remidi berbantuan computer dapat digunakan untuk menangani masalah yang bersifat individual sesuai dengan kebutuhan remidi masing masing peserta didik.
EFEKTIVITAS PAKET VIDEO UNTUK MENGAJARKAN KETERAMPILAN ELEKTRONIKA Waluyanti, Sri
Jurnal Kependidikan Vol. 28, No.1 (1998) EDISI KHUSUS DIES NATALIS
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6650.517 KB) | DOI: 10.21831/jk.v28i1.7241

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menguji keefektifan penggunaan paket video untuk mengajarkan ketrampilan elektronika. Kriteria efektif adalah meningkatnya motivasi berprestasi, prestasi belajar, serta meningkatnya sikap siswa terhadap pelajaran ketrampilan elektronika setelah siswa belajar ketrampilan elektronika dengan paket video sebagai media belajar. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri Tridadi (SLTP 3 Sleman) dan SMP Negeri I (SLTP 1) Sleman Yogyakarta, tahun ajaran 1996/1997. Pengambilan sample dengan Random Assignment dan pengundian bertingkat. Rancangan penelitia ynag digunakn adalah Randomized Control Group Pre-test Post test Design. Prestasi belajar siswa diukur dengan menggunakan tes pencapaian hasil belajar (r=0,834) dan penilaian benda kerja hasil praktek. Sedangkan motivasi berpretasi dan sikap siswa terhadap pelajaran ketramplilan elektronika diukur dengan kuesioner menggunakan Skala Likert dengan r=0,81 untuk ubahan motivasi berprestasi dan r=0,96 untuk ubahan sikap belajar siswa. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan ANAKOVA satu jalur, dengan taraf signifikansi 5%. Temuan penelitian menunjukan skor yang meyakinkan untuk ketiga ubahan(prestasi belajar, motivasi berprestasi serta sikap siswa terhadap pelajaran ketrampilan elektronika) terjadi pada kelompok eksperimen. Dari hasil analisis ANAKOVA  satu jalurselanjutnya dapat diyakini bahwa penggunaan paket video untuk mengajarkan ketrampilan elektronika dapat meningkatkan motivasi berprestasi, prestasi belajar serta sikap siswa terhadap pelajaran ketrampilan elektronika.
KESIAPAN SMK DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PROGRAM PENDIDIKAN KEPENDUDUKAN DAL LINGKUNGAN HIDUP Amat Jaedun
Jurnal Kependidikan Vol. 28, No.1 (1998) EDISI KHUSUS DIES NATALIS
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9127.7 KB) | DOI: 10.21831/jk.v28i1.7240

Abstract

Abstrak Implementasi muatan PKLH ke dalam kurikulum SMK(STM dan SMT Pertanian) merupakan program yang tengah digalakkan oleh Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan Depdikbud. Dalam rangka pelaksanaan implementasi program tersebut telah dilakukan pelatihan bagi para widyaiswara dari VEDC Malang, TEDC Bandung, P3G Medan, P3G Pertanian Cianjur dan sejumlah guru SMK yang telah menghabiskan dana cukup besar. Namun demikian, karena merupakan program baru maka pelaksanaan implementasi program di lapangan di duga akan menghadapi berbagai kendala. Tulisan ini menyajikan hasil penelitian mengenai berbagai kendala yang dialami STM Negeri dan SMT Pertanian di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam mengimplementasikan muatan PKLH ke dalam kurikulum sekolah. Hasil penelitian menunjukan bahwa kendala dalam pelaksanaan implementasi muatan PKLH ke dalam kurikulum SMK yang berkaitan dengan kondisi sumber daya manusia terutama disebabkan : (1) sebagian besar personil belum pernah mengikuti penataran; dan (2) sebagian personil yang telah mengikuti penataran dalam program umum memperoleh materi yang kurang relevan untuk mendukung implementasi program tersebut.Adapun kendala yang berkaitan dengan perangkat lunak terutama menyangkut: (1) materi PKLH yang dimiliki personil sangat terbatas; dan (2) belum adanya keterlibatan narasumber yang berasal dari  luar sekolah(akademi maupun praktisi).
PELAKSANAAN PROGRAM KETERAMPILAN DI MADRASAH ALIYAH NEGERI JAWA TENGAH H Sarbiran
Jurnal Kependidikan Vol. 28, No.1 (1998) EDISI KHUSUS DIES NATALIS
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6153.966 KB) | DOI: 10.21831/jk.v28i1.19000

Abstract

Mengangkat judul  artikel tentang "Pelaksanaan  Program  Ketrampilan di Madrasah Aliyah Negeri di Jawa Tengah", menurut pendapat pengkaji  artikel ini sangat tepat sekali. Hal itu disebabkan berbagai jenis keterampilan sebagai dasar kejuruan yang  tidak dapat diabaikan dan tidak dapat dihindari untuk "bekal hidup". Maka keterampilan harus diperoleh seoptimal mungkin oleh para siswa sewaktu di sekolah. Sesungguhnya pendidikan keterampilan tidak sekedar mengatas  kemiskinan dengan memberikan bekal hidup tetapi juga membentuk kepribadian dan akhlaq luhur, sehingga menjadi insan bermartabat yang seimbang, sebagaimana dikemukakan oleh penulis artikel, yaitu  sebagai"Umatan wasathon” manusia utuh yang sejahtera "Fid’dunyaa wal Akhirat”
KAJIAN MAJAS DALAM PUISI-PUISI BAHAN PENGAJARAN APRESIASII SASTRA DI SEKOLAH DASAR Suryadi Suryadi
Jurnal Kependidikan Vol. 28, No.1 (1998) EDISI KHUSUS DIES NATALIS
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8339.947 KB) | DOI: 10.21831/jk.v28i1.7248

Abstract

Abstrak Penelitian ini  bertujuan untuk mencari: (1) wujud satuan majas apa sajakah yang terdapat dalam puisi-puisi yang terkandung dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia untuk SD kelas IV sampai dengan VI (2) macam majas apakah yang terdapat dalam puisi yang terkandung dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas IV sampai dengan VI (3) fungsi majas apa sajakah yang terdapat dalam puisi yang terkandung dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas IV sampai dengan VI. Subjek penelitian ini adalah puisi-puisi yang terkandung dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia uuntuk SD kelas IV sampai dengan kelas VI terbitan Balai Pustaka, Yudhistira, dan INtan Pariwara jumlah puisi itu ada53 buah. Ada yng berupa syair, pantun danpuisi baru. Puisi-puisi ini semua dijadikan subjek penelitian. Metode atau teknik penelitian yang dipergunakan dalam menganalisa data yaitu interpretative, deskriptif namun juga menggunakan teknik kategorisasi dan kuantifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) wujud majas ada tiga macam yakni majas larik, majas  bait, majas puisi (2) macam majas yaitu : simile, metafora, personifikasi, metinimia, sinekdok, hiperbola, litotes, eufemisme, dan paradox, (3) fungsi majas adalah untuk mengkonkretan, pengintensifan, pengekspresian, pemadatan dan keritmisan.
ORIENTASI DUNIA KERJA DALAM PROSES DAN STATUS AKREDITASI SMK Sukamto Sukamto
Jurnal Kependidikan Vol. 28, No.1 (1998) EDISI KHUSUS DIES NATALIS
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3144.778 KB) | DOI: 10.21831/jk.v28i1.7251

Abstract

Abstrak Problematika kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan duania kerja  mempunyai dimensi yang sangat majemuk. Pertimbangan untuk mengambil kebijakan tentang prioritas pengembangan berbagai jenis dan jenjang pendidikan, system pemantauan dan evaluasi kinerja sekolah, dan indicator baku mutu yang responsive terhadap kebutuhan dunia usaha dan industry merupakan factor-faktor yang diyakini dapat menjembatani kesenjangan tersebut. Tulisan ini mengemukakan kelemahan system akreditasi sederhana berdasarkan nilai siswa yang banyak dipakai untuk menilai keberhasilan sekolah selama ini dan mengulas lebih rinci pedoman akreditasi yang sudah ada. Dengan sedikit tambahan aspek penilaian sekolah,sitem akreditasi  ini kalau dilaksanakan dengan cermat dan objektif akan menyumbang secara signifikan usaha untuk menyesuaikan dan mengaitkan keluaran dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha dan industry.

Page 1 of 2 | Total Record : 12