cover
Contact Name
-
Contact Email
gatot.suparmanto@unisayogya.ac.id
Phone
+6285540462908
Journal Mail Official
gatot.suparmanto@unisayogya.ac.id
Editorial Address
D4 Keperawatan Anestesiologi Universitas Aisyiyah Yogyakarta Kampus Terpadu: Jl. Siliwangi (Ring Road Barat) No. 63 Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta. 55292
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JIAN (Journal of Indonesian Anesthesiology Nursing)
ISSN : -     EISSN : 30897114     DOI : 10.31101
Core Subject : Health,
JIAN (Journal of Indonesian Anesthesiology Nursing) is an anesthesiology nursing journal which publishes scientific works for nurses, academics, and practitioners focus on anesthesiology JIAN welcomes and invites original and relevant research articles in anesthesiology nursing, as well as literature study and case report particularly in anesthesiology nursing. JIAN welcomes and invites researchers from Indonesia and around the world to submit their papers (original research article, systematic review, and case study) for publication in this journal. All papers are published as soon as they have been accepted.
Articles 21 Documents
Effectiveness of Foot Massage on Chest Pain and Anxiety in Patients with Acute Coronary Syndrome: Effectiveness of Foot Massage on Chest Pain and Anxiety in Patients with Acute Coronary Syndrome NIKEN ANGGRAINI SRI SAPUTRI; Taadi Taadi2; Suharsono Suharsono
Journal of Indonesian Anesthesiology Nursing Vol. 2 No. 1 (2025): JIAN (Journal of Indonesian Anesthesiology Nursing)
Publisher : Keperawatan Anestesiologi Program Sarjana Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sindrom koroner akut (SKA) merupakan salah satu penyebab utama kematian kardiovaskular dengan manifestasi khas berupa nyeri dada yang disertai kecemasan. Penatalaksanaan gejala tidak hanya mengandalkan terapi farmakologis, tetapi juga memerlukan pendekatan nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan. Salah satu intervensi yang mulai banyak diteliti adalah foot massage, teknik pijatan refleksi kaki yang diyakini mampu meningkatkan sirkulasi darah, merangsang pelepasan endorfin, dan menurunkan aktivitas sistem saraf simpatis. Penelitian quasi-eksperimen dengan rancangan pre–posttest control group melibatkan 57 pasien SKA yang dirawat di ICCU RS PKU Muhammadiyah Gamping. Intervensi pijat kaki diberikan empat kali selama dua hari dengan durasi 20–30 menit setiap sesi. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale, sedangkan tingkat kecemasan dinilai melalui Zung Self-Rating Anxiety Scale. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon, Kruskal–Wallis, dan post-hoc dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil menunjukkan penurunan bermakna pada skor nyeri dan kecemasan (p=0,000), menegaskan efektivitas pijat kaki sebagai intervensi keperawatan komplementer. Temuan ini mendukung penerapan pijat kaki sebagai tindakan keperawatan mandiri di ICCU maupun IGD untuk meningkatkan kenyamanan fisik dan psikologis pasien SKA.

Page 3 of 3 | Total Record : 21