Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK)
Tujuan: Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) bertujuan menjadi wadah ilmiah nasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan untuk mendiseminasikan hasil penelitian, kajian konseptual, dan praktik terbaik di bidang pariwisata dan kewirausahaan. SNPK mendorong pertukaran gagasan inovatif yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, penguatan UMKM, ekonomi kreatif, transformasi digital, serta peningkatan daya saing destinasi dan bisnis, khususnya dalam konteks Indonesia dan kawasan berkembang. Selain itu, SNPK bertujuan memperkuat kolaborasi lintas disiplin dan lintas sektor guna menghasilkan rekomendasi kebijakan, model pemberdayaan masyarakat, serta solusi aplikatif yang relevan dengan tantangan aktual industri pariwisata dan kewirausahaan di era digital dan ekonomi berkelanjutan. Scope: Proceeding SNPK menerima artikel hasil penelitian empiris, kajian konseptual, studi kasus, maupun laporan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan tema besar pariwisata dan kewirausahaan, meliputi namun tidak terbatas pada bidang-bidang berikut: 1. Bidang Pariwisata (Pariwisata berkelanjutan dan pengembangan destinasi, Pariwisata budaya, heritage, dan berbasis komunitas, Pariwisata gastronomi dan kuliner lokal, Ekonomi kreatif berbasis pariwisata, Smart tourism dan transformasi digital pariwisata, Pengalaman wisata, kepuasan, dan loyalitas wisatawan, Branding destinasi dan komunikasi pemasaran pariwisata, Kebijakan pariwisata dan tata kelola destinasi, Pariwisata halal dan pariwisata inklusif) 2. Bidang Kewirausahaan dan UMKM (Kewirausahaan dan inovasi bisnis, Literasi keuangan dan manajemen keuangan UMKM, Digital marketing, e-commerce, dan adopsi teknologi UMKM, Inovasi produk dan pengembangan model bisnis, Pemberdayaan UMKM dan ekonomi lokal, Green entrepreneurship dan ekonomi berkelanjutan, Keuangan inklusif dan akses pembiayaan usaha, Perilaku konsumen dan keputusan pembelian. Kolaborasi multipihak dalam penguatan ekosistem wirausaha 3. Bidang Pendukung (Komunikasi bisnis dan pemasaran, Manajemen sumber daya manusia, Akuntansi dan keuangan bisnis) 4. Bidang Hukum (Hukum bisnis dan perlindungan konsumen, Regulasi UMKM dan pariwisata, Hak kekayaan intelektual produk kreatif, Legalitas usaha dan perizinan, Hukum lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, Kebijakan publik terkait pariwisata dan kewirausahaan) 5. Bidang Teknik dan Rekayasa (Teknologi tepat guna untuk UMKM dan pariwisata, Rekayasa infrastruktur pariwisata, Sistem informasi dan aplikasi digital bisnis, Smart city/smart village pendukung destinasi wisata, Teknologi pangan dan pengolahan hasil lokal, Rekayasa lingkungan dan pengelolaan limbah usaha) 6. Bidang Kesehatan (Kesehatan masyarakat dalam kawasan wisata, Keamanan pangan dan higienitas produk UMKM, Wellness tourism dan health tourism, Sanitasi lingkungan destinasi, Edukasi kesehatan berbasis komunitas, Kesiapsiagaan kesehatan dalam industri pariwisata) dan lain lain
Articles
146 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 (2025): APRIL"
:
146 Documents
clear
PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN EMBUNG KEMIRI DI DESA PAGAR DEWA
Isa Elfianto;
Haerul Jamal;
Mohamad Adli;
Rifky Amri Amrullah;
Muhammad Luqman Taufiq
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.304
Pariwisata memiliki kontribusi penting bagi perekonomian suatu wilayah. Selain memberikan kontribusi pada perekonomian, industri pariwisata juga membawa konsekuensi lingkungan yang tidak dapat diabaikan. Wacana keseimbangan antara aspek ekonomi dan lingkungan menjadi isu strategis di kalangan para ahli, sehingga muncul paradigma pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism). Penerapan paradigma pariwisata berkelanjutan dapat dilihat dalam pengembangan objek wisata alam seperti Embung Kemiri. Embung Kemiri merupakan salah satu objek ekowisata yang sedang berkembang di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatra Selatan. Tulisan ini bertujuan untuk menelusuri secara saksama mengenai proses pengembangan ekowisata Embung Kemiri melalui perspektif pariwisata berkelanjutan. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Temuan penelitian ini mendeskripsikan bahwa terdapat aset penghidupan yang dikelola secara kolektif oleh masyarakat lokal. Proses partisipasi masyarakat lokal didukung oleh jaringan kelembagaan, yaitu peran pemerintah dan sektor swasta. Pengembangan pariwisata berkelanjutan Embung Kemiri memberi dampak yang bermakna bagi lingkungan, ekonomi, sosial masyarakat, dan budaya di Desa Pagar Dewa.
KEBIJAKAN PARIWISATA VISA ON ARRIVAL REPUBLIK INDONESIA BERDASARKAN PERSPEKTIK KEADILAN
Putri Kusuma Sanjiwani;
I Gede Anom Sastrawan;
Dian Pramita Sugiarti
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tantangan baru dalam pemulihan pariwisata pasca krisis pariwisata adalah menelaah kebijakan-kebijakan pemerintah yang sudah tidak relevan dalam kesesuaiannya untuk perkembangan pariwisata saat ini. Apakah kebijakan pariwisata untuk Visa on Arrival (VoA) masih memberikan dampak positif untuk pariwisata Indonesia dinilai dari persepktif keadilan? Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan menilai kesesuaian kebijakan pariwisata yang ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan persepktif keadilan sehingga kebijakan pariwisata bermanfaat (equal benefits). Penelitian menggunakan metode analisa kualitatif dengan menganalisa fenomena dan permasalahan secara mendalam dan komperehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan VoA memberikan dua dampak berupa dampak meningkatnya angka kunjungan secara positif dan memberikan dampak negatif berupa permasalahan-permasalahan baru dalam dinamika pariwisata. Keadilan memberikan cara pandang baru bahwa keadilan bukan hanya sebatas melihat dari perlindungan wisatawan selama melakukan kegiatan perjalanan berwisata namun masyarakat dan destinasi wisata juga memiliki hak yang sama. Kesimpulan penelitian ini adalah setiap elemen dalam sistem pariwisata memiliki hak atas keadilan tersebut, sehingga pariwisata dapat berlangsung dan dirasakan dari generasi ke generasi.
STRATEGI PENINGKATAN DAYA TARIK WISATA ALAM DAN BUDAYA DALAM MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI DI KAWASAN DANAU TOBA
Dimas Ananta
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.307
Danau Toba merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia yang memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata alam dan budaya. Namun, pengelolaan yang belum optimal serta berbagai tantangan dalam infrastruktur dan promosi menghambat pengembangan daya tarik wisata di kawasan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan daya tarik wisata alam dan budaya di Danau Toba guna meningkatkan daya saingnya di tingkat nasional maupun internasional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengandalkan data sekunder dari berbagai sumber, seperti jurnal, laporan, dan dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan infrastruktur, optimalisasi strategi promosi, serta pengelolaan atraksi berbasis budaya yang melibatkan masyarakat lokal menjadi faktor utama dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata di kawasan ini. Dengan strategi yang tepat, Danau Toba berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu bersaing di pasar global.
PENGARUH INFLUENCER MARKETING DAN CONTENT MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PENGGUNA APLIKASI TIKTOK: STUDI LITERATUR
Dwi Selvi Amalia
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.308
Perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku konsumsi masyarakat, di mana media sosial kini menjadi ekosistem utama dalam aktivitas ekonomi, termasuk e-commerce. TikTok Shop, sebagai fitur belanja dalam aplikasi TikTok, telah mengalami pertumbuhan pesat dan menjadi salah satu platform utama bagi pelaku bisnis dalam menjangkau konsumen secara interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh influencer marketing dan content marketing terhadap keputusan pembelian pengguna TikTok. Dengan menggunakan metode literature review, penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber akademik yang relevan terkait strategi pemasaran digital di TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer marketing berperan dalam membangun kepercayaan konsumen melalui kredibilitas dan keterlibatan influencer, sedangkan content marketing yang kreatif dan informatif dapat meningkatkan brand awareness serta perceived value. Kombinasi kedua strategi ini terbukti efektif dalam mendorong keputusan pembelian, terutama ketika dikemas dalam bentuk konten yang menarik, autentik, dan sesuai dengan tren. Studi ini memberikan wawasan bagi pemasar dalam merancang strategi pemasaran yang lebih optimal di TikTok.
SLOW TOURISM: A BIBLIOMETRIC ANALYSIS FROM 2009 TO 2025
Galih Bramudyas Yogaswara;
Nurida Maulidia Rahma
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.310
Slow tourism adalah sebuah konsep yang menekankan keberlanjutan, pengalaman yang mendalam, dan tempo perjalanan yang lebih lambat. Gagasan ini menantang pendekatan konvensional dalam pariwisata, yaitu pariwisata massal. Studi ini menggunakan analisis bibliometrik terhadap konsep slow tourism dan slow travel. Secara keseluruhan, kami memperoleh 279 dokumen publikasi ilmiah yang membahas konsep slow tourism dari basis data Scopus yang telah melewati proses pembersihan data dalam kurun waktu 2009 sampai dengan 2025. Tulisan ini membahas jumlah total publikasi, tren publikasi, studi yang paling banyak dikutip, jurnal paling produktif, word-cloud analysis, serta kata kunci yang digunakan oleh peneliti. Hasil temuan menunjukkan bahwa slow tourism merupakan pendekatan penting menuju pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dalam industri pariwisata.
OPTIMALISASI GEOSITE BUMIAYU SEBAGAI DESTINASI WISATA DI KABUPATEN BREBES
Mustovia Azahro
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.312
Geosite Bumiayu merupakan salah satu situs geologi di Kabupaten Brebes yang menyimpan potensi geologi. Salah satu temuan yang menjadi awal pentingnya mengoptimalkan potensinya sebagai wisata budaya adalah temuan fosil manusia purba Homo Erectus Bumiajuensis. Selain itu, potensi Geosite Bumiayu juga menyimpan budaya yang dapat dikembangkan untuk menjadi destinasi wisata di Kabupaten Brebes. Namun, hingga saat ini Pemerintah Daerah beserta kelompok masyarakat masih berupaya mengoptimalkan pengembangan Geosite Bumiayu sebagai destinasi wisata. Tujuan artikel ini adalah untuk merumuskan strategi optimalisasi pengembangan wisata di Geosite Bumiayu. Penelitian deskriptif ini dilakukan untuk menggambarkan kondisi saat ini sebagai langkah untuk merumuskan strategi. Kolaborasi pentahelix menjadi upaya mengoptimalkan Geosite Bumiayu sebagai destinasi wisata. Strategi yang dirumuskan dapat diterapkan baik oleh Pemerintah Daerah, kelompok masyarakat, akademisi, media dan swasta agar dapat mewujudkan Geosite Bumiayu sebagai destinasi wisata di Kabupaten Brebes.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI PADA MUSEUM POLRI
Dagna Arkan Ikhsan;
Dewi Gita Kartika
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.313
Penelitian di lakukan di Meseum Polri yang di kelola oleh lembaga Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan mengusung konsep experience tourim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap minat berkunjung kembali pada Museum Polri. Kualitas pelayanan diukur menggunakan lima dimensi ServQual (keandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik), sedangkan minat berkunjung kembali diukur berdasarkan tiga dimensi (minat transaksional, minat preferensial dan minat eksploratif). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji regresi linier sederhana, uji hipotesis (uji t parsial). Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden, yaitu pengunjung Museum Polri. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Kualitas Pelayanan memiliki rata-rata nilai skor sebesar 4,39 yang termasuk dalam kategori sangat baik, sedangkan variabel Minat Berkunjung Kembali memiliki rata-rata nilai skor sebesar 4,16 yang termasuk dalam kategori minat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung kembali. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan, terutama dalam aspek fasilitas, interaksi dengan pengunjung, dan kenyamanan, dapat mendorong pengunjung untuk kembali. Oleh karena itu, pengelola Museum Polri disarankan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan guna meningkatkan jumlah kunjungan di masa mendatang.
MENGEMBANGKAN PRODUK PARIWISATA YANG INOVATIF MELALUI KEWIRAUSAHAAN
Adrikal Muna;
Andre Maulana;
Safril Muttaqin;
Nasyifa Humaira
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.314
Pengembangan produk pariwisata yang inovatif melalui kewirausahaan menjadi salah satu kunci penting dalam memajukan industri pariwisata di era modern ini. Pariwisata tidak hanya bergantung pada daya tarik alam, tetapi juga membutuhkan kreativitas dan inovasi untuk menciptakan pengalaman yang berbeda bagi wisatawan. Kewirausahaan dalam sektor pariwisata memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk menciptakan produk yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki nilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing destinasi pariwisata. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran kewirausahaan dalam pengembangan produk pariwisata inovatif, dengan menggali faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan produk tersebut, serta tantangan yang dihadapi oleh para wirausahawan dalam proses inovasi. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan wawancara mendalam terhadap pelaku usaha di sektor pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk pariwisata dapat mencakup berbagai aspek, mulai dari pengembangan atraksi wisata berbasis budaya dan alam, penyediaan layanan baru, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran. Kewirausahaan yang berbasis pada kreativitas dan kemampuan untuk beradaptasi dengan tren pasar memiliki peran sentral dalam menciptakan produk pariwisata yang tidak hanya menarik tetapi juga berkelanjutan. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah, komunitas lokal, dan pelaku usaha untuk berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi dan kewirausahaan dalam sektor pariwisata.
PENGARUH TERPAAN INFORMASI KASUS PELECEHAN SEKSUAL TAEIL EKS NCT DI MEDIA SOSIAL TWITTER TERHADAP PERUBAHAN SIKAP FOLLOWERS
Cornelia Carissa Sumual;
Lilik Murdiyanto
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.316
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh terpaan informasi kasus pelecehan seksual yang melibatkan Taeil eks NCT di media sosial Twitter terhadap perubahan sikap followers akun @yeongijalhae. Menggunakan teori Stimulus-Organisme-Respon (S-O-R), penelitian ini mengkaji bagaimana terpaan informasi (stimulus) di media sosial memengaruhi pola pikir dan perilaku pengguna (organisme) hingga menghasilkan respon tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden dari total 20,1k followers, yang dipilih secara random sampling. Data diperoleh melalui kuesioner online dan dianalisis dengan uji statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara terpaan informasi kasus Taeil dengan perubahan sikap followers, dibuktikan dengan nilai t hitung = 9,132 > t tabel 1,984, sehingga H1 diterima. Terdapat hubungan sebesar 46,0% antara variabel terpaan informasi dengan perubahan sikap, sisanya 54,0% dipengaruhi oleh faktor lain. Frekuensi dan durasi terpaan berhubungan positif dengan tingkat perhatian dan reaksi emosional followers. Respon kognitif, afektif, dan konatif menunjukkan adanya perubahan sikap, mulai dari pemahaman yang lebih kritis hingga tindakan nyata. Penelitian ini menegaskan peran signifikan media sosial dalam membentuk opini publik dan memengaruhi sikap individu terhadap suatu isu.
PERAN SEKTOR PARIWISATA HALAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI SUMATRA UTARA
Ade Aulia;
Zahara Aulia;
Tazkiatun Nufus;
Naila Tasya
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.317
Pengembangan hukum syariah bersifat inklusif, memberikan manfaat bagi pekerja non-Muslim. Hotel dan restoran tidak hanya menyediakan makanan dan ibadah halal, tetapi juga fasilitas pendukung seperti wisata religi. Produk, jasa, dan destinasi pariwisata syariah serupa dengan pariwisata umum, asalkan sesuai prinsip Islam dan etika. Penelitian ini bertujuan menyusun model strategis pengembangan wisata halal di Sumatera Utara, khususnya Medan dan Parapat. Metode kualitatif digunakan melalui diskusi, observasi, serta analisis data kolaboratif. Hasil survei menunjukkan Medan berkembang sebagai destinasi wisata halal dengan tur dan acara halal, meski sebagian besar hotel dan spa belum bersertifikat halal. Optimalisasi Medan sebagai kota syariah memerlukan peningkatan kerjasama dan penguatan sumber daya manusia. Sementara itu, regulasi pemerintah Medan menghambat restoran halal di Parapat, namun pengelolaan wisata halal di sana tetap membutuhkan komitmen dan konsistensi.