cover
Contact Name
Romi Mesra
Contact Email
romimesra16@gmail.com
Phone
+6285762530583
Journal Mail Official
balimaujurnalbudayalokal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Piai Tangah Nomor 29, RT. 01, RW. 02, Kelurahan Piai Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Kode Pos: 25162
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Balimau: Jurnal Budaya Lokal
ISSN : 31100430     EISSN : 31100430     DOI : https://doi.org/10.64924
Balimau: Jurnal Budaya Lokal is a scientific journal dedicated to studying, documenting, and promoting local cultural wisdom in Indonesia. This journal applies a strict double-blind peer review system to ensure the quality and academic integrity of every article published. This journal accepts research articles that discuss various aspects of local culture in Indonesia, including local traditions and rituals, local wisdom and traditional knowledge, traditional arts and crafts, oral languages ​​and literature, local cuisine and gastronomy, social organizations and leadership systems, cultural and environmental ecology, and cultural revitalization and preservation efforts.
Articles 12 Documents
Partisipasi Masyarakat Desa Sembungan Dalam Konservasi Alam Mohamad Burchanuddin; Didin Syarifuddin
Balimau: Jurnal Budaya Lokal Vol. 2 No. 1 (2026): (July) Balimau: Jurnal Budaya Lokal
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/9qyys209

Abstract

This study aims to comprehensively examine community participation in environmental conservation in Sembungan Village, Kejajar District, Wonosobo Regency, the highest village on Java Island, which possesses significant ecotourism potential while simultaneously facing environmental degradation risks resulting from economic and tourism-related activities. The study focuses on identifying forms of community participation in environmental conservation and analyzing the driving and inhibiting factors influencing local engagement in community-based conservation practices. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The research involved eight purposively selected key informants, including the village head, community leaders, tourism managers, farmers, and housewives. The findings reveal that the people of Sembungan Village actively participate in conservation initiatives, including mountain reforestation, domestic waste management, spring water protection, and the strengthening of collective action grounded in local wisdom and communal values. High ecological awareness, economic dependence on environmental sustainability, and strong village institutional support emerged as major driving factors of participation. Conversely, limited technical knowledge, inadequate financial and external support, and relatively low youth involvement constitute major barriers to sustainable participation. These findings underscore the importance of empowering local communities through culturally grounded environmental education, institutional capacity strengthening, and multi-stakeholder partnerships to foster inclusive, adaptive, and sustainable environmental conservation.
Pola Solidaritas Sosial pada Masyarakat Desa dalam Tradisi Pogogutat di Desa Nonapan Kecamatan Poigar Hermanto Manggo Heriyanto; Romi Mesra
Balimau: Jurnal Budaya Lokal Vol. 2 No. 1 (2026): (July) Balimau: Jurnal Budaya Lokal
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/c9r1rw15

Abstract

Tradisi Pogogutat merupakan salah satu budaya lokal masyarakat Desa Nonapan Kecamatan Poigar yang masih dipertahankan hingga saat ini. Tradisi ini menjadi sarana mempererat hubungan sosial masyarakat melalui kerja sama dan gotong royong. Penelitian ini bertujuan mengetahui pola solidaritas sosial masyarakat desa yang terbentuk pada tradisi Pogogutat di Desa Nonapan Kecamatan Poigar. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari tokoh adat kepala desa tokoh masyarakat dan masyarakat yang terlibat langsung pada pelaksanaan tradisi Pogogutat. Teknik analisis data menggunakan reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola solidaritas sosial masyarakat terlihat melalui kerja sama antarwarga saling membantu tingginya kebersamaan dan nilai gotong royong yang masih dipertahankan oleh masyarakat. Tradisi Pogogutat mampu menciptakan hubungan sosial yang harmonis dan memperkuat persatuan masyarakat desa. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa tradisi Pogogutat memiliki peran besar menjaga solidaritas sosial masyarakat Desa Nonapan Kecamatan Poigar. Penelitian ini merekomendasikan agar masyarakat dan pemerintah desa tetap menjaga serta melestarikan tradisi Pogogutat sebagai warisan budaya lokal.

Page 2 of 2 | Total Record : 12